Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
    881 research outputs found

    Pemesinan Paduan Ti-6Al-4V ELI

    Get PDF
    Titanium alloy material Ti-6Al-4V ELI (Extra Low Interstitial) is a type of alloy that has very similar properties to Ti-6Al-4V (Grade 5) alloy, which is the most widely used material, but only differs in terms of properties. his tenacity. Ti-6Al-4V ELI has higher ductility and better fracture toughness. In addition, this material also has a good ability to work at high temperatures without losing its main properties. The main properties of this material are corrosion toughness at high temperatures and excellent weight to strength ratio. Referring to these advantages, the alloy material of the Ti-6Al-4V ELI type has been developed in many fields including the field of planting materials in the medical field, the aircraft industry, applications in the field of military weapons, the manufacture of racing vehicle components and also high pressure vessels for storing materials. low-temperature (cryogenic) liquid nitrogen [16].. During the machining process of titanium alloy, many things become obstacles because this material is a material that is difficult to machine. This is because the titanium alloy has high hardness, there is often a reaction between the cutting tool and the workpiece material during the cutting process, and there is an accumulation of high temperatures in the cutting area. Factors cutting speed and feed rate are the two dominant factors on the formation of cutting tool wear, both wear on the face or crater side. Damage to the cutting tool is also followed by damage to the surface of the workpiece being machined or the surface quality of the workpiece. The dominant wear that occurs in the rib face area is wear due to adhesion, notch wear, while wear in the crater area is diffusion that occurs during the machining process. Meanwhile, the cutting temperature has a direct impact on the surface quality of the workpiece being machined. The factor of high cutting speed with low feed rate is a combination of factors that provide good cutting force. Meanwhile, insert type cutting tools that have a hard coating, such as TiN, TiAlN and TiCrN play a significant role in the formation of tool wear. Likewise, hard coated tools provide better performance compared to uncoated insert tools. Machining with the Minimum Quantity Lubrication (MQL) method gives better results compared to dry machining and machining using flooded cooling.Keywords: machining, Ti-6Al-4V ELI, cutting tool, materials

    Pengujian Dan Analisis Air Fuel Rasio Terhadap Unjuk Kerja Engine Test Rig Berbahan Bakar E50

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium yang menggunakan mesin uji tipe TV-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dan emisi gas buang motor empat langkah berbahan bakar E50 pada berbagai variasi AFR (air fuel rasio). Variasi AFR yang di gunakan dalam penelitian ini adalah AFR 10/1, 12/1, dan 14/1. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan pengujian pada putaran mesin 1.500 dan 1.800 rpm untuk setiap AFR. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa tabel dan grafik untuk menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BHP, BMEP, , SFC mengalami peningkatan pada rpm 1500 dan AFR 12/1 menggunakan bahan bakar E50. Pada kondisi tersebut diperoleh BHP sebesar 0,91 kw, BMEP sebesar 1.09 bar,  sebesar 9.81%, dan SFC sebesar 0,83 kg/kwh. Pada kondisi yang sama yaitu AFR 12/1 diperoleh emisi CO dan CO2  untuk E50 adalah 0,053% dan 3,390% sedangkan untuk pertalite masing-masing adalah 0,083% dan 4,023%. Sementara itu untuk emisi HC bahan bakar E50 pada AFR 12/1 adalah 81,667 ppm yang menunjukkan trend yang sedikit lebih tinggi dari pertalite yaitu 40,000 ppm pada kondisi standar

    Pengembangan E-Modul Peristiwa Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran Sebagai Bahan Ajar Sejarah Lokal di SMAN 2 Sekampung

    Get PDF
    Bahan Ajar merupakan segala bahan yang digunakan untuk mempermudah guru/instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu penelitian ini, bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar E-Modul pada mata pelajaran Sejarah Indonesia kelas XI Di SMAN 2 Sekampung yang dapat digunakan untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran. Bahan Ajar E-Modul berisikan materi tentang Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan R&D (Reseacrh and Development. Tahap penelitian meliputi (1) potensi dan masalah, (2) studi literatur, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Desain Valid. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dikelas XI SMAN 2 Sekampung. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Hasil Penelitian ini adalah Bahan ajar. E-Modul Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran sebagai bahan ajar sejarah lokal” yang pada tahap validasi materi dinyatakan valid/layak untuk digunakan dengan mendapat penilaian persentase sebesar 90% yang masuk kriteria “sangat baik ” sedangkan validasi desain media sebesar 92% masuk kriteria “sangat baik”. Hasil data dari responden siswa mendapat persentase dengan ini masuk kriteria “sangat baik” 84,2%

    Perkembangan Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Santa Maria di Kota Metro Pada Masa Kolonial Hingga Masa Orde Baru (1936-1998)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang berdirinya Rumah Sakit Santa Maria Metro. Penelitian ini adalah penelitian Historis yang terdiri dari pengumpulan data atau heuristik, Keabsahan data, Intepretasi data, dan penulisan sejarah. Penelitian ini dilakukan di Rumah Bersalin Santa Maria Metro dengan melakukan wawancara dengan narasumber, melakukan dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini bahwa pada masa penjajahan Belanda, terjadi wabah penyakit menular seperti malaria, TBC, Pes, Kolera, Desentri, dan Cacar. Missi Katolik memiliki kepedulian sosial yang tinggi sehingga mengirimkan beberapa suster untuk membantu masyarakat mengobati penyakit menular. Kepedulian Missi Katolik dalam membantu menangani kesehatan masyarakat diwujudkan dengan mendirikan Rumah Sakit Santa Maria. Rumah Sakit Santa Maria di Lampung pada awalnya didirikan di Pringsewu. Seiring berjalannya waktu rumah sakit Santa Maria dikembangkan di wilayah Metro.  Rumah Sakit Santa Maria Metro dibangun atas partisipasi Katolik untuk membantu para kolonis yang didatangkan dari Jawa. Kondisi wilayah di Metro yang masih baru, menyebabkan banyak masyarakat menderita penyakit sehingga kehadiran Rumah Sakit Santa Maria sangat dihargai oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan Rumah Sakit Santa Maria terus berkembang hingga sekarang, rumah sakit ini beralih menjadi Rumah Bersalin Santa Maria

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL BERBASIS VISUALISASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMA

    Get PDF
    Dengan adanya pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dan sesuai kebutuhan peserta didik, maka akan membuat peserta didik merasa senang dalam proses pembelajaran terutama pelajaran sejarah. Berdasarkan keterbatasan media pembelajaran sejarah di SMA Kartikatama Metro menjadi salah satu hambatan yang membuat siswa kurang minat dalam belajar sehingga menurunkan pemahaman siswa dalam pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan media pembelajaran sejarah lokal berbasis visualisasi kolonisasi Metro. Media pembelajaran dikembangkan sesuai dengan sistematika dan standar kriteria kelayakan visualisasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) Sugiono level 1, dimana penelitian pengembangan ini membuat produk tanpa menguji ke lapangan secara eksternal. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa media pembelajaran berbasis visualisasi kolonisasi Metro sebagai pendukung proses pembelajaran sejarah lokal di SMA Kartikatama Metro telah dinyatakan layak dan dapat diuji coba untuk peserta didik kelas XI SMA Kartikatama Metro. Produk hasil pengembangan dinyatakan layak setelah melalui tahap validasi ahli materi dan desain dimana persentase akhir dari ahli materi mendapat 93,3% dan persentase akhir dari ahli desain mendapat 88,6% atau pada kategori “Sangat Kuat” yang artinya media pembelajaran yang telah dikembangkan telah layak untuk diuji cobakan kepada peserta didik kelas XI SMA Kartikatama Metro

    Penyuluhan Efektifitas Penggunaan Alat Kontrasepsi Intera Uterine Devices (IUD) di Posyandu Ganjar Agung

    Get PDF
    ABSTRAK  Keluarga Berencana merupakan upaya mengendalikan kelahiran anak, jarak serta usia ideal melahirkan, mengendalikan kehamilan, melalui promosi, perlindungan, serta bantuan sesuai dengan hak reproduksi guna mewujudkan keluarga yang berkualitas. Pengaturan kehamilan merupakan upaya untuk membantu pasangan suami istri untuk melahirkan pada usia yang ideal, mempunyai jumlah anak, serta mengendalikan jarak kelahiran anak yang ideal dengan menggunakan metode, perlengkapan, serta alat kontrasepsi. Pemakaian alat kontrasepsi dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Kontrasepsi Jangka Pendek (non-MKJP), Jenis metode yang termasuk ke dalam Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah kontrasepsi mantap pria dan wanita (tubektomi dan vasektomi), Implant dan Intra Uterine Device (IUD). IUD merupakan salah satu MKJP yang paling sedikit menimbulkan keluhan atau masalah dibandingkan dengan pil, suntik, serta susuk KB. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan kepada ibu terkait penggunaan alat kontrasepsi IUD. Pelaksanaan kegiatan ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Peserta yang hadir di posyandu ganjar agung berjumlah 22 responden dengan kriteria usia 24-35 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Mei 2023. Hasil pengabdian didapatkan setelah mendapatkan penyuluhan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang alat kontrasepi IUD.Kata kunci : Penyuluhan,  Pengetahuan ibu, Kontrasepsi intra uterine Device (IUD)ABSTRACT Keluarga Berencana (KB) is an effort to control child birth, distance and ideal age of childbirth, control pregnancy, through promotion, protection, and assistance in accordance with reproductive rights to create a quality family. Pregnancy regulation is an effort to help married couples to give birth at the ideal age, have the number of children, and control the ideal birth distance of children using methods, equipment, and contraceptives. The use of contraceptives can be done using two methods, namely the  Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) and Metode Kontrasepsi Jangka Pendek (non-MKJP), The types of methods included in Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) are steady contraception of men and women (tubeectomy and vasectomy), Implant and Intra Uterine Device (IUD). IUD is one of the MKJP that causes the least complaints or problems compared to pills, injections, and birth control implants. The purpose of this activity is to provide counseling to mothers regarding the use of IUD contraceptives. The implementation of this activity is observational analytic with a cross sectional approach. Participants who attended the Ganjar Agung posyandu amounted to 22 respondents with age criteria of 24-35 years. This activity will be held on May 22, 2023. The results of the service were obtained after receiving counseling that there was an increase in respondents' knowledge about IUD contraceptives.Keyword : Counseling, Knowledge, Contraception, Intrauterine Contraceptive Device (IUD

    Peningkatan Pengetahuan Phbs Penghuni Panti Asuhan Melalui Penyuluhan Kesehatan Dengan Metode Pemutaran Video

    Get PDF
    ABSTRAK  Penghuni panti asuhan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang perlu mendapat perhatian lebih untuk mencapai derajat kesehatan baik secara individu maupun kelompok melalui pembelajaran agar terjadi peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku positif bidang kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat para penghuni Panti Asuhan As-Salam yang pada akhirnya berdampak pada sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan metode pemutaran video perilaku hidup bersih dan sehat, diselingki tanya jawab, demonstrasi, dan praktik melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Keberhasilan kegiatan ini dengan mengukur perubahan tingkat pengetahuan saat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan menggunakan metode pemutaran video. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa ada peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 12,63 dari 82,11 menjadi 94,74 dan secara statistik peningkatan tersebut signifikan (p-value=0,021). Simpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti As-Salam melalui penyuluhan kesehatan dengan metode pemutaran video berhasil meningkatan pengetahuan PHBS penghuni panti asuhan. Untuk memantau dan membina PHBS para penghuni panti asuhan diperlukan kegiatan sejenis dengan topik dan materi berbeda yang dilakukan secara berkala dan terus menerus. Kata kunci: PHBS, Penyuluhan Kesehatan, Panti AsuhanABSTRACT Orphanage residents are a group of people who require additional care in order to obtain health degrees both individually and in groups through learning, resulting in a growth in knowledge, attitudes, and positive conduct in the health sector. This community service project intends to strengthen the residents of the As-Salam Orphanage's awareness of clean and healthy living behaviors, which will have an impact on positive attitudes and conduct in everyday life. This activity is implemented through health counseling, which includes watching films of clean and healthy living activities interspersed with questions and answers, demonstrations, and practicing clean and healthy living behaviors. The success of this exercise was determined by comparing changes in knowledge before and after receiving health education via video playback. According to the data analysis results, there was a 12.63 rise in the average knowledge score before and after health education, from 82.11 to 94.74, and the increase was statistically significant (p-value = 0.021). Conclude that community service activities at the As-Salam Orphanage through health education utilizing the video playback approach were successful in enhancing orphanage residents' PHBS awareness. Similar activities with varied subjects and materials that are carried out on a regular and ongoing basis are required to monitor and foster PHBS for orphanage inhabitants.Keywords: PHBS, Health Counseling, Orphanag

    MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DI SMAN 1 PEKALONGAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui implementasi aplikasi Google Classroom dalam pembelajaran sejarah, 2) mengetahui hasil penggunaan aplikasi Google Classroom terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, untuk pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki dampak efektif bagi siswa dalam belajar dan juga sebagai media belajar online yang membantu guru dalam pemberian materi, daftar hadir, serta tugas kepada siswa lebih mudah dan praktis. Kedua, hasil implentasi google classroom terhadap motivasi siswa dalam penggunaan google classroom dibagi berdasarkan indikator, kelas, dan jenis kelamin. Idikator 1 sampai indikator 4 memperoleh rata-rata persentase 75% dengan frekuensi 43 siswa dan siswi dalam kategori baik.  Berdasarkan kelas XI IPS 1, XI IPA 2, XI IPA 1 memperoleh rata-rata persentase 74,4% dalam kategori baik, sedangkan untuk jenis kelamin siswa putra dan siswi putri dengan total jumlah responden 43 menunjukkan rata-rata persentase 75% dalam kategori baik

    PENGGUNAAN CHATGPT & DUO LINGO UNTUK MENCIPTAKAN PENGALAMAN BELAJAR KEISLAMAN YANG MENARIK BAGI ANAK ANAK PANTI ASUHAN BUDI UTOMO KOTA METRO

    Get PDF
    ABSTRAKProgram Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul “Penggunaan ChatGPT & Duo Lingo Untuk Menciptakan Pengalaman Belajar Keislaman Yang Menarik Bagi Anak-Anak Panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro” memiliki tujuan dan manfaat khusus bagi adik-adik siswa Panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro antara lain mengenalkan sistem tersebut sebagai wadah untuk mencari informasi, pembelajaran yang interaktif, latihan bahasa, dan sangat membantu pencarian solusi. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro adalah metode PAR (Participatory Action Research). Metode PAR dipilih untuk mengembangkan keberanian anggota dalam merubah kondisi yang dialami saat ini supaya menjadi lebih baik di masa depan dengan membawa perubahan (transformation) value di masyarakat. Detail dari pendekatan metode ini yaitu tim mengadakan penjelasan materi dan disimulasikan praktik secara langsung. Kemudian dilanjutkan dengan membuka sesi pertanyaan serta melihat hasil praktek dari adik-adik panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro. Dengan praktik ataupun simulasi bisa dilihat hasil percobaan siswa-siswi apakah berhasil atau tidak. Luaran yang ingin dicapai yaitu: melakukan dakwah teknologi informasi kepada Anak-Anak Panti Asuhan agar mereka dapat merasa lebih terlibat dalam proses pencarian informasi, pembelajaran keislaman, serta pengambilan keputusan. Mereka dapat mengajukan pertanyaan, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang topik-topik yang diinginkan. Selain itu penggunaan DuoLingo sebagai wadah untuk pembelajaran bahasa online gratis, seperti latihan pembelajaran bahasa inggris dan bahasa Arab dengan berbagai tingkatan. Kata Kunci: ChatGPT, Duo Lingo, PKM Chat GPT. ABSTRACT The Community Service Program entitled "Using ChatGPT & Duo Lingo to Create an Interesting Islamic Learning Experience for Children of the Budi Utomo Orphanage in Metro City" has specific objectives and benefits for younger students of the Budi Utomo Orphanage in Metro City, including introducing the system It serves as a forum for finding information, interactive learning, language training, and is very helpful in finding solutions. The method used in community service activities at the Budi Utomo Orphanage in Metro City is the PAR (Participatory Action Research) method. The PAR method was chosen to develop the courage of members to change the conditions they are currently experiencing so that they become better in the future by bringing about a change (transformation) of values in society. The details of this method approach are that the team held an explanation of the material and simulated hands-on practice. Then it was continued by opening a question session and seeing the results of the practice of the younger siblings of the Budi Utomo Orphanage in Metro City. With practice or simulation, the results of the students' experiments can be seen whether they are successful or not. The outputs to be achieved are: conducting information technology da'wah to Orphanage Children so that they can feel more involved in the process of seeking information, learning about Islam, and making decisions. They can ask questions, and get a better understanding of the topics they want. Apart from that, DuoLingo is used as a place for free online language learning, such as English and Arabic learning exercises at various levels.Keywords: ChatGPT, Duo Lingo, PKM Chat GPT

    The Effect of Chisel Sharpening and Without Chisel Sharpening on the Surface Roughness of the Piston Waste Casting Material

    No full text
    This research begins with the casting process of motorcycle piston waste and then continues with the turning process on conventional lathes. The purpose of this machining process is to identify the quality of the surface roughness of the turned casting product. The surface roughness quality of the turning product to be applied must show high precision and not experience significant surface defects. To get the surface quality, there are many machining variables that need to be considered, one of which is the use of lathe chisels. The turning tool becomes an important component during the turning process to form various forms of products produced through the mediation of rotary motion and tool motion resulting in large and small friction. This friction that occurs will depend on the sharpness of the chisel itself. The problem studied is the use of sharpened and non-sharpened chisels in terms of product surface roughness during the turning process. In addition, this study will vary the variable thickness of the feed which varies 0.2 mm, 0.4 mm, 0.6 mm, 0.8 mm to be a factor in finding out the quality of turning products. While the spindle rotation of the lathe used is 240 rpm, 350 rpm, 430 rpm. From the experiments on turning the casting product, it was found that the lowest surface roughness quality was obtained with the N6 sharpened chisel of 1.13 mm while the N6 unsharpened chisel was 1.19 mm.Keywords: lathe chisel, casting, piston waste, turning, surface roughness value

    819

    full texts

    881

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇