EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
    9768 research outputs found

    PENERAPAN PROGRAM REMAJA SEHAT TANPA TEKANAN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 2 KOTA GORONTALO

    No full text
    Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, terutama pada masa sekolah menengah yang ditandai dengan tingginya tekanan akademik dan sosial. Namun, pendidikan kesehatan di sekolah masih cenderung berfokus pada aspek fisik dan kurang menekankan kesehatan mental serta manajemen stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan siswa SMA Negeri 2 Kota Gorontalo dalam menjaga kesehatan fisik dan mental melalui program “Remaja Sehat Tanpa Tekanan”. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan. Edukasi kesehatan mencakup pola hidup sehat, kesehatan mental, pengenalan stres, dan strategi koping adaptif, sedangkan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, denyut nadi, dan observasi kondisi umum siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kesehatan secara holistik, meningkatnya keterbukaan dalam membahas isu kesehatan mental, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan stres. Pemeriksaan kesehatan dasar berperan sebagai sarana deteksi dini dan media pembelajaran konkret bagi siswa untuk mengenali kondisi kesehatannya. Integrasi edukasi dan pemeriksaan kesehatan terbukti saling menguatkan dalam menyampaikan pesan promotif dan preventif. Program ini memberikan manfaat langsung bagi siswa dan sekolah serta berpotensi mendukung penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan keberlanjutan pendidikan kesehatan remaja berbasis sekolah

    Peningkatan Literasi Akuntansi Digital bagi Siswa SMK melalui Penerapan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi

    No full text
    This research aims to improve digital accounting literacy for vocational high school students through the implementation of information technology-based learning. The background of this research is based on the development of the digital era, which increasingly demands new skills in accounting. The use of software, accounting applications, and an understanding of digital concepts are becoming essential competencies for vocational high school graduates. This community service activity was conducted at SMK NU Kramat as a one-day socialization focused on understanding the basics of digital accounting, the use of information technology in recording transactions, and an introduction to digital-based accounting applications. The implementation method involved material presentations, interactive discussions, and simple exercises that directly involved students. The results showed that students were highly enthusiastic and active in participating in the activity because the material presented was relevant to their needs. Students gained a new understanding of the importance of digital accounting literacy as preparation for the world of work. This improvement was evident in the positive response, active participation, and students' ability to answer questions and complete exercises related to digital accounting. This activity demonstrated that information technology-based learning can be an effective strategy for improving digital accounting literacy among vocational high school students. Therefore, this community service is expected to be the first step in fostering the readiness of the younger generation to face the digital transformation in accounting and can serve as a model for implementing similar learning in other vocational schools

    MENINGKATKAN TEKNIK SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT)

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut : Apakah dengan menerapkan metode team games Tournament (TGT) dapat meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara?. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara. Hipotesis penelitian ini adalah jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara dari data observasi awal, terlihat penelitian tindakan kelas (PTK) belum mencapai indikator yang sudah di tetapkan yaitu sebesar 80%. Hal ini bisa di buktikan dengan hasil perolehan nilai, yang diperoleh pada data observasi awal mencapai 54,95. Karena melihat rendahnya presentase yang diperoleh siswa kelas V SDN 96 Kota Utara pada data observasi awal, maka diberikan tindakan 4 kali tindakan pertemuan pada siklus I. Pada siklus I meningkat menjadi 72,36 namun masi belum mencapai kriteria indikator kinerja yang tetapkan. Maka penelitian dilaksanakan ke siklus II, dan memperoleh hasil dengan nilai rata-rata mencapai 80,10. Perolehan nilai tersebut telah mencapai kriteria pada indikator kinerja yang di tetapkan yakni 80% dari keseluruhan siswa mencapai KKM. Dengan demikian hipotesis penelitian tindakan kelas ini yang ternyata: “jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkatâ€. Kata Kunci: teknik shooting , permainan sepak bola, team games turnamen (TGT)The problem in this research is as follows: Can implementing the Team Games Tournament (TGT) method enhance shooting techniques in football games among grade V students of SDN (State Elementary School) 96 Kota Utara? The research aimed to enhance shooting techniques in football games through the Team Games Tournament (TGT) method among grade V students of SDN 96 Kota Utara. The research hypothesis is that if the Team Games Tournament (TGT) method is applied, shooting techniques in football games among grade V students of SDN 96 Kota Utara will be enhanced.Based on the research results of grade V students at SDN 96 Kota Utara from initial observation data, it was evident that the Classroom Action Research (CAR) did not reach the established indicator of 80%. This was proven by the results of the score obtained from the initial observation data, reaching 54,95. Due to the low percentage obtained by grade V students of SDN 96 Kota Utara in the initial observation data, actions were taken four times in cycle I. In cycle I, it raised to 72,36 but still did not meet the criteria of the established performance indicator. Therefore, the research continued to cycle II and obtained results with an average score of 80,10. The score obtained met the criteria for the established performance indicator, which is 80% of all students achieving the Minimum Completeness Criteria (KKM).Keywords: measurement; physical fitness; students; primary schoo

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK PASSING BAWAH BERVARIASI HURUF MENGGUNAKAN CONE PADA TEAM UNG JUNIOR

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sekaligus mengevaluasi kelayakan sebuah model latihan inovatif dalam Teknik passing bawah di dalam bola voli yang kembangkan melalui Model Latihan Passing Bawah Bervariasi Huruf (AJTLM) yang memanfaatkan cone, khusus ditujukan untuk atlet junior di UNG. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan kerangka kerja ADDIE, meliputi tahap-tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, serta Evaluasi. Data dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara, serta penyebaran kuesioner. Produk dikaji oleh ahli media juga materi, kemudian diuji coba pada dua kelompok: kelompok kecil  terdiri dari 5 atlet dan kelompok besar dengan 10 atlet. Untuk mengukur keterampilan passing bawah, digunakan instrumen tes Brumbach forearm pass wall-volley. Analisis data dilakukan secara kuantitatif guna menilai validitas, tingkat kepraktisan, serta efektivitas model. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa model ini tergolong "Sangat Layak" dengan nilai rata-rata 84,04%. Uji coba pada kelompok kecil dan besar masing-masing memperoleh skor 92,51% dan 85,07%, yang termasuk pada ketegori "Sangat Baik". Selain itu, hasil analisis statistik dengan paired sample t-test memperlihatkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test, yang menegaskan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan kemampuan passing bawah atlet

    ANALISIS PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI GORONTALO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja di sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo selama periode 2014–2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari BPS dan teknik analisis regresi data panel, hasil menunjukkan bahwa baik nilai tambah maupun penyerapan tenaga kerja berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Nilai tambah industri belum memberikan kontribusi signifikan karena terbatasnya diversifikasi produk, inovasi, serta pemanfaatan sumber daya. Sementara itu, dominasi tenaga kerja berproduktivitas rendah di industri mikro, ketidaksesuaian keterampilan, dan rendahnya adopsi teknologi menjadi faktor utama lemahnya kontribusi tenaga kerja terhadap ekonomi. Temuan ini menegaskan pentingnya transformasi industri melalui peningkatan kualitas SDM, pemanfaatan teknologi, dan penguatan struktur industri agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Industrialisasi, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tambah, Penyerapan Tenaga Kerja

    Analisis Penerapan Metode ATC/DDD dan DU90% Dalam Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Stella Maris Makassar

    No full text
    The antimicrobial resistance (AMR) crisis poses a serious threat to global health, making the rational use of antibiotics a priority within Antimicrobial Stewardship (AMS) programs. This study aims to evaluate the patterns and quantity of antibiotic use among inpatient populations at Stella Maris Hospital Makassar using the Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) classification, Defined Daily Dose (DDD), and Drug Utilization (DU) 90% methods. This research employed a retrospective descriptive observational design using medical record data of patients who received antibiotic therapy from October to December 2024. The analysis was conducted by calculating DDD per 100 patient-days and identifying antibiotics contributing to 90% of total use. The results showed eight types of antibiotics were utilized. The three antibiotics with the highest DDD/100 patient-days were Cefuroxime (13.43), Ceftriaxone (11.8), and Cefotiam (10), which, together with Moxifloxacin, were included in the DU 90% segment. The predominance of second-generation cephalosporins—particularly among diagnoses such as unspecified fever, bronchiectasis, typhoid, and bronchitis—indicates a tendency toward broad-spectrum empirical therapy in chronic pulmonary conditions such as COPD and bronchiectasis. In conclusion, antibiotic use at Stella Maris Hospital Makassar is dominated by the cephalosporin class, highlighting the need for ongoing evaluation and strengthened implementation of AMS programs to optimize antibiotic therapy, improve treatment effectiveness, and reduce the risk of increasing antimicrobial resistance at the hospital level

    Hubungan Pemberian Frekuensi MP-ASI dengan Kejadian Stunting Pada Baduta 6-24 Bulan

    No full text
    Pendahuluan: Stunting yaitu suatu kondisi anak mengalami kegagalan pertumbuhan dan perkembangan akibat asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama, penyakit infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak adekuat. Anak yang terkena stunting pada usia 0-2 tahun merupakan faktor risiko terjadinya stunting setelah berusia 2 tahun.Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik kuantitatif dengan desain rancangan case control.Hasil: Hasil uji statistik chi-square dengan nilai p-value adalah 0,001, menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara frekuensi pemberian MPASI dengan kejadian stunting nilai OR = 7,737; (CI : 2,515 – 23,805), artinya risiko untuk mengalami stunting pada kelompok yang frekuensi pemberian MPASI tidak sesuai adalah 7,737 kali lebih besar dibanding kelompok yang memberikan frekuensi MPASI sesuai standar IDAI.Kesimpulan: Ada hubungan pemberian frekuensi MP-ASI dengan kejadian stunting pada anak baduta 6-24 bulan. Keywords: Baduta,, frekuensi, MP-ASI, stuntin

    Evaluasi Komprehensif in silico Profil ADME Aqneursa dan Miplyffa: Strategi Seleksi Senyawa Baru yang Disetujui FDA untuk Terapi Niemann-Pick Tipe C

    No full text
    Niemann-Pick disease type C (NPC) is a rare neurodegenerative disorder requiring new therapeutic options, where ADME (Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion) profiles are critical for drug development. This study aimed to conduct a comparative in silico prediction of the ADME profiles of two novel FDA-approved compounds, Aqneursa and Miplyffa, as candidate therapies for NPC. The result in silico profiling was developed from the web-based tool, SwissADME, such as physicochemical characteristics, lipophilicity, solubility, pharmacokinetics, and drug-likeness. Aqneursa follows all the key drug-likeness rules (Lipinski, Ghose, Veber, Egan, Muegge), has a low molecular weight (173.21 g/mol), a well-soluble, a high gastrointestinal absorption, and  a balanced lipophilicity (Log P 0.66). In contrast, Miplyffa presented significant pharmacokinetic challenges, including a high molecular weight (505.90 g/mol), extreme hydrophilicity (Log P -0.21), high polarity (TPSA 202.65 Ų), low GI absorption, and multiple violations of drug-likeness criteria. Although both compounds were predicted to be non-substrates of P-glycoprotein and non-inhibitors of major CYP450 enzymes, neither was predicted to cross the blood-brain barrier (BBB). In conclusion, Aqneursa is good for oral drugs and worthy of further development for NPC, whereas Miplyffa requires alternative formulation strategies or structural modifications

    Profil Kandungan Kimia dan Potensi Senyawa Aktif Limbah FABA untuk Pengembangan Pupuk Berkelanjutan

    No full text
    Fly ash and bottom ash (FABA) generated from coal combustion in steam power plants have the potential to cause environmental contamination; however, their mineral content enables their reutilization as raw materials for inorganic fertilizers. This study aimed to evaluate the major metal element content in FABA-based fertilizer produced from the Anggrek Steam Power Plant, North Gorontalo Regency, in order to assess its potential as a nutrient source. Ca and Mg were analyzed using titration methods, while Al, Fe, P, and K were determined by UV–Vis spectrophotometry with good calibration curve linearity (r 0.97). The results showed that the K content in fertilizer samples 1 and 2 was 0.0189% and 0.0140%, respectively. Ca concentrations ranged from 16.8–21.6 mg/L and Mg from 7.29–10.21 mg/L. Al was detected within the range of 3.68–4.44 ppm, while Fe and P were identified in measurable amounts. The presence of Ca, Mg, and K as macronutrients indicates that FABA waste has potential as a raw material for inorganic fertilizer, while also supporting sustainable industrial waste management practices

    VALIDITAS DAN RELIABILITAS TIMED UP AND GO TEST PADA KESEIMBANGAN PENDERITA DIABETES TIPE 2

    No full text
    Keseimbangan dinamis merupakan komponen penting dalam mobilitas fungsional dan pencegahan risiko jatuh, terutama pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang rentan mengalami neuropati perifer, gangguan propriosepsi, dan penurunan kekuatan otot. Instrumen penilaian keseimbangan yang valid dan reliabel diperlukan untuk mendukung evaluasi klinis dan rehabilitasi pada populasi ini. Penelitian ini bertujuan menguji validitas serta reliabilitas intra-rater  dan inter-rater Timed Up and Go (TUG) Test dalam menilai keseimbangan dinamis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain observational methodological research dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 48 penderita Diabetes Melitus tipe 2 di posyandu lansia wilayah Surakarta pada Agustus–September 2025. Validitas diuji menggunakan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan reliabilitas dianalisis melalui Cronbach’s Alpha dan Intraclass Correlation Coefficient (ICC). Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang sangat kuat dan signifikan antara pengukuran TUG (r = 0,916; p 0,001), serta nilai Cronbach’s Alpha dan ICC pada uji intra-rater  dan inter-rater berada di atas 0,90. Temuan ini menegaskan bahwa Timed Up and Go Test merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk menilai keseimbangan dinamis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alat asesmen klinis dan skrining risiko jatuh dalam praktik rehabilitasi dan pelayanan kesehatan komunitas

    6,533

    full texts

    9,768

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇