E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Strategi Pengelolaan Sampah Di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang
Abstrak
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang mempunyai tugas pokok merencanakan, melaksanakan, mengarahkan, mengawasi, dan mengendalikan dibidang kebersihan sesuai kebijakan Daerah. Dengan visi dan misi Sebagai Institusi yang handal dalam pengelolaan Lingkungan Hidup untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Subang yang berbudaya dan berwawasan lingkungan berbasis gotong royong. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Kebijakan Pemerintah Mengatasi Permasalahan Penduduk Tentang Pengelolaan Sampah sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah termasuk masalah pembiayaannya. Berdasarkan penelitian Strenghts (Kekuatan) Dinas Lingkungan Hidup adanya Perda Pengelolaan Sampah Nomor 6 Tahun 2012, tersedianya kendaraan dalam pengangkut sampah, adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), adanya Program Bank Sampah Induk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang. Weakness (Kelemahan) dalam melakukan strategi pengelolaan sampah adalah penggunaan sistem open dumping yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Opportunities (Peluang) adanya retribusi sampah, serta adanya Bank Sampah Induk peluang sampah yang dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan dari segi keuangan. Threats (Tantangan) dalam pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup yaitu jumlah penduduk semakin meningkat dan juga bertambahnya perumahan, kondisi jalan yang rusak, serta luas wilayah Kabupaten Subang.
Kata Kunci: Strategi, Pengelolaan Sampah, Analisis SWOT
Abstract
The Subang Regency Environmental Service has the main task of planning, implementing, directing, supervising and controlling the cleanliness sector in accordance with regional policies. With the vision and mission of being a reliable institution in managing the environment to create a society in Subang Regency that is cultured and environmentally minded based on mutual cooperation. Law Number 18 of 2008 concerning Government Policy to Overcome Population Problems Regarding Waste Management is the responsibility of the Government, including the issue of financing. Based on research from the Strengths (Strenghts) of the Environmental Service, there is a Waste Management Regional Regulation No. 6 of 2012, the availability of vehicles for waste transport, the existence of Final Disposal Sites (TPA), the existence of the Main Garbage Bank Program for the Environmental Office of Subang Regency. The weakness in carrying out the waste management strategy is the use of an open dumping system carried out by the Environment Agency. Opportunities (Opportunities) for waste retribution, as well as the existence of a Waste Bank, the opportunity for waste that is managed properly will bring financial benefits. Threats (challenges) in waste management by the Environment Agency, namely the increasing population and also increasing housing, damaged road conditions, and the area of Subang Regency.
Keywords: Strategy, Waste Management, SWOT Analysis
 
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan CV. Cipta Inovasi Indonesia Kabupaten Subang
Abstrak
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada saat proses observasi di CV. Cipta Inovasi Indonesia Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Apakah terdapat Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan CV. Cipta Inovasi Indonesia? (2) Seberapa besar Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan CV. Cipta Inovasi Indonesia? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengana analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini merupakan karyawan dari CV. Cipta Inovasi Indonesia yang berjumlah 56 orang, sedangkan untuk pengambilan sampel digunakan teknik sensus yang berarti keseluruhan karyawan yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Alat mengukur data yang digunakan adalah kuesioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh sebesar 74,3% dan sisanya 25,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti lebih lanjut.
Kata kunci : Lingkungan kerja, kinerja karyawan
Abstract
This research was conducted based on the problems found during the observation process at CV. Cipta Inovasi Indonesia The purpose of this study was to find out: (1) Is there an Influence of the Work Environment on Employee Performance at CV. Create Innovation Indonesia? (2) How big is the influence of the work environment on employee performance at CV. Create Innovation Indonesia? The method used in this study is a quantitative method with descriptive analysis. The population in this study are employees of CV. Cipta Inovasi Indonesia, amounting to 56 people, while the census technique was used for sampling, which means that all employees were sampled in this study. The tool to measure the data used is a questionnaire or questionnaire. The results showed that the calculation of the coefficient of determination was 74.3% and the remaining 25.7% was influenced by other factors which were not examined further.
Keywords : Work Environment, Employee Performance
The Influence of Podcasts on Listening Ability: Students’ Perspectives
The purpose of this study was to explore the effect of using podcasts on students' learning motivation in listening skills. This study uses a qualitative method. Data were collected from eight college-level students who took part in the year-long study via a questionnaire and then observed them to analyze the data. Questionnaires will be distributed via Google form with seven questions that must be filled out by students. From the results of this study it can be concluded that podcasts can be non-formal learning media that motivate students in learning languages, especially in listening skills
Islamic Junior High School Students’ Motivation for Learning English in Cipancuh
The purpose of the study was to investigate the level of motivation for learning English among Islamic junior high school students in Cipancuh. The study also explored the differences in students’ motivation for learning English based on the genders of the students. The participants of this study were 4 of 8th grade students at Islamic junior high school in Cipancuh. The data collection was a questionnaire, and researchers also added interviews to strengthen the research. The data for this study were analyzed qualitatively using thematic analysis. The findings showed that the students’ motivation for learning English was high. The finding revealed a significant difference in their motivation for learning English as female students have higher levels than male students. This study is expected to provide useful knowledge and information about students’ motivation in learning English.
 
Investigation of Speaking Anxiety in Case Study Method Classroom
Speaking is one of the skills in learning English that needs to be mastered. This skill is very important to the master because it relates to the real life of students in communicating. But in fact there are still many students who have anxiety in speaking let alone using English. The use of the case method in learning English can be a solution in improving students’ speaking skills in class. In this study, researchers used the case method as a tool to increase student motivation in improving students’ speaking skills in learning activities in class. This study aims to investigate students’ speaking anxiety in the study method in the classroom. This is qualitative research as a research design. The participants of this research were 10 students from the English Education Department. Questionnaires and interviews are used by writers as data collection techniques. The results of this study indicate that students agree that the case study method can improve their speaking skills because the case study method often asks students to find solutions to many cases and expressing their opinions in front of the class makes them participate in presentations and discussions. Not only that, students believed that the case study method also made students feel motivated to speak in front of the class. So it can be concluded that most students will feel anxious when appointed to speak or express their opinion in front of the class, and they believe that speaking skill is the most difficult thing to master.
 
ANALISIS WACANA KRITIS DALAM PEMBERITAAN KASUS PENCULIKAN GADIS DI GARUT PADA MEDIA ONLINE TRIBUNNEWS.COM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya pemberitaan tentang penculikan seorang gadis di Kabupaten Garut, kejadian ini menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat karena sempat diduga sebagai berita bohong atau hoax. Banyak media massa yang membuat pemberitaan kasus ini termasuk Tribunnews.com. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi eksklusi dan inklusi dalam wacana teks pada pemberitaan kasus penculikan gadis di Garut pada media online Tribunnews.com.
Metode penelitian yang digunakan yaitu teori analisis wacana kritis model Theo Van Leeuwen. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, studi pustaka, dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu tribunnews.com dan pemilihan narasumber dengan tiga informan dan dua narasumber. Nilai kebaruan dari penelitian ini yaitu kasusnya baru terjadi pada saat pertama pengajuan melakukan penelitian, penelitian kasus tersebut yang menggunakan teori yang digunakan baru dilakukan oleh peneliti, dan peneliti sebelumnya belum ada yang melakukan penelitian tema serupa dengan teori yang sama.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya penggunaan strategi eksklusi dalam dua dari empat berita yang dijadikan objek penelitian. Strategi eksklusi ditemukan di berita ke-3 dan ke-4. Dalam berita tersebut, pelaku dan korban dimarginalkan dengan menggunakan inisial untuk menyamarkan identitas. Sementara strategi inklusi, peneliti temukan pada empat berita yang menjadiobjek penelitian. Di mana, penulis berita menampilkan aktor sosial lainnya untuk menyudutkan keluarga korban. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa wartawan Tribunnews.com menggunakan strategi eksklusi dan inklusi dalam pemberitaan kasus tersebut. Strategi eksklusi digunakan penulis berita untuk memarginalkan korban dan pelaku dalam berita dengan penggunaan inisial untuk mengganti penyebutan identitasnya dengan tujuan untuk menghindari adanya sanksi sosial dari masyarakat. Terkait strategi inklusi, wartawan Tribunnews.com menampilkan aktor sosial lain yakni warga Garut untuk menggambarkan keluarga korban secara buruk karena telah memberikan informasi palsu
Terpaan Film Animasi Shiva Dalam Imitasi Perilaku Anak Di Desa Bojongloa Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang: Studi Deskriptif Kuantitatif Terpaan Film Animasi Shiva Dalam Imitasi Perilaku Anak Di Desa Bojongloa Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah mengenai Terpaan Film Animasi Shiva Dalam Imitasi Perilaku Anak Di Ddesa Bojongloa Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana pendekatan kuantitatif menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat digeneralisasikan. Populasi dalam penelitian ini adalah anak- anak Di Desa Bojongloa yang berjumlah 72 orang anak. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil dari ketiga indikator yakni : Frekuensi, durasi dan Atensi menunjukan angka 78,21% setuju, bahwa adanya Terpaan film animasi shiva dalam imitasi perilaku anak
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN PERMAINAN MERAIH SASARAN
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa pengembangan model pembelajaran gerak dasar lompat jauh gaya jongkok dengan permainan meraih sasaran bola di udara pada siswa kelas V SDN Darmaga IV. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Darmaga IV. Instrumen yang digunakan berbentuk kuesioner dan pengamatan gerak siswa untuk pengumpulan data dari evaluasi ahli dan uji coba dengan pertimbangan jumlah subjek yang relatif banyak dan diambil secara serentak dalam waktu yang singkat. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis deskriptif berbentuk persentase, dengan saran dan alasan memilih jawaban responden dianalisis secara teknik analisis kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji ahli penjas dan ahli pembelajaran dalam uji coba skala kecil (N15), diperoleh hasil dengan rata-rata persentase 85% (baik) dan uji lapangan skala besar (N=43) diperoleh hasil dengan persentase 89% (sangat baik). Hasil dari pengamatan gerak pada uji coba skla kecil (N15) hasil yang diperoleh dengan rata-rata persentase 81% (Baik), pada uji coba skala besar (N43) hasil yang diperoleh dengan rata-rata persentase 84,33% (Baik). Berdasarkan hasil data yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa permainan hasil pengembangan pembelajaran gerak dasar lompat jauh gaya jongkok dengan permainan meraih sasaran bola di udara dapat layak digunakan pada siswa kelas V SDN Darmaga IV
AKTUALISASI KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SMP NEGERI 2 BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG
Guru profesional senantiasa akan mengaktualisasi kompetensinya untuk melakukan inovasi dalam manajemen pembelajaran dan pendidikan, yang akan merubah paradigma pendidikan lama menjadi pendidikan yang reformartif dan lebih demokratis. Konsekuensi logis dari inovasi tersebut adalah peningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa. Proses dan hasil belajar harus menjadi bahan kajian guru lebih lanjut, guna mendapatkan tindakan yang mengarah kepada perbaikan dan peningkatan mutu. Dalam hal ini inovasi bermaksud memperkenalkan sesuatu yang baru yang bersifat pembaruan, yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setiap penemuan yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang diharapkan, maka diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan PTK timbul dari permasalahan praktis yang secara langsung dirasakan guru dalam menjalankan tugas profesinya sehari-hari, yakni sebagai pengelola program pembelajaran di kelas. Guru sebagai pelaku utama dalam manajemen pembelajaran di sekolah secara praktis akan mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi dikelasnya, yang berkaitan dengan permasalahan pengajaran. PTK cukup potensial untuk membantu memecahkan masalah guru dalam menjalankan profesinya sekaligus guna meningkatkan kinerjanya. Oleh karena itu PTK menjadi bagian yang penting dari pekerjaan guru karena mereka terbiasa menemukan masalah-masalah dalam pembelajaran yang dilaksanaka
Interactions Between Lecturer and Students In An Online Classroom
Many researchers have investigated classroom interactions due to their importance showed in online teaching and learning. However, classroom interactions in online learning are still not done much. This research was conducted using a qualitative approach to 1 lecturer and 24 students at one of the universities in Garut. Data were collected using observations and recordings of the teaching and learning process following the frameworks of Allwright and Bailey (1991) on Classroom Interactions and Sinclair and Coulthard (1975) on the pattern of Classroom Interactions (IRF). The finding shows that the pattern mostly used by the lecturer was teacher initiation, student response, and teacher follow-up (IRF). Thus, in the IRF moves pattern, the teacher follows up on theevaluation more and asks students to clarify. It can be concluded that theexchange process between lecturer and students is well established