Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
881 research outputs found
Sort by
Pendampingan Pembuatan Video Animasi 2D Legenda “The Origins of Lampung City” Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas X Upaya Penerapan Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal
ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan skema Program Perberdayaan Masyarakat (PBM) dengan melibatkan mitra yaitu SMA PGRI Katibung yang merupakan salah satu sekolah penggerak jenjang SMA yang berlokasi di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang berbasis kearifan lokal di wilayah Provinsi Lampung pada mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai upaya meningkatkan budaya literasi manuskrip nusantara siswa. Media pembelajaran berupa video animasi 2D yang mengangkat kisah legenda asal-usul Lampung dan dikemas dalam bahasa Inggris agar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Lampung. Masalah utama dalam PKM ini yaitu pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi tidak maksimal sehingga menghambat penyampaian informasi dari guru kepada siswa terutama dalam pembentukan karakter materi pokok narrative text dan penanaman nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita. Kemudian siswa kurang memiliki budaya literasi terhadap naskah-naskah nusantara. Metode Pembelajaran yang digunakan adalah 1) Edukasi dan pelatihan, 2) Diskusi dan ceramah, dan 3) Pendampingan pembuatan video animasi 2D. Kegiatan PKM yang dilakukan telah menghasilkan video animasi 2D sebagai penerapan media pembelajaran berbasis teknologi telah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung penyampaian materi narrative text. Kegiatan pendampingan memberikan tambahan pemahaman dalam pemanfaatan gadget yang dimiliki sebagai alat yang dapat digunakan untuk membuat sebuah animasi 2D yang dapat membantu dalam pembuatan media Pembelajaran digital secara mandiri.Kata Kunci: Animasi 2D, Kurikulum Merdeka, Media Pembelajaran ABSTRACTCommunity Service Activities (CSA) with the Community Empowerment Program (CEP) scheme involving partners, namely SMA PGRI Katibung, which is one of the driving schools for the high school level located in Tarahan Village, Katibung District, South Lampung Regency, Lampung. This CSA activity aims to develop effective learning media and support the implementation of the Independent Curriculum based on local wisdom in the Lampung Province region in English subjects as an effort to improve students' Indonesian manuscript literacy culture. The learning media is in the form of a 2D animated video that depicts the legendary story of the origins of Lampung and is packaged in English to improve students' English language skills while introducing Lampung's local wisdom. The main problem in this PKM is that the use of technology-based learning media is not optimal, thereby hampering the delivery of information from teachers to students, especially in character-building on the main material of narrative texts and instilling moral values contained in stories. Then students lack a culture of literacy towards Indonesian manuscripts. The learning methods used are 1) Education and training, 2) Discussions and lectures, and 3) Assistance in making 2D animation videos. The CSA activities carried out have produced 2D animated videos as an application of technology-based learning media that can be utilized optimally to support the delivery of narrative text material. Mentoring activities provide additional understanding of the use of gadgets owned as tools that can be used to create 2D animations which can help in creating digital learning media independently.Keywords: 2D Animation, Independent Curriculum, Learning Medi
Revitalisasi Takmir Masjid Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Umat
ABSTRAK Pengabdian masyarakat yang yang berjudul “Revitalisasi Ta’mir Masjid Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Umat†ini bertujuan untuk berpartisipasi dalam mengoptimalkan peran takmir masjid untuk meningkatkan pelayanan kepada umat. Judul ini dipilih sebagai pengabdian masyarakat karena peran takmir masjid sangatlah penting untuk meningkatkan pelayanan umat. Agar maksimal dalam melayani umat, pengusul akan memberikan pelatihan pada ta’mir masjid khairul huda, ta’mir masjid nurul yaqin dan ta’mir masjid yang ada di desa sumbergede, kecamatan sekampung, kabupaten lampung timur. Pelatihan ta’mir ini diperlukan karena untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada para jama’ah, takmir perlu diberikan pelatihan sehingga takmir memiliki pemahaman yang baik bagaiman mengelola masjid dengan baik. Selain itu, pengusul pun akan memfasilitasi adanya perbaikan pada tempat wudhu, kamar mandi, pengadaan alquran dan buku agama lainnya, iqra (TPA) dan perlengkapan kebersihan. Ini semua dilakukan, agar ta’mir masjid khairul huda dan nurul yaqin dapat melayani jamaah dengan maksimal dan para jamaah masjid (khairul huda dan nurul yaqin) dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusuk.Kata kunci : Revitaslisasi, Ta’mir Masjid, Pelayanan Umat ABSTRACTThe community service entitled "Revitalization of the Ta'mir Mosque to Improve Services to the People" aims to participate in optimizing the role of the takmir of the mosque to improve services to the people. This title was chosen as community service because the role of the mosque takmir is very important to improve community service. In order to maximize serving the people, the proposer will provide training to the ta'mir of the Khairul Huda mosque, the ta'mir of the Nurul Yaqin mosque and the ta'mir of the mosque in Sumbergede Village, Sekampung District, East Lampung Regency. This ta'mir training is necessary because in order to provide maximum service to the congregation, the takmir needs to be given training so that the takmir has a good understanding of how to properly manage a mosque. In addition, the proposer will also facilitate repairs to the ablution area, bathrooms, procurement of the Koran and other religious books, iqra (TPA) and cleaning equipment. This is all done, so that the ta'mir of the Khairul Huda and Nurul Yaqin mosques can serve the congregation optimally and the congregation of the mosque (Khairul Huda and Nurul Yaqin) can carry out their worship comfortably and solemnly. Keywords: Revitalization, Ta'mir Mosque, Public Servic
Rancangan dan penerapan teknologi boiler vertikal fire tube untuk perebusan bubur kedelai tahu Kalisari Banyumas
The purpose of the study was to design and application a fire tube boiler for boiling soybean slurry in the process of making tofu with a capacity of 120 kg/day Parameters were measured to compare the boiling process of wood fuel and wood pellet boilers, the efficiency of fuel use, the improvement of tofu quality based on physical and chemical observations, and the use of water for production activities.. The boiler tube is made of steel plate with a thickness of 5 mm. 2 inch diameter sch 80 fire pipe totaling 20 rods. The boiler body is 600 mm in diameter with a height of 1600 mm. The tube sheet uses a plate thickness of 8 mm and the distance between the fire pipes 100 mm. The design uses ASME Section IV of 2004. The boiler manufacturing process uses a welding system. The test results show that the boiler was able to boil 120 kg/hour soybeans because it uses an automatic and sustainable system. The boiler is safe to use because it is equipped with a manometer and pressure control valve so that the boiler works at a safe limit below 2 bar. Boiling with a boiler produces more efficient fuel. The boiling time is faster, the quality of tofu was better chemically and physically, and the use of water in the production of tofu is more efficient
International Law: Existence in International Dispute Settlement Efforts as a Symbol of Peace in the International Community
The settlement of disputes has been a significant concern in the international community since the 20th century. In its early development, dispute resolution could be achieved either peacefully or through the use of force. However, with the growing awareness of the dangers of war and the advancement of weapon technology, the international community has increasingly recognized the importance of peaceful dispute resolution. In the dynamics of its development, international dispute resolution can be distinguished between legal and political disputes. The opinions of international law experts regarding this distinction vary. There is also a middle ground view that states every dispute has its own political and legal aspects. The development of peaceful dispute resolution has been taking place since the Hague Peace Conferences of 1899 and 1907. During these conferences, rules for peaceful dispute resolution between nations were established. International law also regulates the obligations of states to settle disputes peacefully, as stated in the UN Charter. Technological advancements and the existence of official rules from the UN have strengthened the presence of international law in maintaining international peace and security. The obligation of states to settle disputes peacefully and refrain from the use of force is a recognized principle in international law
KEWENANGAN DEWAN ETIK PROFESI ADVOKAT DALAM PEMBAHARUAN PENEGAKAN HUKUM
Sekarang ini perkembangan dalam upaya mewujudkan keadilan dalam dunia hukum saat ini terbukti sangat kompleks.Dalam kehidupan sehari-hari ada beberapa istilah yang digunakan untuk mengartikan profesi hukum. Dalam sistem peradilan berlaku asas fiksi hukum, yaitu setiap orang dianggap mengetahui hukum. Negara hukum memberikan kedudukan tertinggi terhadap undang-undang, menegaskan bahwa tidak seorangpun dapat menolak penerapan hukum, terlepas dari kedudukan dan kekuasaannya. Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, Advokat adalah orang yang berprofesi sebagai ahli hukum, baik di dalam maupun di luardi luar pengadilan yang memenuhi syarat-syarat menurut ketentuan undang-undang ini.Advokat wajib tunduk mematuhi aturan profesional profesi advokat dan peraturan dewan kehormatan asosiasi advokat. Putusan Dewan Kehormatan Asosiasi Advokat tidaklah mengenyamping kan pertanggung jawaban pidana jika pelanggaran terhadap kode etik profesi profesi advokat menyangkut dan mengandung unsur pidana. Dewan kehormatan pusat berwenang untuk memutuskan dan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota biasa (dari advokat aktif) perkumpulan, terhadap pelanggaran norma susila atau perilaku yang merendahkan harkat dan martabat advokat, atau perbuatan yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap profesi advokat.Kode etik profesi belum dapat diterapkan dengan maksimal. Hambatan atau kendala lainnya adalah: adanya penyalahgunaan profesi hukum; Menurunnya kesadaran dan kepedulian sosial serta sistem yang sudah ketinggalan zaman; kemajuan teknologi tidak dapat dibarengi dengan kemajuan yang pesat dibidang hukum sehingga menimbulkan perundang-undangan yang ketinggalan zaman; tidak ada komitmen untuk melakukan atau karena fungsi dan tujuan dari kode etik profesi tidak dipahami dengan jelas atau karena tidak mau melakukannya; sumber daya manusia (SDM)
Pengaruh Jenis Elektroda Pada Sambungan Las Plat Baja Terhadap Kekuatan Tarik Dan Struktur Mikro
Pengelasan bukan sekedar tentang memanaskan dua bagian logam samapai mencair untuk disambung dan membiarkannya membeku kembali,akan tetapi membuat lasan yang utuh dengan cara memberikan memberikan bahan tambah atau elektroda saat dipanaskan sehingga memiliki kekuatan seperti yang diinginkan. Merode penelitian meliputi pembentukan, pengelasan dengan Jenis elektroda E6013, E7016 dan E7018 dengan bahan plat baja karbon rendah menggunakan kampuh V-Groove pada Posisi pengelasan bawah tangan (1G) dengan ukuran spesimen ASTM A36 yang nantinya akan dilakukan pengujian tarik dan struktur mikro Berdasarkan hasil pehitungan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengujian tarik dari hasil pengelasan dengan jenis elektroda E6013, E7016, dan E7018 pada sambungan plat baja ASTM A36 mendapatkan hasil pada variasi elektroda E6013 nilai kekuatan tariknnya yaitu 536,9 Mpa, elektroda E7016 nilai kekuatan tariknnya yaitu 564,76 Mpa, dan elektroda E7018 nilai rata-rata kekuatan tariknnya yaitu 398,87 Mpa Berdasarkan hasil dari pengujian struktur mikro, dengan variasi elektroda E6013, E7016, dan E7018 didapat cacat struktur mikro hasil pengelasan dipengaruhi oleh jenis variasi elektroda yang digunakan serta kwalitas proses pengelasan yang dilakukan
PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR RUAS JALAN TANJUNG BATU STA 0+000 SAMPAI STA 4+100 KOTABARU KALIMANTAN SELATAN
Jalan Adala Salah satu prasarana transportasi yang berperan sangat besar dalam mendukung kemajuan dan perkembangan suatu daerah. Dimana jalan merupakan sarana transportasi darat yang kemudian berkembang terus sebagai salah satu prasaraan perhubungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan aktifitas perekonomian baik itu aksebilitas maupun mobilitas barang dan jasa. Akibat dari tuntutan zaman yang terus berkembang, maka jalan harus menyesuaikan tingkat kemapuan pelayanannya. Akses jalan yang berada pada Desa Tanjung Batu juga mengalami perkembangan kepadatan lalu lintas. Hal ini terlihat pada aktifitas perekonomian yang berjalan disetiap harinya dan semakin padat. Akibat dari padatnya lalu lintas yang melewati, jalan pada ruas Tanjung Batu mengalami kerusakan pada eksisting lapis tanah dasarnya sehingga menghambat masyarakat desa untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Salah satu alternative untuk dapat mengatasi kerusakan ekisting lapisan tanah dasarnya akibat faktor alam dan kepadatan yang meningkat di jalan Tanjung Batu adalah dengan merencanakan lapis perkerasan pada jalan tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Dari hasil perencanaan ruas Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan didapatkan berdasarkan bagan desain tebal perkerasan lentur aspal yang mempunyai nilai CESAL5 0,71 juta karena hanya berkisar dibawah CESAL5 2juta maka AC WC 40 mm, AC BC 60 mm, LPA kelas A 400 mm. Sedangkan untuk menetukan pondasi jalan berdasarkan solusi desain jalan minimum dengan nilai CBR 5% sesuai perbaikan subgrade maka tidak diperlukan lapisan penopang jenis tanah dan lapisan penopang jenis berbutir
PENDIDIKAN JIWA MANUSIA DAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PERUMUSAN TUJUAN PENDIDIKAN KOMPARASI PEMIKIRAN IBNU QAYYIM AL-JAUZIYAH DAN PAULO FREIRE
Hal ini penting untuk mengevaluasi semua aspek dari proses pendidikan, termasuk tetapi tidak terbatas pada program kegiatan, kurikulum, metodologi, biaya operasional, dan lainnya. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa melakukan dalam mencapai tujuan. Bertentangan dengan fisik, yang dapat tetap tersembunyi, Ibn Qayyim berpendapat bahwa kebenaran jiwa adalah perasaan yang dapat mengetahui bahkan ketika tidak dapat dibayangkan. Inti emosionalnya, yang mampu merangkul kedua kelebihan dan kekurangan yang datang kepadanya, juga dapat bertindak sebagai panduan untuk bentuk fisiknya dalam menanggapi tekanan dan kapitulasi. Mengingat kecepatan cepat perubahan demografis dan budaya dalam masyarakat global kita, satu definisi yang mungkin dari pendidikan multicultural adalah proses mendidik siswa tentang dan dalam latar belakang budaya yang beragam. Pendidikan, menurut Paulo Freire, bukanlah "menara kerdil" yang mengabaikan atau meremehkan makna masyarakat dan budaya
MANAJEMEN MEDIA AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR MESJID RAYA AL-MASHUN KOTA MEDAN
Artikel ini membahas tentang Masjid Raya Al-Mashun Medan dalam mengembangkan media dakwah serta meyampaikan amar makruf nahi munkar kepada ummat. Seirirng perkembangan zaman yang sudah mengacu kepada konstribusi teknologi maka masjid raya Al-Mashun ikut menggunakan teknologi dalam berdakwah secara dinamis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapamgan (field research). Sumber data dalam penelitian ini adalah informasi langsung sumber data dalam penelitian ini adalah informasi langsung dariinforman dengan menggunakan sistem wawancara semi terstruktur. Pada teknik analisis data, peneliti mengumpulkan data yang selanjutnya direduksi, disajikan kemudian disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media dakwah masjid raya Al-Mashun medan berupaya menjadikan media online sebagai sarana amar makruf nahi munkar dengan menggunakan manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Dengan menggunakan media online untuk berdakwah seperti, facebook, youtobe, instagram, dan tiktok sebagai ajakan keoada ummat senantiasa mengajak berbuat kebaikan dan melarang kepada kejahatan sesuai dengan ajaran Allah melalui Al-Quran dan Hadist.Â
ANALISIS PROSES PERENCANAAN PENDIDIKAN PADA TAMAN KANAK-KANAK: STUDI LITERATURE REVIEW
Education planning is the initial stage in the education management process, which serves as a guide for the implementation, control, and supervision of education. the purpose of this study is to analyse the education planning process in kindergarten. This research is use literature study (literature review) by utilising references in the form of (books, scientific journals, documents). The research steps consist of planning, conducting, and reporting. This research have result that educational planning has a concept based on four important aspects that influence its implementation, namely sociological, pedagogical, demographic and economic aspects. The stages of education planning used in this study are Matin's model which consists of ten stages. The research also found that the approaches in education planning consist of a) Social demand approach, b) Manpower approach, c) Cost benefit approach, d) Pedagogic approach. Then, the needs assessment contained in this research consists of seven steps, namely; a) Gathering information, b) Identifying gaps, c) Analysing performance, d) Identifying barriers and resources, e) Identifying student characteristics, identifying goals, and f) Determining problems as well as being the final stage of analysis. This research hoped that educators can understand and implement the best educational planning process in the future