E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA MELALUI PROGRAM KKNM M3D UNTUK MENINGKATKAN UMKM DI DESA SAGALAHERANG KIDUL, KECAMATAN SAGALAHERANG KABUPATEN SUBANG
Abstrak
Badan usaha milik Desa (BUMDes) ini adalah salah satu lembaga/badan perekonomian desa yang berbadan hukum dibentuk dan dimiliki oleh Pemerintah Desa yang bergerak di bidang sosial dan ekonomi serta sebagai penyedia layanan terhadap masyarakat desa utamanya mengenai bidang usaha. Pengelolaan dilakukan secara ekonomis dengan mengajak para masyarakat yang berprofesi sebagai UMKM untuk ikut dalam program wisata kuliner yang akan diselenggarakan di BUMdes sagalaherang kidul, program ini dilakukan untuk dapat memajukan BUMdes sagalaherang kidul dan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakatat sekitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan fokus penelitiannya adalah:1). Manfaat pengembangan Badan Usaha Milik Desa sagalaherang kidul melalui program desa wisata kuliner, 2). Pengaruhnya terhadap masyarakat sebelum dan sesudah dilakukannya revitalisasi Badan Usaha Milik Desa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang lumayan signifikan.
Kata kunci : BUMdes, Desa Wisata, UMKM, Sagalaherang Kidul, ekonomi
Abstract
This Village-Owned Business Entity (BUMDes) is one of the village economic institutions/bodies which is a legal entity formed and owned by the Village Government which operates in the social and economic fields and as a service provider to village communities, especially regarding the business sector. Management is carried out economically by inviting people who work as MSMEs to take part in the culinary tourism program which will be held at BUMdes Sagalaherang Kidul. This program is carried out to advance BUMdes Sagalaherang Kidul and can help improve the economy of the surrounding community. The research method used in this research is qualitative research with a descriptive approach and the research focus is: 1). Benefits of developing Sagalaherang Kidul Village Owned Enterprises through the culinary tourism village program, 2). The influence on the community before and after the revitalization of Village-Owned Enterprises. The results of the research show a quite significant increase.
Keywords: BUMdes, Tourism Village, MSMEs, Sagalaherang Kidul, econom
Analisis dan Desain Sistem Informasi Bengkel DS Motor Berbasis Web
Dalam era digital, sistem informasi memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional berbagai jenis usaha, termasuk bengkel. Penelitian ini fokus pada analisis dan desain sistem informasi berbasis web untuk Bengkel DS Motor di Kabupaten Subang. Saat ini, DS Motor masih menggunakan sistem semi-manual untuk pencatatan transaksi, manajemen persediaan suku cadang, dan riwayat servis kendaraan, yang menyebabkan berbagai kelemahan seperti ketidakakuratan data, inefisiensi proses bisnis, dan kurangnya informasi yang akurat dan terkini. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi yang terkomputerisasi untuk mengatasi masalah ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode pengembangan sistem waterfall, yang mencakup dua tahap utama analisis dan desain. Tahap analisis mencakup identifikasi kebutuhan informasi dan fungsional sistem, sementara tahap desain mencakup pembuatan rancangan proses bisnis, basis data, dan antarmuka pengguna menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil dari penelitian ini adalah rancangan sistem informasi manajemen bengkel berbasis web yang terdiri dari komponen front-end dan back-end. Front-end menyediakan informasi terkait DS Motor seperti profil organisasi, berita terkini, dan layanan yang tersedia bagi pelanggan. Sementara back-end digunakan oleh manajemen untuk pengelolaan operasional seperti hak akses, pencatatan data pelanggan, stok barang, transaksi keuangan, dan laporan. Diharapkan rancangan sistem ini akan meningkatkan akurasi data, efisiensi operasional, kualitas layanan pelanggan, dan profitabilitas bengkel DS Motor
Mengukur Tingkat Efektivitas Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa KKN Kelompok 12 ISS-MBKM Universitas Subang
Basically, interpersonal communication is needed by every individual to carry out smooth reciprocal cooperation in daily activities. Likewise, interpersonal communication is carried out by the 12 ISS-MBKM KKN groups. The formation of the 12 ISS-MBKM KKN groups consists of two faculties with different individual characters. Because of this, interpersonal communication between group members sometimes does not always go well. Based on this background, this research aims to determine the level of common understanding, the level of voluntariness in acting, and the level of close personal relationships among KKN group 12 members. This type of research is descriptive with a quantitative approach. The population of this study was group 12 KKN students, totaling 10 people. The results of the research show that the level of effectiveness of interpersonal communication in group 12 KKN students is in the range 4.0 – 4.3 with level categories from good/high to very good/very high. This is proof that interpersonal communication among group 12 KKN students is running well and effectively. Meanwhile, the range of effectiveness scores per respondent has a total of 358 to 312, indicating that respondents who have the highest effectiveness scores mean they have the most effective interpersonal communication compare to other respondents
ANALISIS STRATEGI MARKETING MIX DALAM PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK SANGRAI DI UMKM PURWADADI
Abstrak
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara ataupun suatu daerah, tidak terkecuali di Indonesia. Namun pergerakan dunia usaha yang berkembang begitu pesat mengakibatkan semakin banyaknya persaingan yang berada dibidang usaha yang sama membuat para pelaku usaha harus cermat dalam menentukan cara yang tepat agar usahnya mampu bertahan dan berkembang. Bauran pemasaran (marketing mix) dapat dianggap sebagai solusi masalah yang mampu menjawab setiap perkembangan permasalahan dalam bidang pemasaran.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian peneliti tekait semakin banyaknya persaingan pasar dalam UMKM terutama dalam bidang usaha kerupuk sangrai. Oleh karena itu peneliti berencana menganalisis “Strategi Marketing Mix Dalam Peningkatan Penjualan Kerupuk Sangrai Di UMKM Purwadadi”. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskiptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi dengan informan berjumlah 3 (tiga) orang yaitu pemilik, karyawan dan konsumen. Sedangkan metode analisis yang digunakan meliputi pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan , untuk produk yang ditawarkan oleh UMKM kerupuk sangrai Bapak Iyus menyediakan dua varian kerupuk yaitu kerupuk sangrai lidah, dan kerupuk sangrai pentil. Dalam penetapan harga Bapak Iyus sangat mempertimbangkan dengan kebutuhan konsumen maupun pengecer. Promosi yang dilakukan adalah promosi dari mulut ke mulut tanpa menggunakan media iklan online maupun media cetak. Distribusi yang dilakukan Bapak Iyus yaitu melakukan kerjasama dengan pihak distributor seperti warung-warung ataupun pengecer pinggir jalan sekitar lingkungannya. Dari keempat strategi yang diterapkan, saat ini UMKM kerupuk sangrai Bapak Iyus belum mengoptimalkan strategi pemasaran (marketing mix) sehingga mengakibatkan omzet penjualan kurang maksimal.
Kata kunci : UMKM, Marketing Mix, Omzet Penjualan.
Abstract
Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are an important part of the economy of a country or region, including Indonesia. However, the movement of the business world which is developing so rapidly has resulted in more and more competition in the same business sector, making business actors have to be careful in determining the right method so that their business is able to survive and develop. The marketing mix can be considered as a problem solution that is able to answer every development problem in the marketing field.
This research is motivated by researchers' attention regarding the increasing market competition in MSMEs, especially in the roasted cracker business sector. Therefore, the researcher plans to analyze "Marketing Mix Strategy in Increasing Sales of Roasted Crackers in Purwadadi MSMEs". This type of research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection methods used were the observation method, interview method and documentation method with 3 (three) informants, namely the owner, employees and consumers. Meanwhile, the analytical methods used include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The results of this research show that for the products offered by MSMEs, roasted crackers, Mr. Iyus provides two variants of crackers, namely tongue roasted crackers and pentil roasted crackers. In setting prices, Mr. Iyus really considers the needs of consumers and retailers. The promotion carried out is word of mouth without using online advertising media or print media. The distribution carried out by Mr. Iyus is collaborating with distributors such as stalls or roadside retailers around his neighborhood. Of the four strategies implemented, currently Mr. Iyus' roasted cracker MSME has not optimized its marketing strategy (marketing mix), resulting in less than optimal sales turnover.
Keywords: MSMEs, Marketing Mix, Sales Turnover. 
Redesign Struktur Atas Beton Bertulang Dan Atap Baja Pada Pembangunan Gedung Serbaguna dan Olahraga Universitas Subang
Subang University (Unsub) is the first university in Subang Regency. On the Subang University campus itself, which consists of several buildings, there is no presentative room that can be used for various activities (multipurpose room). Therefore, it is necessary to re-design the space in a presentative manner in accordance with the construction rules in accordance with the applicable SNI. The re-designminimizes damage to building structures that do not meet the applicable SNI standards, in accordancewith the provisions of SNI 1726:20212 (Procedures for Earthquake Resistance Planning for BuildingStructures) as a Geotechnical Based on Building Structures, SNI 1727: 2013 (Minimum Free StandardsUsed for Building Design), and SNI 2847:2013 (Requirements for Structural Berton Used for Buildings),and the SNI regulations are divided into 4 load categories, such as: Dead Load, Live Load, Wind Loadand Earthquake Load, and used SAP 2000 to process the redesign analysis. The results of the re-designshowed that the design of the dimension column had the highest ratio (0.971), with 2 rafter designs (WF600x200x11x17) (WF 500x200x10x16), with a lot of upper reinforcement (8D22) and lowerreinforcement (5D22)
Sistem Informasi E-Commerce Toko Sepatu Berbasis Web Studi Kasus Chats Subang
Penelitian ini membahas implementasi E- Commerce pada toko sepatu chats Subang. Dengan menggunakan metode pengembangan sistem Rational Unified Process (RUP), penelitian ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan penjualan sepatu, serta mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi. Sistem yang dikembangkan memastikan transparansi, keakuratan data, dan efektivitas proses bisnis, sehingga dapat memberikan solusi bagi toko sepatu chats Subang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi ini berhasil mengoptimalkan pengelolaan penjualan sepatu. Dengan adanya sistem ini, setiap proses bisnis di toko sepatu chats Subang berjalan efektif dan mendukung prinsip-prinsip didalan penjualan online. Selain itu, sistem ini juga membantu dalam pengelolaan data, transparansi, dan laporan penjualan sepatu lebih efisien. Implementasi sistem ini tidak hanya meminimalkan potensi kesalahan manusia, tetapi juga menghemat waktu dalam pengelolaan penjualan sepatu toko chats subang
PENGARUH PROMOSI MELALUI ONLINE TRAVEL AGENT (OTA) TERHADAP VOLUME PENJUALAN KAMAR DI LASKA HOTEL SUBANG
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh promosi melalui Online Travel Agent (OTA) terhadap volume penjualan kamar di Laska Hotel Subang. Promosi melalui OTA menjadi strategi penting bagi hotel dalam meningkatkan visibilitas dan pencapaian penjualan. Dengan mengadopsi pendekatan penelitian deskriptif dan metode kuantitatif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh promosi melalui OTA terhadap volume penjualan kamar di Laska Hotel Subang. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui survei kepada tamu hotel yang memesan melalui OTA serta melalui data internal hotel terkait volume penjualan kamar dan aktivitas promosi melalui OTA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi melalui OTA memiliki pengaruh yang signifikan, menyumbang sebesar 57,5% terhadap volume penjualan kamar di Laska Hotel Subang. Hal ini mengindikasikan bahwa promosi melalui OTA memainkan peran penting dalam menjelaskan variasi dalam penjualan kamar. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran strategis promosi melalui OTA dalam meningkatkan volume penjualan kamar hotel.
Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa hotel perlu terus mengoptimalkan strategi promosi mereka melalui OTA guna mencapai tingkat pencapaian penjualan yang lebih tinggi di pasar yang semakin kompetitif ini. Dengan memahami pentingnya promosi melalui OTA dan efeknya terhadap penjualan, hotel dapat mengarahkan sumber daya mereka dengan lebih efektif untuk mencapai tujuan penjualan mereka.
Kata Kunci: Online Travel Agent, Promosi, dan Volume Penjualan
Abstract
This study aims to evaluate the impact of promotions through Online Travel Agents (OTA) on the room sales volume at Laska Hotel Subang. Promotions through OTA have become a crucial strategy for hotels to enhance visibility and achieve sales targets. Adopting a descriptive research approach and quantitative methods, this study aims to analyze the extent of the influence of OTA promotions on room sales volume at Laska Hotel Subang. Data for this research were collected through surveys administered to hotel guests who booked through OTA, as well as through internal hotel data related to room sales volume and OTA promotion activities.
The research findings indicate that promotions through OTA have a significant impact, contributing to 57.5% of the room sales volume at Laska Hotel Subang. This suggests that OTA promotions play an important role in explaining the variation in room sales. This study provides a better understanding of the strategic role of OTA promotions in increasing hotel room sales volume.
The practical implications of these findings are that hotels need to continuously optimize their promotion strategies through OTA to achieve higher sales performance in this increasingly competitive market. By understanding the importance of OTA promotions and their effects on sales, hotels can allocate their resources more effectively to achieve their sales goals.
Keywords: Online Travel Agent , Promotion, and Sales Volum
PROSEDUR ADMINISTRASI PEMBAYARAN SERTIFIKAT JAMINAN FIDUSIA PADA PT. FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE (FIFGROUP) CABANG SUBANG
Abstrak
Dalam Laporan Tugas Akhir ini tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti yaitu (1) Untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen dengan jaminan fidusia pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. (2) Untuk mengetahui pelaksanaan pendaftaran sertifikat jaminan fidusia pada pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. (3) Untuk mengetahui pelaksanaan pembayaran sertifikat jaminan fidusia pada pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang.
Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam menyusun Laporan Tugas Akhir ini yaitu dengan metode kualitatif deskriptif. Metode penelitian digunakan untuk dapat menggambarkan Prosedur Administrasi Pembayaran Sertifikat Jaminan Fidusia Pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang. Metode ini juga dapat dikatakan sebagai suatu penulisan yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya tentang objek yang diteliti pada saat penelitian berlangsung. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam menyusun Laporan Tugas Akhir ini yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelaksanaan Perjanjian Pembiayaan Konsumen dilaksanakan oleh pihak debitur sebagai penerima fasilitas pembiayaan dan kreditur sebagai pemberi fasilitas pembiayaan. Pada Perjanjian Pembiayaan Konsumen terdapat nomor perjanjian pembiayaan, kesepakatan perjanjian antara debitur dan kreditur yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, rincian pembiayaan yang harus dipenuhi oleh debitur selama periode pembayaran serta ketentuan-ketentuan lainnya yang harus dipahami oleh debitur pada Perjanjian Pembiayaan Konsumen. (2) Pelaksaan pendaftaran sertifikat jaminan fidusia diawali dengan mengajukan permohonan melalui Fiduciary Management System oleh fidusia clerk kepada notaris. Fidusia clerk berkoordinasi dengan finance coordinator dalam hal pembayaran sertifikat jaminan fidusia yang ditagihkan oleh notaris. (3) Invoice untuk pembayaran sertifikat jaminan fidusia dibagi menjadi dua, yaitu dokumen pertama untuk pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta materai, dan dokumen kedua untuk pembayaran akta notaris.
Kata Kunci: Sertifikat Jaminan Fidusia, Pembayaran, Invoice.
Abstract
In this Final Project Report, the objectives to be achieved by the researcher are (1) To find out the implementation of consumer financing agreements with fiduciary guarantees at PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. (2) To find out the implementation of the registration of the fiduciary guarantee certificate at PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. (3) To determine the implementation of the payment of the fiduciary guarantee certificate to the PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch.
The research method used by researchers in compiling this Final Project Report is a descriptive qualitative method. The research method is used to be able to describe the Administrative Procedure for Payment of Fiduciary Guarantee Certificates in PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch. This method can also be said to be a writing that describes the actual state of affairs about the object under study at the time of the study. The data collection techniques used by researchers in compiling this Final Project Report are using observation methods, interviews, documentation, and literature.
The results showed that: (1) The implementation of the Consumer Financing Agreement was carried out by the debtor as the recipient of the financing facility and the creditor as the provider of the financing facility. In the Consumer Financing Agreement, there is a financing agreement number, an agreement agreement between the debtor and the creditor signed by both parties, details of the financing that must be fulfilled by the debtor during the payment period and other provisions that must be understood by the debtor in the Consumer Financing Agreement. (2) The registration of a fiduciary guarantee certificate shall be initiated by submitting an application through the Fiduciary Management System by the fiduciary clerk to the notary. Fidusia clerk coordinates with the finance coordinator in terms of payment of fiduciary guarantee certificates billed by notaries. (3) Invoices for the payment of fiduciary guarantee certificates are divided into two, namely the first document for the payment of Non-Tax State Revenue (PNBP) and stamp duty, and the second document for the payment of notarial deeds.
Keywords:Fiduciary Guarantee Certificate, Payment, Invoice
IMPLEMENTASI POJOK LITERASI GUNA KEMBANGKAN MINAT BACA DI SDN SUKAMUKTI DESA MARENGMANG KECAMATAN KALIJATI
Program literasi sekolah adalah keinginan untuk melek huruf sebagai keterampilan yang mendalam untuk memperoleh, memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai kegiatan membaca, menonton, mendengar, menulis atau berbicara. Salah satu sarana literasi adalah majalah dinding yang disajikan di luar ruang kelas agar lebih dekat dan akrab lagi siswa dengan bahan bacaan mereka. Guna melakukan penguatan pada program literasi, Pemerintah melalui Kemendikbudristek telah meluncurkan Merdeka Belajar ke-23: Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia. Literasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam pendidikan di Indonesia yang harus dimaksimalkan dengan baik, namun masih terdapat masyarakat Indonesia yang belum melek terhadap pentingnya literasi. Hal tersebut dapat diketahui melalui Program for International Student Assessment (PISA) yang diselenggarakan oleh OECD, pada tahun 2019 Indonesia berada pada peringkat 62 dari 70 negara, serta Indonesia menjadi bagian dari 10 negara yang memiliki tingkat literasi rendah di tahun 2019. SDN Sukamukti merupakan pendidikan jenjang Sekolah Dasar yang bertempat di Desa Marengmang Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang. SDN Sukamukti telah terakreditasi B, memiliki 6 orang guru, perpustakaan 1, dan tidak memiliki laboratorium. Dengan melihat fasilitas literasi yang minim bagi siswa, maka kelompok 18 tergerak melakukan program kerja pojok literasi berupa mading di luar ruang kelas, sehingga dapat terjangkau oleh seluruh siswa SDN Sukamukti. Dengan adanya program ini, siswa SDN Sukamukti memiliki ruang untuk mengekspresikan karya atau dapat membaca bahan bacaan dengan mudah melalui mading. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan observasi. Hasil yang didapatkan setelah menyediakan mading di SDN Sukamukti yaitu siswa menyambut baik dengan kehadiran pojok baca berupa majalah dinding di area luar ruang kelasnya, hal itu ditandai dengan adanya aktivitas dan antusias siswa dalam membaca bahan bacaan sebelum pelajaran dimulai dan pada saat jam istirahat.
 
Strategic Management Approaches for Enhancing English-Speaking Proficiency in Language Education
This study explores effective strategies for teaching English speaking skills and the factors that influence implementing these strategies. The study discussed the strategies used in speaking learning, why they are chosen, and their implications for students speaking success. The strategies referred to in this study encompass methods, resources, and media used in achieving success in learning to speak English. The research method employed is qualitative with a case study approach. The study was conducted in March 2023 at some schools and English courses, with ten teachers serving as informants. Data collection was carried out through indirect interviews via WhatsApp and GoogleForm. The main findings show that role-play and chain drill methods are the most frequently applied strategies and are considered effective in improving students speaking skills. The main factors that influence the use of these strategies include students interest and the relevance of the material. The implications of this study highlight the importance of selecting strategies that are appropriate to students characteristics and learning contexts, and this study shows the need to adapt teaching methods based on the availability of resources and environmental support. The results of this study provide insights for educators to design and implement more effective speaking learning strategies and encourage further discussion on innovation in English language learning