Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    2514 research outputs found

    SALING PERCAYA DAN MENGHARGAI HAKIKAT SIKAP SALING PERCAYA DAN SALING MENGHARGAI MENURUT HADITS MULTIKULTURAL : Analisis Hadits

    No full text
    Jurnal ini membahas tentang analisis Hadits Multikultural terkait sikap saling percaya dan saling mengharga

    Pemahaman HAM dan Respon Mahasiswa Sekolah Tinggi Keagamaan Katolik terhadap Isu Sensitif Hak Asasi Manusia

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman calon guru Agama Katolik terhadap implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kaitannya dengan isu-isu HAM seperti gender, ideologi, dan agama minoritas. Pertanyaannya adalah: pertama, sejauh mana siswa memahami hak asasi manusia dan bagaimana mereka menerapkan pemahaman tersebut dalam mendekati isu-isu hak asasi manusia? Kedua, bagaimana mereka mentransfer pemahaman yang mereka miliki, apalagi jika pemahaman tersebut dikaitkan dengan pandangan Gereja yang erat kaitannya dengan isu-isu tersebut? Pertanyaan-pertanyaan ini dianalisis dengan penelitian kualitatif menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi terstruktur. Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman tentang hak asasi manusia dan mengimplementasikan pemahaman tersebut dalam hubungannya dengan kelompok yang berbeda agama dengan sikap toleransi, menerima perbedaan dan menghargai. Namun terkait isu-isu sensitif seperti gender, partai atau organisasi politik terlarang, dan Agama Lokal, masih menggunakan pemahaman tekstual. Alasan utamanya adalah mereka jarang bertatap muka dengan orang-orang yang memiliki identitas gender, ideologi, dan agama tersebut. Faktor lainnya adalah kurangnya pemahaman mereka mengenai pandangan inklusif Gereja mengenai isu-isu ini. Pada akhirnya, implikasi rinci dan saran penelitian juga diperlukan untuk mengakomodasi ruang pertemuan untuk meningkatkan semangat kemanusiaan (yang melaluinya prinsip-prinsip hak asasi manusia, khususnya Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan-KBB, dipromosikan) yang jauh lebih inklusif dan menawarkan interpretasi dan sikap umat Gereja Katolik yang lebih inklusif terhadap masalah ini

    Konsep Manusia Menurut Suku Dayak Jalai Dalam Cahaya Filsafat Ernst Cassirer

    No full text
    The research focuses on exploring and excavating the concept of the Dayak Jalai people according to the philosophy of Ernst Cassirer, with data collection and exploration centered on the Dayak Jalai people, Jelai Hulu District, Ketapang Regency, West Kalimantan, aiming to unearth and document the values of local wisdom specifically regarding the concept of humans as animal symbolicum, employing qualitative methodology through literature studies and analysis of existing data, while also ensuring the authenticity of writings about the traditions of the Dayak Jalai people through in-depth interviews with six informants, revealing that the concept of humans as animal symbolicum advocated by Ernst Cassirer permeates into the life and culture of the Dayak Jalai people, with similarities between the thoughts of Ernst Cassirer and the Jalai people lying in the discovery of the concept of symbols, which distinguishes humans from other animals

    Pemanfaatan Museum Sejarah Al-Qur’an Sumatra Utara sebagai Objek Wisata Edukasi

    No full text
    Berdiri pada tahun 2019, Museum Sejarah Al-Qur’an telah banyak mengedukasi para pengunjungnya dengan beberapa koleksi seperti mushaf yang berasal dari Pantai Timur serta beberapa artefak Islam seperti botol kaca, alat medis, batu nisan, koin Umayyah, manik-manik, dan pedang Usmaniyah yang membutikan jejak Islam di Sumatra. Mengembangkan museum perlu strategi dan mempertimbangkan manfaatnya bagi para pengunjung terutama di bidang pendidikan. Menjadikan Museum sebagai tempat yang layak menjadi objek wisata adalah sebuah hal yang penting sehingga ruang lingkup pendidikan menjadi luas dan hal ini menguntungkan pengunjung museum, sehingga konteks belajar tidak hanya di ruang kelas dan konteks wisata tidak selalu sia-sia ketika sudah dilewatkan

    Analisis Pembelajaran Multikultural pada Sekolah Tingkat SMP di Kecamatan Sajingan Besar Perbatasan Indonesia-Malaysia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan kendala guru dalam menerapkan pembelajaran multikultural tingkat SMP di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Perbatasan Indonesia-Malaysia. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Sumber data terdiri dari guru-guru SMP di Kecamatan Sajingan Besar. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan kamera. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi pembelajaran multikultural tingkat SMP di Kecamatan Sajingan Besar Perbatasan Indonesia-Malaysia dilakukan dengan penjelasan langsung pemberian contoh budaya sekitar, teknik diskusi kelompok antar etnis, integrasi budaya lokal dalam bahan ajar/media/modul ajar, pemberian penugasan berupa proyek-proyek kelompok, pembelajaran luar kelas berupa kunjungan atau karya wisata, dan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran multikultural berupa kesulitan mendapatkan bahan ajar multikultural sebagai sumber belajar, ketrampilan guru mengelola pembelajaran multikultural yang kurang, dan siswa yang kurang tertarik mengikuti pembelajaran antar budaya. Kata Kunci: pembelajaran multikultural, perbatasan indonesia-malaysia, kendala implementas

    EFEKTIFITAS METODE MASSED PRACTICE TERHADAP HASIL FOREHAND SMASH PERMAINAN BULUTANGKIS PADA EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 2 KARAWANG TIMUR

    No full text
    Penelitian ini, bertuljulan ulntulk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang adanya efektifitas dari sebulah metolde latihan yaitul massed practice, terhadap hasil folrehand smash siswa di SMP Negeri 2 Karawang Timulr. Metolde yang digulnakan ulntulk melaksanakan penelitian adalah metolde eksperimen tepatnya qulasi eksperimen, dengan menggulnakan pendekatan kulantitatif. Instrulmen yang saya gulnakan ulntulk melakulkan pre dan polst test adalah instrulmen penelitian dari PB PBSI (2016) yang mempulnyai nilai reabilitas sebesar 0,49. Teknik pengambilan sampel yang digulnakan adalah pulrpolsive ataul berdasarkan kriteria. Setelah melakulkan penelitian ditemulkan sebulah kesimpullan dari nilai N-Gain Scolre dan N-Gain persen yang menjadi penentul efektif ataul tidaknya metolde ini diterapkan. Diperolleh nilai N-Gain scolre sebesar 0,118 > 0,7 yang artinya metolde ini mempulnyai tingkat skolr yang tinggi. Sementara itul, pada N-Gain persen diperolleh nilai mean 60,65 (rasiol 56 – 75) yang artinya metolde ini culkulp efektif ulntulk diterapkan di esktrakulrikuller bullultangkis tingkat Sekollah Menengah Pertama

    ANALISIS KETERAMPILAN MOTORIK SISWA PASCA PANDEMIC COVID-19

    No full text
    Tujuan dari penelian ini adalah untuk membuat analisis dari keterampilan motorik siswa sekolah dasar pasca pandemi COVID-19, keterampilan gerak ini meliputi gerak lokomotor, non-lokomototor, dan manipulative.  Survey dilakukan terhadap siswa sekolah dasar di sekolah percontohan labolatorium di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 144 siswa kelas 4 dan 5 sekloah dasar yang terdiri dari 66 siswa putri dan 78 siswa putra. Instrumen yang akan digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes keterampilan yang di kembangkan oleh (Gallahue, 1996), yaitu terkait keterampilan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulative. Hasil analisis menunjukan bahwa keterampilan gerak dasar siswa berada dalam tahap transisi, artinya memerlukan perhatian khusus dalam pembelajaran gerak di sekolah untuk dapat meningkatkan keterampilan motorik siswa. Melihat hasil analisis terkait keterampilan motorik siswa sekolah dasar pasca pandemi COVID-19 secara keseluruhan berada dalam tahap transisi, melihat nilai rata-rata setiap komponen yaitu keterampilan gerak lokomotor, non lokomotor, serta manipulative juga terdapat perbedaan yang signifikan. Artinya perlu perhatian khusus bagi para praktisi olahraga khususnya guru penjas sebagai tindak lanjut dalam mengembangkan dan meningkatkan keterampilan gerak dasar dari siswa.Â

    MENGEMBANGKAN KOMPETENSI MENGAJAR ADAPTIF PADA CALON GURU PENDIDIKAN JASMANI

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana calon guru mengembangkan kompetensi adaptif dalam mengajar rekan-rekannya dalam mata kuliah interaksi belajar mengajar. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik, tempat penelitian ini di program studi pendidikan jasmani, fakultas ilmu keolahragaan Universitas Negeri Jakarta dengan durasi lima minggu. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa prodi penjas/calon guru penjas sejumlah 24 orang. Perkuliahan ini berisi nilai-nilai pedagogi untuk mengembangkan kompetensi adaptif. Sebanyak 90 video pengajaran dianalisis menggunakan tiga variabel pengkodean dengan membandingkannya dengan RPP calon guru. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa seluruh calon guru mampu melakukan adaptasi pengajaran yang substantif dan konsisten selama periode lima minggu. Jumlah konten yang terlewat menurun dalam lima minggu. Studi ini menunjukkan bahwa siklus pedagogi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengajaran adaptif efektif dalam membantu calon guru melakukan adaptasi terhadap pengajaran

    MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING MATA PELAJARAN PJOK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA PONTIANAK

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk melatih kemampuan berpikir kritis dengan metode guide discovery learning mata pelajaran penjasorkes siswa siswa dalam mata pelajaran Penjasorkes SMP di Kota Pontianak. Model penelitian dan pengembangan produk yang menjadi dasar dalam penelitian ini adalah model desain instruksional Dick & Carey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dalam mata pelajaran Penjasorkes SMP di Kota Pontianak.  Teknik pengambilan sampel peneliti yang akan digunakan yaitu total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalan teknik observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil rekapitulasi data uji coba pertama,skor kunci pada pedoman tes Game Performance Assesment Instrument (GPAI)/ Unjuk Kerja Permainan Bolabasaket yang diperoleh pada tahap awal ini diperoleh rata-rata tindakan 86 dari masing-masing indikator, yang berarti penampilan efektif Sering muncul. Kategori tersebut diartikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa cukup baik dilihat dari keputusan siswa dalam materi bermain basket.Agar dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa maka diperlukaninteraksi antara pendidik dan peserta didik mencerminkan prilaku (efek) mengajar dan belajar pada kondisi tertentu. pada tahap uji coba 2 ini diperoleh rata-rata tindakan dari masing-masing indikator mengalami perubahan, berdasarkan tabel skore kunci yang berarti penampilan efektif Selalu muncul. Kategori tersebut diartikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa optimal dilihat dari dukungan (support) siswa dalam materi bermain basket. Hasil yang  diperoleh skor 26/30 X 100%= 87 %, sehingga dapat disimpulkan bahwa panduan berpikir kritis oleh dosen penjas termasuk kualifikasi baik dengan keterangan tidak perlu direvisi. Berdasarkan produk yang dikembangkan melalui uji ahli dan uji lapangan, maka “Panduan Melatih Kemampuan Berpikir Kritis dengan metode guide discovery learning Mata Pelajaran PJOK” pada siswa SMP di Kota Pontianak layak digunakan

    Interaksi Berbasis Seluler pada Penilaian Dinamis dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Bahasa Arab

    No full text
    Meskipun banyak penelitian telah dilakukan tentang penilaian dinamis berbasis seluler dalam berbagai konteks pengajaran dan pembelajaran bahasa, sedikit yang diketahui tentang bagaimana dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) mempraktikkan metode penilaian ini dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman bahasa Arab. Dengan mengacu pada data dari wawancara semi-terstruktur dan artefak dialog via pesan WhatsApp, studi kasus ini menyelidiki mediasi yang digunakan oleh dosen PAI yang berpengalaman untuk mengembangkan potensi kognitif mahasiswa. Analisis data mengungkapkan bahwa dosen memediasi dengan meminta mahasiswa menterjemah soal, menentukan makna kata, dan penjelasan kata dari perspektif tata bahasa (misalnya nahwu. Analisis juga mengungkapkan bahwa guru menggunakan bahasa yang memotivasi daripada bahasa yang memalukan mahasiswa dalam berdialog. Implikasi pedagogis yang relevan untuk praktik penilaian dinamis dosen PAI, program studi PAI, dosen bahasa Arab dibahas dalam makalah ini

    0

    full texts

    2,514

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇