Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
656 research outputs found
Sort by
Pelatihan Tes Potensi Skolastik (TPS) di SMA Al Huda Jati Agung, Lampung Selatan
Salah satu permasalahan calon mahasiswa yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yakni dihadapkan pada soal tes potensi skolastik (TPS) yang secara khusus tidak dipelajari selama sekolah. TPS merupakan ukuran referensi standar yang menggabungkan komponen kemampuan dan kecepatan. Hal ini pula yang dirasakan oleh siswa-siswa SMA Al Huda Jati Agung, Lampung Selatan. Di sisi lain, soal TPS memberikan kontribusi yang relatif besar dalam UTBK. Oleh sebab itu, diperlukan pelatihan TPS sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penalaran dan kemampuan umum lainnya. Pelatihan TPS dilaksanakan secara luring, sebanyak tiga kali. Dari evaluasi akhir, hasil pelatihan tes potensi skolastik (TPS) di SMA Al Huda Jati Agung yakni terjadi peningkatan jumlah siswa yang berhasil menjawab benar dibandingkan sebelum diberikan pelatihan
Pengembangan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Laboratorium (SIL) Pada UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung
Data yang akurat serta penyediaan infomasi yang cepat, merupakan salah satu faktor penunjang kinerja pelayanan laboratorium. Penyediaan dan pengelolaan data ini dapat dirancang, dibangun dan dikembangkan dalam sebuah sistem informasi laboratorium. Sistem informasi yang tepat bagi laboratorium hendaknya dapat mengikuti pola dinamika laboratorium yang dapat menjaga integritas data dan aman. Beberapa faktor penyebab sistem informasi dalam sebuah laboratorium tidak berjalan antara lain sistem manual yang tidak memadai, sistem dokumentasi yang sulit ditelusuri, dan pola komunikasi data yang masih konvensional. Berdasarkan permasalahan di atas, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pihak UPTD dalam mengembangkan dan memanfaatkan Sistem Informasi Laboratorium untuk beberapa memecahkan masalah di atas. Hal ini diawali dengan dengan pembuatan sistem pendaftaran secara daring dan tanda tangan digital. Berdasarkan hasil evaluasi, pelayanan pendaftaran mencajadi lebih cepat dan mengurangi tindak kecurangan pemalsuan hasil pemeriksaan laboratorium.
Kata kunci: sistem informasi, laboratorium, tanda tangan digita
Aksi Bina Kesehatan Reproduksi dengan Potensi Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Way Dadi, Bandar Lampung
Reproductive health is one of the knowledge that is still taboo in society. In fact, it is very important for reproductive development. In adolescents, physical, mental, and social changes must be balanced with good and correct knowledge. Thus, a healthy and quality generation can be created. Way Dadi Village, is one of the villages located in Sukarame District, Bandar Lampung City with a fairly high number of teenagers and adults. This Community Service (PKM) aims to provide knowledge to the public about the importance of reproductive health in maintaining the quality of generations and provide knowledge about the importance of knowing the potential of Medicinal Plants (TOGA) which can be used as prevention of reproductive diseases. This PKM is carried out with a face-to-face method in accordance with health protocols. The PKM method is carried out by evaluating the pre-instruction and post-instruction research questionnaires. Filling in is based on the weighting of understanding starting from not, enough, moderate, good, and very good. Thus, the final post-exam results are obtained with a very good average understanding of up to 86%
Pelatihan Pembuatan Laman Pekon Informatif Sebagai Sarana Promosi Potensi Lokal Wilayah Kota Agung Timur
Sejak tahun 2003 pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang e-Government mendorong seluruh pelayanan publik agar dapat diakses secara 24 jam dari manapun dan kapanpun. Hal ini mendorong satuan pemerintahan terkecil yakni desa untuk dapat beradaptasi, salah satunya adalah dengan menyediakan laman desa yang dapat diakses oleh masyarakat. Fungsi lain dari laman desa adalah sebagai sarana mempromosikan potensi-potensi desa. Meski aturan mengenai digitalisasi layanan pemerintah ini telah bergulir sejak lama, beberapa desa (pekon) khususnya pekon-pekon di wilayah Kecamatan Kota Agung Timur belum memiliki laman desa. Padahal desa-desa tersebut memiliki banyak potensi baik kepariwisataan maupun hasil perkebunan dan perikanan. Untuk mendukung hal tersebut, kegiatan pengabdian berupa pelatihan pembuatan lama pekon menggunakan wordpress dilaksanakan agar desa-desa dapat memanfaatkan laman tersebut untuk mempromosikan potensinya masing-masing. Keberhasilan dari pelatihan ini diamati dengan memberikan ujian awal dan akhir. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan peningkatan pengetahuan para peserta mengenai pemanfaatan wordpress untuk membangun laman pekon yang informatif
PENGARUH KEKERINGAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN DAN KADAR KALSIUM OKSALAT DAUN BAYAM (Amaranthus tricolor L. Var. Giti Hijau)
Bayam merupakan tanaman sayuran yang memiliki kandungan kalsium oksalat di daunnya. Salah satu peran kalsium oksalat dalam tanaman adalah toleransi pada kekeringan. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengaruh kekeringan terhadap pertumbuhan dan kandungan kalsium oksalat daun bayam. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kekeringan terhadap pertumbuhan dan kandungan kalsium oksalat daun bayam varietas Giti Hijau. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan disiram setiap hari dan disiram ketika layu 50%. Disiram setiap hari pada waktu pagi dan sore dan disiram ketika layu 50% pada populasi tanaman yang mengalami kelayuan 50%, yaitu 48 tanaman. Dilakukan sebanyak 12 ulangan per perlakuan. Setiap ulangan terdiri dari 4 unit percobaan, sehingga total 192 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman dengan 1 tanaman diamati dan 2 tanaman yang tidak diamati akan dipotong. Tanaman yang diamati memiliki tinggi tanaman yang sama. Diamati berat basah, berat kering, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, dan kandungan kalsium oksalat selama sebulan. Data dianalisis secara statistika dengan uji T tidak berpasangan. Jumlah daun dan jumlah daun cabang dianalisis dengan khi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan kekeringan hanya mempengaruhi pertumbuhan bayam varietas Giti Hijau dan tidak mempengaruhi kandungan kalsium oksalat. Pengaruh kekeringan terhadap varietas Giti Hijau menghasilkan respon tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan panjang akar lebih tinggi dibandingkan penyiraman setiap hari, kecuali berat basah yang mengalami penurunan. Sementara itu, berat kering tidak terdapat pengaruh yang signifikan
Kajian Estetika Fotografi Karya Anton Ismael
This research on photography focuses its study on photography by Anton Ismael which is compiled in the book Rumah Sesar, Sesat Dirumah, with the aims: (1) to describe the types of Anton Ismael's photography (2) to describe the aesthetic value in Anton Ismael's photographic work. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques used are documentation, literature and triangulation techniques. The results showed that: (1) Anton Ismael's types of photography are: human life photography, art photography, mixed media photography and storytelling photography and (2) Anton Ismael's photography aesthetic values are: visual elements (design elements) consisting of: six elements, namely: line, shape, texture, color, intensity/chroma, space and time; The basics of preparation (design principles) consist of four elements, namely, harmony blend, contrast blend, rhythm blend, and gradation blend; and the law of arrangement (design principle) consists of four elements, namely, the principle of unity, balance, simplicity (simplicity), accentuation (emphasis), and proportion
Keanekaragaman Atrhropoda Nokturnal di Jalan Urip Sumoharjo Way Halim Bandar Lampung Menggunakan Light Trap
Arthropoda merupakan filum terbesar dari animal kingdom dengan salah satu kelas arthropoda yang sering ditemui adalah serangga (insekta) yang dibagi menjadi 2 yaitu diurnal dan nokturnal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung keanekaragaman arthropoda nokturnal di daerah perkotaan. Penelitian ini menggunakan alat berupa light trap sederhana dan bahan yang digunakan yaitu air. Metode yang digunakan yaitu metode survey deskriptif dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap arthropoda nokturnal yang terperangkap. Jenis- jenis arthropoda nokturnal yang terperangkap diantaranya yaitu dari famili Culicidae, famili Rhinotermitidae, famili Zygoptera, famili Pholcidae, dan famili Noctuidae dengan nilai Keanekaragaman Shannon yang didapat yaitu H' = 1,339. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa keanekaragaman pada lokasi pengamatan tergolong ke dalam kategori sedang yaitu 1,339
Analisis Besar Iuran Normal Metode Frozen Initial Liability dan Metode Entry Age Normal Menggunakan Tingkat Suku Bunga Cox-Ingersoll-Ross (CIR)
One form of social security program is a pension funding program. A pension plan is a program designed to provide benefits to employees when they retire. Based on the type of membership, the pension program is divided into 2 types, namely individuals and groups. There are differences in the methods used for the two types of participation, namely the Normal Entry Age (EAN) method for individual pension programs and the Frozen Initial Liability (FIL) method for group pension programs. Each period, both individual and group pension program participants are required to pay normal contributions. Things that influence the amount of normal contributions for each worker are the age at which they enter work, the participant's initial salary, and the participant's chance of survival/death. In addition, the calculation of normal contributions also depends on the interest rate used. In this study, the interest rate used is the interest rate of the Cox-Ingersoll-Ross (CIR) model. The normal contribution amount for EAN is constant for each period, while the normal contribution amount for FIL changes when there are participants who retire in the pension program group. The normal FIL contribution tends to be on average compared to the EAN normal contribution for each participant
Optimization of the Combination Between Glucomannan Flour from Porang Tuber and Hunkue Flour in View of Chemical and Organoleptic Characteristics of Cookie
This study aims to determine the optimal combination of hunkue flour and porang tuber glucomannan flour to manufacture cookie. The materials used are porang tuber glucomannan flour, hunkue flour, and ingredients for making cookie. The experimental design was completely randomized design with 5 treatments and 4 replications. The treatment was a combination of the ratio of porang tuber glucomannan flour and hunkue flour. The treatment given was T1 = 0% Glucomannan Flour: 100% Hunkue Flour, T2 = 20% Glucomannan Flour: 80% Hunkue Flour, T3 = 40% Glucomannan Flour: 60% Hunkue Flour, T4 = 60% Glucomannan Flour: 40% Flour Hunkue, and T5 = 80% Glucomannan Flour: 20% Hunkue Flour. The data analysis used was Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%. The results showed that the combination ratio of porang tuber glucomannan flour and hunkue flour had a significant effect (p<0.05) on moisture content, protein, fat, ash, carbohydrates, texture, taste, and preferences of cookie, but did not have a significant effect on crude fiber content, color, and aroma. Treatment with a ratio of glucomannan flour of 20% was the best treatment for organoleptic parameters as a whole
Peningkatan Pemahaman Riset Polymer Conductive pada Siswa dan Guru SMA Ar-Raihan Bandar Lampung melalui Workshop Sederhana
Perkembangan sains di dunia sangat pesat, sehingga membutuhkan pemahaman yang cepat dan tepat. Institut Teknologi Sumatera merupkan salah satu institut teknologi di Sumatera, sehingga keberadaanya menjadi pusat pengembangan sains dan teknologi. Salah satu topik yang menarik untuk dikembangkan adalah sensor, salah satunya biosensor. Polimer konduktif merupakan salah satu jenis biosensor yang mudah untuk digunakan dan dibuat. Untuk mempercepat riset dalam nanoteknologi, pengenalan pengetahuan dasar sangat penting. Pengenalan lebih awal akan mempermudah dalam meningkatkan pemahaman siswa dan tenaga pendidik di sekolah. Guru dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan sasaran yang paling tepat untuk melihat tingkat pemahaman sebelum melanjutkan ke tingat yang lebih tinggi (Universitas). Pengukuran tingkat pemahaman dilakukan melalui pengisian kuisioner sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil Kuisioner menunjukkan bahwa 30-35 % dari total peserta belum memiliki pengetahuan mengenai polymer conductive sebelum workshop dilaksanakan.. Pengetahuan peserta meningkat menjadi 89 % setelah materi diberikan