Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
INTERACTIVE WORDWALL GAME MEDIA IN SCIENCE LEARNING FOR GRADE V ELEMENTARY SCHOOL
This research was conducted with the aims to: (1) develop interactive learning media for science lessons for grade V elementary schools, (2) evaluate the relevance of using interactive learning media in science lessons in grade V elementary schools, (3) describe students' interest in online game-based Wordwall media in thematic learning of science content in grade V elementary schools. The research used the ADDIE method which has five research stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. Initial product development consists of media expert validation and material expert validation. The result is that the development of Wordwall media at the user stage obtained very good results
PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE ZONE OF TOLERANCE
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) di enam prodi mengeluhkan kualitas pembelajaran saat pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa tersebut terhadap kualitas pembelajaran saat itu. Subyek penelitian ini adalah 355 mahasiswa program studi strata 1 aktif FT UMS angkatan 2017-2019 di keenam prodi dan pernah mengalami pembelajaran daring maupun luring setidaknya selama satu semester penuh. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner. Pengolahan maupun analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, gap servqual, serta Zone of Tolerance (ZOT). Penelitian menemukan bahwa jumlah nilai ZOT pada pembelajaran daring yang berada di bawah nilai Measure of Service Adequacy (MSA) adalah 98, lebih banyak daripada jumlah nilai ZOT pada pembelajaran luring yang berada di bawah nilai MSA yang berjumlah 31. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran daring lebih rendah daripada tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran luring
PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI SEKOLAH MENENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, publikasi dengan sitasi tertinggi, sebaran geografis publikasi, pola kolaborasi antarnegara, serta fokus dan kebaruan penelitian mengenai pembelajaran kolaboratif di sekolah menengah. Dengan menggunakan metode analisis bibliometrik, penelitian ini mengolah 96 publikasi yang diperoleh dari database Scopus melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi selama 36 tahun terakhir, mencerminkan minat yang terus berkembang terhadap topik ini. Amerika Serikat teridentifikasi sebagai negara paling berpengaruh dengan kontribusi publikasi dan kolaborasi internasional yang kuat, terutama dengan Kanada dan Turki. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: hubungan antara pembelajaran kolaboratif dan peningkatan kualitas pendidikan, peran faktor manusia seperti interaksi antar siswa, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembelajaran kolaboratif. Temuan ini memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan strategi pembelajaran, kolaborasi lintas negara, dan integrasi teknologi dalam pendidikan menengah, sekaligus menjadi rujukan penting bagi penelitian masa depan
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS FLIPBOOK MAKER
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis flipbook maker yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka untuk siswa sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Metode penelitian menggunakan Research and Development dengan model ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari 3 guru dan 71 siswa sekolah dasar, yang mengikuti skala uji coba kecil dan besar. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket untuk mendapatkan umpan balik dari guru dan siswa, serta tes untuk mengukur efektivitas pembelajaran melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Kurikulum Merdeka berbasis flipbook maker sangat layak, dengan persentase kelayakan materi Kesehatan 85%, materi pendidikan 96%, dan media 91,1%. Respon guru dan siswa pada skala kecil dan besar juga menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi. Media pembelajaran ini terbukti lebih efektif dari pada modul cetak, dengan nilai t hitung sebesar 21,205 yang menunjukkan efektivitas media ini dalam meningkatkan pemahaman siswa
Perbandingan performa deteksi cyberbullying dengan transformer, deep learning, dan machine learning
Peningkatan aktivitas browsing terutama di situs media sosial mengakibatkan rawannya terjadi cyberbullying (perundungan dunia maya). Telah banyak dilakukan penelitian untuk melakukan pendeteksian cyberbullying, baik dengan metode machine learning maupun deep learning. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan performa pengklasifikasian data teks apakah termasuk cyberbullying atau bukan, dengan menggunakan algoritma Transformer. Kemudian dilakukan perbandingan performa metode transformer dengan metode deep learning lain (RNN, LSTM, dan GRU) serta dengan metode machine learning (Naïve Bayes, Logistic Regression, SVM, dan Decision Tree). Hasil terbaik untuk model deep learning adalah dataset Youtube dengan model Transformer yang mendapat akurasi 98.49%. Kemudian hasil terbaik model machine learning adalah dataset Youtube dengan model SVM dan menggunakan feature Tf-Idf yang mendapat akurasi 97.82%
Pengembangan powerpoint interaktif pada materi virus kelas X
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan PowerPoint interaktif pada materi Virus untuk kelas X SMA. Metode yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan lima tahapan, yaitu potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, serta revisi desain. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar validasi dengan aspek yang dinilai meliputi format, isi, bahasa, dan ilustrasi. Lembar validasi ini dinilai oleh lima validator dengan empat kriteria penilaian. Hasil validasi dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, yang menghasilkan nilai kevalidan sebesar 0,93 dengan kategori valid. Selain itu, nilai reliabilitas menggunakan Intraclass Correlation Coefficients (ICC) menunjukkan nilai 0,779 dengan kategori baik. Media PowerPoint interaktif dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Virus untuk kelas X SMA/MA
PELATIHAN KEKUATAN KOMPREHENSIF UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN OTOT DAN KOMPETENSI FISIK SISWA LAKI-LAKI
Tujuan penelitian ini untuk melihat seberapa efektif dan layak program pelatihan kekuatan komprehensif dalam meningkatkan kebugaran otot dan persepsi kompetensi fisik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini desain pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dengan menggunakan convenience sample dengan jumlah 125 orang. Empat kelas ditugaskan menggunakan assigned random. Total sampel 125 siswa laki-laki, 63 siswa kelompok intervensi, dan 62 kelompok kontrol. Sampel kelompok intervensi secara signifikan meningkatkan performa rata-rata dalam lompat jauh, vertical jump, push-up, sit-up, kekuatan genggaman, dan kompetensi fisik. Selain itu, kelompok kontrol lebih besar pada lompat jauh, vertical jump, sit-up, kekuatan genggaman tangan, dan kompetensi fisik, namun tidak ada push-up. Kelompok kontrol yang dirancang dalam penelitian ini dapat secara signifikan meningkatkan kebugaran otot siswa laki-laki, serta dapat meningkatkan kompetensi fisi
PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP DI KABUPATEN KAPUAS HULU
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa SMP Negeri 3 Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu belum memiliki data hasil pengukuran kebugaran jasmani siswanya. Mengingat pengukuran kebugaran jasmani menggunakan TKPN untuk wilayah Kalimantan Barat masih jarang dilakukan, maka peneliti akan melakukan penelitian tentang: Pengukuran Kebugaran Jasmani Siswa SMP Kabupaten Kapuas Hulu Dengan Menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebugaran Jasmani Siswa SMP Negeri 3 Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Sampel penelitian berjumlah 30 orang siswa putra kelas VII dan kelas VIII yang terdaftar diSMP Negeri 3 Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Teknik pengumpulan data menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nasional yang terdiri dari 5 butir tes yaitu Tes Indeks Masa Tubuh (IMT), Tes V Sit And Reach, Tes Sit Up 60 Detik, Tes Squad Thrust 30 Detik, dan Tes Pacer. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas VIII di SMP Negeri 3 Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu dengan kategori baik sekali ada 1 orang (3,33%), kategori Baik ada 9 orang (30%), kategori Sedang ada 13 orang (43,33%), kategori Kurang ada 4 orang (13,34%), dan kategori Kurang Sekali ada 3 orang (10%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani pada siswa putra kelas VIII di SMP Negeri Negeri 3 Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu adalah kategori Sedang yaitu 43,33% dari total seluruh 30 siswa sebagai sampel penelitian
Problematika Mahasiswa Dalam Program Pengenalan Lapangan Di SMPN Kabupaten Garut
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika yang dihadapi oleh Mahasiswa dalam melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Deskriptif Kuantitatif, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 39 mahasiswa yang mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan dari prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa problematika yang ditemukan dilapangan adalah pertama, Indikator 8 yaitu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran, problematika dalam indikator 8 ini mencapai 66,67%; kedua, Indikator 1 yaitu menggunakan fasilitas sekolah, problematika dalam indikator1 ini mencapai 51,28%; ketiga, Indikator 2, 3 dan 5. Indikator 2 yaitu Menyediakan sumber belajar dan media, Indikator 3 yaitu Membuat perangkat pembelajaran, Indikator 5 yaitu Mendapat Bimbingan dari guru pamong dan Dosen Pembimbing Persekolahan (DPS). Problematika dalam indikator 2, 3 dan 5 ini mencapai 30,77%.Â
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Organisasi di SMA Negeri 1 Sungai Raya
AbstrakLatar belakang penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri 1 Sungai Raya dalam meningkatkan budaya organisasi di SMAN 1 Sungai Raya. Budaya organisasi merupakan seperangkat nilai yang diyakini bersama sebagai sebuah strategi dalam memotivasi seluruh anggota organisasi sehingga mampu bekerja secara maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari informasi, tempat dan aktivitas. Teknik pengambilan data berupa wawancara terstruktur, uji validitas data dilakukan dengan menerapkan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya organisasi di SMA Negeri 1 Sungai Raya diterapkan dengan baik. 1) strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya organisasi menunjukkan hasil yang baik. 2) inovasi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya organisasi dengan cara membangun komunikasi dengan pendekatan kekeluargaan, memberikan motivasi dan apresiasi untuk setiap hasil yang dicapai, memberikan kebebasan untuk berinovasi dan membangun kreativitas. 3) faktor pendukung kepemimpinan adalah memiliki sikap bijaksana, memberikan teladan, menghargai sesama, dan memperkuat rasa kekeluargaan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah berhasil dalam meningkatkan budaya organisasi sehigga menjadi lebih baik.
Kata kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisas