E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN E-SAMSAT DI KANTOR SAMSAT HAURGEULIS
E-Samsat Jabar merupakan salah satu layanan Samsat dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK tahunan secara elektronik, pembayaran pajaknya melalui ATM Bank. Layanan e-Samsat Jabar ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan tingkat pendapatan di sektor pajak kendaraan bermotor.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan e-Samsat di Kantor Samsat Haurgeulis. Penelitian ini berdasarkan teori pendapat Van Metter dan Van Horn yang mengatakan bahwa keberhasilan atau kegagalan pada pelaksanaan kebijakan dapat dianalisis melalui beberapa aspek yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap/ kecenderungan para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah masih belum optimal kebijakan e-Samsat dilihat dari segi aspek komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, yang menjadi masalah yang menghambatnya adalah masih kurang sosialisasi yang lebih menyeluruh dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, karena E-Samsat masih dianggap kurang memudahkan terwajib wajib pajak. Tidak semua masyarakat memahani prosedur pembayaran melalui e-Samsat dan kurangnya koordinasi antara pihak bank dengan wajib pajak. Solusi dalam menangani permasalahan tersebut adalah meningkatkan sosialisasi dengan lebih optimal, melakukan kerjasama dengan berbagai media termasuk media untuk menyebarluaskan informasi kebijakan e-Samsat
Faktor-faktor Determinan Kebijakan Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Subang 2017-2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur faktor-faktor penentu kebijakan pengendalian penduduk di Kabupaten Subang, yaitu Angka Kelahiran, Angka Kematian, Migrasi Masuk dan Migrasi Keluar. Fenomena yang melatarbelakangipenelitian ini adalah peningkatan Laju Pertumbuhan Penduduk yang dinamis dan relatif tinggi, sementara kondisi fisik wilayah konstan secara absolut dan lingkungan sosial-ekonomi sangat dinamis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data runtut waktu periode 1997-2022. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yang menghasilkan persamaan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor alamiah dalam meningkatkan Laju Pertumbuhan Penduduk pengaruhnya kecil, sementara faktor non-alamiah berupa Migrasi Masuk dan Migrasi Keluar penruhnya cukup tinggi
Implementasi Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Di Kabupaten Subang
Abstrak
Peneliti tertarik untuk meneliti mengenai implementasi kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi di Kabupaten Subang, disebabkan karena implementasi kebijakan perbaikan gizi di Kabupaten Subang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa implementasi kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi di Kabupaten Subang belum optimal, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Berdasarkan permasalahan dalam latar belakang maka peneliti akan menggunakan pendekatan implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Van Metter dan Van Horn. Model pendekatan implementasi ini dipandang tepat dengan permasalahan penelitian karena faktor penentu berhasil atau tidaknya suatu implementasi kebijakan dalam penelitian ini dipengaruhi oleh: standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi ekonomi, sosial dan politik, dan sikap para pelaksana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Sumber data diperoleh dari informan kunci yaitu Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, informan utama yaitu seksi bidang gizi di Puskesmas, kader Posyandu dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini mengahasilkan kesimpulan bahwa belum optimalnya implementasi kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi di Kabupaten Subang ditentukan oleh Dimensi standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi ekonomi, sosial dan politik, dan sikap para pelaksana.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Gizi, Subang
Abstract
Researchers are interested in researching the implementation of the National Movement for the Acceleration of Nutrition Improvement in Subang Regency, because the implementation of nutrition improvement policies in Subang Regency has not been optimal. The purpose of this study was to determine why the implementation of the National Movement for the Acceleration of Nutrition Improvement in Subang District was not optimal, and what factors influence it. Based on the problems in the background, the researcher will use the policy implementation approach proposed by Van Metter and Van Horn. This implementation approach model is considered appropriate with the research problem because the determining factors for the success or failure of a policy implementation in this study are influenced by: standard and objective, resources, characteristic of the implementation agencies, quality of inter organizational relationships, disposition of response on the implementers, The economic, social and political environment. This research uses descriptive qualitative research methods, through observation, interviews, documentation and triangulation. Sources of data were obtained from key informants namely the Head of the Nutrition and Public Health Division of the Subang District Health Office, the nutrition section at the Puskesmas, Posyandu cadres and the community. The results of this study lead to the conclusion that the implementation of the National Movement for the Acceleration of Nutrition Improvement in Subang Regency is not optimal yet determined by factors of Policy standard and objective, resources, characteristic of the implementation agencies, quality of inter organizational relationships, disposition of response on the implementers, The economic, social and political environment.
Keywords: Policy Implementation, Nutritions, Suban
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI CIRI CIRI MAHLUK HIDUP MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIRS SHARE (TPS: (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas III SD Negeri Tunas Harapan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022)
Kegiatan pembelajaran Sub Tema Ciri ciri Mahluk Hidup di SD Negeri Tunasharapan Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang mengalami sejumlah permasalahan. Diantaranya adalah perolehan hasil belajar peserta didik yang masih rendah. Jika hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan tujuan pembelajaran IPA tidak akan tercapai. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pairs Share) di SD Negeri Tunasharapan Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan model kooperatif tipe TPS (Think Pairs Share) di SD Negeri Tunasharapan Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatnya hasil belajar peserta didik dalam setiap siklusnya. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus dengan tiga pertemuan pada tiap siklusnya. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III SD Negeri Tunasharapan Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I nilai terendahnya 55 dan nilai tertingginya 80, sedangkan pada siklus II nilai terendahnya 65 dan nilai tertingginya 100. Besarnya peningkatan nilai bervariasi, mulai dari 0 sampai 40. Namun, rata-rata peningkatannya adalah 15,25. Berdasarkan hasil angket , terlihat membuat siswa senang dan tertarik terhadap pelajaran IPA, model pembelajaran Think Pairs Share (TPS) memudahkan siswa untuk memahami materi Ciri- ciri Mahluk Hidup, membuat siswa dapat menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari, membuat siswa berani untuk mengungkapkan pendapatnya, Siswa lebih senang pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Think Pairs Share (TPS) dibandingkan pembelajaran biasa (konvensional), dan yang lebih utama siswa lebih termotivasi dan meningkatkan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran Think Pairs Share (TPS)
Analisis Kemacetan Lalu Lintas Di Jalan Kapten Halim Kelurahan Nagri Kidul Kecamatan Purwakarta
The highway is an important factor for the development of human life, because the development of roads and the development of human life affect each other. Increased congestion on urban roads and roads outside the city due to increased vehicle ownership, limited traffic resources. The purpose of this study was to determine the cause of traffic jams that occurred on Halim Street, Nagri Kidul Village, Congestion of Purwakarta. After obtaining the volume data that occurred at peak hours, a traffic analysis was carried out based on the guidelines of the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI, 1997) to determine side barriers, capacity levels and degrees of saturation on the Jalan Captain Halim, Nagri Kidul Subdistrict, Purwakarta District. The results of the analysis show that congestion is caused by the presence of street vendors on the shoulder of the road and the road divider is used by the market parking lot. With high side barriers (M), the total value of events reaches 300-499 events/hour. On the Jalan Captain Halim, Nagri Kidul Subdistrict, Purwakarta Subdistrict, the traffic volume value reaches 1394,4 pcu/hour with a road capacity for 2 directions which is 1975,509 pcu/hour and has a degree of saturation obtained 0,7058
The Effects of Learning Media and Motivation Towards Students' Reading Ability
Dody Wahyudi Purnama, The Effects of Learning Media and Motivation toward the Students’ Reading Ability at Private Colleges in Subang Regency. The aim of the research is to know the effects of learning media and motivation towards students’ reading ability at private colleges in Subang regency. The total sample constitutes 50 students. The technique of collecting data used questionnaires and reading test by multiple choice with 20-item instrument. The methodology used is experiment research to know the effects of independent variables towards dependent variable. The statistic test used descriptive statistics and Tukey comparisons. The findings are 1). There is significant effects of learning media towards students’ reading ability at private collages in Subang regency, proved by the significance 0.000<0.05 and Fo = 102,914. The average of the students’ reading ability with high motivation is greater than that of with low motivation. The mean of the experiment class equals 81.42 and conventional class equals to 68.76. 2). There is effect of motivation towards students’ reading ability at private collages in Subang regency, and proved by the value of sig 0.000< 0.05. and Fo = 14,671. The total motivation is 77.48 for high motivation students, and 72.70 for low motivation students. 3) there is effect of learning media and motivation towards the students’ reading abilty, proved by the value of sig 0.005<0.05 and Fo=8,230.
 
Pengaruh Latihan Menggunakan Alat Modifikasi Terhadap Keterampilan Passing Bawah
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh latihan passing bawah menggunakan alat modifikasi terhadap keterampilan passing bawah pada anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola Voli STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Eksperimental yang termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian one group pretest posttest dimana desain ini merupakan desain yang hanya menggunakan satu kelompok sampel penelitian, dilakukan tes awal lalu diberi perlakuan atau latihan dan dilakukan tes akhir untuk mengukur sejauh mana latihan tersebut dapat memberikan pengaruh terhadap hasil keterampilan yang dimiliki oleh sampel yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang berupa peningkatan dari nilai tes awal (pretest) dengan nilai tes akhir (posttest) pada sampel penelitian yang ditunjukkan dengan perolehan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang dinyatakan lebih besar nilainya dari derajat signifikansi yang telah peneliti tetapkan sebelumnya yaitu 0,05 pada pengolahan data penelitian menggunakan Paired Sample T-Test SPSS. Maka dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan untuk penelitian ini yaitu terdapat pengaruh latihan menggunakan alat modifikasi terhadap keterampilan passing bawah pada anggota UKM Bola Voli STKIP Bina Mutiara Sukabumi
Studi Literatur: Implementasi Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Matematika Selama Pandemi
Merdeka belajar merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Implementasi merdeka belajar berupa upaya yang diberikan kepada tiap unit pendidikan bebas dapat melakukan inovasi yang juga tentunya disesuaikan dengan daerah masing-masing unit pendidikan sebagai keterbukaan proses pembelajaran dari rumah yang nantinya dapat memberikan pengalaman belajar tanpa harus dituntut oleh standar ketuntasan dan standar kelulusan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi merdeka belajar dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika selama pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang akan diuraikan secara deskriptif. Data yang digunakan merupakan kajian dari artikel ilmiah, makalah, prosiding, serta buku yang sesuai dengan fokus penelitian. Hasil dan pembahasan yang didapat yaitu merdeka belajar dapat: (1) membuat siswa dan guru menjadi lebih kreatif, inovatif, dan tentunya lebih maju dalam penggunaan teknologi; (2) adanya kebebasan siswa dalam memperoleh informasi dalam belajar sehingga meningkatkan kemampuan literasi, numerasi dan berpikir logis serta meningkatkan kognitif siswa. Akibatnya pembelajaran matematika menjadi lebih maju dikarenakan pengimplementasian merdeka belajar.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Bangun Datar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa ditingkat SMP dalam menyelesaikan soal pada materi bangun datar yaitu Segitiga dan Segiempat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII di MTS Al-Hikmah Johar Karawang dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes literasi matematis yang berupa soal uraian dengan materi segitiga dan segiempat. Terdapat indikator kemampuan literasi matematis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) Memformulasikan situasi nyata secara matematis, 2) Menerapkan konsep matematika, serta 3) Mengevaluasi hasil matematika. Hasil penelitian menunjukkan dari 4 soal literasi matematis yang diberikan, diperoleh bahwa pada soal nomor satu terdapat 1 siswa yang mampu memenuhi indikator literasi matematis, serta pada soal nomor 2, 3 dan 4 tidak ada siswa yang mampu memenuhi indikator literasi matematis. Hal ini disebabkan karena siswa kesulitan dalam mengkomunikasikan jawabannya secara tertulis. Selain itu, siswa tidak mengevaluasi jawabannya terlebih dahulu, hal ini dikarenakan siswa ingin cepat selesai dalam mengerjakan soal
Analisis Self Efficacy Siswa Pada Pembelajaran Matematika
Perlunya keyakinan dalam diri siswa dalam kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai keberhasilan dalam proses belajar merupakan salah satu faktor keberhasilan siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui self-efficacy siswa setelah melewati proses belajar secara daring selama 3 semester secara berturut-turut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan banyak partisipan yang diambil secara purposive sampling sebanyak 5 orang. Analisis dilakukan menggunakan teori Miles dan Huberman dengan beberapa langkah yaitu: 1.) pengumpulan data; 2.) mereduksi data; 3) menyajikan data; 4) menarik kesimpulan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh bahwa: 1.) Siswa yang memiliki self-efficacy kategori rendah dipengaruhi oleh faktor tidak mengerti akan pertanyaan dalam soal maupun jawabannya lalu juga tidak yakin serta tidak percaya diri; 2.) Siswa yang memiliki self-efficacy kategori cukup dipengaruhi oleh faktor bingung akan yang dirasakan, lalu ragu-ragu dengan hasil yang diperolehnya walaupun sudah melakukan yang terbaik serta tidak percaya diri; 3.) Siswa yang memiliki self-efficacy kategori tinggi dipengaruhi oleh faktor kebingungan ketika diberikan soal yang berbeda lalu juga tidak percaya diri. Maka dapat disimpulkan bahwa self-efficacy siswa pada pembelajaran matematika dikategorikan sudah baik tetapi perlu ditingkatkan kembali