E-Journal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Not a member yet
6338 research outputs found
Sort by
A COMMUNITY-BASED QUR'ANIC EDUCATION PARK DEVELOPMENT MODEL TO INCREASE PARTICIPATION AND LEARNING QUALITY
The main objective of the study was to implement a community-based Qur'anic Education Center management model to improve community involvement and the quality of Qur'anic learning. This is based on the argument that the sustainability and effectiveness of non-formal education, such as the Qur'anic Education Park, is highly dependent on the support and active involvement of the surrounding community. This research uses a qualitative method with a case study approach to analyze the management of a community-based Qur'anic Education Park at the Sritanjung Qur'anic Education Park in Rogojampi Banyuwangi. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with managers, community leaders, and santri guardians, and documentation studies. Data analysis was carried out using interactive analysis techniques, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was strengthened through triangulation of sources and methods. This study aims to provide a comprehensive picture as well as recommendations for strategies to improve participation and quality of learning in community-based Qur'anic Education Centers. The results of this study indicate that community participation in the management of the Sritanjung Rogojampi Qur'anic Education Park is still passive, focusing more on material support than strategic involvement. This is due to the lack of awareness and socialization of the management of the Al-Qur'an Education Park. In addition, the competence of educators is still an obstacle because the majority teach voluntarily without adequate training, so learning methods are less innovative. The lack of collaboration with external parties such as mosques, NGOs and the government also hinders the development of the Qur'anic Education Park. Therefore, it is necessary to increase community involvement, training for educators, and strengthening cooperation networks to increase the effectiveness and sustainability of religious education for students.
COMPETENCY DEVELOPMENT STRATEGY FOR MADRASAH TEACHERS IN DELI SERDANG REGENCY IN IMPLEMENTING THE INDEPENDENT CURRICULUM
This study aims to analyze madrasah teachers’ readiness and competence level in implementing the Merdeka Curriculum, identify challenges, and formulate effective strategies to improve teacher competence in the Deli Serdang Regency. This research employed a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques included in-depth interviews, observations, and documentation studies, while data were analyzed thematically through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study results indicate that most madrasah teachers are not yet fully prepared to implement the Merdeka Curriculum due to limited conceptual understanding, insufficient training, and a lack of supporting facilities. Challenges include low digital literacy, limited mentoring, and restricted access to learning resources. Strategies that can be applied include practice-based training, intensive mentoring, the use of technology, strengthening professional learning communities, and supportive policies from school leaders and related institutions. This study recommends the need for synergy among madrasahs, the government, and educational communities to create a supportive learning ecosystem for the optimal implementation of the Merdeka Curriculum
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN AKHLAK SISWA PADA ERA DIGITAL
Penerapan pendidikan karakter berbasis digital terbukti efektif dalam membentuk perilaku positif siswa, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun budaya religius di lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan agar madrasah terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan karakter berbasis teknologi untuk menyesuaikan dengan dinamika era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan karakter dalam meningkatkan akhlak siswa pada era digital, dengan studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Darus Sollah, Lumajang. Pendidikan karakter menjadi kebutuhan utama di tengah tantangan arus informasi dan budaya global yang dihadirkan oleh perkembangan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan siswa, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran karakter berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter di madrasah ini dilaksanakan secara terencana melalui tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Strategi yang digunakan antara lain pemanfaatan grup WhatsApp kelas, pengiriman video pembinaan akhlak, kutipan islami harian, serta program refleksi dan jurnal perilaku siswa. Seluruh kegiatan tersebut disesuaikan dengan nilai-nilai karakter Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan rasa hormat
Prototipe Smart Lighting System Berbasis Sensor Lux dan Algoritma Genetika untuk Efisiensi Energi
Sistem pencahayaan cerdas (smart lighting) merupakan teknologi yang dapat mengatur nyala dan mati lampu secara otomatis sesuai kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem smart lighting berbasis sensor lux BH1750 dan algoritma genetika guna meningkatkan efisiensi energi. Data intensitas cahaya dikumpulkan dari sensor lux yang dihubungkan ke Arduino dan dikirim ke komputer melalui komunikasi serial untuk dianalisis menggunakan bahasa pemrograman Python. Algoritma genetika digunakan untuk mengoptimalkan jadwal nyala lampu dengan mempertimbangkan kebutuhan pencahayaan berdasarkan intensitas lux. Proses optimasi dilakukan melalui pembentukan populasi awal, evaluasi fitness berdasarkan kondisi terang dan gelap, seleksi menggunakan tournament selection, serta crossover dan mutasi untuk membentuk generasi baru. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengurangi waktu nyala lampu dari 12 jam menjadi 7 jam per hari, menghasilkan penghematan energi sebesar 41,67%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kombinasi sensor lux dan algoritma genetika efektif dalam menciptakan sistem pencahayaan hemat energi yang adaptif terhadap kondisi pencahayaan harian
PREDIKSI FREKUENSI BILAH SARON MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN BACKPROPAGATION MATLAB
Alat musik tradisional saron gamelan jawa dapat dikaitkan dengan Konsep fisika yaitu materi gelombang bunyi. Bunyi pada alat musik saron gamelan jawa dihasilkan oleh bilah-bilah perunggu yang bergetar akibat dipukul menggunakan panakol kayu. Pembuatan gamelan Jawa secara tradisional dilakukan berdasarkan perasaan dalam penyelarasan nada yaitu perasaan enak atau tidak enaknya bunyi yang didengar, Dengan cara ini, keselarasan dapat berubah seiring dengan perasaan pengrajin, sehingga diperlukan metode yang lebih objektif dalam menentukan frekuensi bunyi yang dihasilkan. Frekuensi merupakan salah satu ciri khas bunyi yang dapat diukur dalam satuan Hertz (Hz). Tujuan Penelitian adalah memprediksi frekuensi bunyi yang dihasilkan dari ketukan 15 bilah saron menggunakan jaringan saraf tiruan - backpropagation. Pada penelitian Data frekuensi tersebut kemudian dianalisis menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan algoritma backpropagation, yang mampu mengenali pola dan memprediksi frekuensi bilah gamelan saron secara random. Implementasi JST-backpropagation dalam penelitian ini dilakukan menggunakan Matlab untuk mengoptimalkan prediksi frekuensi bilah gamelan secara lebih akurat dan objektif. Berdasarkan Hasil pelatihan dan pengujian didapatkan arsitektur jaringan terbaik juga terdapat pada 50-10-1, fungsi aktivasi Logsig-Purelin dan fungsi percepatan TrainGDA yang memiliki keberhasilan akurasi sebesar 99% -100% pada 15 bilah dengan rentang frekuensi 684 – 2647 Hz frekuensi 684 – 2647 Hz. Tingkat keberhasilan dalam memprediksi pola frekuensi saron ditunjukkan dengan MSE (nilai error) semakin kecil dari 0,001 menjadi 0,000893 yang artinya hasil prediksi yang didapatkan mendekati data aslinya. Berdasarkan hasil perbandingan data asli vs data JST-backpropagation semua bilah saron mempunyai tingkat kemiripan sebesar 99-100%. Sehingga dapat dikatakan JST-backpropagation mampu mengenali pola frekuensi saron dengan baik
ANALISIS KARAKTERISTIK LARUTAN ELEKTROLIT PHYLLANTHUS ACIDUS SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan: (i) menghasilkan perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus, (ii) untuk mengetahui karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratoris. Pada penelitian ini digunakan larutan elektrolit yang dihasilkan dari semua jenis buah cermai (Phyllanthus acidus). Variasi pasangan elektroda yaitu Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Variasi volume larutan 100, 200, 300 ml. Variasi jarak 2, 4, dan 6 cm. Variasi konsentrasi penambahan NaCl yaitu 1,67%, 3,33%, 5,00%, 6,67%, 8,33%, dan 10,00%. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan volume menggunakan jarak 2 cm dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Pengukuran untuk mengetahui pengaruh jarak elektroda yaitu menggunakan volume 300 ml dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi NaCl terhadap larutan menggunakan volume 300 ml dengan jarak elektroda 2 cm dan pasangan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Dari hasil penelitian yang dilakukan Perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus telah berhasil dibuat dengan performansi yang baik. Hasil dan analisis secara keseluruhan didapatkan bahwa perubahan volume, variasi jarak, dan penambahan konsentrasi NaCl memberikan nilai kuat arus dan tegangan yang berbeda serta konduktivitas dan padatan zat terlarut yang berbeda pula. Akan tetapi pengaruh pH terhadap penambahan volume larutan dan penambahan NaCl cenderung mempertahankan pH nya. konsentrasi NaCl ke dalam larutan, semakin besar konsentrasi NaCl semakin besar tegangan dan arus atau nilai keluaran listriknya dan konduktivitas serta padatan zat terlarut dalam larutan semakin besar pula. Pada penelitian ini elektroda Cu-Zn merupakan elektroda terbaik dalam menghasilkan nilai keluaran listrik dibandingkan elektroda Cu-Al dan Cu-Pb.Kata Kunci: Phyllanthus acidus, Kuat Arus, dan Teganga
Hukum Keluarga Islam dalam Sistem Hukum Nasional (Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi)
Penelitian ini membahas eksistensi hukum keluarga Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia melalui kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan statute approach serta teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, hukum keluarga Islam memiliki dasar prinsip-prinsip syariat yang telah dilembagakan melalui regulasi nasional seperti Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang diimplementasikan melalui kewenangan peradilan agama. Dari sisi epistemologi, sumber hukum keluarga Islam berasal dari Al-Qur’an, Hadis, ijma', dan qiyas yang kemudian dikodifikasi sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan hukum modern. Sementara itu, secara aksiologis, hukum keluarga Islam memiliki nilai strategis dalam menciptakan keadilan, kesejahteraan, serta perlindungan hak-hak individu dalam keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak. Integrasi hukum keluarga Islam ke dalam sistem hukum nasional mencerminkan prinsip pluralisme hukum yang menjadi ciri khas Indonesia, serta harmonisasi antara hukum agama, adat, dan negara. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan sosialisasi hukum keluarga Islam harus terus dikembangkan untuk mendukung terciptanya tatanan masyarakat yang adil, tertib, dan harmonis sesuai nilai-nilai Pancasila.kata kunci : Hukum Keluarga, Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, Sistem Huku
EDUCATIONAL ATTAINMENT OF CHILDREN IN FISHING COMMUNITIES: A Case Study of Pasar Baru, Sei Tualang Raso, Tanjung Balai City
This study aims to describe the level of education, identify obstacles, and analyze the strategies of fishermen’s families in supporting children’s education in Pasar Baru Village, Sei Tualang Raso District, Tanjung Balai City. The findings show an increase in parental awareness and participation in the importance of education, although they are still faced with structural obstacles such as economic limitations, difficult access to transportation, minimal educational facilities, and lack of social environmental support. The strategies implemented include financial management, emotional motivation, learning assistance, communication with schools, and utilization of government assistance. This study uses a descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques. The main issue raised is the strong influence of socio-economic conditions on the sustainability of fishermen’s children’s education, so that a more inclusive and adaptive education policy is needed to meet the needs of coastal communities.
Impact Analysis of Implementation of Inheritance Law in Al Fatah
The implementation of Islamic inheritance law at Al-Fatah Pesantren has shown positive impacts in creating peace and justice in accordance with the principles of Islamic Sharia, based on the Qur'an and Hadith. However, issues arise as some members of the community do not fully agree due to differences in understanding, traditions, or personal interests. This study aims to identify the positive impacts of implementing Islamic inheritance law and analyze the community's response to its application within the pesantren. Using qualitative methods such as interviews, observations, and documentation studies, the research results show that this implementation is effective in reducing family conflicts. Nevertheless, further socialization and education are needed to overcome resistance and strengthen understanding of the justice of Islamic inheritance law to achieve broader acceptance within the pesantren communit
PERAN PESANTREN MIFTAHUL QULUB DALAM MENANGKAL RADIKALISME MELALUI PENDEKATAN TASAWUF BERDASARKAN AL-QUR’AN SURAH AL-ANBIYA AYAT 107
The phenomenon of radical ideologies propagated in the name of religion presents a critical challenge to both the religious harmony and social cohesion of Indonesian society. As traditional Islamic educational institutions, pondok pesantren hold a strategic position in nurturing students (santri) with a moderate outlook and refined moral character. This study aims to examine the role of Pondok Pesantren Miftahul Qulub in preventing religious radicalism through a Sufi-oriented educational framework, grounded in the values embodied in Surah Al-Anbiya’ (21:107), which portrays Islam as a mercy to all of creation (rahmatan lil-‘ālamīn).Employing a qualitative case study approach, the research utilized participant observation and in-depth interviews involving the kiai (spiritual guide), ustadz (teachers), and santri as primary sources. Data analysis was carried out through stages of data reduction, presentation, verification, and drawing conclusions. The findings suggest that the pesantren performs a transformative function by integrating Sufi ethics into the spiritual formation of its students. This is achieved through sustained tazkiyat al-nafs (purification of the soul) and practices such as mujāhadah (inner striving), riyāḍah (spiritual discipline), and the cultivation of maḥabbah (divine love), tawāḍu‘ (humility), and ikhlāṣ (sincerity). These values permeate both ritual worship (‘ibādah maḥḍah) and social conduct (‘ibādah ghayr maḥḍah), fostering a mutasawwif persona who embodies balance between spiritual consciousness, intellectual maturity, and social responsibility. Ultimately, the pesantren emerges not only as a center of religious learning but as a dynamic agent of Islamic moderation (wasatiyyah), offering a contextual, peaceful interpretation of the Qur’an and the spiritual tradition of Islam as an effective antidote to violent extremism.