EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
9768 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO PADA PROGRAM PEMBINAAN MAHASISWA WIRAUSAHA (P2MW)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompetensi dan motivasi dapat memberikan pengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa pada P2MW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 106 responden yaitu mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang telah lolos P2MW. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling melalui rumus Taro Yamane. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Kompetensi dan Motivasi berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap Minat Berwirausaha dengan nilai R square sebesar 0,378 yang artinya presentase kontribusi pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa pada P2MW sebesar 37,8% sedangkan sisanya yaitu sebesar 62,2% dijelaskan atau digambarkan oleh Variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini
ADAPTASI UMKM TERHADAP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DIGITAL: STUDI EXPLORATIF DI KALANGAN UMKM UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Penelitian ini bertujujuan untuk mengeksplorasi proses adaptasi UMKM terhadap sistem informasi akuntansi digital dengan mengambil studi pada UMKM Ivana Rice Bowl yang masih menggunakan pencatatan manual dalam pengelolaan keuangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi eksploratif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kendala dan strategi adaptasi yang dilakukan pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik UMKM mengalami kesulitan dalam menggunakan sistem akuntansi digital karena kurangnya pemahaman teknologi dan persepsi bahwa aplikasi seperti Microsoft Excel terlalu kompleks. Namun, setelah diperkenalkan aplikasi Buku Kas, pelaku UMKM merasakan kemudahan dalam mencatat transaksi secara otomatis, memantau arus kas harian, serta memperoleh laporan keuangan yang lebih teratur dan akurat. Aplikasi ini dinilai sederhana dan relevan bagi UMKM pemula sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan adaptasi digital pada UMKM sangat dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan teknologi serta adanya pendampingan atau pelatihan langsung
PERAN LINGKUNGAN KERJA DALAM MEMEDIASI PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN PADA KANTOR BAPPEDA KABUPATEN BONE BOLANGO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara langsung antara stres kerja terhadap kinerja pegawai, stres kerja terhadap lingkungan kerja, lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, serta peran lingkungan kerja dalam memediasi antara stres kerja terhadap kinerja pegawai. Menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari seluruh 39 ASN di Kantor Bappeda Kabupaten Bone Bolango. Dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS 4). Hasil penelitian melalui analisis jalur dirrect effect menunjukan bahwa stres kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai. Stres Kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui lingkungan Kerja dalam jalur indirect effect yang membuktikan lingkungan kerja memediasi penuh hubugan antara stress kerja dan kinerja pegawai pegawai ASN pada Kantor BAPPEDA Kabupaten Bone Bolango. Kesimpulannya, kualitas lingkungan kerja menjadi kunci penting dalam menetralisir dampak negatif dari stres kerja terhadap produtifitas pegawai. Sehingga untuk meningkatkan kinerja, investasi terbesar BAPPEDA Kabupaten Bone Bolango harus diarahkan pada perbaikan dan pemeliharaan lingkungan kerja yang positif, karena merupakan kunci yang menentukan baik buruknya kinerja pegawai terlepas dari tingkat stres yang mereka rasakan
IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI SEDERHANA DALAM MENINGKATKAN AKUNTANBILITAS KEUANGAN UMKM DI KOTA GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana sistem akuntansi dasar diterapkan di UMKM Kota Gorontalo dan dampaknya terhadap peningkatan akuntabilitas keuangan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara langsung dengan pemilik UMKM Raja Bakso sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian memnunjukan bahwa pelaku UMKM telah mencatat catatan keuangan dasar menggunakan buku kas untuk pendapatan dan pengeluaran sebagai bentuk sistem akuntansi dasar. Catatan ini memungkinkan pemilik usaha memahami arus kas harian serta gambaran keuntungan secara keseluruhan. Namun, karena implementasinya belum mencakup pembuatan laporan keuangan yang formal seperti laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, atau neraca, akuntabilitas keuangan masih jauh dari memadai. Faktor-faktor yang menghambat penggunaan sistem akuntansi dasar yang memenuhi persyaratan meliputi kurangnya pengetahuan tentang akuntansi, kebisaan pencatatan manual, dan minimnya bimbingan. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem akuntansi dasar sangat membantu dalam meningkatkan transparansi dan evaluasi kinerja keuangan. Namun, sistem ini masih perlu disempurnakan dan diperkuat agar dapat secara optimal meningkatkan akuntabilitas keuangan di UMKM
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS II GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Servant Leadership Dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada pegawai Pegawai Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner kepada 47 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Jumlah penarikan sampel dalam penelitian ini sebesar 47 responden yang di ambil dari jumlah seluruh populasi yaitu sebesar 47 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Servant Leadership tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo. Sedangkan Work-Life Balance berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo. Hasil penelitian ini menujukan bahwa variabel Servant Leadership tidak memiliki pengaruh secara positif dan signifikan karena hanya sebesar 1% dan Work-Life Balance memiliki pengaruh sebesar 24%. Secara bersama Servant Leadership Dan Work-Life Balance memiliki pengaruh sebesar 35,7%, sedangkan sisanya yaitu sebesar 64,3% dipengaruhi oleh variabel independent lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini
PENGARUH KOMPENSASI TIDAK LANGSUNG TERHADAP KINERJA KARYAWAN DIMEDIASI MOTIVASI PADA PT. MADU SUWAWA GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi tidak langsung terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PT. Madu Suwawa Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh karyawan berjumlah 52 orang melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji Sobel dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji Sobel menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi secara parsial pengaruh kompensasi tidak langsung terhadap kinerja. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kompensasi tidak langsung menjelaskan 34,8% variasi motivasi kerja, sementara kompensasi tidak langsung bersama motivasi kerja menjelaskan 81,2% variasi kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompensasi tidak langsung yang dikelola secara tepat dapat meningkatkan motivasi kerja dan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan
PENGARUH INFLASI SUKU BUNGA DAN JUMLAH UANG BEREDAR (JUB) TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) PERIODE TAHUN 2015-2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga dan jumlah uang beredar (JUB) terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan data yang digunakan adalah data time series yang diperoleh dari situs resmi Bank Indonesi, Badan Pusat Statistik dan Bursa Efek Indonesia. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan sekitar 68,37% variasi perubahan IHSG dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model, yaitu inflasi, suku bunga, dan jumlah uang beredar. Sementara itu, sisanya sebesar 31,63% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model regresi ini
Perancangan dan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen pada Perusahaan Distribusi XYZ untuk Digitalisasi Proses Bisnis Keuangan
Perusahaan distribusi dituntut untuk memiliki kinerja operasional yang cepat dan akurat dalam mengelola data dan proses bisnis mereka. UD. XYZ sebagai salah satu perusahaan distribusi di Provinsi Gorontalo masih menghadapi kendala pada kinerja operasional mereka karena sistem yang digunakan belum sesuai dengan kebutuhan operasional, beberapa proses masih dilakukan secara manual, sehingga menghambat waktu proses operasional bisnis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem informasi manajemen yang telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Melalui perancangan ini, pengguna akan dilibatkan langsung dalam proses perancangan sehingga sistem yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan proses operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan prototipe mampu menghasilkan rancangan sistem yang lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan UD. XYZ
Rancang Bangun Layanan Pemerintah Desa dan Masyarakat Ditingkat Kecamatan Menggunakan Metode SDLC
Sistem ini bertujuan mempermudah pemohon dalam mengajukan layanan serta membantu tim pemeriksa dalam memverifikasi permohonan dari desa di wilayah Kantor Camat Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Proses pengembangan meliputi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Hasilnya berupa sistem informasi berbasis web yang meningkatkan efisiensi pelayanan dan mendukung digitalisasi arsip surat, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat dan tertata. Pengujian sistem menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dengan enam variabel: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Uji validitas menunjukkan bahwa semua variabel memiliki nilai rhitung lebih besar dari rtabel, sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha menunjukkan nilai di atas 0,60, yang berarti seluruh item variabel dinyatakan reliabel. Dengan demikian, sistem ini efektif dalam mendukung pelayanan publik di tingkat kecamatan dan telah terbukti valid serta reliabel dari sisi pengalaman pengguna
Factors Influencing Antiretroviral Therapy Adherence among People Living with HIV: A Narrative Review
Adherence to antiretroviral therapy (ART) remains a pivotal determinant of virological suppression and long-term clinical outcomes among people living with HIV (PLHIV). Nevertheless, adherence estimates and determinants frequently differ across settings, partly because of variation in adherence measurement and contextual influences. This narrative review synthesises evidence on factors influencing ART adherence among PLHIV. A literature search was conducted using Google Scholar and ScienceDirect and complemented by manual screening of reference lists to identify relevant studies published between 2015 and 2025. Studies were included if they reported adherence outcomes and/or determinants among PLHIV receiving ART. Five eligible studies were narratively synthesised because adherence measurement tools and reporting formats were heterogeneous, including pharmacy-based indicators such as proportion of days covered, validated questionnaires such as the Simplified Medication Adherence Questionnaire and the Morisky Green Levine Scale, self-report measures, and biological proxies based on antiretroviral concentrations in hair. Across the included studies, adherence levels ranged from suboptimal to high depending on the metric applied, indicating limited comparability across methods. Determinants that recurrently emerged comprised regimen- and treatment-related factors, psychosocial influences, and health-system or structural constraints, particularly pill burden, adverse effects, regimen line, family or partner support, stigma, mental health, service accessibility, appointment logistics, and continuity of care. Overall, the evidence indicates that ART adherence is shaped by an interplay of individual, treatment, and system-level factors, suggesting that adherence interventions should be multi-component and context-tailored, while future research should improve standardisation and transparency in adherence measurement to strengthen comparability