Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
656 research outputs found
Sort by
KETANGGUHAN WILAYAH PESISIR SELATAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP BAHAYA BENCANA TSUNAMI
The southern coastal region of the Special Region of Yogyakarta (DIY) has a high vulnerability to the risk of tsunami. This disaster risk is certainly endangering the people who live in this area. In addition, this risk can also be a factor that hinders development in the DIY’s coastal area. Therefore, in order to reduce the negative impacts, this area must be resilient to a tsunami disaster. This study is an effort to measure the regional resilience against the tsunami risk in 13 sub-districts on the south coast of DIY. The measurement uses a calculation method adapted from the theory of spring elasticity. The finding demonstrates subdistricts in the SRY have low to moderate level of resilience to tsunami disaster
Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Dengan Memanfaatkan Alat Dekomposer di Kampung Bumimas
Rumah tangga merupakan sektor penghasil sampah paling besar dimana komposisi yang paling dominan adalah sampah makanan. Salah satu alternatif pengolahan sampah makanan adalah dengan mengkonversi bahan organik tersebut menjadi produk bernilai guna tinggi, yakni pupuk organik. Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemberian pelatihan kepada kader Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga dan Kelompok Wanita Tani Kampung Bumi Mas untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk padat untuk digunakan kembali sebagai nutrisi alami untuk tanaman. Target khusus yang ingin dicapai adalah untuk melakukan transfer teknologi aplikatif dengan menggunakan alat dekomposter sederhana skala rumah tangga kepada masyarakat. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari sampah organik rumah tangga
Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Biogas dalam Mendukung Green Environment Farm pada CV Sanjaya Farm
Limbah kotoran sapi di CV Sanjaya Farm masih banyak menimbulkan masalah bagi pihak peternak maupun warga sekitar. Hal ini dikarenakan pemanfaatan limbah kotoran sapi yang belum maksimal sehingga menimbulkan penumpukan di area kandang dan terjadi polusi udara yang mengganggu warga sekitar. Salah satu alternatif pemanfaatan limbah kotoran sapi adalah sebagai bahan biogas. Hasil dari diskusi dengan pihak peternak maka dibuat reaktor skala rumah tangga untuk mengolah limbah kotoran sapi menjadi biogas menggunakan reaktor portable dengan sistem semi kontinu. Pemanfaatan biogas dapat digunakan oleh peternak dan warga sekitar sebagai pengganti LPG untuk memasak dan menjadi contoh peternakan yang dapat pengelolaan kotoran sapi menjadi biogas
Pelatihan Pemanfaatan Biochar Tongkol Jagung untuk Peningkatan Kesuburan Tanah
Tongkol jagung sebagai bahan baku pembuatan biochar belum dimanfaatkan secara optimal. Tongkol jagung memiliki potensi yang baik sebagai biochar untuk peningkatan kesuburan tanah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat khususnya kelompok tani peci Makmur di desa Way Galih tentang pembuatan biochar dari tongkol jagung. Pembuatan biochar menggunakan tiga metode yaitu metode drum kiln tertutup, metode drum kiln terbuka dan metode tradisional. Hasil pre-test dan post-test digunakan sebagai indikator untuk mengetahui tingkat pemahaman petani mengenai biochar. Hasil dari kuisioner menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman petani mengenai manfaat biochar seperti memperbaiki unsur hara dalam tanah, unsur hara yang terkandung dalam biochar, biochar dapat dikombinasikan dengan pupuk, lama pembakaran biochar dan suhu pembakaran biochar menggunakan drum kiln terbuka dan tertutup
Analisis Pasang Surut Menggunakan Metode Least Square di Wilayah Perairan Muara Sungai Poso
Muara sungai merupakan sumber daya air yang secara potensial memiliki banyak kegunaan dan peranan penting dalam mendukung aktivitas manusia. Muara Sungai Poso menjadi salah satu sumber daya yang dapat dimanfaatkan masyarakat guna memenuhi kebutuhan. Salah satu parameter yang mempengaruhi perubahan secara hidrodinamika muara adalah fenomena pasang surut dimana pasang surut terjadi secara periodik. Oleh karena itu, fenomena tersebut menjadi latar belakang penelitian ini dilakukan sehingga tujuan untuk menganalisis komponen harmonik pasang surut dan tipe pasang surut di perairan Muara Sungai Poso dapat bermanfaat. Metode analisis yang digunakan dalam perhitungan pasang surut adalah Metode Least Square. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat dijelaskan bahwa besaran amplitudo dari parameter komponen harmonik M2, S2, N2, K2, K1, O1, P1, M4 dan MS4 bernilai (0.317), (0.219), (0.044), (0.076), (0.186), (0.122), (0.084), (0.023) dan (0.038). Disamping analisis tersebut, perhitungan nilai Formzahl dihasilkan 0.5897 sehingga tipe pasang surut di perairan Muara Sungai Poso adalah campuran condong harian ganda atau mixed tides prevailing semidiurnal. Kemudian perhitungan elevasi muka air laut rencana dianalisis dan mendapatkan nilai elevasi penting HHWL +1.63, MHWL +1.41, MSL +0.8, MLWL +0.19 dan LLWL -0.03 dengan nilai tunggang pasang sebesar 1.66 meter
Perbandingan Indeks Lahan Terbangun NDBI dan Land Surface Temperature Dalam Memetakan Kepadatan Bangunan di Kota Medan
Suhu permukaan lahan (LST) di suatu daerah dipengaruhi oleh kondisi kerapatan vegetasi, kerapatan bangunan, dan jumlah penduduk yang bermukim di daerah tersebut. Medan adalah salah satu kota terbesar di Indonesia dengan tingkat perubahan lahan bervegetasi menjadi lahan terbangun yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan persentasi kepadatan bangunan dengan suhu permukaan lahan di Kota Medan. Metode pendekatan pixel image analisis dilakukan untuk mendapatkan nilai kerapatan bangunan pada pixel image citra Landsat 8 dengan bantuan citra satelit WorldView-2. Hasil menunjukan suhu permukaan lahan tertinggi pada tahun 2018 sebesar 35, 40C ditemukan di Kecamatan Medan Perjuangan dan terendah sebesar 22,50C di Kecamatan Medan Belawan. Sample kerapatan bangunan dengan tingkat kepadatan sebesar 889,17m juga terdapat di Kecamatan Medan Perjuangan sedangkan sample tingkat kerapatan bangunan terendah terdapat di Kecamatan Medan Timur. Analisis regresi linier pengaruh kepadatan bangunan dengan suhu permukaan lahan didapatkan korelasi (R) sebesar 0,64 dan koefesien determinasi (R2) sebesar 0,411 dan pemodelan kepadatan bangunan berbasis LST ini memiliki korelasi (R) dan koefesien determinasi (R2) sebesar 0,72 dengan RMSE yang didapat sebesar 0,853
Persebaran Objek Wisata Dengan Sistem Informasi Geografi (SIG) Kabupaten Lampung Barat
The natural potential of West Lampung Regency makes it one of the tourist destinations (DTW) in Lampung Province, both foreign and domestic tourists visited to enjoy various tourist attractions in West Lampung. However, there are still many tourists, both foreign and domestic, who did not know about the tourist objects in West Lampung Regency. Therefore, it is necessary to have a mapping of tourist objects based on Geographic Information Systems (GIS) in West Lampung Regency. The research method uses descriptive research with a spatial/spatial approach. The results of the study there are 30 tourist objects which consist of natural tourism, cultural tourism and artificial tourism, 2 sub-districts that have the most tourist objects, Sumber Jaya District, which has 8 attractions and Kebun Tebu District, which has 6 attractions. This research is expected to be used as a consideration for the government in planning development in the tourism sector and serve as a medium of information about the distribution of tourism objects in West Lampung Regency.
 
Pemodelan dan prediksi jumlah penumpang pelabuhan bakauheni selama periode tsunami Selat Sunda menggunakan autoregressive integrated moving average
Bakauheni Port is a ferry port located in Bakauheni District, South Lampung. This port is one of the major ports located on Sumatera island connecting Sumatera and Java and is located in the Sunda Strait. The tsunami that occurred in the Sunda Strait on December 22, 2018 indirectly affected the sea crossing node, especially the Bakauheni-Merak route. This can lead to changes in time series data patterns. The phenomenon is expected to be captured through a mathematical modeling that can be used as a decision making in the future. The purpose of this study was to model and predict the number of Bakauheni port passengers during the Sunda Strait Tsunami period using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). The ARIMA approach uses past information as a basis for modeling. Based on visual information on the number of Bakauheni Port passengers, there was an increase in December in general. Other information is that there are seasonal patterns that occur with a span of 7 days. This was indicated by the pattern of repeated increases in the number of passengers every Sunday. After the tsunami, the number of passengers decreased for 2 days. In the 3 days after the Tsunami or during the Christmas holiday on December 25, 2018, the number of passengers has increased again. Based on the analysis and discussion that has been done, the best time series model obtained is ARIMA([5],1,2)(2,1,0)7 with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 9.55%
Prediksi Harga Saham Menggunakan Geometric Brownian Motion Termodifikasi Kalman Filter dengan Konstrain
An attractive profit is one of the attractions offered by stock investment. Changes in stock prices that are difficult to predict will result in uncertain value of profits, so it is necessary to predict the stock price using forecasting method. The model used is Geometric Brownian Motion (GBM). This model can predict future stock price movements based oh historical stock data. Forecasting results with the Geometric Brownian Motion model produce significant errors due to constant parameters. To reduce the values of error, it is necessary to add a filtering method that is Kalman Filter (KF) by limiting the state variables using norm. Historical data was taken from 3 different closing price stock data, namely shares of Bank BRI, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, and Unilever Indonesia with period of January 1 – December 31, 2019. Based on the results obtained, the addition of contraints on the GBM-KF model does not significantly influence the MAPE value. At the forecasting stage using testing data with GBM-KF model without constraints, the average MAPE value for BBRI was 0.1122%, TLKM 0.0899%, and UNVR 0.0678%. While forcasting using GBM-KF model with constrains, the average MAPE value for BBRI was 0.0958%, TLKM 0.0808%, and UNVR 0.0674%. The values of MAPE obtained are included in the high accuracy forecasting category
Pengaruh Temperatur, Komposisi Bahan Cangkang Inti Kelapa Sawit dan Konsentrasi Perekat pada Karakteristik Briket Komersial dari Tempurung Kelapa Sawit
Briquettes are an essential product for metal mineral processing plants in Indonesia. One good alternative raw materials for briquettes that do not pollute the environment is the palm kernel shell. This research was conducted by making briquettes from palm kernel shells to find optimal variations in carbonization temperature, material mixture, and adhesive mixture. The research was conducted on a laboratory scale. The palm kernel shell and coal kernel were carbonized at various temperatures, namely 450°C, 550°C, and 650°C, then crushed and sieved to 35 mesh. The powdered palm kernel shell and coal that have become powdered charcoal are weighted based on a mixture of powder and the adhesive composition ratio of 40 g. After that, the briquettes were formed under a pressure of 100 kg/cm² on a cylindrical mold with 40 mm. The analyzes carried out were moisture content, ash content, volatile substances content, fixed carbon content, calorific value, compressive strength, density, porosity, and SEM (Scanning Electron Microscope). The results showed that the briquette from the kernel of the palm kernel shell was optimal at a temperature of 550 ° C with a starch adhesive mixture of 7.5%, a pressure of 100 kg/cm², moisture content of 5.34%, an ash content of 5.81%, a substance content. Volatile amounted to 18.77%, 71.08% for fixed carbon, heating value 7125.86 cal/g. Density of 0.78, porosity of 0.04 and strength of 72.56 kg / cm²