Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Jurnal UMB)
Not a member yet
234 research outputs found
Sort by
PERJANJIAN BAGI HASIL PENGELOLAAN PERKEBUNAN KARET ANTARA PEKERJA DAN PEMILIK KEBUN KARET (STUDI KASUS DI DESA KARYA BAKTIK, KECAMATAN MARGA SAKTI, KABUPATEN BENGKULU UTARA)
Perjanjian kerjasama pengolahan kebun karet kerap dilakukan oleh masyarakat Desa Karya Bakti dengan alas an saling membantu masyarakat yang ingin bekerja namun tidak memiliki lahan perkebunan sendiri. Akan tetapi dalam pelalaksanaannya sering timbul hambatan yang disebabkan oleh para pihak. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai system perjanjian dibawah tangan membuat masyarakat tidak mengetahui kerugian yang ditimbulkan,karena mereka masih memiliki ikatan system kekeluargaan yang sangat erat yang dirasa menjadikan perjanjian yang mereka lakukan adalah benar, meskipun lemah dimata hukum. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa hak dan kewajiban para pihak tidak jelas karena masih menggunakan sistem perjanjian dibawah tangan yang dilandasi sifat kekeluargaan dan saling percaya.Untuk pemenuhan prstasi masing-masing antar pihak telah terpenuhi, tetapi masih adanya ditemukan hambatan atau kendala yang timbul.Selain itu juga karena faktor perjanjian yang dilakukan bersifat lemah hukum, segala sesuatu yang terjadi jika adanya sengketa atau masalah dikembalikan kesistem kekeluargaan menggunakan musyawarah desa.Adapun penyelesaian sengketa atau salah faham dihadiri oleh ketua adat desa, kepala desa, perangkat desa, dan kedua belapihak yang bersangkutan. Kata Kunci : Perjanjian Bagi Hasil, Kerjasama, Pengolaha
PEMANFAATAN DAUN SELEDRI DIPEKARANGAN RUMAH UNTUK PENGONTROLAN TEKANAN DARAH DAN MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA
ABSTRAKPenyakit hipertensi disederhanakan dengan sebutan tekanan darah tinggi level 140 mm Hg atau lebih dan tekanan darah diastolic pada level 90 mm Hg atau lebih. Hipertensi dapat menyerang hampir semua golongan masyarakat diseluruh dunia, dimana jumlah masyarakat yang mengalami hipertensi semakin bertambah dari tahun ke tahun. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kejadian hipertensi diantaranya melakukan kegiatan pengukuran tekanan darah atau pemeriksaan kesehatan, penyuluhan mengenai penyakit hipertensi dan pengobatan atau penanganan untuk menurunkan tekanan darah. Upaya lain yang dapat dilakukan untuk mencegah hipertensi antara lain monitoring tekanan darah secara teratur, program hidup sehat tanpa asap rokok, diet sehat dengan kalori yang seimbang melalui konsumsi tinggi serat, rendah lemak dan rendah garam. Kegiatan ini bertujuan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi dan mengontrol peningkatan tekanan darah serta membantu masyarakat dalam membudidayakan seledri di Desa Serumbung Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara. Adapun tahapan kegiatanya adalah melakukan pengkajian hipertensi, mengajak masyarakat mengikuti kegiatan senam hipertensi, penyuluhan tentang hipertensi, pemanfaatan tanaman seledri untuk mengontrol tekanan darah, serta pembudidayaan tanaman seledri. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami tentang penyakit hipertensi mulai dari definisi, etiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan diagnostik, pencegahan serta pengontrolan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan memanfaatkan daun seledri serta terlaksananya budi daya tanaman seledri di pekarangan rumah masyarakat desa Serumbung Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara.Kata Kunci : Tekanan Darah, Seledr
Implementasi Metode MD5 dan QR Code Untuk Pembuatan ID Card Dosen Dan Karyawan Fakultas Teknik Di Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin meningkat, dalam kehidupan masyarakat teknologi informasi hampir mencakup kesemua bidang termasuk kedalam perusahaan atau instansi pendidikan. Bahkan merupakan suatu keharusan bagi perusahaan atau instansi pendidikan akan ketersediaan informasi yang sudah terkomputerisasi. Hampir semua perusahaan sekarang ini menggunakan kartu identitas (ID Card) pada pegawainya sebagai identitas yang membedakan dengan perusahaan yang lain, banyak keuntungan yang didapat dari pemakaian sistem ID Card yang terintegrasi dengan absensi dan database perusahaan. Karena hal ini dapat meningkatkan motifasi dan kinerja pegawai. Akan tetapi kita sangat jarang menemukan pemakaian ID Card pada perguruan tinggi khususnya di daerah Provinsi Bengkulu, entah apa karena belum ada ID Card atau sudah ada tapi masih enggan untuk memakainya. Harapan dari pembuatan ID Card yang menggunakan QR Code ini dapat menarik minat untuk menggunakannya khususnya di fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pembuatan ID Card ini menggunakan tools Delphi 7 dan terintegrasi dengan microsoft acces sebagai database yang nantinya diharapkan bisa digunakan untuk sistem absensi. Kemudian menggunakan metode MD5 sebagai pengamanan dari ID Card agar tidak mudah dipalsukan. Penulis memilih QR Code karena didalamnya bisa menyimpan informasi sehingga semua data bisa dirahasiakan. Kedepan akan lebih baik jika digunakan bersama sistem absensi yang selama ini masih menggunakan sistem sidik jari.Kata Kunci: Id card, QR code, MD5, UM
Efektivitas Inovasi Intervensi Keperawatan Mengulum Es Batu Terhadap Skala Haus Pasien Hemodialisis
Gagal ginjal kronik adalah kemunduran fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel dimanaterjadi kegagalan kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan metabolik,cairan dan elektrolit yang mengakibatkan uremia atau azotemia. Hemodialisis adalah proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme, zat toksik melalui membran semi permeabel. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis sering merasakan haus akibat dari adanya program pembatasan cairan yang dianjurka. Mengulum es batu merupakan salah satu dari banyak metode manajemen rasa haus pada pasien PGK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Inovasi Intervensi Keperawatan Mengulum Es Batu Terhadap Penurunan Skala Haus Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pre eksperimen design yaitu one group pre test and post test. Hasil dari analisis univariat didapatkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 8 orang (60,0%), sebagian besar skala rasa haus responden sebelum mengulum es jeger sebagian besar mengalami rasa haus berat sebanyak 7 orang (46,7%). sebagian besar skala rasa haus menurun setelah diberikan intervensi mengulum es jeger menjadi haus sedang sebanyak 11 orang (73,4%) dan Berat 1 Orang (6,7). Hasil analisis bivariat didapatkan P Value 0,001 (< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh mengulum es jeger terhadap penurunan rasa haus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini dapat menjadi salah satu manajemen/ terapi yang dapat di aplikasikan untuk mengurangi keluhan rasa haus baik di rumah maupun di rumah sakit.Kata kunci : gagal ginjal kronik, hemodialisa, mengulum batu es ,skala hau
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN VISUALIZATION, AUDITORY, KINESTHETIC (VAK) MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN VCD DAN CETAK
ABSTRACTThe purpose of this study is to determine whether there is a difference in the ability to understand the mathematical problems of students through the VAK learning model using VCD and print learning media. This type of research is an experiment using pretest-posttest control design. The sample of this study were three classes, 2 experimental classes and 1 control class. The results showed that the average value of student learning outcomes through the VAK learning model using VCD learning media in the initial test was 46.31 while in the final test it was 83.56; the average value of student learning outcomes through the VAK learning model using print learning media (LKS) in the initial test of 37.31 while in the final test amounted to 72.21; and the average value of student learning outcomes through the conventional VAK learning model in the initial test was 45.34 while the final test was 55.5. The results of the values of these three classes were tested statistically using One way Anava at significant (α = 5%) to determine whether there were differences. From the results of the one way anava test there was a significant difference between the VAK learning model using VCD learning media, the VAK learning model using printed learning media (LKS), and conventional learning models. Keywords: Visualization, Auditory, Kinesthetic (VAK) Learning Models, Mathematical Problem Solving Capabilities, VCD Learning Medi
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode SAW pada PT. Kujang Sakti Anugrah
Persaingan antar perusahaan adalah hal yang wajar dalam meningkatkan kualitas perusahaan tersebut. Persaingan ini mengakibatkan setiap perusahaan harus terus menerus melakukan perbaikan serta meningkatkan kualitas karyawan dalam perusahan itu sendiri. Berdasaekan hal itu, penelitian ini mencoba untuk melakukan pemilihan karyawan terbaik pada PT. Kujang Sakti Anugrah dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting, yang terdiri dari lima kriteria yaitu tanggung jawab, sikap kerja, kedisiplinan, prestasi kerja dan kerjasama. Sample didapatkan dari data karyawan bagian bengkel pada PT. Kujang Sakti Anugrah, karena dalam perusahaan ini belum secara efektif dalam pemilihan karyawan terbaik. Hasil dari penelitian ini telah terpilih karyawaan bernama Wandi Kariadi dengan nilai 0,93 sebagai karyawan terbaik bagian bengkel PT. Kujang Sakti Anugrah.Kata Kunci: Karyawan Terbaik, SAW, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusa
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS
Dalam mengambil suatu keputusan penilaian kinerja pegawai dari suatu instansi sangat mempengaruhi banyak aspek tertentu. Namun Penilaian kinerja pegawai dilakukan tidak hanya dengan penilaian secara subyektif, akan tetapi sebuah instansi melakukan penilian kinerja pegawai yang telah dicapai oleh pegawainya. Salah satu metode yang dapat diterapkan dalam sistem pendukung keputusan adalah Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dengan menggunakan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan pada Kantor Pemerintahan Desa Maja Baru. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi penilaian kinerja pegawai dalam mengambil suatu keputusan dan Sebagai dasar perhitungan yang berguna untuk pengambilan keputusan
Pengaruh Pijat (Massage) terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Rematik pada Lansia di Desa Kertapati Puskesmas Dusun Curup Bengkulu Utara
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pijat (massage) terhadap intensitas nyeri rematik pada lansia di desa Kertapati Puskesmas Dusun Curup Bengkulu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan yaitu uji t-dependen. Hasil Penelitian, rata-rata nilai nyeri rematik sebelum dilakukan intervensi pijat (massage) pada lansia di desa Kertapati Puskesmas Dusun Curup Bengkulu Utara adalah 5,2 dan sesudah intervensi adalah adalah 3,4. Hasil uji t-dependen didapatkan ada perbedaan secara signifikan nilai nyeri sebelum dan sesudah intervensi pijat (massage) dengan ρ value 0,000. Kesimpulan, ada pengaruh pijat (massage) terhadap intensitas nyeri rematik pada lansia di Desa Kertapati Puskesmas Dusun Curup Bengkulu Utara. Diharapkan dapat memberikan asuhan keperawatan yang optimal terutama intervensi pijat (massage) kepada lansia serta dapat mensosialisasikan keterampilan pijat (massage) kepada para lansia, sehingga mereka dapat secara mandiri melakukan pijat bila ada serangan nyeri. Kata Kunci: Lansia, Nyeri Reumatik, Pijat (Massage
PENERAPAN METODE PROFILE MATCHING UNTUK MENENTUKAN PREDIKAT SALESMAN TERBAIK
Pada saat ini pemilihan salesman terbaik dalam suatu perusahaan belum semuanya objekif. Dimana penentuannya hanya melihat dari sisi umum seorang salesman. Dalam hal ini untuk menentukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan diperlukan suatu sistem pendukung keputusan. Penelitian ini menggunakan metode profile matching dalam sistem pendukung keputusan. Kriteria yang digunakan pada sistem pendukung keputusan penilaian Salesman Terbaik ini adalah : Kemampuan, Kepribadian, serta Pengetahuan Salesman Terhadap Perusahaan. Data nilai yang diperoleh langsung dihitung menggunakan rumus-rumus yang terdapat dalam metode profile matching. Hasil dari penelitian ini menghasilkan urutan rangking dari calon Salesman yang terbaik dan output dari hasil penelitian tersebut dapat membantu para Sales Manager untuk proses pengambilan keputusan dalam menentukan Predikat Salesman Terbai