EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
    9768 research outputs found

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PRAMUKA PROVINSI GORONTALO BERBASIS WEB

    No full text
    Gerakan Pramuka di Provinsi Gorontalo menghadapi kendala dalam administrasi karena pengelolaan data masih dilakukan secara manual. Hal ini menyebabkan keterlambatan informasi, kesulitan pencarian dokumen, serta kurang optimalnya pengawasan terhadap kegiatan dan keaktifan anggota. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merancang sistem informasi berbasis web dengan model pengembangan Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Sistem yang dibangun memiliki fitur utama untuk mengelola data anggota, kegiatan, berita, galeri, media unduh, serta laporan organisasi. Hasil uji coba menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung peningkatan efisiensi, akurasi, serta keteraturan dalam proses administrasi. Dengan demikian, sistem informasi ini dinilai efektif dan layak digunakan sebagai media informasi resmi Kwartir Daerah Gorontalo. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan aplikasi mobile serta peningkatan keamanan data.Kata Kunci: Sistem Informasi; Pramuka; Waterfall; Web

    SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT BERBASIS WEBSITE DI POLRES KOTA GORONTALO

    No full text
    Proses pelayanan pengaduan masyarakat di Polres Kota Gorontalo masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan kendala, antara lain keterlambatan pencarian data STPL (Surat Tanda Penerimaan Laporan), data hilang atau rusak sehingga petugas harus membuat ulang dokumen, serta sulitnya memantau perkembangan laporan. Kondisi tersebut mengakibatkan pelayanan kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Pengaduan Masyarakat berbasis website di Polres Kota Gorontalo guna meningkatkan kualitas pelayanan. Sistem dikembangkan menggunakan metode Prototype dengan tahapan communication, quick plan, modelling quick design, construction of prototype, serta deployment delivery feedback. Fitur utama meliputi formulir pengaduan online, pembuatan otomatis STPL dan surat pernyataan, pelacakan status laporan, peta kerawanan, serta pengelolaan laporan oleh petugas SPKT dan Reskrim. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu mengotomatisasi pengaduan, mempercepat pencarian data, meningkatkan akurasi laporan, serta memudahkan masyarakat memantau perkembangan kasus. Dengan demikian, sistem ini berpotensi meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik di Polres Kota Gorontalo.

    ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP LAYANAN APLIKASI IKD (IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGUTAL) MENGGUNAKAN MODEL EUCS DAN DELONE & MCLEAN

    No full text
    Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan bentuk digital dari dokumen identitas yang dapat diakses secara online. Di Provinsi Gorontalo, aplikasi IKD telah diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses layanan kependudukan. Hingga saat ini, sudah lebih 100.000 masyarakat Gorontalo yang telah memiliki IKD. Namun hingga kini, belum ada penelitian yang secara khusus menganalisis tingkat kepuasan pengguna IKD di Gorontalo, sehingga analisis mendalam diperlukan untuk memastikan apakah aplikasi ini benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat capaian responden pada variabel dalam model EUCS dan DeLone McLean dan mengetahui faktor-faktor dalam model EUCS dan DeLone McLean yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna layanan aplikasi IKD di Provinsi Gorontalo, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kepuasan pengguna aplikasi IKD di Provinsi Gorontalo. Model penelitian yang digunakan adalah EUCS dan DeLone McLean dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis kuantitatif dengan pendekatan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi, akurat, dan kualitas layanan memiliki pengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna aplikasi IKD. Rekomendasi yang diberikan pada penelitian ini yaitu perlu meningkatkan aplikasi IKD diintegrasikan dengan layanan publik, menambahkan fitur notifikasi yang memberikan informasi secara langsung kepada pengguna, dan aplikasi dilengkapi dengan panduan penggunaan yang jelas dan mudah diakses.Kata kunci: EUCS, DeLone McLean, Kepuasan Pengguna, Tingkat Capaian Responden, PLS-SEM, IKD

    Media Pembelajaran Interaktif Desain Poster Berbasis Media Sosial Di Smk Negeri 3 Gorontalo

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah materi dasar desain grafis di jurusan teknik komputerr jaringan di SMK Nergerri 3 Gorontalo dapat digunakan untuk merrancang merdia permberlajaran mernggunakan merdia sosial. Serlain itu, pernerlitian ini juga akan mernyerlidiki apakah platform permberlajaran berrbasis Instagram berrguna atau tidak.  Mertoder pernerlitian dan perngermbangan mernggunakan moderl ADDIER. Hasil perngujian merdia permberlajaran yang dikermbangkan mernunjukkan kerlayakan ahli merdia dan ahli materri. Ahli merdia mermperrolerh skor rata-rata 79 perrsern derngan kriterria sangat layak, ahli materri mermperrolerh skor rata-rata 90 perrsern derngan kriterria sangat layak, dan hasil rerspon siswa mermperrolerh rata-rata 0.880 derngan kriteria sangat layak.  Siswa kelas X jurusan teknik komputer jaringan di SMK Negeri 3 Gorontalo dapat menggunakan media pembelajaran berbasis Instagram untuk mata pelajaran dasar desain grafis. Salah satu ciri khas media pembelajaran interaktif adalah adanya elemen interaktif seperti kuis, video, simulasi, atau diskusi langsung. Dengan bantuan teknologi digital dan platform media sosial seperti Instagram, guru dapat menyajikan materi pembelajaran secara visual, ringkas, dan mudah diakses kapan saja oleh siswa. Contohnya, dalam mata pelajaran Dasar Desain Grafis, guru bisa memanfaatkan Canva untuk membuat konten menarik, lalu membagikannya melalui Instagram untuk menjangkau siswa dengan cara yang lebih relevan dan kekinian

    Analisis Faktor Resiko Terhadap Kejadian Hiperlipidemia Pra Lansia

    No full text
    Hyperlipidemia is an increase in lipid levels in the blood and represents a major challenge faced by the pre-elderly population, with an increased cardiovascular risk as a consequence. Gorontalo Province is among the top 10 provinces with the highest prevalence of non-communicable diseases nationally. At Kota Tengah Public Health Center, 189 cases of hyperlipidemia were recorded among individuals aged 45–59 years. The purpose of this study was to analyze the risk factors associated with the incidence of hyperlipidemia in pre-elderly individuals (45–59 years). The study used a quantitative method with a cross-sectional approach. The research variables included gender, familial hypercholesterolemia, exposure to cigarette smoke, alcohol consumption, consumption of fatty foods, and physical activity. The population of this study consisted of 189 hyperlipidemia cases among adults aged 45–59 years at Kota Tengah Public Health Center. The sample size was 129 respondents. The research instrument used was a questionnaire in the form of a question sheet. Data analysis techniques included univariate and bivariate analyses, with statistical testing using the chi-square test. The results showed that the variables identified as risk factors for the incidence of hyperlipidemia among pre-elderly individuals (45–59 years) in the working area of Kota Tengah Public Health Center were: familial hypercholesterolemia (OR = 23.5), exposure to cigarette smoke (OR = 14.2), consumption of fatty foods (OR = 54.2), and physical activity (OR = 3.1), where OR 1. Variables that were not identified as risk factors were gender (OR = 0.7) and alcohol consumption (OR = 0), where OR 1

    Strengthening Generation Z’s Eco-literacy through the Processing of Organic Waste into Eco-Enzymes: An Actualization of an Impactful Campus

    No full text
    The environmental harm caused by the disorganized amounts of rubbish, particularly in Indonesian cities like Bukittinggi, is the basis for the significance of implementing the community service program. This buildup is directly linked to Bukittinggi's growing population each year. This community service project aims to educate Generation Z about efforts to turn organic waste into something useful and advantageous for the environment and society. Purposive sampling was employed to choose 15 members of Generation Z from Universitas Prima Nusantara Bukittinggi for this community service program, which uses a blended learning–based counseling approach. After the training, the participants were given a tool to measure their understanding of environmental issues related to turning waste into eco-enzymes, based on the WTP (Waste to Product) concept. This community service project used a set of 18 calibrated eco-literacy instruments to obtain descriptive data on the level of environmental literacy of the activity participants. The data analysis was descriptive, illustrating the dynamics of eco-literacy among participants after receiving material and demonstrations on processing waste into eco-enzymes. The results of this community service program provided students with new experiences through activities organized by the team, which demonstrated greater interest and curiosity. Environmental literacy tests showed that, overall, Generation Z participants had a high level of eco-literacy (around 66.67%), meaning that, in general, these activities have led participants to develop a deep awareness of the importance of managing waste before disposing of it in the surrounding environment. In conclusion, this training method contributes to improving environmental literacy and waste management skills for Generation Z, so that they can be empowered and continue to achieve sustainable cities

    Pengenalan Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini di Sekolah Gratis Raudlatul Athfal Ben Pinter Semarang

    No full text
    Raudhatul Athfal Ben Pinter was established to provide accessible early childhood education for underprivileged families in Dukuh Jamalsari, Mijen District, Semarang City. Since its establishment, the school has never offered English lessons, although the head of the madrasah and teachers hoped that children in their Golden Age could access free English learning. Limited teacher competence in English became a major obstacle. This community service program was carried out to introduce English to students in a fun and engaging way through modeling, drilling, singing, games, and real-life communication supported by attractive learning media. The basic materials taught included family, colors, greetings, body parts, and simple conversations using technology-assisted communicative language teaching. Teachers were also involved throughout the activities to strengthen their teaching capacity. The implementation of this program generated positive outcomes, increasing students’ familiarity with basic English vocabulary and supporting teachers’ readiness to continue similar activities. Overall, the English introduction initiative provided meaningful benefits for students, teachers, and the school community

    Case Study: Drug Therapy Monitoring in a Patient with Abdominal Colic at a Regional Public Hospital in Gorontalo

    No full text
    Abdominal colic is a common complaint of abdominal pain frequently observed in hospitalized patients, often associated with gastrointestinal infections. This study aims to evaluate the rationality of antibiotic use and identify potential Drug-Related Problems (DRPs) in patients with abdominal colic. The report was conducted descriptively using a SOAP-based approach, utilizing inpatient medical record data at Gorontalo City General Hospital in February 2025. The case analysis showed that the use of ceftriaxone adhered to the 5R principles (right indication, right patient, right drug, right dose, and right duration). However, the concurrent administration of Fiocilas (ampicillin–cloxacillin) represented an unnecessary duplication of antibiotic therapy that was not supported by clinical indications or culture data. This was categorized as “unnecessary drug therapy” and posed a potential risk for antimicrobial resistance and adverse effects. The recommended pharmaceutical intervention was discontinuation of the additional antibiotic and continuation of the main therapy with clinical monitoring. To conclude, this case emphasizes the important role of pharmacists in monitoring the rational use of antibiotics to improve the safety and effectiveness of patient treatment.Keywords: Abdominal colic, abdominal pain, drug interactions, drug rationality, pharmacotherap

    Pemetaan Daerah Rawan Bencana Abrasi di Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah

    No full text
    Abrasi pantai merupakan masalah penting yang mengancam kelangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir di Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab abrasi serta memetakan tingkat kerawanan abrasi di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda untuk menilai pengaruh dari delapan variabel utama, meliputi arus laut, gelombang, kemiringan pantai, kondisi geologi, jenis tanah, tipe pantai, kondisi vegetasi, dan aktivitas manusia. Untuk memetakan daerah rawan, digunakan analisis overlay dengan mempertimbangkan parameter spasial seperti tutupan vegetasi, material pantai, morfologi garis pantai, kepadatan pemukiman, kemiringan pantai, ketinggian gelombang, kecepatan arus, dan perubahan garis pantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa gelombang, kondisi vegetasi, dan aktivitas manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap abrasi pantai. Pemetaan kerawanan mengindikasikan bahwa area dengan tingkat kerawanan sedang mendominasi sebesar 79,58%, sementara area kerawanan tinggi dan rendah masing-masing 19,45% dan 0,97%. Temuan ini sangat berguna sebagai dasar dalam merancang strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak abrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam perencanaan pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan serta mitigasi risiko abrasi di wilayah tropis tersebut. Kata Kunci: Abrasi Pantai, Pemetaan ; Kerawanan, Overlay, Mitigasi Bencan

    Pengembangan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dan Aplikasinya pada Budidaya Cabai Ramah Lingkungan

    No full text
    Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang dikelola PKK di Desa Dutohe Barat melalui budidaya cabai yang didukung oleh pupuk organik yang terbuat dari limbah kotoran sapi. Saat ini, kotoran sapi di desa tersebut masih kurang dimanfaatkan dan seringkali menjadi masalah lingkungan, meskipun mengandung nutrisi penting yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian jika diolah dengan benar. Program ini berfokus pada pelatihan anggota PKK untuk memproduksi pupuk organik dari limbah kotoran sapi dan memberikan bantuan teknis untuk budidaya cabai yang ramah lingkungan. Pendekatan terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan PKK, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan menciptakan peluang bagi kegiatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat, khususnya bagi kelompok perempuan. Inisiatif ini mempromosikan sistem pertanian berkelanjutan yang berlandaskan prinsip ekonomi sirkular, di mana limbah ternak diubah menjadi produk bernilai tambah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program ini berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) utama, termasuk SDG 2 (Nol Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Aksi Iklim). Program ini tidak hanya mengatasi kebutuhan pangan tetapi juga menyediakan solusi inovatif untuk pengelolaan lingkungan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif tingkat desa. Hasil yang diharapkan meliputi lahan produktif yang dikelola PKK, pupuk organik produksi lokal, dokumentasi kegiatan dalam bentuk video, tautan penyebaran di YouTube, dan publikasi jurnal di ABDIMAS . Program ini mengikuti beberapa langkah metodologis: pengembangan peta jalan kegiatan, observasi lapangan, desain program, identifikasi kelompok sasaran, perencanaan implementasi, indikator keberhasilan, dan evaluasi. Implementasi meliputi observasi lapangan awal, pelatihan produksi pupuk, aplikasi budidaya cabai, pemantauan pertumbuhan tanaman, dan pembentukan kelompok usaha perempuan PKK yang berfokus pada pertanian berbasis cabai

    6,533

    full texts

    9,768

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇