Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
881 research outputs found
Sort by
EVALUASI KINERJA ARUS LALU LINTAS PADA JALAN M. ALWI KABUPATEN KOTA BARU
Penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui sejauh mana besar arus lalu lintas yang melewati jalan M.Alwi, dilakukan dengan pengambilan data primer secara langsung dilapangan pada saat jam-jam sibuk meliputi data arus lalu lintas, data geometrik jalan dan data hambatan samping dan dasar analisis berdasarkan rumusan yang ada pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997.Tujuan penelitian ini dimaksudkan adalah untuk melakukan evaluasi terhadap volume arus lalu-lintas, kapasitas, hambatan samping dan tingkat kinerja jalan pada Jalan M.Alwi di Kabupaten Kotabaru. Hasil penelitian di peroleh tingkat pelayanan jalan saat ini, Karakteristik Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) termasuk tingkat pelayanan C, kategori arus Bebas dan kecepatan perjalanan rata-rata ≥ 30 km/jam, V/C Rasio ≤ 0,8. dapat dikategorikan arus stabil untuk merancang jalan perkotaan, umumnya pengemudi tidak bebas lagi memilih lajur atau menyalip. Sedangkan Tingkat pelayanan jalan dalam kurun waktu 10 tahun yang akan datang, diperkirakan Karakteristik Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) termasuk tingkat pelayanan D dan termasuk kategori arus mendekati tidak stabil dan kecepatan perjalanan rata-rata ≥ 25 km/jam. V/C Rasio <= 0,9 Jadi untuk dalam jangka waktu 10 tahun yang akan datang dapat dikategorikan arus mendekati tidak stabil.urangnya tingkat kepadatan tanah yang berdampak menurunnya nilai daya dukung tanah
ANALISA TARIF ANGKUTAN SEKOLAH (ABUDEMEN) BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN, ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY
Kota Bandar Lampung sebagai pusat pendidikan dimana banyak sekolah masihsedikit pihak sekolah yang menyediakan jasa layanan angkutan sekolah. Pada penelitianini dilakukan kajian pada Sekolah Dasar Kartika II-5 Bandar Lampung dimana sekolah inimerupakan salah satu sekolah yang menyediakan layanan angkutan sekolah di BandarLampung.Ada hal kontras yang perlu diperhatikan bahwa penentuan tarif yang diberlakukandisekolah ini belum sesuai dengan biaya operasional kendaraan. Hal ini dikarenakankurangnya pemahaman mengenai masalah penentuan tarif berdasarkan analisis biayaoperasional kendaraan itu sendiri. Berangkat dari permasalahan tersebut maka perludiadakan suatu penelitian mengenai Biaya Operasional Kendaraan (BOK), dimana hasildari penelitian tersebut akan disesuaikan dengan nilai kemampuan membayar (Abiliy ToPay) dan kesediaan membayar (Willingness To Pay) pengguna angkutan sekolah tersebut.Hasil penelitian yaitu tarif abudemen yang diperoleh berdasarkan Biaya OperasionalKendaraan (BOK) rata-rata sebesar Rp. 353.471/bulan, untuk tarif abudemen berdasarkanAbiliy To Pay (ATP) rata-rata sebesar Rp. 441.770/bulan. Kemudian untuk tarif abudemenberdasarkan Willingness To Pay (WTP) alternatif satu atau sebelum penambahan biayapeningkatan pelayanan rata-rata sebesai 353.417/bulan dan tarif abudemen berdasarkanWillingness To Pay (WTP) alternatif 2 atau sesudah penambahan biaya peningkatanpelayanan rata-rata sebesar Rp. 379.433/bulan, dengan 63% responden bersedia membayarlebih untuk peningkatan pelayanan.Kata kunci : Analisis, Biaya Operasional Kendaraa
PENDIDIKAN KAUM SUFI DI INDONESIA (Materi dan Metode Pendidikannya)
Sufis are part of the nomenclature of Islam in Indonesia. its existence which is already old even almost simultaneously with the entry of Islam into Indonesia certainly has involvement and contribution in building the nation. In addition, the pattern of tarekat in Indonesia which does not negate the worldly orientation is able to encourage change. Therefore, this article wants to reveal the material and methods of education to contribute ideas to enrich the treasures of Islamic education
STUDI PERSEPSIONAL TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) KARYAWAN DAN KOMITMEN KERJA TERHADAP KINERJA LAYANAN UNIVERSITAS PAMULANG TANGERANG SELATAN
The quality of institutional services is a challenge that cannot be ignored as a form of work, human resources are no exception employees at the University of Pamulang Tangerang (UNPAM). Good institutional employee service management will be an important factor for performance. This study aims to obtain empirical evidence of the perceptional effect of employee duties and work commitment to the performance of UNPAM services. The study was conducted in UNPAM's student services units. The target population in this study is UNPAM employees, with the sample studied is student service units including academic, financial, and student administration services. The research data collection technique was carried out using a Likert scale questionnaire. The study was conducted using survey methods. The research data were analyzed using the parametric statistical approach, namely regression techniques. The results of the study concluded as follows: 1) There is a perceptional effect on the job performance of UNPAM employees with a proportion of influence of 18%, 2) There is an influence of work commitment on the performance of UNPAM's employee services with the proportion the amount of influence is 61.10%, and 3) There is a simultaneous influence of tupoksi and work commitment simultaneously on the performance of UNPAM employee services with a proportion of the influence of 85.10%
PROSES ADAT PERKAWINAN SEBAMBANGAN MARGA SEKAMPUNG LIBO DI JABUNG LAMPUNG TIMUR
The research objective was to describe the traditional marriage process of Sebambangan Marga Sekampung Libo in Negara Batin Village, East Lampung. This research method is qualitative research. Data and data sources are obtained from books, traditional and community leaders and village communities as sources, documentation, and other sources that can assist in gathering research datainformation. Data collection procedures in this study are observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. Checking the validity of the findings is carried out through trustworthiness, transferability, accountability, and certainty. The results of research on the sebambangan and its solutions in the indigenous people of Lampung Saibatin Marga Sekampung Libo In Negara Batin Village, East Lampung, there are factors that cause the occurrence of the sebambangan, namely internal factors (consensual, education and age factors) and external factors (economic, parental blessing, social, avoid large costs and compulsion). The implementation of the sebambangan starts when the girl leaves the house with an amount of inheritance money (pengawitan) then muli is taken to the mekhanai family's house and the process is finished. The process of completing a sebambangan is carried out in stages, namely Ngattak Salah, Shooting Bedil, Masang Pajangan, Ngumpul Muwari, Ngayonan, Ngumpul Balak, Sujud, Sesabaian, Canggot, Ijab Kabul, Bathing Belanger / Ngarak, and Awarding of Titles.Keywords: The Traditional Process of Marriage in Sebambangan Lampung Saibati
RANCANG BANGUN ALAT UJI HEAD LOSSES DENGAN VARIASI DEBIT DAN JARAK ELBOW 90O UNTUK SISTEM PERPIPAAN YANG EFISIEN
Salah satu masalah sistem perpipaan adalah rugi aliran (head lossess) akibat penggunaan reducer dan elbow. Kerugian head (head loss) sangat merugikan dalam sistem perpipaan, karena head loss yang besar menyebabkan tekanan fluida menjadi lebih rendah dari yang diharapkan sehingga suplai fluida tidak mencukupi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jarak pemasangan reducer dan elbow yang optimal untuk mencapai headlosses minimal.Metode yang digunakan adalah true experiment research dengan membuat alat uji headlosses dengan variasi debit air sebesar: 20, 25, dan 30 L/min, serta variasi jarak elbow: 6, 12, 18 cm. Hasil pengambilan data secara eksperimen menunjukkan bahwa pressure drop dan head losses terbesar terjadi pada debit 20 L/min dengan jarak elbow 6 cm, yaitu sebesar 0,207 bar dan 2,115 m. Sedangkan pressure drop dan head losses terendah terjadi pada debit 30 L/min dengan jarak elbow 18 cm, yaitu sebesar 0,057 bar dan 0,580 m
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KOPERASI BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA KABUPATEN ROKAN HULU
Koperasi sebagai dasar perekonomian diwujudkan dalam pembangunan perekonomian nasional bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan politik dan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), saat ini dari 206.000 koperasi di Indonesia, 70 persen di antaranya sudah tidak beroperasi lagi, 23 persen di antaranya mati suri, dan sisanya bertahan dengan berbagai tekanan. Penilaian Koperasi Berprestasi dalam kurun waktu tertentu dilihat penting dengan tujuan untuk memberikan motivasi pada koperasi agar dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan anggota. Dengan kerumitan kriteria-kriteria dalam penilaian koperasi berprestasi di Kabupaten Rokan Hulu, maka pengambilan keputusan dalam menentukan koperasi berprestasi selain membutuhkan waktu yang lama bisa menimbulkan kesalahan pada proses penilaian atau tidak objektifnya penilaian pada alternatif-alternatif (koperasi). Sistem pendukung keputusan untuk penilaian koperasi berprestasi ini menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting). Dengan metode ini, pemecahan masalah dapat dilakukan penilaian secara lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot preferensi yang sudah ditentukan
KH. HASYIM ASY’ARI DAN RESOLUSI JIHAD DALAM USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1945
The efforts in maintaining independence has raised lots of character and hero from different regions and classes. From among the Muslims and religious organizations, appears the name of K.H Hasyim Asy'ari as one of the great scholars who have a role in the struggle for independence through the base boarding school and organization Nahdlatul Ulama. This research aims to know the important role of K.H Hasyim Asy'ari in presenting the resolution in an effort to maintain jihad independence in 1945. The methods used in this study is a research method of history (historical), techniques of collecting data in this study using four phases, namely: heuristics, critique, interpretation and historiography. The results of this study is the resolution called on the Government of the Republic declares jihad holy war. This resolution is a recognition of legitimacy for the Government and indirect criticism against a passive attitude in the face of the allied landings. Instruction of jihad resolution K.H Hasyim Asy'ari subsequently followed up with the introduction of the demands to the Government of the Republic order NU take action commensurate. The demands were expressed about resolution of Nahdlatul Ulama contains about the decision: pleaded with the Government of the Republic of Indonesia to the very order that determines the attitude and action of real and worth against efforts that would jeopardize the independence and religion and State of Indonesia, especially to the Netherlands and party henchmen and so ordered the continue nature of the struggle for his upright sabilillah unitary State of the Republic of Indonesia independent  and the religion of Isla
PERANAN AERASI SEL ELEKTROLISIS DALAM PEMBENTUKAN PORI PADA PROSES ANODIZING LOGAM ALUMINIUM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan aerasi sel elektrolisis dalam pembentukan pori pada lapisan proses anodizing  logam Aluminium. Selain Beda potensial, Pembentukan lapisan oksida pada permukaan Aluminium juga dipengaruhi oleh jumlah oksigen yang terdapat pada larutan elektrolit. Pengaliran udara (aerasi) pada proses ini diharapkan akan menyuplai sejumlah oksigen pada sel elektrolisis sehingga larutan elektrolit tidak mengalami defisit oksigen. Tujuan lain penambahan aliran udara pada proses ini adalah untuk menciptakan rongga pori pada oksida Aluminium yang dibentuk. Kualitas produk hasil anodizing  ditentukan oleh ketebalan pori yang terbentuk serta jarak antar pori. Untuk keperluan yang membutuhkan material bersifat dekoratif, jarak antar pori yang terbentuk haruslah saling berdekatan untuk menghindari pewarnaan yang kurang merata. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah Aluminium paduan Mangan dan Silikon (Al-Mg-Si). Ukuran spesimen anodizing  Aluminium adalah 60 x 15 x 3 (mm). Tahap preparasi Aluminium dilakukan pembersihan secara fisik dan kimiawi, spesimen dicuci menggunakan alkohol dan aquadest yang selanjutnya dilakukan perendaman pada larutan Natrium Hidroksida (NaOH) selama 2 menit. Proses anodizing  Aluminium menggunakan asam sulfat (H2SO4) sebagai elektrolit dengan beda potensial 25 V selama 3 menit dan variasi aerasi 5, 10, dan 15 lpm. Jarak antar sel elektrolisis diatur sejauh 20 cm. Hasil dari proses anodizing , material diuji dan dianalisa karakteristik permukaannya menggunakan uji Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil yang diperoleh adalah debit aerasi pada proses anodizing  memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai degradasi material Aluminium. Pada debit aerasi masing-masing 10 lpm, 15 lpm, dan 20 lpm diperoleh nilai degradasi sebesar 0.0009 gr (0.0123 %), 0.0095 gr (0.1319 %), 0.041 gr (0.5621 %). Sedangkan karakteristik permukaan, bentuk, dan jarak antar pori dapat dipresentasikan dalam gambar hasil pengamatan SEM. Kata Kunci : Aluminium, anodizing , aerasi, SEM, pori
UNJUK KERJA CAMPURAN BRIKET ARANG AMPAS TEBU DAN TEMPURUNG KELAPA
Kebutuhan dan konsumsi energi terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi dimuka bumi ini. Hal ini bertolak belakang dengan cadangan energi utama kita minyak bumi dan gas. Kedua bentuk energi tersebut semakin hari semakin berkurang. Maka bercermin dengan hal tersebutlah perlu dicari sebuah energi alternatif yang paling tidak dapat membantu ketergantungan kita terhadap sumber energi berupa minyak dan gas. Salah satu sumber energi tersebut adalah biomassa yang dibuat dalam bentuk briket arang. Briket arang dapat dibuat dari bermacam-macam bahan baku yang mengandung karbohidrat terutama selulosa, salah satunya adalah ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur unjuk kerja campuran briket arang ampas tebu dengan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket arang. Penelitian ini dilakukan dengan 3 perlakuan campuran briket arang ampas tebu dan tempurung kelapa, 3 perlakuan komposisi perekat aci, dan perlakuan pengayakan 3 perlakuan perlakuan tingkat kekasaran. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah lama proses pembakaran, temperatur pembakaran, dan unjuk kerja briket arang dalam mendidihkan air sebanyak 1 liter air dengan menggunakan kompor briket. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi perekat, tingkat kekasaran dan komposisi campuran antara arang ampas tebu dan arang tempurung memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja briket. Kinerja terbaik dari briket didapatkan pada perlakuan komposisi perekat aci 20%, tingkat kekasaran wire mesh 60, dan komposisi campuran antara arang tempurung kelapa dan ampas tebu adalah sebesar 50%, dengan lama selama 128 menit, temperatur pembakaran sebesar 179oC dan kemampuan mendidih air selama 5 menit