Ejournal Universitas Adiwangsa Jambi
Not a member yet
873 research outputs found
Sort by
Peran UMKM untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan
Keberadaan usahamikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan bagian terbesar dalam perekonomian nasional, merupakan partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor kegiatan perekonomian. UMKM selama ini dapat terbukti sebagai kutup pengaman dimasa krisis, melalui mekanisme penciptaan lapangan kerja dan nilai tambah, keberhasilan dalam meningkatkan UMKM berarti memperkokoh bisnis di masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis bagaimna peran UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten TTS.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM dikabupaten TTS berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tolok ukur adanya peningkatan pendapatan masyarakat, mendapat dan meninkmati pendidikan yang layak,memiliki perumahan yang layak serta dapat menikmati fasilitas kesehatan dengan baik. Disisi lain peran tersebut hanya dapat dinikmati masyarakat yang berada pada lingkup ibukota kecamatan dan kota Soe saja sedangkan masyarakat yang berada di pedalaman pedesaan kurang dapat merasakan peran UMKM tersebut karena terbatasnya sarana dan prasarana untuk menjangkau sampai ke desadesa yang ada di kabupaten TTS.Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlu adanya pembentukan UMKM sampai pada desa desa agar dapat mendorong tingkat pendapatan masyarakat dan juga perlu adanya perbaikan sarana dan prasaran
Pengaruh Technology Acceptance Model pada SPT Tahunan OP terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
This study analyzes the effect of ease of use, usefulness, and security of the Individual Income Tax (PPh) Annual Tax Return (SPT) system through the Coretax application on taxpayer compliance, particularly among MSMEs in Malang City. Although MSMEs contribute significantly to Indonesia\u27s GDP, their tax compliance rate remains low. The study used a descriptive quantitative approach with a sample of 102 respondents taken by simple random sampling from the population of MSMEs registered at the Malang City Trade and Industry Office. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression referring to the Technology Acceptance Model (TAM). The results showed that perceptions of usefulness and security had a significant positive effect on taxpayer compliance, while perceptions of ease of use had a negative effect. Simultaneously, the three independent variables explained 91.9% of the variation in tax compliance. These findings provide implications for tax authorities to optimize Coretax features by focusing on increasing system benefits and security and simplifying the interface to improve MSME tax compliance.Penelitian ini menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kemanfaatan, dan keamanan sistem SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi melalui aplikasi Coretax terhadap kepatuhan wajib pajak, khususnya di kalangan UMKM di Kota Malang. Meskipun UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia, tingkat kepatuhan pajaknya masih rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 102 responden yang diambil secara simple random sampling dari populasi UMKM terdaftar di Diskoperindag Kota Malang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda mengacu pada Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan keamanan berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh negatif. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut menjelaskan 91,9% variasi kepatuhan pajak. Temuan ini memberikan implikasi bagi otoritas pajak untuk mengoptimalkan fitur Coretax dengan fokus pada peningkatan manfaat dan keamanan sistem serta penyederhanaan antarmuka guna meningkatkan kepatuhan pajak UMK
Analisis Penerapan Konsep TOD pada Kawasan Dukuh Atas Jakarta
Transit Oriented Development (TOD) merupakan konsep pengembangan kawasan perkotaan berbasis transportasi publik yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi. Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi salah satu kawasan TOD yang dikembangkan dengan prinsip keterpaduan antar moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan konsep TOD di Dukuh Atas dengan mengacu pada standar Institute for Transportation and Development Policy (ITDP). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan anaisis dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kawasan ini telah memiliki fasilitas transportasi publik yang cukup baik, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti infrastruktur pejalan kaki, pengelolaan parkir, dan konektivitas pesepeda
Revitalisasi Kawasan Taman Mayura Sebagai Pengembangan Wisata Sejarah Di Kota Mataram
Taman Mayura merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Mataram, taman ini memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat lombok khususnya kawasan Cakranegara karena dalam kawasan Taman Mayura terdapat bangunan-bangunan peninggalan bersejarah dari kerajaan pada masa lampau. Dengan nilai sejarah dan keindahan yang dimiliki, eksistensi dari Taman Mayura perlu untuk terus dijaga dan dipertahankan. Salah satu caranya yaitu dengan melakukan revitalisasi pada kawasann tersebut sehingga kawasan tersebut menjadi lebih hidup dan akan menarik banyak wisatawan. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung pada lapangan, wawancara, dan studi literatur, serta dokumentasi. Data kemudian akan digunakan sebagai bahan analisis permasalahan dan strategi untuk merevitalisasi Taman Mayura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari komponen pengembangan pariwisata 6A, Taman Mayura memiliki beberapa potensi wisata baik dari segi Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Akomodasi, Aktivitas dan juga Ancilliaryservice
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGIS DI RUANGAN PERINATOLOGI RSU. MAYJEN. H.THALIB KOTA SUNGAI PENUH
Kematian neonatus masih menjadi masalah global yang penting.Setiap tahun diperkirakan 4 juta bayi meninggal dalam empat minggu pertama dengan 75% kematian terjadi dalam 7 hari pertama Data WHO mayoritas dari semua kematian neonatal (73%) terjadi pada minggu pertama kehidupan dan sekitar 36% terjadi 24 jam pertama kehidupan. Salah satu penyebab dari kematian tersebut adalah ikterus neonatorum yang tidak di tangani dengan tepat serta tidak diketahui apa saja faktor penyebab dari ikterus neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan kejadian icterus neonatorum fisiologis di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 119 orang. Pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu data rekam medis pasien. Data yang di peroleh dianalisis menggunakan software SPSS, menggunakan uji chi-square Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara Usia kehamilan (p=0,000), BBLR (p=0,000), Asfiksia (p=0,000) dan usia bayi (p=0,013) dengan kejadian icterus neonatorum di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi instansi kesehatan dan tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan terhadap bayi, khususnya neonatus mengenai ikterus Neonatorum
Analisis Efektivitas Konten Edukasi Perpajakan di Website dan Instagram Wijatax terhadap Literasi Perpajakan Generasi Z di Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konten edukasi perpajakan yang disajikan melalui platform digital Wijatax, yaitu website dan Instagram, dalam meningkatkan literasi perpajakan Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 70 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial Wijatax. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana, uji korelasi, dan uji-t dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas konten edukasi perpajakan Wijatax berada dalam kategori baik dengan skor rata-rata 3,89, sedangkan tingkat literasi perpajakan responden juga termasuk baik dengan skor rata-rata 3,86. Hasil regresi menunjukkan persamaan Y = 2,078 + 0,856X, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,871 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,758 menunjukkan bahwa 75,8% variasi literasi perpajakan dipengaruhi oleh efektivitas konten Wijatax. Uji-t menunjukkan nilai t hitung 11,963 lebih besar dari t tabel 1,995, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara kedua variabel.Penelitian ini menyimpulkan bahwa konten digital perpajakan Wijatax efektif dalam meningkatkan literasi perpajakan Gen Z, namun aspek interaktivitas dan frekuensi unggahan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan strategi komunikasi edukatif perpajakan yang lebih optimal dan relevan dengan karakter generasi digital
Strategi Manajemen dalam Menjaga Kinerja di Bagbinopsnal Ditsamapta Polda Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis gambaran manajemen yang diterapkan di Bagbinopsnal Ditsamapta Polda Jambi serta strategi manajemen dalam menjaga kinerja personel yang diterapkan secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam langsung kepada lima narasumber yang aktif terlibat dalam manajemen operasional, observasi lapangan secara langsung, serta studi dokumentasi terkait proses dan kebijakan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen di Bagbinopsnal Ditsamapta Polda Jambi sudah berjalan dengan cukup baik dan terstruktur sesuai dengan prosedur yang ada. Dari tiga aspek utama strategi manajemen, yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi, dua aspek pertama sudah terlaksana dengan baik, namun evaluasi dan tindak lanjut dari hasil evaluasi masih belum optimal dan perlu perhatian lebih. Selain itu, strategi manajemen dalam menjaga kinerja personel mencakup disiplin, kuantitas, kualitas, ketepatan waktu, dan kemandirian. Meskipun secara umum kinerja sudah baik, aspek kuantitas personel masih memerlukan perbaikan agar dapat menunjang efektivitas tugas dan fungsi dengan lebih optimal
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan terhadap Penerapan Hygiene dan Sanitasi Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Arafah Jambi Tahun 2025
Penjamah makanan berpotensi menjadi media penularan penyakit apabila tidak menerapkan hygiene dan sanitasi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan terhadap penerapan hygiene dan sanitasi makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Arafah Jambi. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa 93,3% responden memiliki pengetahuan baik, 96,6% menerapkan hygiene dan sanitasi dengan baik, serta ditemukan hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik penerapan hygiene dan sanitasi (p<0,05). Disarankan adanya pengawasan rutin dan pelatihan berkelanjutan untuk menjaga kualitas pengolahan makanan
Analisis Tingkat Kesehatan Keuangan PT. Bank Central Asia Tbk Periode 2022–2024 Menggunakan Metode Camel
Bank financial soundness evaluation is essential for sustaining national financial stability and public confidence. As intermediary institutions, banks must maintain strong performance, robust governance, and efficient risk management. This study assesses the financial health of PT Bank Central Asia Tbk (BCA) over 2022–2024 using the CAMELS framework (Capital, Asset Quality, Management, Earnings, Liquidity, Sensitivity to Market Risk). The quantitative descriptive research uses secondary data from BCA\u27s annual reports, analyzed via key financial ratios compared to Financial Services Authority (OJK) standards. Findings show BCA consistently rated very healthy across all CAMELS components. Strong capital (CAR >25–29%), preserved asset quality (NPL <1–2%), effective management with solid governance, high profitability (ROA ~3.2–3.9%, ROE ~21–24%), adequate liquidity, and low market risk sensitivity. These results underscore BCA\u27s economic resilience, supported by prudent risk management and portfolio diversification
Strategi Manajemen Keuangan UMKM dalam Menghadapi Volatilitas Inflasi: Studi Kasus pada Sentra Industri Kopi di Provinsi Jambi
Volatilitas inflasi merupakan tantangan moneter signifikan yang berpotensi mendistorsi stabilitas biaya operasional dan profitabilitas sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen keuangan adaptif pada sentra industri kopi di Provinsi Jambi dalam merespons ketidakpastian ekonomi makro. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengintegrasikan analisis SWOT melalui matriks Internal Strategic Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Strategic Factors Analysis Summary (EFAS) untuk mengevaluasi kapabilitas internal dan tekanan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UMKM terletak pada orisinalitas bahan baku lokal dan loyalitas pasar, namun masih terkendala oleh rendahnya literasi risiko moneter serta sistem pencatatan keuangan yang tradisional. Evaluasi pada diagram kartesius SWOT menempatkan UMKM kopi Jambi pada Kuadran I (Agresif) dengan titik koordinat (0,65 ; 0,80), yang mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan besar melalui pemanfaatan digitalisasi pembayaran (QRIS). Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen keuangan yang paling relevan adalah penguatan resiliensi melalui modernisasi sistem informasi akuntansi dan kebijakan persediaan proaktif guna memitigasi dampak transmisi inflasi pada biaya input produksi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara literasi keuangan digital dan kebijakan moneter regional dalam menjaga keberlanjutan sektor rii