Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODEL BELAJAR RENANG GAYA KUPU-KUPU BERBASIS MOBILE LEARNING PADA MAHASISWA
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model belajar renang gaya kupu-kupu dan mengetahui efektifitasnya dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa. Penelitian ini berupaya mengembangkan model pembelajaran teknik dasar renang gaya kupu-kupu berbasis mobile learninguntuk mahasiswa olahraga lengkap dengan spesifikasinya. Penelitian dan pengembangan dalam pembelajaran ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan model pengembangan Research & Development (R&D). Langkah-langkah pengembangan model yaitu: 1) Penelitian pendahuluan; 2) Perencanaan pengembangan Model; 3) Validasi ahli, evaluasi, dan revisi model; 4) Uji coba tahap I (kelompok kecil); 5) Revisi Produk utama; 6) Uji coba tahap II (uji coba kelompok besar); 7) Revisi Produk II; 8) Uji Efektivitas; 9) Final revisi produk akhir; 10) Diseminasi dan Implementasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 mahasiswa (uji coba skala kecil sebanyak 18 mahasiswa dan uji coba skala besar 60 mahasiswa). Teknik analisis data menggunakan uji efektivitas dengan rancangan penelitian berbentuk pre test-post test control group design. Sampel terbagi menjadi dua yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Trethment dilakukan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi 1 kali/minggu, termasuk saat pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan hasil N-Gain Score kelompok kontrol memiliki rata-rata 0,12 dengan persentase 12,40% yang berarti bahwa penerapan metode pembelajaran renang gaya kupu-kupu pada kelompok kontrol tidak efektif. Hasil N-Gain Score kelompok eksperimen memiliki rata-rata 0,48 dengan persentase 47,86% berarti penerapan metode pembelajaran renang gaya kupu-kupu pada kelompok eksperimen cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan renang gaya kupu-kupu pada mahasiswa. Kesimpulannya terdapat perbedaan antara hasil tes teknik dasar renang gaya kupu-kupu pada mahasiswa olahraga setelah diterapkan model pembelajaran teknik dasar renang gaya kupu-kupu
Analisis Keterampilan Sosial Emosional Siswa Fase B SDN Telang 1 Bangkalan
Keterampilan sosial emosional sangat penting dikenalkan sejak dini untuk mengajarkan kepada anak berperilaku yang baik terhadap dirinya sendiri maupun kepada lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalis tingkat keterampilan sosial emosional siswa yang dirancang sedemikian rupa agar berdampak pada keterampilan siswa di abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 46 siswa fase B SDN Telang 1 Bangkalan. Terdapat 5 indikator keterampilan sosial emosional diantaranya indikator kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berhubungan dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil angket siswa fase B SDN Telang 1 Bangkalan mengenai keterampilan sosial emosional memperoleh persentase hasil 71,2% dengan kategori baik
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA PAPAN PINTAR PERKALIAN
Tujuan utama pada penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar matematika dengan menerapkan model Teams Games Tournamnet dengan berbantuan media papan pintar perkalian siswa kelas II SD Negeri Asinan 01 Bawen. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua tindakan dengan jumlah siswa 20 orang, yang setiap siklusnya terdiri dari tiga tahap, yaitu melihat, berpikir, dan bertindak. Pada hasil belajar matematika peserta didik kelas II pada prasiklus diperoleh skor rata-rata 53,5 dengan presentase 25%. Hasil tindakan pada siklus I diperoleh skor rata-rata 67,5 dengan presentase 35%. Setelah dilakukan tindakan siklus II hasil belajar meningkat dengan rata-rata 86 dengan tingkat ketuntasan 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model Teams Games Tournament berbantuan media papan pintar perkalian dapat meningkatan hasil belajar matematika peserta didik kelas II SD Negeri Asinan 01 Bawen
EKSPLORASI GUIDED DISCOVERY LEARNING: PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN EFIKASI DIRI SISWA SEKOLAH DASAR
Tujuan studi ini adalah guna mengetahui apakah model pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL) berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis dan efikasi diri. Studi berikut menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen semu, dengan melibatkan peserta didik SDN Ngaban kelas 4, materi Perubahan Bentuk Energi. Untuk melihat pengaruh model GDL, akan dibuktikan melalui pengumpulan data pretest-posttest serta angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, pengujian normalitas, homogenitas, serta independent sample t-test menunjukkan hasil positif yang signifikan. Nilai mean tes berpikir kritis meningkat dari 61,67 menjadi 74,67, dengan nilai sig(2-tailed) 0,002 dan 0,000 (<α 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwasanya model GDL secara signifikan berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis dan efikasi diri peserta didik, khususnya dalam pembelajaran IPA.
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP KOTA PONTIANAK MELALUI PENDEKATAN PROVUS’ DISCREPANCY
Program yang disusun dalam memajukan pendidikan terus mengalami kemajuan dan berkembang secara dinamis. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi implementasi kurikulum merdeka di SMP Kota Pontianak melalui pendekatan Provus' Discrepancy, kesenjangan antara prisip-prisip kurikulum merdeka dengan penerapannya. Penelitian ini dilaksanakan di dua SMP di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dan pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Untuk analisis data dilakukan menggunakan model analisis Miles dan Huberman, terdapat tiga jalur analisis data kualitatif yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka ini memungkinkan evaluasi pada setiap tahap untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi yang diharapkan dan kenyataan di lapangan, sehingga memberikan petunjuk untuk pengambilan keputusan dalam penyempurnaan dan pengembangan program
KENDALA PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP NEGERI 9 KOTA PONTIANAK DALAM KURIKULUM MERDEKA
Penelitian ini bertujuan untuk megetahui kendala dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 9 Kota Pontianak Dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat sebagai upaya mengembangkan teori keilmuan tentang dan Kendala Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kurikulum merdeka siswa lebih terfokus pada penguatan profil pelajar Pancasila melalui pelajaran tambahan yaitu Projek. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila
ANALISIS NILAI KEADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH OLEH KEPALA ADAT SUKU DAYAK KETUNGGAU DESA PELIMPING BARU KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keadilan dalam penyelesaian sengketa tanah oleh Kepala Adat Suku Dayak Ketungau Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus. Menurut adat setempat, berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat pada masyarakat Adat Dayak Ketunggau Desa Pelimping Baru beserta Lembaga Adatnya, adapun penyelesaian sengketa batas tanah melalui tiga (3) tingkatan yakni : Tingkat RT, diselesaikan oleh Dewan Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Dusun, diselesaikan oleh Ketua Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Desa, diselasaikan oleh Temenggung Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Akibat hukum yang ditimbulkan dari penyelesaian sengketa batas tanah warga masyarakat Adat Dayak Ketunggau Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adanya sanksi bagi pihak yang bersengketa dengan membayar seluruh kerugian dalam penyeleaian sengketa batas tanah sebesar 40 Rial ( satuan uang dalam hukum adat ) dan tanah tersebut di kembalikan kepada pihak yang berhak. Upaya yang dapat dilakukan oleh Lembaga Adat untuk menyelesaikan Sengketa Batas Tanah warga masyarakat adat di Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adalah yaitu dengan memberikan teguran dan penjelasan kepada pihak yang bersengketa agar di kemudian hari tidak terjadi kasus yang serupa
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X B DI SMA NEGERI 1 BEDUAI KABUPATEN SANGGAU
Penelitian ini berjudul Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournamen (TGT) Dalam Meningkatkan Hasi Belajar Siswa Kelas X B di SMA Negeri 1 Beduai Kabupaten Sanggau . penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus. Disetiap tahap pada siklusnya terbagi menjadi empat,yaitu: perencanaan , pelaksanaan, observasi, refleksi. Yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa, dimana pada siklus 1 nilai rata-rata siswa berada pada 48,48% pada siklus 2 nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebanyak 90,90%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT menjadi salah satu opsi yang baik bagi keberlangsungan pembelajaran, pada saat melakukan wawancara, rata-rata siswa meberikan respon yang positif mengenai model pembelajaran ini, pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa lebih cepat memahami materi yang diajarkan. Hanya saya penggunaan model pembelajaran ini memerlukan waktu yang lebih banyak dalam proses pembelajarannya, dikarenakan terdapat permainan disetiap sesi akhir materi. Sehingga guru diharapkan dapat membagi waktu dalam penyampaian materi sesuai dengan indicator pencapaian kopetensi
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN JERUK INSTAN GUNA MENINGKATKAN NILAI KEEKONOMIAN PRODUK JERUK KEPROK DESA KUCUR MALANG
Dusun Godehan di Desa Kucur adalah penghasil jeruk keprok, namun masyarakat masih menjualnya dalam bentuk buah dan lalat juga menjadi masalah tersendiri dari produksi jeruk keprok. Kedua masalah ini menyebabkan keekonomian jeruk keprok masih rendah. Tujuan tim pengabdi dari Universitas Ma Chung ini adalah bagaimana meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengolah jeruk keprok produksi Dusun Godehan di Desa Kucur. Metode pelaksanaannya adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan praktik langsung kepada ibu-ibu PKK yang dilaksanakan di Dusun Godehan. Jumah peserta pada pelatihan dan praktik ini sebanyak 20 orang perwakilan ibu-ibu PKK. Pengabdian ini dilaksanakan selama 7 bulan dari bulan Maret – September 2023. Hasil Pengabdian ini masyarakat cukup puas dan pengetahuan dan keterampilan mereka meningkat dengan pelatihan pembuatan jeruk instan yang dilakukan di Dusun Godehan di Desa Kucur dan harapannya minuman jeruk instan ini akan diproduksi dalam skala yang lebih besar dalam meningkatkan nilai keekonomian jeruk produksi Dusun Godehan di Desa Kucur
Pemberdayaan Perempuan Penyandang Disabilitas Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup
Penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dengan orang lain dalam hal kesehatan. Penyandang disabilitas memerlukan perhatian dan dukungan khusus karena menghadapi tantangan berkelanjutan di banyak bidang kehidupan, termasuk mobilitas, kognisi, spiritualitas, dan persepsi sensorik. Pengabdian pada masyarakat (PkM) yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup perempuan penyandang disabilitas dengan memberikan bagi ruang kebebasan bagi perempuan penyandang disabilitas. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Lembaga Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Cabang Sleman Yogyakarta dengan 24 peserta. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan IVA tes, pemeriksaan kesehatan seperti gout, gula darah, kolesterol dan pelatihan pembuatan nugget ikan lele. PkM dilaksanakan pada Bulan Agustus-September 2023. Hasil PkM menunjukkan bahwa hasil dari pemeriksaan IVA Test dari 15 peserta, 10 negatif dan 3 diagnosa lain dan dirujuk ke Puskesmas untuk penegakan diagnosa. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan nugget dari ikan lele, dan seluruh responden menyatakan kegiatan ini bermanfaat