Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
656 research outputs found
Sort by
Pelatihan Manajemen Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLMTH) di Desa Batu Saeng Tanggamus Lampung
Desa Batu Saeng Tanggamus merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumber listrik energi baru terbarukan berupa pemanfaatan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Penerapan dan pemanfaatan PLTMH di Desa Batu Saeng, pada pengoperasian dan pemeliharaan belum terdapat panduan maupun manajemen yang diterapkan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan hal tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk mengimplementasikan manajemen operasional dan pemeliharaan PLTMH agar PLTMH dapat beroperasi dengan lebih efisien, handal, teroganisir, dan terstruktur. Hasil kegiatan pelatihan manajemen operasi dan pemeliharaan telah menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan pengetahuan peserta melalui hasil pre-test dan post-test. Dari 13 peserta pelatihan, untuk hasil pre-test terdapat 1 orang yang memperoleh nilai 1 (tidak paham), 6 orang memperoleh nilai 2 (kurang paham), 2 orang memperoleh nilai 3 (paham), dan 4 orang memperoleh nilai 4 (sangat paham). Kemudian pada post-test, jumlah peserta yang memperoleh nilai 1 (tidak paham) dan 2 (kurang paham) sudah tidak ada dan yang memperoleh nilai 3 (paham) naik menjadi 4 orang, dan yang memperoleh nilai 4 (sangat paham) naik menjadi 9 orang. Hal ini berarti telah tersedianya sumber daya manusia (SDM) yang memiliki standar keterampilan yang sesuai, mulai dari prinsip dasar pengoperasian, pemeliharaan, cara penyelesaian masalah apabila terjadi gangguan, dan implementasi manajemen dengan pendekatan Plan, Do, Check, Action (PDCA)
Analisis Dynamic Amplification Factor (DAF) pada Jembatan Sp Gunung Kemala - Sanggi Rangka Baja dengan Metoda Analisis Respons Spektrum.
Kegagalan struktur jembatan yang diakibatkan oleh beban dinamis pada jembatan merupakan salah satu faktor yang menunjukkan bahwa keakuratan desain struktur sangatlah kritikal. Disamping beban dinamis yang variatif, kebanyakan struktur jembatan tergolong struktur khusus dan berskala besar sehingga meningkatkan kesukaran dalam proses desain. Dynamic Amplification Factor (DAF) hadir sebagai salah satu parameter yang dapat digunakan dalam desain dan analisis struktur jembatan serta menjamin efisiensi dan ekonomis dalam prosesnya. DAF dapat menjadi alternatif dalam desain dan analisis yang berkaitan dengan beban dinamis jembatan. Dengan memanfaatkan rasio beban dinamis terhadap beban statis jembatan, DAF membantu dalam memudahkan proses desain dan analisis dengan hasil yang akurat. Pada penelitian ini, DAF diaplikasikan pada jembatan rangka baja yang berlokasi di Lampung. Beban dinamis yang diujikan merupakan beban dinamis gempa dengan data yang diperoleh dari pusjatan. Hasil analisis DAF disajikan dalam bentuk grafik yang mewakili setiap komponen struktur atas jembatan di sepanjang bentang.  
Kajian Post-Strukturalisme terhadap Visual Karakter Captain Marvel Menggunakan Analisis Gender
The view of women as gentle, calm, obedient, domestic workers is defined as the second figure according to the patriarchal view. Perceptions of gender that have been formed in society's view make men must be more than everything than women. Men are always associated with a strong, manly, protective, highly educated, and rational image. This prompted Marvel to create a superhero character (heroin). One of the characters that are the object of study in this research is Captain Marvel. The purpose of this study was to analyze the character of heroin in Captain Marvel with the theory of Post-Structuralism through empirical research methods, namely research based on observations to obtain in-depth data and knowledge. Post-structuralism tries to show that women can get out of the structure, that is, they can do what men can do as depicted in superhero characters
Efektifitas Pemecah Gelombang Tiang Pancang Bambu Bulat Bersekat
Salah satu permasalahan yang terjadi di wilayah pantai adalah erosi pantai. Erosi ini apabila terjadi terus menerus dapat mendatangkan permasalahan yang cukup serius terutama pada pantai berlumpur. Umumnya, kerusakan ini disebabkan oleh beberapa faktor dan salah satu yang sangat mempengaruhi pada jenis pantai ini adalah gelombang yang berasal dari lepas pantai. Untuk melindungi pantai berlumpur dari kerusakan akibat gelombang, diperlukan perlindungan pantai dengan tipe pemecah gelombang permeable. Jenis permeable ini salah satunya adalah pemecah gelombang tiang pancang dengan bahan bamboo bulat bersekat. Untuk mencapai optimasi dalam penggunaannya, maka diperlukan analisis refleksi dan transmisi terhadap hasil pengujian model fisik 2D terhadap pemecah gelombang ini dengan menghitung nilai koefisien refleksi dan koefisien transmisinya. Dari penelitian ini diketahui bahwa secara umum memiliki hubungan berbanding terbalik terhadap nilai dan sedangkan memiliki hubungan berbanding lurus terhadap nilai dan . Tinggi muka air yang paling efektif untuk pemecah gelombang ini adalah MSL atau muka air rendah daripada pada saat HWL. Skenario spasi yang paling efektif adalah skenario dengan spasi antar tiang = 1 cm
Jenis-Jenis Gastropoda di Zona Intertidal Pantai Indrayanti Yogyakarta
Gunung Kidul is one of the districts in Yogyakarta that has a long coastline with coral substrate and white sand. One of the beaches with coral and rocky substrates is Indrayanti Beach. The rocky substrate provides unique characteristics for the life of marine organisms in the intertidal zone. Gastropods is one of the seven classes in the Mollusc phylum. Gastropods are found mostly in the sea and fresh water, especially in the intertidal zone of beach. The aim of this study is to identify gastropods that found in the Indrayanti intertidal zone and classifying each species. The method of this study is observation and sampling techniques with accidental sampling at low tide. Data analysis is descriptive based on morphological characteristics of each species. Based on the results of this study, there are 5 sub-classes, 9 orders, 2 Superfamily, 21 families, 35 genera and 72 species. Sub-classes found are heterobranchia, caenogastropods, neritimorpha, vestigastropods, and patelogastropods. The highest number of species found in the caenogastropod subclass was 32 species (44% of the total species) which were dominated by the order of neogastropod
Green Synthesis ZnO Nanoparticles Using Rinds Extract of Sapindus rarak DC
The green synthesis of ZnO nanoparticles was carried out using a natural capping agent, Sapindus rarak DC rinds extract at low-temperature calcination and environmentally friendly solvent. The mixture of Zn(CH3COO)2, NaOH, and rinds extract was sonicated for 4 h at room temperature. The calcination was carried out at low temperature, 95oC for 8 h, and resulted in pale brown powder. XRD and SEM were used to confirm the structure and to analyze the morphology of ZnO nanoparticles respectively. XRD pattern of ZnO nanoparticles was corresponding to JDCPS card no 36-1451 with hexagonal structure. The average crystal size of ZnO nanoparticles was calculated using the scherrer equation and the average size was about 35.8 nm. From this study, the extract of the rind of Sapindus rarak DC was found to be a natural capping agent to synthesis ZnO nanoparticles because Sapindus rarak DC contain a pythochemical compound to limit the interaction between crystal seeds
Karakteristik Pertumbuhan Penduduk Perdesaan pada Perkembangan Wilayah Peri-urban di Perbatasan Kota Surakarta: (Studi Kasus: Kabupaten Sukoharjo)
Pertumbuhan sifat peri-urban pada wilayah pinggiran kota sudah banyak bermunculan. Kebutuhan lahan yang semakin tinggi nyatanya tidak sebanding dengan ketersediaan lahan di kota. Tingginya harga lahan juga menjadi pemicu masyarakat untuk memilih bermukim di kawasan pinggiran. Kawasan pinggiran kota yang sejatinya adalah desa, memiliki fungsi di bidang pertanian dengan mayoritas penggunaan lahan pertanian. Akibat fenomena perubahan lahan inilah, yang disinyalir akan memicu perubahan karakteristik perdesaannya, salah satunya adalah pertumbuhan penduduk. Aktivitas yang semakin heterogen di wilayah pinggiran akan meningkatkan angka pertumbuhan penduduk. Hal inilah yang dianggap mungkin terjadi di kecamatan-kecamatan Kabupaten Sukoharjo yang berbatasan dengan Kota Surakarta. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mencari tingkat pertumbuhan penduduk wilayah peri-urban di perbatasan Kota Surakarta dengan memanfaatkan teknik analisis statistik deskriptif. Teknik analisis ini dilakukan dengan cara pembobotan dan klasifikasi data pada unit amatan tingkat desa, dengan 2 perbandingan waktu data tahun 2010 dan tahun 2020. Dan hasil dari analisis yang telah dilakukan pada desa-desa di Kecamatan Kartasura, Kecamatan Baki, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Mojolaban diketahui bahwa mayoritas pertumbuhan penduduk yang berada pada tingkat tinggi adalah di Kecamatan Kartasura, sedangkan kecamatan lain hanya menunjukan pertumbuhan di tingkat sedang hingga rendah
Perencanaan Geometri Jalan Rel Trase Bakauheni – Sidomulyo
Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu pelabuhan di Indonesia yang berlokasi di kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Penggunaan transportasi berbasis jalan rel dirasakan sangat efektif dan efisien dalam melayani tingginya tuntutan kebutuhan pergerakan dikarenakan transportasi berbasis jalan rel memiliki kapasitas dan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan transportasi berbasis jalan raya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendesain geometri jalan rel Bakauheni-Sidomulyo dan mendesain drainase jalan rel. Geometri jalan rel didesain berdasarkan pada beban lintas yang merupakan turunan dari jumlah demand angkutan eksiting dan tipe kereta yang melintasinya dengan mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan, ekonomi dan lingkungan. Pada perancangan jalan rel ini menggunakan jalan rel dengan kelas jalan I dengan double track dan lebar sepur 1435mm sepanjang 39,173 km. Jalan rel ini direncanakan dengan 7 lengkung horisontal (dengan jari-jari 1400m) yang menggunakan tipe lengkung Spiral Circle Spiral (SCS) dan 6 lengkung vertikal (dengan jari-jari minimum 15736,5 m). Struktur jalan rel ini terdiri dari rel R60, penambat elastic ganda, bantalan beton, tebal balas 30 cm dan sub balas 30 cm. Drainase samping di buat seragam dengan bentuk segi empat dengan dimensi lebar x tinggi yaitu 50 x 30 cm, tinggi jagaan 38,7 cm. Penampang gorong-gorong yang digunakan berbentuk lingkaran dengan diameter seragam sebesar 0,60m
Pengaruh Preparasi Ubi Kayu dengan Metode Bahan Baku Langsung dan Tidak Langsung terhadap Produksi Bioetanol
Dalam penelitian ini, pengaruh metode langsung dan tak langsung pada bahan baku ubi kayu terhadap kuantitas dan kualitas produk bioetanol telah dipelajari. Pengukuran terhadap volume produk, pH, dan Indeks bias dari produk juga telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari produk bioetanol. Dari 1000 gram ubi kayu, volume bioetanol yang dihasilkan dengan metode bahan baku langsung adalah 19 mL, sedangkan untuk metode tak langsung adalah 3 mL, kemudian untuk nilai pH, kedua metode menunjukkan hasil yang sama yaitu 6. Untuk nilai indeks bias pada produk bioetanol dengan metode langsung dan tak langsung adalah 1,3421 dan 1,337. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa preparasi ubi kayu dengan metode bahan baku langsung dalam produksi bioetanol lebih baik dibandingkan dengan metode tidak langsung dari segi jumlah bioetanol yang dihasilkan
Classification of Color Pigments of Robusta Coffee Plants with Mordanting Method Applied to Cloth Masks
Part of the coffee plant as a whole from the roots until the fruit can produce dye pigment, the coffee plant that is made sample is Robusta coffee plant (Coffee Robusta). The absence of natural color calcification uses one whole plant. So it is made from coffee plants typical of Lampung as a local identity. The mordanting process of the extract results in the parts of the coffee plant on the French cotton fabric, producing pigments that can be used as dyes for textiles. This method is easy to classify the pigment from the parts of the coffee plant. Classifications of colors obtained from warm, soft, and cold color ranges (casual, beautiful, Natural, beautiful, romantic, elegant, classic, clear and cool casual). This research was conducted to classify various colors of Robusta coffee plants, roots, wood, bark, ranting, wet leaves, dried leaves, wet skin, wet bark, dry hard skin, wet seeds, dried seeds, and grain powders with The mordanting process is transferred on the cloth. From the results of the experiment, excellent color absorption resulted from wet fruit skin with a tendency towards warm colors and applied to the mask as an example of the product by means of a brush so that not much wasted color content. way in brushes and applications on this mask is an effort to respond to environmental issues and new normal