EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
9768 research outputs found
Sort by
Risiko Harga Cabai Pada Tingkat Petani di Kabupaten Kediri
Unstable chili prices are often caused by external factors such as weather conditions, harvest seasons, and unpredictable market dynamics. This study uses weekly chili price data for two years obtained from the Strategic Food Price Information Center (PIHPS-BI), the data was analyzed using the Coefficient of Variation (KV) and ANOVA (Analysis of Variance) methods. This study has purpose to analyze price risks for various chili varieties cultivated by farmers in Kediri Regency. The conclusions obtained in this study are (1) red chili, large red chili, and curly red chili have a high price risk with a coefficient of variation (KV) value of 0.5 while green cayenne pepper shows a lower price risk with a coefficient of variation (KV) value of 0.5 which tends to be more stable, (2) The ANOVA test produces a significance value of 0.000 ( 0.05), which indicates a significant difference in price risk between chili varieties in Kediri Regency
IMPROVING PULMONARY TUBERCULOSIS SURVEILLANCE THROUGH EDUCATION: IMPACTS ON THE COMPETENCE OF HEALTH WORKERS AND CADRES
Optimizing the understanding of the pulmonary tuberculosis (TB) epidemiological surveillance system among health workers and health cadres is crucial for effective TB prevention and control. Unlike previous studies that mainly focus on clinical aspects of TB management, this study introduces a structured educational workshop that emphasizes epidemiological surveillance competencies and simultaneously involves health workers and community health cadres at the primary healthcare level, representing a collaborative capacity-building approach in TB control. This study aimed to analyze the impact of educational interventions in improving knowledge and skills related to pulmonary TB surveillance. A quasi-experimental design with one group pre-test and post-test was employed. The intervention involved an educational workshop on strategies for implementing the TB surveillance system. Thirty-two participants (8 health workers and 24 health cadres) were selected using purposive sampling, as they were actively involved in TB prevention and control at community health centers (Puskesmas). The Paired Sample T-test results showed a significant increase in knowledge after the intervention (p = 0.004), with a strong correlation between workshop participation and improved understanding (r = 0.857; p 0.001). These findings indicate that structured educational workshops significantly enhance participants’ comprehension of the TB epidemiological surveillance system. Continuous education and periodic training at Puskesmas are therefore essential to strengthen the role of health workers and cadres in monitoring, preventing, and controlling pulmonary TB transmission
COMPARATIVE EFFECTIVENESS OF OPIOID-FREE ANESTHESIA AND OPIOID-BASED ANESTHESIA ON THE INCIDENCE OF POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING: A SYSTEMATIC REVIEW
Perioperative pain management commonly relies on opioids, which are associated with significant adverse effects, particularly postoperative nausea and vomiting (PONV), affecting up to 80% of high-risk surgical patients. This systematic review aimed to compare the effectiveness of opioid-free anesthesia (OFA) and opioid-based anesthesia (OBA) in reducing PONV incidence. This systematic review followed the PRISMA guidelines. A comprehensive literature search was conducted in PubMed, EuropePMC, and OpenAlex. Randomized controlled trials (RCTs) published between 2015 and 2025 that compared OFA and OBA in adult patients (18 years) and reported PONV outcomes were included. Results of the 117 articles identified, five RCTs met the inclusion criteria. Although the limited number of studies limits the generalizability of the findings, this reflects the application of strict inclusion criteria that prioritize high-quality RCTs. Four studies (Clanet et al., 2024; Choi et al., 2022; Chen et al., 2023; Pratyusha et al., 2025) reported a statistically significant reduction in PONV in patients receiving OFA. In contrast, Yu et al. (2023) found no significant difference between OFA and OBA. Additionally, OFA was associated with reduced postoperative opioid consumption, which may contribute to lower PONV rates. Conclusion OFA demonstrates promising potential as a safe and effective alternative to OBA in reducing PONV. However, larger, well-designed randomized controlled trials are needed to confirm these findings and to further evaluate the impact of OFA on postoperative pain control and recovery quality
Diversifikasi Produk Ecoprint Pada Media Keramik Di UMKM Huyula Eco Craft
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dengan menerapkan teknik ecoprint motif flora pada media keramik di UMKM Huyula Eco Craft. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian improftif. pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan eksperimen. Tahapan proses penelitian yakni:1) Persiapan alat dan bahan, 2) Proses penerapan motif flora dengan teknik ecoprint, 3) Proses fikasi tunjung, kapur dan tawas, 4)Proses penempelan daun, 5) Proses perekatan gelas keramik, 6) Proses pengukusan produk gelas keramik. Hasil yang diperoleh dari diverifikasi produk ecoprint pada media keramik di UMKM Huyula Eco Craft menunjukkan bahwa daun jarak wulung berhasil memberikan warna yang optimal, ditandai dengan munculnya warna alam yang cukup jelas setelah proses pengukusan. Warna yang menghasilkan menambah nilai estetika dan menunjukkan bahwa daun tersebut memiliki kandungan senyawa yang mampu beraksi dengan permukaan keramik saat pengukusan sementara itu, hasil yang diperoleh hanya berupa cetakan atau jejak dari urat daunya, tanpa disertai warna yang menempel secara menyeluruh, hal ini menunjukkan adanya perbedaan kandungan senyawa organik antara kedua jenis daun yang memengaruhi hasil pada permukaan keramik.Kata Kunci : Ecoprint, Keramik, UMK
Analisis Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Keuangan Pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) di Kawasan Teluk Tomini Provinsi Gorontalo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 99 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku UMKM secara umum berada pada kategori kurang efektif. Pada dimensi pemahaman produk keuangan, rata-rata capaian sebesar 74,41%, yang menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan keuangan masih terbatas pada fasilitas kredit, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penggunaan produk keuangan lain seperti tabungan, asuransi, dan layanan keuangan nonkredit masih rendah. Pada dimensi financial knowledge and attitude, rata-rata capaian sebesar 75,65% dan juga berada pada kategori kurang efektif. Meskipun pelaku UMKM memiliki sikap positif terhadap keberlanjutan usaha dan tujuan jangka panjang, pengambilan keputusan keuangan masih cenderung berbasis insting dibandingkan dengan perencanaan yang sistematis. Pengetahuan mengenai laporan keuangan, rasio keuangan, dividen, dan struktur kepemilikan investor juga masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi keuangan yang kontekstual dan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM serta mendukung pembangunan ekonomi kawasan Teluk Tomini
Pengaruh Promo Flash Sale, Desain Antarmuka Aplikasi, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Perilaku Impulsif Belanja (Studi pada mahasasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gorontalo)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promo flash sale, desain antarmuka aplikasi, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku impulsif belanja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 36 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gorontalo yang pernah berbelanja di e-commerce. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promo flash sale, desain antarmuka aplikasi, dan FOMO secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsif belanja. Secara parsial, promo flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulsif belanja, sedangkan desain antarmuka aplikasi dan FOMO tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa stimulus promosi berbasis urgensi merupakan faktor paling dominan dalam mendorong perilaku impulsif belanja di e-commerce, sementara faktor teknologi dan psikologis berperan sebagai pendukung
PENGARUH PELATIHAN, MOTIVASI, DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KABUPATEN GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, motivasi, dan pengawasan terhadap kinerja pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gorontalo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh pendamping PKH Kabupaten Gorontalo, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Dari total 98 pendamping PKH, kuesioner yang dapat diolah sebanyak 80 responden karena adanya beberapa kendala teknis dalam pengisian instrumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pendamping PKH, sedangkan pengawasan berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Secara simultan, pelatihan, motivasi, dan pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pendamping PKH Kabupaten Gorontalo. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pendamping PKH memerlukan pendekatan terpadu yang menitikberatkan pada pengembangan kompetensi melalui pelatihan yang relevan, penguatan motivasi kerja, serta penerapan pengawasan yang bersifat pembinaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia pendamping PKH di tingkat daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program
PENGARUH STRATEGI MARKETING MIX DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh Bauran Pemasaran dan Kualitas Layanan terhadap keputusan pembelian pelanggan di Warung Kopi Kopilabs di Kota Gorontalo. Tujuan utamanya adalah untuk menentukan tingkat pengaruh masing-masing elemen, baik secara terpisah maupun gabungan, terhadap pilihan-pilihan tersebut. Metode kuantitatif digunakan, yang melibatkan 96 partisipan yang semuanya merupakan pelanggan Kopilabs. Informasi dikumpulkan melalui survei dan dianalisa menggunakan SPSS 23.0, dengan menggunakan regresi linier berganda. Sebelum analisis, alat-alat tersebut dinilai akurasi dan konsistensinya, yang memastikan bahwa semuanya akurat dan konsisten. Uji distribusi normal memverifikasi bahwa data terdistribusi dengan baik, sehingga sesuai untuk analisis yang lebih rinci.Temuan uji-F menunjukkan tingkat signifikansi 0,000, yang berada di bawah ambang batas 0,05, yang menunjukkan bahwa Bauran Pemasaran (X1) dan Kualitas Layanan (X2) secara bersama-sama memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Ketika mengkaji setiap elemen secara terpisah, Bauran Pemasaran menunjukkan tingkat signifikansi 0,030, dan Kualitas Layanan menunjukkan 0,000, keduanya di bawah 0,05, menunjukkan bahwa masing-masing elemen memengaruhi pilihan konsumen secara signifikan. Secara umum, penelitian ini menetapkan bahwa Bauran Pemasaran dan Kualitas Layanan menyumbang 77,3% perubahan dalam keputusan pembelian, sementara 22,7% lainnya dipengaruhi oleh elemen lain yang tidak dibahas dalam studi ini. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran yang terencana dengan baik dan layanan yang unggul sangat penting dalam memotivasi konsumen untuk membeli
PENGARUH KONTEN REVIEW DAN MODERASI INFLUENCER MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK JUSTMIE X JUSTCOFFEE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten review Justmie x justcoffee terhadap keputusan pembelian dengan influencer marketing sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif (menggunakan jenis data primer). Populasi penelitian adalah followers justmie x justcoffee yang pernah membeli produk serta melihat konten review produk. Sampel penelitian berjumlah 370 orang. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner online. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi moderasi (MRA) yang dilakukan dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten review berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sebesar 62,8%. Sementara influencer marketing tidak mampu memoderasi pengaruh konten review justmie x justcoffee terhadap keputusan pembelian, hanya menambah varians dalam penjelasan keputusan pembelian dan memerlukan penelahaan lebih lanjut
INTEGRITAS PROMOSI MEDIA SOSIAL DAN WOM SEBAGAI DETERMINAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK PIXY
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui sejauh Integritas Promosi Media Sosial Sebagai Determinan Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Pixy. 2) Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh WOM sebagai determinan Keputusan pembelian produk Pixy. 3) Untuk mengetahui apakah terdapat Integritas Promosi Media Sosial Dan Wom Sebagai Determinan Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Pixy. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampelyang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 96 responden yang menggunakan kosmetik PIXY. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan analisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi media sosial berperan penting dalam memberikan informasi yang jelas, menarik, dan persuasif kepada konsumen sehingga mampu mendorong terjadinya pembelian. Word of mouth juga terbukti memiliki pengaruh yang kuat, di mana rekomendasi dari teman, keluarga, maupun pengalaman konsumen lain memberikan dorongan yang signifikan bagi konsumen untuk memilih produk. Lebih jauh, ketika kedua variabel ini digabungkan, pengaruhnya semakin besar dan memberikan kontribusi nyata terhadap terbentuknya Integritas Promosi Media Sosial Dan Wom Sebagai Determinan Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Pixy. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi media sosial dan word of mouth merupakan faktor yang saling mendukung dalam meningkatkan keputusan pembelian. Promosi media sosial efektif dalam menjangkau audiens luas dan menyampaikan pesan produk secara konsisten, sementara word of mouth menambah nilai kepercayaan melalui pengalaman nyata konsumen. Oleh karena itu, kombinasi strategi digital marketing dengan penguatan rekomendasi konsumen menjadi kunci dalam memenangkan persaingan pasar kosmetik