E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
The Analysis of Characteristics of Children with Expressive Language Disorder
Language disorder in children occurs when they struggle to communicate, to speak or learn a language. There are two different types of language disorders, expressive language disorder, and receptive language disorder. Expressive and receptive language disorders have similar symptoms such as having difficulties communicating or understanding a language or what is said to them. Most of children have both expressive and receptive languagr disorders sat the same time. Children with expressive language disorder have difficulties to express or describe something. Children with expressive language disorder usually mumble and they struggle to combine some words or sentence or even to say it. When other children can pronounce certain words, but children with expressive language disorder can’t. The researchers used a videobased observation. The aim is to find out or discover the characteristics of children under 5 years old with expressive language disorder. This study took 3 children from 3 videos as a sample. 1 of them has mixed expressive and rexeptive language disorder, and 2 of them have expressive language disorder. The child with mixed expressive and receptive language disorder has problems understanding what is said to them such as simple questions or instructions. 2 out of 3 children with expressive language disorder have problems speaking, they mumble, and they don’t seem to pay attention when they are being spoken to
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Berdasarkan Teori Kastolan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan jawaban siswa berdasarkan teori Kastolan pada materi himpunan ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis. Studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas VII pada satu SMP Negeri di Kabupaten Bekasi. Instrumen tes digunakan dalam penelitian ini yang terdiri lima soal uraian, memuat: indikator mengemukakan simbol dan bahasa matematika dari kejadian sehari-hari, menjelaskan situasi dan hubungan suatu ide matematika ke dalam bentuk gambar atau diagram, menjelaskan matematika dalam segi bahasa matematika dari kejadian sehari-hari, dan mengubah satu bentuk representasi ke dalam representasi lainnya. Instrumen tes yang digunakan diuji coba terlebih dahulu dengan hasil uji validitasnya sebesar 0,334 dan hasil uji reliabilitasnya sebesar 0,712. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengumpulkan data, eksplorasi, menganalisis, dan meninjau data. Pada tahap awal, siswa diberikan soal uraian mengenai materi himpunan sebanyak lima soal untuk diselesaikan. Kemudian, dilakukan analisis data pada hasil pengerjaan soal yang telah diselesaikan untuk melihat kesalahan-kesalahan jawaban siswa. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah, karena siswa melakukan kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan teknik, dimana masing-masing siswa melakukan kesalahan dengan indikator yang berbeda. Ketiga kesalahan tersebut berhubungan dengan komunikasi matematis yakni mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan. Ketika siswa melakukan kesalahan tersebut, artinya berpengaruh juga terhadap kemampuan komunikasi matematisnya. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa yaitu karena tidak memahami konsep-konsep sederhana mengenai materi himpunan, tidak mengetahui apa makna soal yang dimaksud, dan tidak mampu menyelesaikan kalimat-kalimat matematik
EFEKTIFITAS KERJA OPERATOR SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) BERBASIS DARING DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUBANG: EFEKTIFITAS KERJA OPERATOR SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) BERBASIS DARING DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUBANG
Penelitian ini didasarkan pada adanya kewajiban masyarakat untuk memakai email pribadi atau email keluarga yang ada di dalam kartu keluarga (KK), karena tidak semua masyarakat melek teknologi. Selain itu, belum semua petugas sudah mendapatkan Bimtek tentang Sistem SIAK berbasis online, sehingga mengganggu proses pelayanan kepada masyarakatMenurut Martani dan Lubis (2007:55), ada tiga pendekatan dalam mengukur efektivitas organisasi, yaitu pendekatan sumber, pendekatan proses dan pendekatan sasaran. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pihak-pihak yang terkait dalam program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), sehingga dianggap mengetahui masalah secara mendalam dan dapat dipercaya, antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Informasi administrasi Kependudukan, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.
Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa efektifitas kerja operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) berbasis daring di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Subang sudah efektif. Tetapi dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, diantaranya Pendekatan Sumber (Resource Approach) permasalahan yang ada adalah masih banyak masyarakat yang belum tahu tentang tata cara pelayanan SIAK berbasis online, dimukinkan karena kurangnya sosialisasi oleh pemerintah. Pada Pendekatan Proses (Process Approach) diantaranya sarana-prasarana pendukung masih kurang baik, dikarenakan anggaran untuk pengadaan peralatan masih kecil, sehingga kurang mencukupi, dan pada Pendekatan Sasaran (Goals Approach) adalah masyarakat masih banyak yang belum mengerti tentang teknologi
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KOMINIKATIF ANTAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DALAM PEMBELAJARAN IPS MATERI PERPAJAKAN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap permasalahan interaksi sosial khususnya mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa. Berdasarkan observasi awal di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Cimaragas, terdapat adanya permasalahan mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa dalam berinteraksi dengan siswa lain. Untuk menanggapi hal tersebut, diperlukan adanya penyusunan strategi pembelajaran dalam pelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Cimaragas sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray dalam pelajaran IPS. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi penilaian keterampilan komunikatif dan kooperatif siswa, dan dicatat dalam catatan lapangan. Untuk teknik pengumpulan data digunakan pedoman observasi, catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Pembelajaran selama penelitian, pertama dimulai dengan menentukan SK/KD dan penyusunan RPP, kedua menerangkan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray beserta indikator-indikator keterampilan komunikatif yang akan dikembangkan, ketiga menunjukkan adanya perkembangan keterampilan komunikatif siswa pada siklus 1 pertemuan 1 sampai siklus II pertemuan 2, keempat merefleksikan hasil pembelajaran IPS dengan menggunakan teknik two stay two strays. Kesimpulan, keterampilan komunikatif siswa mengalami perkembangan yang signifikan pada siklus II pertemuan 2. Saran bagi peneliti selanjutnya, peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat meneruskan kembali penelitian ini dan dapat mengembangkan metode yang lebih baik, agar mencapai hasil yang lebih maksimal
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP VO2MAX ATLET PENCAK SILAT PPS SMI KOMWIL SUBANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap VO2Max atlet pencak silat PPS SMI Komwil Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet pencak silat PPS SMI Komwil Subang yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu dengan mengambil keseluruhan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Tes (Bleep Test). Pengujian data hasil pengukuran yang berhubungan dengan hasil penelitian bertujuan untuk membantu analisis agar menjadi lebih baik. Langkah yang dilakukan adalah dengan menginput data dan menganalisa menggunakan SPSS
SURVEI MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJAS DI KELAS XI SMA PGRI 1 SUBANG PADA MASA PANDEMI
Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimanakah minat belajar siswa dalam pembelajaran penjas kelas XI SMA PGRI 1 Subang pada masa pandemi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar siswa dalam pembelajaran penjas di kelas XI SMA PGRI 1 Subang di masa pandemi.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA PGRI 1 Subang yang berjumlah 190 siswa,dan sampel penellitian ini adalah siswa kelas XI MIPA Yang terdiri dari Mipa 1,Mipa 2,dan Mipa 3 dengan total siswa kelas XI MIPA berjumlah 95 siswa. Bentuk penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif menggunakan teknik survei. Variabel penelitian Minat belajar siswa dalam pembelajaran penjas, Instrrumen penelitian ini adalah angket
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PERMAINAN 4 ON 4 TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH BOLA VOLI : (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA SUBANG)
Banyak faktor yang menjadi penyebab kurangnya peserta didik dalam mengikuti pelajaran penjasorkes khususnya passing bawah bolavoli yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap nilai penjasorkes itu sendiri.Oleh karena itu perlunya metode pembelajaran yang mampu memotivasi peserta didik untuk bergerak, salah satunya adalah metode pembelajaran passing bawah bolavoli menggunakan permainan 4 on 4. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi Pengaruh Penggunaan Metode Permainan 4 On 4 Terhadap Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas XI SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre eksperimen. Dasar penggunaan metode ini adalah kegiatan percobaan yang diawali dengan memberikan test awal kepada subjek dan diakhiri dengan suatu bentuk tes setelah diberikan perlakuan guna mengetahui pengaruh perlakuan yang telah diberikan dengan tidak menggunakan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang tahun pelajaran 2020/2021, sebanyak 30 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam peneilitian ini menggunakan teknik angket dengan kuesioner. Secara Praktis, hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak-pihak yang mengajar siswa di Siswa Kelas XI SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang dalam pelaksanaan pembelajaran
PENGARUH MODIFIKASI BOLA POLYURETHANE TERHADAP PASSING BOLA TANGAN
Penelitian untuk mengetahui pengaruh modifikasi bola polyurethane terhadap passing bola tangan di ekstrakuikuler SMKN 1 SUBANG. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen dengan , desain rancangan penelitian one grup pretest-posttest. Populasi penelitian adalah berjumlah 20 orang siswa Ekstrakulikuler SMKN 1 Subang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling ( dilakuka secara acak ). Sampel dalam penelitian ini sampel berdasarkan kemampuan siswa dalam bermain bola tangan maka penulis mengambil sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa laki-laki di Ekstrakulikuler SMKN 1 Subang. Berdaarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa mengetahui pengaruh modifikasi bola polyurethane terhadap passing bola tangan di ekstrakuikuler SMKN 1 SUBANG
SURVEI MOTIVASI KESADARAN BEROLAHRAGA SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMP PLUS AL AZHAR KECAMATAN TAMBAKDAHAN
Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian "deskriptif". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; bgaiman motivasi pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMPPlus Al-Azhar. Populasinya adalah seluruh siswa laki-laki yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli SMP Plus Al-Azhar yang berjumlah 40 siswa dengan jumlah sampel penelitian adalah 40 orang siswa,berumur rentang 13-15 tahun yang dipilih secara total sampling dimana teknik pengambilan sampel yang jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa ekstrakurikuler bola voli SMP Plus Al-Azhar dalam kategori sangat tinggi 5% (2 siswa), tinggi 22% (9 siswa), kategori sedang sebesar 42% (17siswa), kategori rendah 15%(6 siswa), dan ketegori rendah sekali 15% (6 siswa)
Penerapan Model Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis
Penelitian ini dilatar belakangi kemampuan berpikir kreatif matematis yang rendah. Alternantif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah pendekatan open-ended. Tujuan penelitian ini adalah mengukur peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Desain yang digunakan yaitu The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Desain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah berbentuk soal urraian (Essay) Hasil penelitian yang diharapkan yaitu penerapan medel pembelajaran open-ended dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis