Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
    881 research outputs found

    Pengaruh Temperatur Tuang, Temperatur Cetakan, dan Tekanan Pada Pengecoran Bertekanan (High Pressure Die Casting/HPDC) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Aluminium Paduan Silikon (Al-Si 7,79 %)

    Get PDF
    The purposes of this research are to investigate the effect of mold temperature, melting temperatur, and pressure on micro structure and hardness. The alloy used is Al-Si 7,79% using the High Pressure Die Casting (HPDC) method.HPDC is a casting method with injection the metal liquid to the cavity mold with specific speed and pressure. This research used 3 variations, they are pressure (50 bar, 75 bar, and 100 bar), melt temperature (700°C, 750 °C, and 800°C), and molding temperature (250°C, 300°C, and 350°C).Observations were made on the microstructure of the alloys show that Al-Si 7.79% showed some similar changed which is the tendency of the silicon phase will become thick silicon chip and the primary is likely to change even greater. This condition is caused by an increase in time solidification with increasing melt temperature and the mold temperature. The hardness in general will increase with increasing temperature and pressure. The highest hardness is 79,94 BHN at mold temperature of 250 °C, melt temperature of 750 ° C and pressure of 75 bar

    PEMANFAATAN GAS HYDROCARBON UNTUK SISTEM BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR

    Get PDF
    Bahan bakar merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari siklus kerja suatu mesin kendaraan, banyak sekali jenis bahan bakar yang bisa digunakan untuk menunjang pada performance mesin kendaraan yang telah muncul dipasaran antara lain bensin dan pertamax. Disini penulis berhasil mengembangkan suplement bahan bakar guna menyempurnakan pembakaran selain bahan bakar yang telah disebutkan diatas. Gas merupakan zat yang diakibatkan dari penguapan yang bisa teradapat pada zat cair termasuk juga pada bahan bakar. Disini penulis mencoba memanfaatkan gas yang berada pada bahan bakar yang digunakan pada kendaraan baik itu bensin maupun pertamax, gas tersebut digunakan sebagai suplement supaya bahan bakar tersebut bisa dimanfaatkan sepenuhnya tetapi dengan cara diolah terlebih dahulu dengan cara yang khusus. Dari analisis ini dihasilkan rekomendasi terbaik untuk penggunaan suplement bahan bakar pada kendaran yang bisa membuat kendaraan tersebut lebih irit dan bertenaga di akibatkan pembakaran yang sempurnaNikmati pengalaman bermain slot zeus, grafis epik dan fitur bonus hadir untuk meningkatkan peluang kemenangan

    ANALISA CHARGING TIME SISTEM SOLAR CELL MENGGUNAKAN PENCARI ARAH SINAR MATAHARI YANG DILENGKAPI DENGAN PEMFOKUS CAHAYA

    Get PDF
    Solar cell yang kita kenal saat ini masih memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah charging time yang  singkat, oleh  karena itu  diperlukan  sebuah  sistem tambahan  yang  dapat  meningkatkan  charging  time  dengan harapan  solar cell mendapatka cahaya matahari yang tepat tegak lurus serta di fokuskan saat diterima oleh panel surya sehingga menghasikan energi listrik yang lebih besar, pencari arah cahaya matahari yang dilengkapi dengan pemfokus cahaya berpengaruh terhadap charging time, pada solar cell yang dilengkapi dengan pencari dan pemfokus cahaya dapat meningkatkan charging time sebesar 42.8 %

    PENGARUH EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISME) TERHADAP PRODUKSI BIOGAS MENGGUNAKAN BAHAN BAKU KOTORAN SAPI

    Get PDF
    Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob). Komponen biogas: ± 60 % CH4 (metana), ± 38 % CO2 (karbondioksida), ± 2 % N2, O2, H2, dan H2S. Bahan Biogas dalam penelitian ini berasal dari kotoran sapi. Kotoran sapi merupakan substrat yang dianggap paling cocok sebagai sumber pembuat gas bio, karena substrat tersebut telah mengandung bakteri penghasil gas metan yang terdapat dalam perut hewan ruminansia. Selain kotoran sapi dijadikan biogas juga dapat mengurangi pencemaran  lingkungan di samping menghasilkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dalam penambahan EM4 yaitu terhadap produksi biogas yang dihasilkan. Penelitian dilakukan Di Laboratorium Kampus II Universitas Muhammdiyah Metro. Metode yang digunakan dengan perbandingan kotoran sapi dan air, 1 : 1 dengan penambahan EM4 (Effective microorganisme), 8 %, 9 %, dan 10 % dengan volume digester 90 liter. Hasil penelitian ini dengan penambahan EM4 10 % lebih efektif untuk menghasilkan biogas yaitu, tekanan gas total 104098 N/m2, massa biogas 0,04286411 kg, dan laju aliran massa biogas 0,0126653 kg/hari.Pada penambahan EM4 9 %, untuk biogas yang dihasilkan yaitu, tekanan gas total 104000 N/m2, massa biogas 0,04133325 kg, dan laju aliran massa 0,0125884 kg/hari. Dan untuk perbandingan I dengan penambahan EM4 8 %, untuk biogas yang dihasilkan yaitu, tekanan gas total 101984 N/m2, massa biogas 0,0350515 kg, dan laju aliran massa 0,125807 kg/hari

    Pengaruh Desain Sudu Terhadap Unjuk Kerja Prototype Turbin Angin Vertical Axis Savonius

    Get PDF
    Krisis energi yang terjadi berdampak pada kebutuhan energi di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya terus meningkat karena pertambahan penduduk. Banyak sekali energi alternatif dari alam di Indonesia yang dimanfaatkan salah satunya sumber pembangkit listrik tenaga angin. Turbin angin ialah mesin konversi energi dengan cara memanfaatkan energi angin yang terwujud dalam energi listrik. Sudu merupakan wadah penampung suatu bentuk aliran udara yang dibuat untuk menghasilkan gaya angkat dan gaya untuk mengerakan generator. Tujuan dalam penyusunan skipsi ini adalah untuk mengetahui desain sudu terbaik dalam menciptakan daya turbin dan daya generator serta efisiensi sistem dari masing-masing sudu tersebut. Metode yang dilakukan yaitu studi literatur, dokumentasi dan pembuatan sudu serta pengujian. Turbin angin yang dibuat dengan sudu 5/16, 5/16, 7/16 variasi kecepatan angin yang diujikan 3,6 m/s, 4 m/s, 4,13 m/s, 4,5 m/s, 4,6 m/s, 4,67 m/s, 5,4 m/s, 5,63 m/s dan 6,1 m/s. Dari ketiga variabel sudu berdasarkan pengujian beda kecepatan angin desain terbaik yang menghasilkan daya turbin dan daya generator penelitian ini yaitu dimiliki oleh desain sudu 7/16 dengan kecepatan angin yang paling tinggi 6,1 m/s menghasilkan daya turbinnya sebesar 6,125 Watt dan daya generatornya menghasilkan daya 4,391 Watt, sedangkan sudu 6/16 menghasilkan daya turbin 5,08 Watt dan daya generator 3,808 Watt dan sudu 5/16 hanya menghasilkan daya turbin sebesar 3,444 Watt dan daya generator sebesar 3,014 Watt. Besar efisiensi sistem masing-masing sudu hasil perhirungan dengan kecepatan angin tertinggi 6,1 m/s yaitu sudu 5/16 menghasilkan efisiensi sistemnya sebesar 18,99 %, nilai efisiensi sistem sudu 6/16 sebesar 21,81 % dan sudu 7/16 menghasilkan efisiensi sistem sebesar 23,06 %

    PENGARUH PENAMBAHAN ALAT PENCARI ARAH SINAR MATAHARI DAN LENSA CEMBUNG TERHADAP DAYA OUTPUT SOLAR CELL

    Get PDF
    Solar cell yang kita kenal saat ini masih memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah daya yang dihasilkan kurang maksimal, oleh karena itu diperlukan sebuah alat tambahan yang dapat meningkatkan daya solar cell. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari penambahan arah pencari sinar matahari dan lensa cembung pada panel solar cell terhadap daya output yang dihasilakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan percobaan berskala kecil atau laboratorium. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh penambahan alat pencari arah sinar matahari dan lensa cembung terhadap daya output solar cell. Daya tertinggi terjadi pada jam 14:00 dengan alat tambahan dikarenakan solar sell selalu mengikuti arah pencari sinar matahari serta lensa cembung dengan nilai daya output sebesar 0,251 watt, untuk daya terendah terjadi pada jam 07:00 dengan nilai daya output sebesar 0,203 watt. Sedangkan pada solar cell yang tidak dilengkapi alat pencari arah sinar matahari dan lensa cembung mendapatkan daya maksimal pada jam 12:00 dengan nilai daya output sebesar 0,226 watt. Sedangkan daya terendah terjadi pada jam 07:00 dengan nilai daya output sebesar 0, 00004 watt

    PERENCANAAN BANGUNAN INFRAKSTRUKTUR PENDIDIKAN (GAZEBO) FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

    Get PDF
    Manusia dan lingkungan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan, manusia merupakan pusat lingkungan dan sekaligus pula menjadi bagian dari lingkungan. Lingkungan akan mempengaruhi seorang individu begitu pula sebaliknya individu akan mempengaruhi lingkungannya. Keberagaman persepsi setiap individu terhadap lingkungan akan mewarnai lingkungannya. Karena lingkungan bukan hanya menjadi wadah manusia beraktivitas, melainkan pula bagian integral dari pola perilaku manusia. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah tentang perencanaan gazebo di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro. Gazebo merupakan ruang publik (publik space) yang sangat diminati mahasiswa untuk melakukan aktivitas dan berinteraksi sosial satu sama lainnya. Tujuan dari perencanaan gazebo ini adalah sebagai wadah mahasiswa Fakultas Teknik berdiskusi, mengerjakan tugas diluar jam berkuliahan dan melakukan kegiatan fakultas.Kata kunci : interaksi sosial, gazebo, diskus

    ANALISIS KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL KOTA METRO ( STUDI KASUS PERSIMPANGAN JALAN, RUAS JALAN JEND. SUDIRMAN, JALAN SUMBAWA, JALAN WIJAYA KUSUMA DAN JALAN INSPEKSI )

    Get PDF
    Simpang adalah pertemuan atau percabangan jalan baik sebidang maupun yang taksebidang. Simpang merupakan tempat yang rawan terhadap kecelakaan karena terjadinyakonflik antara pergerakan kendaraan dengan pergerakan kendaraan lainnya. Lokasi penelitianini merupakan daerah yang cukup padat, dimana disekeliling persimpangan terdapat kawasanpertokoan, perkantoran, kawasan bisnis, dan pendidikan, memiliki volume arus lalu lintastinggi, sering terlihat kendaraan dari jalan utama melakukan pergerakan manuver memutararah (u-turn), sering terjadi kemacetan, kecelakaan dan gangguan kelancaran arus lalu lintasyang disebabkan adanya konflik- konflik yang timbul akibat kendaraan yang melintas darilima arah yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja simpangtidak bersinyal pada persimpangan jalan, ruas Jl Jend. Sudirman, Jl Sumbawa, Jl WijayaKusuma dan Jl Inspeksi yang ada dalam kondisi existing saat ini berupa derajat kejenuhan,tundaan dan peluang antrian dengan pendekatan MKJI 1997 serta memberikan masukan atausolusi pemecahan permasalahan pada simpang tersebut. Metoda yang digunakan adalahdengan melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder, survey volume lalu lintas,survey kecepatan, serta survey hambatan samping. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwaarus lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin jam puncak siang pukul 12.00-13.00 sebesar2593 kend/jam atau 1971,3 smp/jam dengan kapasitas 2215,7 smp/jam, derajat kejenuhan0,88. Dari nilai derajat kejenuhan dapat diketahui bahwa kinerja simpang ini tergolongkelas E, melebihi nilai yang disyaratkan MKJI 0,75. Penanganan yang sesuai dengankinerja simpang tersebut dalam menguraikan permasalahan kemacetan, kecelakaan dankelancaran arus lalu lintas yaitu dengan memasang rambu lalu lintas dilarang putar balik (UTURN),memasang lampu lalu lintas satu warna (kuning), dan menutup batas tengah jalanutama (Jl. Jendral Sudirman) dengan median berupa beton pracetak yang bisa dibuka biladiperlukan sepanjang 33 meter, karena secara geometrik jalan utama pada persimpangan inimenikung hingga pandangan untuk kendaraan lain kurang bebas

    PENENTUAN JARAK ANTAR STASIUN HUJAN DENGAN METODE KAGAN RODDA DI DAS KEDUNGLARANGAN KABUPATEN PASURUAN PROVINSI JAWA TIMUR

    Get PDF
    Kualitas dari data dasar yang akan digunakan untuk suatu analisa sungai tergantung dari seberapa jauh pos hidrologi yang ada, dapat memantau karakteristik hidrologi dalam suatu daerah aliran sungai tersebut. Berapa jumlah pos hidrologi yang perlu ditempatkan dalam suatu DAS untuk memantau karakteristik hidrologi secara akurat dan benar. Permasalahannya adalah apakah jumlah pos-pos yang tersedia yang ada saat ini dalam suatu daerah aliran sungai sudah memadai, apakah jumlah dan lokasinya dapat memantau karakteristik hidrologi daerah tersebut. Adalah tidak mungkin dan diperlukan suatu biaya yang sangat mahal jika jumlah pos hidrologi sangat banyak. Dalam kondisi dimana jumlah pos terlalu banyak maka untuk melakukan analisa hidrologi kadang-kadang timbul masalah, pos mana yang akan digunakan apakah seluruhnya atau sebagian saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara stasiun hujan eksisting dan stasiun hujan menggunakan metode Kagan Rodda. Stasiun hujan eksisting mempunyai 16 stasiun hujan, setelah menggunakan metode Kagan Rodda menjadi 13 stasiun hujan dengan kesalahan relatif 1,977 %.Kata kunci: jarak, stasiun hujan, Kagan Rodd

    PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN : Sebagai Strategi dalam Menumbuhkan NilaiKarakter

    Get PDF
    Indonesia as a country that has a wide range of cultural, ethnic, religious and economic backgrounds are different, plurality on the one hand provide the social power, but on the other hand is a challenge when it is not properly managed.Islamicboarding school as an educational institution that has a history of nation-building in Indonesia, ofcourse can be a forum in implementing multicultural education in the face of diversity.This paper describes the multicultural education at Islamic boarding school as a strategy to fostering thesocial soul in diversity.In its implementation does not distinguish from each other ranging from groups such as gender, ethnicity, race, culture, social background through treatment. Multicultural education has been stressed to the students in order to develop the potential and capacity to the maximum as it requires no special spaces in themselves and their environment.Keyword: Education, Multicultural, Islamic Boarding Schoo

    819

    full texts

    881

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇