Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
    881 research outputs found

    STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR PAI ANTARA SISWA AKTIVIS DAN NON AKTIVIS ROHIS

    Get PDF
    This study aims to 1) find out the significance of the differences in PAI learning achievement between activist students and Spiritual non-visionary students in Accounting majors at SMKN 1 Metro 2) knowing the causes of differences in PAI learning achievement between activist students and non-religious Spiritual students in Accounting at SMKN 1 Metro. Rohis activist students referred to in this study are students who in addition to learning, they are also active in carrying out the activities of the Rohis organization. Whereas the non-religious Spiritual students referred to in this study were students who did not follow the Rohis organization. The results of the research at SMK Negeri 1 Metro, which researchers did to students Spiritual and Non-activist Rohis activists concluded that: 1) There are differences in learning achievement of Islamic Education between activist students and Non-Christian Spiritual Accounting Department at Metro 1 Vocational School. Where the learning achievements of Spiritual activist PAI students are better than the learning achievements of Rohan Nonaktivis students. The difference in learning achievement of Islamic Education between activist students and Spiritual Non-Service Students is significant, based on the results of t count = 4.630 consulted with t table (tt) at the significance level of 5% = 1.998 and at 1% significance level = 2.655. or 1,998 2,655. which means significant. 2) There are causes of differences in PAI learning achievements between activist students and non-religious Rohis students in the Accounting Department at SMK Negeri 1 Metro.Keywords: Activists, Non Activists, PAI Achievements, Comparativ

    Kinerja Mesin Sepeda Motor dengan Sistem Vaporasi Bahan Bakar

    Get PDF
    Sepeda motor merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan karena mempunyai kinerja yang cukup baik. Kinerja sepeda motor dapat diukur dari daya dan konsumsi bahan bakar spesifik yang mampu dihasilkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sepeda motor yaitu sistem pemasukan bahan bakar atau sistem vaporasi bahan bakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem vaporasi bahan bakar dan variasi tempertur vaporasi bahan bakar terhadap kinerja mesin sepeda motor. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen nyata dengan melakukan pembuatan alat vaporasi bahan bakar kemudian melakukan pengujian kinerja mesin sepeda motor menggunakan alat uji Dynotest. Bahan bakar yang digunakan yaitu pertalite dengan RON 90 serta nilai kalor 44500 kJ/kg. Variasi sistem bahan bakar yaitu motor standar (karburator) dan penambahan sistem vaporasi tanpa pemanas. Sedangkan variasi temperatur vaporasi bahan bakar yaitu temperatur 40°C, 50°C, dan 60°C. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa variasi sistem bahan bakar dan temperatur vaporasi bahan bakar perpengaruh terhadap kinerja mesin. Daya tertinggi diperoleh dengan penambahan sistem vaporasi bahan bakar dengan temperatur 50°C yaitu 7,5 HP. Sedangkan untuk motor standar yaitu  7,46 HP, vaporasi tanpa pemanas 7,26 HP, vaporasi temperatur 40°C yaitu 7,3 HP, dan vaporasi temperatur 60°C yaitu 7,06 HP. Variasi sistem bahan bakar dan temperatur vaporasi bahan bakar perpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar spesifik.  Nilai terendah terjadi pada pengujian vaporasi temperatur 50°C yaitu 0,2133 kg/jam.HP, sedangkan untuk motor standar yaitu sebesar 0,2415 kg/jam.HP, vaporasi tanpa pemanas yaitu 0,2363 Kg/jam.HP, vaporasi tempertur 40°C yaitu 0,2291 Kg/jam.HP, dan vaporasi temperatur 60°C yaitu 0,2248 Kg/jam

    Analisis Pengaruh Penambahan Fan pada Instalasi Air Conditioner dan Putaran Engine terhadap Temperatur Cabin dan Coeffisient of Performance

    Get PDF
    Pendingin adalah suatu proses yang dilakukan untuk menurunkan temperature suhu. Pendingin dilakukan dengan cara memindahkan kalor dari objek yang akan didinginkan ke lingkungan. Maka dari itu dalam proses pendinginan pada system AC mobil diperlukan media yang digunakan pendingin yaitu menggunakan refrigerant. Memodifikasi instalasi AC ini dengan melakukan penembahan fan ini bertujuan untuk memaksimalkan kinerja semua komponen air conditioner yang terdapat pada mobil Mitsubishi triton double cabin. Fan yang digunakan mempunyai daya sebesar 12 volt dan hanya beroprasi ketika AC dinyalakan dan AC hanya bisa digunakan ketika mesin menyala oleh sebab itu battery pun tetap awet setelah penambahan fan ini karena saat fan berputar battery akan tetap terisi oleh altenator pengisian yang bergerak mengikuti putaran mesin, sehingga tidak begitu membebani daya mobil yang berkapasitas 2500 CC.Berdarakan hasil penelitian, temperatur terendah terjadi setelah penambahan fan dengan nilai temperatur sebesar  14,4 oC pada putaran mesin 3000 dan temperatur tertinggi sebesar 21,3 oC pada putaran mesin 1000 rpm. Sedangkan sebelum penambahan fan temperatur terendah sebesar 20 oC pada putaran mesin 3000 dan temperature tertinggi sebesar 24,3 oC pada putaran mesin 1000 rpm. Sedangkan nilai COP Carnot tertinggi terjadi setelah penambahan fan dengan nilai nilai COP Carnot 10,730 pada putaran mesin 1000 rpm dan nilai COP Carnot terendah 9,729 pada putaran mesin 3000 rpm. Sedangkan sebelum penambahan fan nilai COP Carnot tertinggi sebesar 10,299 pada putaran mesin 1000 dan nilai COP Carnot terendah sebesar 8,613 pada putaran mesin 3000 rpm.Kata kunci: Fan, rpm, engine, temperatur dan CO

    PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BATU BASALT PADA KOMPOSISI CAMPURAN BETON MENGGUNAKAN ORDINARY PORTLAND CEMENT (OPC) DITINJAU DARI KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    Beton merupakan material konstruksi yang sangat sering digunakan dalam konstruksi. Campuran beton dengan tambahan serbuk batu basalt sebagai bahan penambah semen untuk meningkatkan kuat tekan beton. Basalt adalah batuan leleran dari gabro, mineralnya berbutir halus, berwarna hitam. Gunungapi di Indonesia umumnya menghasilkan batuan basal dalam bentuk lava maupun piroklastika. Batuan ini banyak digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, bendungan, konstruksi beton, dan lain-lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh serbuk batu basalt pada campuran beton normal. Metode perancangan campuran yang digunakan yaitu Metode ACI dan Metode DOE untuk trial mix, dan selanjutnya dipilih Metode DOE dari hasil trial mix untuk digunakan dalam penelitian. Persentase Serbuk Batu Basalt yang akan digunakan yaitu 0%, 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% dari berat semen. Benda uji yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah benda uji silinder 10cm x 20cm untuk yang normal dan untuk yang persentase 11cm x 20cm (memakai benda uji peralon) dengan jumlah benda uji 54 buah. Umur pengujian yang direncanakan sampai pada umur 28 hari. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari yang dihasilkan pada beton dengan campuran serbuk batuk basalt 7% yaitu 396,36 kg/cm². Hasil penelitian ini beton yang dikatagorikan kedalam beton kelas III adalah beton dengan campuran serbuk batu basalt 1%, 3%, 5%, 7% dan 9% pada umur 28 hari

    EVALUASI STRUKTUR ATAS KOMPONEN JALAN REL BERDASARKAN PASSING TONNAGE (Studi Kasus : Jalan Rel Lintas Tanjung Karang–Bekri)

    Get PDF
    Struktur atas jalan rel Lintas Tanjung Karang – Bekri merupakan lintas utama jalanrel sepanjang 64,95 kilometer yang melewati 4 stasiun dan melayani 48 kereta apiperharinya, sehingga otomatis akan menurunkan kualitas pelayanan komponen jalan relkereta api.Evaluasi komponen rel terpasang pada jalan rel kereta api dilakukan denganmenghitung daya angkut lintas jalan rel untuk satu tahun, kemudian membandingkankomponen jalan rel terpasang berdasarkan standar perencanaan jalan rel sesuai denganklasifikasi kelas jalan rel.Hasil dari penelitian ini menunjukan jalan rel termasuk dalam kelas I dengan daya angkutlintas 54,940.644 ton/tahun, Untuk analisis beban lintas bantalan beton produksi BSDsangat memenuhi syarat namun untuk Rel perhitungan berdasarkan Tegangan ijin yangterjadi di dasar rel = 1.181,56 kg/cm2 > 1.176,80 kg/cm2 (tidak memenuhi syarat),makadianjurkan untuk mengembalikan fungsi dengan mengganti rel R.54 menjadi R.60sepanjang 64,95 kilometer. Alasannya komponen ini dianggap kurang memenuhi standaroperasional pelayanan jalan rel berdasarkan daya angkut lintas jalan rel.Kata Kunci: Evaluasi, Komponen Jalan Rel, Passing Tonnag

    ANALISIS KEMAMPUAN HISTORICAL COMPREHENSION SISWA PADA MATERI INDONESIA MERDEKA (DARI RENGASDENGKLOK HINGGA PEGANGSAAN TIMUR) DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 LAMPUNG TIMUR

    Get PDF
    Historical understanding needs to be owned by everyone from an early age in order to know and understand the meaning of past events so that they can be used as a basis for attitudes in facing the present reality and determining the future. Based on the results of the pre-survey conducted at Madrasah Aliyah Negeri 1 East Lampung in the academic year of 2017/2018, the ability of Historical Comprehension students to know the purpose of this study is to determine the ability of Historical Comprehension of students of MAN 1 East Lampung in the material from Regasdengklok to Pegangsaan Timur. Discussed the results of the study 48 students of Madrasah Aliyah Negeri 1 East Lampung, it can be described that the number of true scores of students from each item item is 986 and the average value is 20.54, the measured aspect is (C2) understanding obtained 10% of participants have a very high ability in understanding history, 33% of students have a high ability to understand history, 12.5% of students have moderate historical comprehension abilities, 37% of students have a low historical understanding, and 6.2% of students have historical understanding is very lacking, if the total students who have a historical understanding of 56.25% while those who have not% have a historical understanding of 43.75% of the factors of students who have the ability to understand history, namely, high interest, high motivation, positive attitude when learning and the maximum utilization of learning resources by students, while those who do not have the ability to understand history are interests re well, low motivation, negative attitude and utilization of learning resources that are less than optimal

    PERKEMBANGAN RUANG SOSIAL DAN RELIGIUS DI KOTA METRO TAHUN 2000 - 2017

    Get PDF
    The presence of social and religious space in a city can be one of the choices for people to eliminate fatigue that is felt so that the community is able to interact, socialize, gather and create in an emotional (communal) building besides that it can support and direct the community towards progress in religious as well as the noble values of their ancestors so that the presence of social public space and religious public space in a city is very important for the community. The approach used in this study is a qualitative method with a type of naturalistic research. Data analysis techniques that will be used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of the study, it was found that the development of social space and religious space in Metro City experienced a rapid increase. This is evidenced by the conduct of renovations carried out in social and religious spaces in Metro City which can have a positive impact on the economy of the community. The conclusion of this study is the development of social space and religious space so that in social space not only as a place for recreation but can support the economy of society in addition to the religious space not only as a place for worship but can also be used as an Islamic nuance recreation

    Pengaruh Temperatur dan Media Pendingin pada Proses Heat Treatment Baja AISI 1045 terhadap Kekerasan dan Laju Korosi

    Get PDF
    Baja karbon adalah logam yang paling banyak digunakan pada dunia industri dan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Salah satu jenis baja yang paling banyak digunakan adalah baja AISI 1045 atau baja karbon sedang. Baja AISI 1045 dibuat dan dibentuk komponen, sparepart, atau alat-alat sesuai dengan kebutuhan di dunia industri, maka muncul upaya untuk memperbaiki sifat mekanik dan ketahanan terhadap korosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur dan media pendingin pada proses heat treatment terhadap nilai kekerasan baja AISI 1045, mengetahui pengaruh temperatur dan media pendingin pada proses heat treatment terhadap laju korosi baja AISI 1045. Pada penelitian ini spesimen dipanaskan menggunakan tungku pemanas dengan temperatur7500C, 8500C, dan 9500C dengan holding time selama 30 menit. Kemudian masing-masing material dilakukan quenching pada media air mineral dan oli SAE 10w-40. Selanjutnya material dilakukan uji kekerasan dan uji korosi. Hasilnya material mengalami perubahan kekerasan dan laju korosi. Nilai kekerasan tertinggi terjadi pada media pendingin air mineral yaitu 58,2 HRC pada variasi temperatur 8500C dan nilai kekerasan tertinggi media pendingin oli adalah 33,4 HRC pada variasi temperatur 9500C. Laju korosi tertinggi media pendingin air mineral adalah 3,998 ipy pada variasi temperatur 9500C, dan 4,086 ipy pada media pendingin oli dengan variasi temperatur 9500C.Kata kunci: Temperatur, media pendingin, heat treatment, kekerasan, dan laju korosi

    PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON (Agregat Kasar Ex Desa Sungai Kacil, Agregat Halus Ex Desa Karang Bintang, Abu Sekam Padi Ex Desa Berangas)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan persentase optimal abu sekam padipada beton. Material untuk pencampuran beton menggunakan agregat halus dari DesaKarang Bintang, agregat kasar dari Desa Sungai Kacil dan semen Tiga Roda yangdiproduksi PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Desa Tarjun Kabupaten Kotabaru.Adapun sekam padi yang di dapat yaitu dari Desa Berangas Pulau Laut Timur. Benda ujiberbentuk silinder, persentase penambahan abu sekam padi yaitu 2,5%, 5% 7,5% dan 10%dari berat semen dan juga beton tanpa campuran abu sekam padi atau beton normal.Dengan usia beton yang diuji kuat tekannya adalah 14 dan 28 hari. Dari pengujian inidiperoleh nilai kuat tekan yaitu, beton normal tanpa campuran abu sekam padi pada umur14 hari tidak mencapai target yaitu sebesar 17,25 MPa namun untuk 28 hari sebesar 20,50MPa dapat mencapai target. Untuk campuran abu sekam padi umur 14 hari pada tiapmasing-masing persentase tidak ada yang mencapai target yang diharapkan, nilai tertinggiyang didapat yaitu 19,24 MPa pada campuran abu sekam padi 5% dari berat semen. Dan diumur 28 hari pada tiap masing-masing persentase dapat mencapai target yang diharapkan.Pada pengujian ini hasil kuat tekan beton yang tertinggi diperoleh pada campuran abusekam padi 10% dari berat semen sebesar 21,36 Mpa.Kata kunci : Beton, Abu Sekam Padi, Peningkatan Kekuatan, Desa Beranga

    PERUBAHAN PROGRESIF DALAM PEMBELAJARAN PAI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

    Get PDF
    This article explains about PAI learning by utilizing information and communication technology (ICT). PAI learning in Indonesia needs to be integrated with ICT, because it can open various avenues for teachers to more easily convey material and learners can also more easily understand. Illustrations which in the past were only made by teachers by drawing manually and made with paper, have now changed with the presence of a variety of good hardware and software. Learning by utilizing ICT can change the paradigm and teaching and learning process, both from the teacher and students.The progressive changes can be felt together, provided that all education providers support by providing various types of facilitie

    819

    full texts

    881

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇