E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode Drill Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Drill di kelas II SDN 01 Cintarasa, kemampuan membaca siswa di SDN 01 Cintarasa dan peningkatan kemampuan membaca siswa kelas II dengan penerapan metode Drill. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Pre-Experimental Design jenis One Group Pretest Posttest Design, yaitu dengan mengadakan pretest-posttest, sehingga hasil pembelajaran dapat diketahui dengan membandingkan keadaan sebelum diberi perlakuan. Variabel dalam penelitian ini adalah Penerapan Metode Drill (X) dan Peningkatan Kemampuan Membaca (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN 01 Cintarasa kelas II yang berjumlah 30 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes (Pretest dan Posttest) dan Lembar observasi siswa. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Kuantitatif Eksperimen. Hasil analisis statistika eksperimen menunjukan: (1) rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode Drill dari hasil observasi menunjukan angka rata-rata 83,63% dengan kategori baik sekali, (2) rata -rata hasil kemampuan awal siswa (pretest) yaitu 63,11. Rata-rata hasil belajar siswa (postest yaitu 82,00. (3) peningkatan kemampuan membaca dengan menerapkan metode Drill dari hasil perhitungan diperoleh thitung sebesar 25,43 dan ttabel yang di uji dengan uji dua pihak dengan db = 58,00 ? = 0,01 sebesar 2,66 maka thitung berada di luar daerah penerimaan H0. Sehingga dapat dinyatakan bahwa kemampuan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan metode Drill lebih baik dari pada sebelum menerapkan metode Drill
Literasi Digital Orang Tua Murid PAUD Dalam Pembelajaran Daring Di Kabupaten Subang
Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kompetensi literasi digital orang tua murid satuan pendidikan PAUD di Kabupaten Subang. Pendekatan dan metode pelaksanaan penelitian adalah mixed-method, Sekaligus melakukan benchmark terhadap penelitan sejenis sebelumnya mengenai literasi digital orang tua dan pembelajaran daring di tingkat PAUD pada masa normal baru. Hasil penelitian mengungkapkan informasi dari 30 PAUD yang menjadi responden dan mewakili 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang. Berdasarkan hasil survei diketahui proses pembelajaran daring untuk tingkat PAUD mayoritas belum dilaksanakan menggunakan platform pembelajaran digital, tapi masih menggunakan komunikasi berbasiskan pesan menggunakan media SMS/ WA. Pembelajaran menggunakan platform digital seperti Zoom sudah dicoba oleh beberapa sekolah PAUD namun terkendala rendahnya literasi digital dan sedikitnya waktu yang dimiliki oleh orang tua murid untuk mendampingi anaknya. Hal ini menunjukkan fakta bahwa meskipun hampir semua orang tua sudah biasa menggunakan dan berkomunikasi secara digital menggunakan telefon genggam atau gadget, tapi tidak paham dalam pemanfaatannya untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka kebijakan dan panduan literasi digital yang akan direkomendasikan harus menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam mengakses sistem pembelajaran digital, guna mendukung keberhasilan program dan kegiatan pembelajaran, khususnya yang dilaksanakan secara daring akibat masih merebaknya pandemi Covid-1
The Influence of Online Board Game (Rhetoric) towards Students' Speaking Skill: A Quasi-Experimental Study in the Eleventh Grade of SMAN 1 Ciasem
Research conducted in SMAN 1 Ciasem. This research used a quantitative and qualitative method. The data was served numerically and tested by non-parametric statistic Mann-Whitney. The design of the study was quasi-experimental. An oral test was used as the research instrument to get the data, consisting of pre-test and post-test questionnaires and observation to know the students’ attitude in Speaking Skills. Based on the explanation above the purpose of this research is to find out the influence of Online board Game (Rhetoric) towards Students’ Speaking skill. The result of the research in experiment class and control class in post-test data the significance Asymp. Sig (2-tailed) in the pre-test is 0.127, and the score is more than the significant (?) = 0.05. and the Asymp. Sig (2-tailed) in post-test is 0.319 it shows that the value is more than the significant hypothesis criteria 0.05 the result is H0 is accepted. It shows that the Correlation (R) value is 0.193a and R Square is 0.37, and the significant value from the Anovaa 402b >0.05 the result H0 Accepted. It concluded that the correlation between online board games on speaking skills affects the amount of 3,7% and other variables influence 96,3%. It means that there is no significant influence of Online Board Game (Rhetoric) towards students’ speaking skills in the other words tells that the variable X (questionnaire) then declines variable Y (post-test). However, although there is no achievement in a significant value, the results showed that the use of Online Board Game (Rhetoric) positively affected student engagement and motivation. The way the teacher manages two classes has similarities in behavior, attitude, and values. But there are deficiencies in delivering material and direct communication with students because of online learning and can affect students’ actively responding when learning begins
IMPLEMENTASI PROGRAM SEMBAKO MELALUI E-WARONG DI KECAMATAN SUBANG KABUPATEN SUBANG TAHUN 2021: IMPLEMENTASI PROGRAM SEMBAKO MELALUI E-WARONG DI KECAMATAN SUBANG KABUPATEN SUBANG TAHUN 2021
Penelitian ini dilatar belakangi dari masih rendahnya pengetahuan dan pemahaman dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhadap mekanisme dan tujuan program sembako, salah satunya kurangnya sosialiasi dari pelaksana kebijakan terhadappara KPM. Ketidaktepatan sasaran penerima bantuan sosial, berdasarkan pengamatan awal di lapangan masih ada penerima program sembako yang memiliki kondisi ekonomi sangat baik, padahal banyak warga lainnya yang lebih layak menjadi penerima program sembako. Dalam hal proses penggesekan kartu atau transaski, ketika mesin EDC (Electronic Data Capture) di e-warong mengalami gangguan pada saat transaksi, diakibatkan blank spot karena factor cuaca.
Keberhasilan implementasi menurut Grindle dalam Subarsono (2011: 93) dipengaruhi oleh dua variabel besar, yakni isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan implementasi (context of implementation). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakakan metode penelitian kualitatif. Menurut Sugiyono (2017:9) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, dimanapeneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek isi kebijakan (content of policy), implementasi kebijakan program sembako melalui e-warong di Kecamatan Subang sudah sesuai dengan yang diharapkan, tetapi pada aspek lingkungan kebijakan (context of implementation), yaitu pada komponen tingkat kepatuhan dan adanya respon dari pelaksana belum efektif dilakukan, karena para pelaksana program seperti kepala lingkungan, TKS Kecamatan, Operator SIK-NG desa/kelurahan, dan pemilik e-warongprogram sembako masih menjalankan program tidak sesuai dengan pedum program sembako
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KEAKTIVAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TENTANG SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL
Penelitian ini dilatarbelakangi dari kesulitan dan hambatan yang muncul dari guru SD Negeri 2 Rejasari Kecamatan Langensari mengenai pembelajaran IPS, yang mana siswa tidak dapat menghubungkan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapanya dengan kehidupan sehari-hari sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Proses pembelajaran di dalam kelas pada saat ini masih diarahkan pada kemampuan anak untuk menghapal informasi, tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menhubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP, melaksanakan pembelajaran, dan mengetahui peningkatan aktivitas, kemampuan serta pemahaman siswa setelah metode pembelajaran kontekstual diterapkan. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas, mengambil subjek penelitian ialah siswa kelas IV SD Negeri 2 Rejasari Kecamatan Langensari Tindakan penelitian dilakukan dalam 2 siklus 4 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, diskusi dan tes. Untuk pengolahan data menggunakan analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam merancang RPP siklus 1 pertemuan 1 presentase 55%, siklus I pertemuan 2 63%, siklus II pertemuan 1 70%, dan siklus II pertemuan 2 76%. Hasil kinerja guru dalam KBM siklus 1 pertemuan 1 presentase 58%, siklus 1 pertemuan 2 66%, siklus 2 pertemuan 1 73% dan siklus 2 pertemuan 2 80%. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada konsep sumber daya alam terjadi peningkatan dari tiap-tiap siklus. siklus 1 pertemuan 1 rata-rata 60,32, siklus 1 pertemuan 2 rata-rata 67,26, siklus 2 pertemuan 1 73,53 dan siklus 2 pertemuan 2 78,39. Dengan demikian, hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa metode pembelajaran kontekstual dapat meniingkatkan pemahaman dan keaktivan siswa pada pembelajaran IPS tentang sumber daya alam
PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA ZIG-ZAG TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA
Berkaitan dengan itu secara khusus penulis ingin meneliti tentang pengaruh latihan menggiring bola untuk meningkatkan keterampila dribbling. Teknik menggiring bola merupakan aspek paling dominan dan utama. Apabila pemain kurang menguasai kemampuan menggiring dalam bermain, maka pada saat tertentu dia akan mengalami kesulitan. Artinya dia akan mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan menggiring bola.Banyak sekali jenis latihan untuk meningkatkan keterampilan dribbling yang terdapat dalam buku Coorver dan petunjuk latihan sepak bola yang terdapat dalam buku Sneyers. Misalkan dribbling bolak-balik selebar lapangan, dribbling zig-zag, dribbling lurus. Dalam hal ini penulis ingin meneliti pengaruh latihan menggiring bola yang dilaksanakan dengan salah satu metode latihan, yang tidak terdapat dalam buku Coorver (1987 : 10). Satu kelompok dilatih dengan metode menggiring bola sistem pos dan satu kelompok lagi dilatih dengan metode menggiring bola zig-zag
PERBANDINGAN AKURASI PUKULAN BACKHAND OVER HEAD DAN FOREHAND OVER HEAD TERHADAP HASIL DROPSHOT SILANG DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat ketepatan forehand overhead dan backhand overhead terhadap hasil dropshot silang dan mengetahui manakah yang lebih tepat pada PB WINAYA PAGADEN. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Causal Comparative Reseacrh yaitu penelitian yang menjelaskan atau menentukan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan yang terjadi antara kelompok masyarakat. Interpretasi dari penelitian kausal komparasi sangat terbatas, karena peneliti tidak dapat menyatakan bahwa faktor tertentu menjadi penyebab atau hasil dari perilaku yang diobservasi (Fraenkel 1993,hlm 9)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMA
Koneksi matematis merupakan suatu kemampuan yang penting yang harus dimiliki siswa karena kemampuan ini memandang matematika sebagai suatu kesatuan bukan sebagai materi yang berdiri sendiri merupakan dan masih perlu mendapat perhatian guru dalam proses pembelajaran matematika dikelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran ekpositori. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kuantitatif. Metode Penelitian yang digunakan adalah nonequivalen control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Subang, sedangkan sampel adalah siswa kelas XI Mipa 4 (kelas eksperimen) dan siswa kelas XI Mipa 3 (kelas kontrol) dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes hasil belajar siswa. Penelitian ini diduga bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE lebih baik daripada siswa yang mengunakan pembelajaran ekpositori dan menunjukan sikap positif siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran COR
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF SISWA MTS AL-WAAHIDAH
Kemampuan penalaran adaptif siswa adalah salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa agar mampu berpikir logis dalam memberikan alasan, menarik kesimpulan berdasarkan fakta-fakta dan dapat membuktikan secara matematis berdasar pengetahuan yang didapat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran adaptif siswa dan mengetahui sikap siswa jika diterapkan pembelajaran Accelerated Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Accelerated Learning terhadap kemampuan penalaran adaptif siswa. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah siswa kelas VIII-A sebagai kelas kontrol dan siswa VIII-B sebagai kelas eksperimen di MTs Al-Waahidah. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini, berupa instrumen inti yaitu tes dan non tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji statistik deksriptif dan uji inferensial
IMPROVING STUDENT’S SPEAKING ABILITY THROUGH QUESTION WORD
(Research in Eleventh Grade at Sman 1 Pamanukan Semester I Academic Year 2021-2022) Research journal of the Faculty of Teacher Training and Education, Subang University, Subang 2021. The purpose of this study was to determine the extent to which students' speaking skills were improved through the Question Word Technique which was applied systematically. directly to the eleventh graders of Sman 1 Pamanukan Subang for the academic year 2021-2022, besides that the purpose of writing this scientific paper is to describe the use of the Question word technique in teaching English, especially to improve students' speaking skills in English. This research is a qualitative method that focuses on in-depth observations so that it can produce a more comprehensive and significant study, after applying the question word technique in the learning process in the eleventh grade of Sman 1 Pamanukan, it can be concluded that students are more active in speak English both when asking questions and when answering questions, so this research can be said to be effective to be applied further in the learning process in the classroom