Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
881 research outputs found
Sort by
Peranan Korban Dalam Terjadinya Kejahatan Seksual Terhadap Anak Ditinjau dari Perspektif Viktimologi
Recently, crimes of sexual abuse against children have often occurred. Sex crimes among children stem from a number of circumstances, such as pornographic shows that are easily accessible recently, as well as the inability of victims of harassment to report perpetrators of sexual crimes that occur to children. Victims who were victimized did not dare to sue the perpetrators. The problem in this article is how the author views the role of the victim in sexual crimes. The methodology used in this review includes the use of a qualitative appr oach using sources from literature reviews, such as those related to the topics discussed. The conclusion from this study is that some child victims of sexual abuse may also have no clear symptoms. The effects of sexual harassment are very serious and can manifest in a variety of pathological symptoms and behaviors. There is almost no area of general symptoms that is not related to a history of sexual abuse. Age and various abuse-related factors can influence the nature and severity of symptoms
PENERAPAN PERATURAN WALIKOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP PENETAPAN TARIF JASA PENGELOLAAN
Pasar tradisional merupakan salah satu sumber kekay aan daerah sekaligus perekat hubungan sosial dalam masyarakat. Sebagai aset daerah, pasar tradisional dalam pengelolaan secara efektif akan mampu meny umbang pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).Rumusan Masalah dalam Penelitian ini tentang Penerapan peraturan Walikota Bandar Lampung terhadap Penetapan Tarif Jasa Pengelolaan Pasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan secara yurdisnormatif dan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan secara studi kepustakaan dan studi lapangan dan analisis data bersifat kualitatif. Penerapan peraturan Walikota Bandar Lampung terhadap Penetapan Tarif Jasa Pengelolaan Pasar di UPT Pasar Tamin belum dapat dilaksanakan sepenuhnya hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi aparatur pelaksana kebijakan, sedangkan faktor pendukungnya adalah komitmen aparatur pelaksana kebijakan. Perlunya lebih meningkatkan lagi sosialisasi dan koordinasi dengan pihak -pihak terkait dalam pelaksanaan kebijaka
Pengaruh Peforma Variasi Filter Gasifier Tipe Updraft dengan Bahan RDF
Saat ini, Indonesia merupakan penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Setiap tahun, Indonesia menghasilkan 3,2 juta ton sampah plastik yang sebagian besar dibuang ke alam tanpa diolah terlebih dahulu. RDF (Refused Derived Fuel) adalah bahan bakar yang didapatkan dari berbagai macam sampah dengan campuran bahan organik dan anorganik dengan komposisi tertentu. Gasifikasi adalah proses mengubah bahan bakar fosil dan nonfosil (cair, gas atau padat) menjadi gas dan produk kimia yang berguna. Saat ini, gasifikasi bahan bakar fosil lebih umum dari pada bahan bakar nonfosil seperti biomassa untuk produksi gas sintetis. Filter yang akan digunakan menggunakan bahan organik yaitu serbuk kayu, tatal kayu, bonggol jagung dan zeolite. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi filter dengan menggunakan bonggol jagung, serutan kayu, serbuk kayu dan zeolit. Variabel terikat pada riset ini adalah hasil komposisi dari gas CH4, H2 dan CO. Filter gasifier menggunakan serbuk kayu dengan ukuran meshing (0,5 mm), serutan kayu (Panjang 3 cm tebal 1 mm), bonggol jagung (0,5 cm), Zeolite (0,5 mm). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bonggol jagung adalah filter yang paling baik dimana mampu menghasilkan gas CO sebesar 150 ppm dan gas H2 sebesar 158 ppm
Analisa Pengaruh Variasi Media Pendingin Pada Perlakuan Panas Terhadap Struktur Mikro Dan Nilai Kekerasan Fully Pearlitic Steel
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin pada perlakuan panas terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro fully pearlitic stell. Proses penelitian dilakukan dengan pemotongan fully pearlitic stell dengan ukuran 10 x 10 x 10 mm, kemudian dilakukan proses perlakuan panas dengan temperatur 900℃, selanjutnya dilakukan proses pendinginan dengan berbeda media pendingin seperti: udara, di dalam oven, air, oli bekas, dan salah satu spesimen yang tidak dilakukan perlakuan apapun sebagai pembanding. Hasil pengujian struktur mikro rel tanpa perlakuan mengandung struktur perlit dan ferit, dengan nilai kekerasan yang didapat 392,64 HVN. Media pendingin udara memiliki fasa ferit dan perlit, dengan nilai kekerasan 335,92 HVN. Pendinginan di dalam oven struktur mikronya adalah sementit, perlit, austenit dengan nilai kekerasan yang diperoleh 287,67 HVN, merupakan nilai kekerasan terendah. Untuk media pendingin air struktur mikro yang terbentuk ferit, austenit, martensit, nilai kekerasannya 915,89 HVN. Untuk pendinginan oli bekas struktur mikronya martensit, austenit, ferit dengan nilai kekerasan 916,38 HVN, media pendingin oli bekas mendapatkan nilai kekekarasan tertinggi.Kata kunci: Perlakuan panas, baja karbon tinggi, kekerasan, struktur mikro
Comparing the Effect of Using DC Fans and Heatsinks As Cooling Systems on Photovoltaic Efficiency
One of the utilizations of solar energy is to be converted into electricity using photovoltaics (PV). The most important performance parameter of PV is efficiency. The efficiency will decrease as the PV temperature increases. Therefore, a cooling system is needed to increase PV efficiency. The objective of the research is to determine and compare the effect of DC fan and heatsink as a cooling system on PV efficiency. Four PV units with a capacity of 30 WP are used. The experiment is conducted as follows, the first PV is equipped with DC fan cooling, the second PV with heatsink cooling, the third PV with a combination of DC fan and heatsink cooling, and the fourth PV is without cooling as a reference. The result shows, that the combination of DC fan and heatsink cooling system provides the highest efficiency improvement, namely 32.08%, followed by DC fan cooling, namely 16.04%. As for heatsink cooling, there is no improvement in efficiency. The combination of DC fan and heatsink cooling system can dissipate heat from the PV more effectively than DC fan cooling system, so the PV temperature is lower and produces higher output power and efficiency. The heatsink cooling system is not effective in dissipating heat because of limited natural airflow due to the low PV stand which is only 30 cm from the ground
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN RUAS JALAN WAY ABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Ruas jalan Way Abung yang terletak di desa Gunung Batin Udik Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah ini merupakan jalan Provinsi serta akses keluar masuk pintu tol Gunung Batin hingga Pasar Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Barat yang banyak di lalui kendaraan ringan maupun kendaraan berat, kondisi jalan yang saat ini mengalami kerusakan seperti lapis permukaan jalan mengelupas, lubang–lubang besar sampai tanah dasar, dan bergelombang disepanjang jalan. Sehingga kenyamanan dan kelancaran berkendara menjadi terganggu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan pengambilan sampel tanah menggunakan Alat Hand Bor dengan kedalaman 1 meter, kemudian dilakukan pengujian sampel tanah di laboratorium untuk mengetahui nilai CBR tanah dasar, yang selanjutnya data-data tersebut akan digunakan dalam proses perhitungan perencanaan struktur perkerasan menggunakan Metode Bina Marga 2017.Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan tebal struktur perkerasan menggunakan Metode Bina Marga 2017, dengan mempertimbangkan antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku maka jenis perkerasan yang efisien untuk ruas jalan Way Abung Kabupaten Lampung Tengah adalah perkerasan kaku (rigid pavement). Serta didapat lapisan perkerasan sebagai berikut, untuk perkerasan lentur dengan ketebalan lapis pondasi atas menggunakan agregat kelas A sebesar 15 cm, CTB sebesar 15 cm, dan AC BASE sebesar 10, AC BC sebesar 6 cm, dan AC WC sebesar 4 cm. Sedangkan Tebal struktur perkerasan kaku diperoleh tebal plat beton (fs = 29 Mpa) sebesar 20 cm, tebal lantai kerja/lean mix concrete(fcf=4,04 Mpa) sebesar 15 cm
SUPERVISI DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Supervisi dan mutu pendidikan adalah dua hal yang saling terkait dan memiliki hubungan kausalitas. Supervisi dilakukan untuk memberikan bantuan atau bimbingan kepada guru agar dapat meningkatkan profesionalitasnya dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di sekolah. Berbagai kelemahan masih ditemukan dalam pelaksanaan supervisi, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana maupun metodologi pengimplementasiannya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi supervisi pendidikan di sekolah, serta perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder, yaitu berupa buku-buku dan arikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Supervisi memiliki peran penting dalam menigkatkan mutu pendidikan, karena pengawasan, pembinaan dan assessment dari supervisor, berkonstribusi terhadap peningkatan kualitas dan kinerja pembelajaran, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan mutu pendidikan
PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MELIHAT PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN YANG BERPENGARUH DOMINAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BUAH LOKAL DAN IMPOR DI HOKKY BUAH PANGLIMA SUDIRMAN- SURABAYA
This research is based on the issues at Hokky Buah Panglima Sudirman, Surabaya, where among the indicators of consumer perception and preferences, which ones have a dominant influence on the purchasing decisions of local and imported fruits at Hokky Buah Panglima Sudirman, Surabaya. The aim of this study is to provide insights into the impact of consumer perception and preferences on the purchasing decisions of local and imported fruits. The research was conducted intentionally (Purposive Method), using multiple linear regression.The results of the study indicate that the independent variables consisting of perception actors, targets, situations, culture, and personality conducted by Hokky consumers have a partial influence on the purchasing decisions of local and imported fruits. This is evidenced by the significance test results (t-test) for all three variables being smaller than 0.05. The dominant variable influencing the purchasing decisions of local and imported fruits is the cultural variable. This is supported by the contribution for each culture, which is 41.4%, compared to the contributions of other variables such as perception actors at 25%, target at 22.1%, situation at 24%, and personality at 38.6%
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA SEKOLAH DASAR
In response to the subpar academic performance of 5th grade understudies at SDN 016 Loa Janan in the academic year 2022-2023, this test was created. Through the use of project-based learning (PJBL), this project seeks to improve the scientific learning outcomes for fifth-graders at SDN 016 Loa Janan in the academic year 2022-2023. A sort of study known as classroom action research (PTK) is conducted across two cycles, with two sessions per cycle. Planning, carrying out, observing, and reflecting were the four steps of each of the two cycles over which this research was conducted. The findings of this study's project-based learning experiments on the human respiratory system are its main focus. Twenty students from SDN 016 Loa Janan's class V participated as the study's participants. collecting data for study via tests and documentation of perception. The average score climbed to 60 (57%) with 11 complete students in the first cycle, and to 70.25 (80%) with 16 full students in cycle II. The analysis found that cycle I had a classical completeness of 26.32 percent, whereas cycle II had a classical completeness of 45.90 percent. The outcomes of cycle II research provide a 75% indication of research success
Efektifitas Pemberian Sanksi Pidana Bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian
Perkembangan seorang anak, baik dari sisi fisik maupun non-fisik, masih sangat jauh dari stabilitas.Kasus-kasus kejahatan yang melibatkan anak sebagai pelaku tindak kejahatan membawa fenomena tersendiri,maka penanganan kasus kejahatan dengan pelaku anak perlu mendapat perhatian khusus, dimulai dari hukum acara pidana yang berlaku terhadap anak.permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini tentang Implementasi Penegakan Hukum di Pengadilan Terhadap Tindak Pidana Pencurian yang dilakukan oleh anak.Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris.Kejahatan yang dilakukan oleh anak pada hakikatnya merupakan reaksi dari kondisi sosial dan individunya termasuk ekspresi dan problem transisi pisikologis yang dialaminya, ataupun lebih sebagai kesalahan adapasi anak terhadap sit uasi-situasi sulit atau tidak menyenangkan yang dihadapinya, karena keterbatasan sehingga memudahkan pengaruh buruk dari lingkungannya masuk mempengaruhi diri anak tersebut. Maka perlunya diberikan efek jera bagi anak yang melakukan tindak pidana.Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan adalah dengan dijatuhkan pidana terhada dirinya sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum, berdasarkan bukti-bukti yang ada dipersidangan dan keyakinan hakim terhadap perbuatan terdakwa sebagai pelaku dari tindak pi dana pencurian dengan pemberatan