Berugak Jurnal Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram
Not a member yet
3062 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI INDONESIA
Pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan sebuah upaya untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional. Eksistensi dan peran UMKM mencapai 55,21 juta unit usaha, dan merupakan 99,99 persen dari pelaku usaha nasional. Kontribusi yang diberikan oleh UMKM disamping dalam hal penyerapan tenaga kerja sebesar 97,24 persen dari total penyerapan tenaga kerja yang ada, juga terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia cukup tinggi yaitu mencapai 57 persen. Namun terdapat beberapa masalah yang dihadapi dalam strategi pengembangan UMKM, diantaranya kesulitan pemasaran, ketersediaan bahan baku dan kesulitan permodalan. Oleh karena itu dilakukan berbagai strategi pemberdayaan UMKM meliputi strategi peningkatan iklim usaha yang kondusif peningkatan akses kepada sumber daya produktif, pengembangan produk dan pemasaran, peningkatan daya saing sumber daya manusia, peningkatan pola kemitraan dengan sesama UMKM maupun dengan usaha besar.
 
ACTUALIZATION OF PEDAGOGY FOR TRANSFORMATION IN SOCIAL SCIENCE EDUCATION
Ade Alimah
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram
Email:
Abstrak
Dalam masyarakat kontemporer yang ditandai dengan perubahan yang cepat, globalisasi, kemunculan pengetahuan baru, dan kemajuan teknologi di satu sisi; dan persoalan-persoalan sustainabilitas di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan di sisi lainnya, pedagogi transformatif diperlukan. Berdasarkan teori pembelajaran transformatif yang dikembangkan dari pandangan konstruktivisme dan humanisme, pedagogi transformatif bertujuan untuk mengubah persepsi, sikap, dan perilaku peserta didik yang pada akhirnya dapat mendorong aksi sosial dan perubahan sosial demi terwujudnya keadilan dan sustainabilitas pembangunan. Pedagogi transformatif menekankan pentingnya suasana belajar yang ramah dan dialogis yang dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Pedagogi transformatif menuntut pendidik untuk menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan ranah kognisi, afeksi, dan psikomotor peserta didik; menghubungkan suatu topik pelajaran dengan berbagai disiplin ilmu; dan mengkontekstualisasikan pembelajaran dengan kehidupan nyata. Pedagogi transformatif mendorong pendidik untuk mendesain aktivitas-aktivitas pembelajaran yang menantang dan mendalam sehingga peserta didik mau terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu membangun pemahaman dan pengetahuan yang komprehensif. Refleksi kritis sebagai salah satu strategi terpenting dalam pedagogi transformatif berguna untuk menelaah persepsi-persepsi dalam pengetahuan dan praktik-praktik sosial yang bias; menimbulkan kesadaran kritis; mengubah kognisi, afeksi, dan perilaku peserta didik; dan mendorong tindakan sosial sehingga pada akhirnya peserta didik dapat berkontribusi bagi perubahan sosial menuju keadilan dan sustainabilitas pembangunan