Sao Jurnal IAIN Parepare
Not a member yet
2676 research outputs found
Sort by
TRANSPARANSI PENGGUNAAN ANGGARAN PADA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN, PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN (DPKPP) KOTA PAREPARE (ANALISIS AKUNTANSI SYARIAH)
This study aims to examine the budgeting mechanism at the Department of Housing, Area, Settlement, and Land (DPKPP) of Parepare City, the form of transparency in budget utilization, and the application of Islamic accounting principles in budget management. A qualitative approach with a phenomenological method was used, where data were collected through observation, interviews, and documentation. The results show that DPKPP Parepare City applies a mixed budgeting method between Top-down and Bottom- Up to ensure efficiency in budget preparation. Budget transparency is reflected in the use of the Regional Government Information System (SIPD) and SINAWAITU applications, which facilitate public access to budget and employee performance information. Additionally, the principles of Islamic accounting are applied through three main principles: accountability, justice, and honesty, all of which are reflected in the budget management. However, there are challenges in public understanding of technical budget reports and limited participation in the oversight process. This study suggests enhancing the use of information technology and socialization to improve future budget transparency and accountability.
Islamic accounting, budget, DPKPP Parepare City, accountability principle.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme penggunaan anggaran pada Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kota Parepare, bentuk transparansi penggunaan anggaran, serta penerapan analisis akuntansi syariah dalam pengelolaan anggaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPKPP Kota Parepare menerapkan metode penganggaran campuran antara Top-down dan Bottom- Up untuk memastikan efisiensi dalam penyusunan anggaran. Transparansi anggaran tercermin dalam penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan SINAWAITU, yang memudahkan akses publik terhadap informasi anggaran dan kinerja pegawai. Selain itu, prinsip akuntansi syariah diterapkan melalui tiga prinsip utama, yakni pertanggungjawaban, keadilan, dan kejujuran, yang semuanya tercermin dalam pengelolaan anggaran. Namun, terdapat tantangan dalam pemahaman masyarakat terhadap laporan anggaran yang teknis dan keterbatasan partisipasi dalam proses pengawasan. Penelitian ini menyarankan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan sosialisasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas anggaran di masa mendatang
PENGARUH DIGITAL PAYMENT TERHADAP KEMUDAHAN BERTRANSAKSI MASYARAKAT KOTA PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh digital payment terhadap kemudahan bertransaksi masyarakat Kota Parepare.Metode penelitian ini bersifat kuantitatif yang menyajikan data berupa angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa pembagian kuesioner secara online dengan memanfaatkan google form untuk diberikan ke responden. Sampel responden penelitian ini sebanyak 72 responden dengan kriteria yang menggunakan digital payment. Penelitian ini menggunakan teknik skala likert dengan melakukan beberapa uji. seperti uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi, uji regresi linear sederhana, uji one sample t test dan uji hipotesis serta taraf signifikan sebesar 0,05. Adapun kesimpulannya variabel X (Digital Payment) dengan variabel Y (Kemudahan Bertransaksi) memiliki korelasi yang kuat dan digital payment berpengaruh serta signifikansi terhadap kemudahan bertransaksi masyarakat Kota Parepare
PENGARUH INKLUSI KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI ANJUNGAN CEMPAE: PENGARUH INKLUSI KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI ANJUNGAN CEMPAE
ABSTRACT
This research aims to determine the influence of financial inclusion and financial literacy on the performance of SME. This research uses the July 2019 Quantitative Associative research type. The data collection method was carried out by distributing questionnaires to 102 respondents, namely SME entrepreneurs in Anjuangan Cempae Parepare city.ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inklusi keuangan dan literasi Diterima keuangan terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Bulan Juli 2019Kuantitatif Asosiatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner pada 102 responden yaitu pengusaha UMKM di Anjungan Cempae kota Parepar
ANALISIS RIBA PADA PRODUK ASURANSI SYARIAH
The agreement in Islamic insurance is designed to be free from usury. The premiums paid by participants are invested according to Islamic law, and the profits are considered the result of mudharabah (business cooperation), not usury. The study found that public awareness and interest in Islamic insurance is increasing as Islamic financial literacy improves. In conclusion, it is important to understand and apply sharia principles in financial products to comply with Islamic teachings and the needs of the people. This research uses a descriptive-qualitative method with a rationalistic approach, which combines in-depth analysis with literature review from various sources. The results show that Islamic insurance seeks to avoid usury, focusing on mutual aid and cooperation for good, as per the teachings of the Quran. Islamic insurance companies emphasize social benefits more than economic profits.Perjanjian dalam asuransi syariah dirancang agar bebas dari riba. Premi yang dibayarkan peserta diinvestasikan sesuai syariat Islam, dan keuntungannya dianggap hasil mudharabah (kerjasama usaha), bukan riba. Penelitian ini menemukan bahwa kesadaran dan minat masyarakat terhadap asuransi syariah meningkat seiring literasi keuangan syariah yang lebih baik. Kesimpulannya, penting untuk memahami dan menerapkan prinsip syariah dalam produk keuangan agar sesuai dengan ajaran Islam dan kebutuhan umat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan rasionalistik, yang menggabungkan analisis mendalam dengan kajian literatur dari berbagai sumber. Hasilnya menunjukkan bahwa asuransi syariah berusaha menghindari riba, dengan fokus pada tolong-menolong dan kerjasama untuk kebaikan, sesuai ajaran Al-Quran. Perusahaan asuransi syariah menekankan manfaat sosial lebih daripada keuntungan ekonomi
Penerapan Media Ular Tangga Untuk Mengembangkan Aspek Kesadaran Diri Pada Anak Usia Dini
This research aims to stimulate children's self-awareness through the educational game snakes and ladders in group B of Anugrah Kindergarten, Parepare City, where the results of the researchers in initial observations saw that there were several children who were not able to show self-confidence and understand the rules of the game. This research uses qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The assessment instrument uses Child Development Achievement Level Standards (STPPA). ). The results of the research show that even when researchers have not implemented educational game tools, there are still many children who have not yet developed. However, after researchers implemented educational game tools, there was progress, although not yet significant. From the results of the researchers' activities, it can be concluded that the development of self-awareness through the game of snakes and ladders where each indicator with its assessment increases.Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kesadaran diri anak melalui alat permainan edukatif ular tangga pada kelompok B TK Anugrah Kota Parepare, yang mana hasil peneliti pada observasi awal melihat ada beberapa anak yang belum mampu menunjukkan rasa percaya diri dan memahami aturan pada permainan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penilaian menggunakan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Hasil penelitian menunjukkan pada saat peneliti belum menerapkan alat permainan edukatif masih banyak anak yang belum berkembang. Tetapi setelah peneliti menerapkan alat permainan edukatif terjadi perkembangan pada walaupun belum secara signifikan. Dari hasil kegiatan peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa perkembangan kesadaran diri melalui permainan ular tangga yang dimana setiap indikator dengan penilaiannya terjadi peningkatan
MANAJEMEN STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SMA NEGERI 2 PINRANG
This Research examines about the principal’s strategic management in improving teacher competence at SMA Negeri 2 Pinrang. The principal’s strategic management plays a role in decision making that is fundamental. The research method usedin this research is qualitative with the type of field study research. Techniques data collection in this study are observation, interview , and documentation. The results showed that the strategy developed by SMA Negeri 2 Pinrang aims to involve all teachers in the planning process, ensuring they have good skills to overcome the learning media problems. The role of the principal in improving competence of teachers at school is very important to be carried out through various platforms such as Merdeka mengajar platform. After the implementation is carried out, the evaluation is needed to be able to determine the success to what extent the need for teacher competency development. The principal also provides services to teacher to always improve the competencies prossessed by each teacher and provide digital space as a forum fot teachers to exchange ideas with each other. Provide digital space a forum for teachers to exchange ideas and knowledge to improve their competence. And knowledge to improve their competence
Strategi Pengelolaan Channel Youtube Tribun Timur PSM Makassar dalam Meningkatkan Subscriber
Strategi Pengelolaan Channel Youtube Tribun Timur PSM Makassar dalam Meningkatkan Subscribe
Efektivitas Komunikasi Pembelajaran Hybrid Dengan Asynchronous Method
Penelitian ini membahas tentang persentase efektivitas komunikasi antara dosen dan mahasiswa IAIN Parepare dalam melaksanakan pembelajaran Hybrid dengan Asyncronous Method. Fokus penelitian ini yaitu efektivitas komunikasi model pembelajaran Hybrid dengan Asyncronous Method berdasarkan proses penyampaian informasi atau materi yang disampaikan oleh dosen dan pemahaman mahasiswa serta interaksi dosen dan mahasiswa menggunakan media pembelajaran.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif yang berfokus pada efektifivitas komunikasi pembelajaran hybrid dengan asyncronous method mahasiswa dan dosen IAIN Parepare. Total populasi dari IAIN Parepare adalah dosen sebanyak 213 orang dan mahasiswa aktif sebanyak 7.111 orang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan rumus Slovin dalam menentukan sampel yang akan digunakan. Jumlah sampel dari total dosen dan mahasiswa IAIN Parepare adalah 139 orang dosen dan 379 orang mahasiswa.
Hasil penelitian menujukkan bahwa efektivitas komunikasi antara dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran Hybrid dengan Asyncronous Method di IAIN Parepare dari perhitungan komulatif mahasiswa masuk kategori sedang yaitu 3.622 dan perhitungan komulatif dosen masuk kategori tinggi yaitu 1.586. Hasil menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yakni Efektivitas Komunikasi Pembelajaran Hybrid dengan Asyncronous Method di IAIN Parepare dinyatakan efektif
Gagasan Muhammad Arkoun Tentang Humanisasi Ilmu Agama dan Relevansinya Bagi Pengembangan Ilmu Falak
Muhammad Arkoun, as one of the contemporary Islamic thinkers, is the subject of examination in this writing, where the author seeks to explore Arkoun's ideas on the humanization of religious knowledge and its relevance to the development of astronomy in the present era. To achieve this objective, the author employs the library research method, which is literature-based. Arkoun's notions of deconstruction and rethinking Islam constitute key concepts presented in his critique of Islamic societies that tend to sanctify the views of past scholars without considering their relevance to the current context. According to Arkoun, this tendency often results in Islamic thought becoming stagnant, hindering the ability to address contemporary issues due to a fixation on the perspectives of earlier scholars. This problem extends to the realm of knowledge development, as seen in cases such as the rejection of reorienting the qibla direction in certain mosques. The argument is based on the belief that the qibla direction in these mosques is a legacy from past scholars of the region and, therefore, should not be altered. However, Arkoun contends that, in the field of astronomy, calculations reveal that the qibla direction in these mosques deviates, necessitating a correction in their positioning.Muhammad Arkoun, sebagai salah satu pemikir Islam kontemporer, menjadi subjek kajian dalam tulisan ini, dimana penulis berusaha menggali gagasan Arkoun tentang humanisasi pengetahuan agama dan relevansinya dengan perkembangan astronomi di era sekarang. Untuk mencapai tujuan ini, penulis menggunakan metode penelitian perpustakaan, yang berbasis literatur. Gagasan Arkoun tentang dekonstruksi dan pemikiran ulang Islam merupakan konsep-konsep kunci yang disajikan dalam kritiknya terhadap masyarakat Islam yang cenderung menyucikan pandangan para ulama' masa lalu tanpa mempertimbangkan relevansinya dengan konteks saat ini. Menurut Arkoun, kecenderungan ini sering mengakibatkan pemikiran Islam menjadi stagnan, menghambat kemampuan untuk mengatasi isu-isu kontemporer karena fiksasi pada perspektif para ulama' sebelumnya. Masalah ini meluas ke ranah pengembangan pengetahuan, seperti yang terlihat dalam kasus-kasus seperti penolakan reorientasi arah kiblat di masjid-masjid tertentu. Argumen ini didasarkan pada keyakinan bahwa arah kiblat di masjid-masjid ini adalah warisan dari ulama masa lalu di wilayah tersebut, oleh karena itu, tidak boleh diubah. Namun, Arkoun berpendapat bahwa, di bidang astronomi, perhitungan mengungkapkan bahwa arah kiblat di masjid-masjid ini menyimpang, memerlukan koreksi dalam posisi mereka
Integrating Local Culture to Work Ethics: A Holistic Approach to Mitigating Problematic Financing in Islamic Banks
Purpose – This study aims to explore the integration of Siri' culture, Islamic work ethic, and the 5C principles in preventing problematic financing in Islamic banks, particularly within the Bugis-Makassar community.
Method – Using a qualitative approach, the research employed interviews, document analysis, and field observations to gather data. Thematic analysis was conducted to identify patterns and insights related to the interplay of cultural, ethical, and technical frameworks in financing practices.
Findings –. The results reveal that Siri' culture fosters high moral responsibility among customers, enhancing their commitment to fulfilling financial obligations. Islamic work ethic strengthens accountability and transparency among bank employees, while the 5C principles provide a structured framework for financing decisions..
Practical implications – Banks can incorporate cultural dimensions, such as Siri' values of honesty (ada' tongeng), respect (sipakatau), and adherence to principles (getteng), into their credit analysis frameworks. This approach can enhance the quality of financing decisions by integrating ethical and moral considerations with technical assessments..
Originality/value – holistic approach, integrating cultural, ethical, and technical dimensions to mitigate financing risksPurpose – This study aims to explore the integration of Siri' culture, Islamic work ethic, and the 5C principles in preventing problematic financing in Islamic banks, particularly within the Bugis-Makassar community.
Method – Using a qualitative approach, the research employed interviews, document analysis, and field observations to gather data. Thematic analysis was conducted to identify patterns and insights related to the interplay of cultural, ethical, and technical frameworks in financing practices.
Findings –. The results reveal that Siri' culture fosters high moral responsibility among customers, enhancing their commitment to fulfilling financial obligations. Islamic work ethic strengthens accountability and transparency among bank employees, while the 5C principles provide a structured framework for financing decisions..
Practical implications – Banks can incorporate cultural dimensions, such as Siri' values of honesty (ada' tongeng), respect (sipakatau), and adherence to principles (getteng), into their credit analysis frameworks. This approach can enhance the quality of financing decisions by integrating ethical and moral considerations with technical assessments..
Originality/value – holistic approach, integrating cultural, ethical, and technical dimensions to mitigate financing risk