Jurnal Online Universitas Islam Nusantara
Not a member yet
    1021 research outputs found

    TRADISI WILUJENGAN ATAU SELAMETAN DALAM PRESERVASI DI REKSO PUSTOKO MANGKUNEGARA SURAKARTA

    Full text link
    Wilujengan or selametan is a tradition that is often held by the Javanese. One that carries out the wilujengan tradition is the Rekso Pustoko Mangkunegaran Library, which is located in Solo, Central Java. As for the management of the library, one of which is the preservation activity, namely fumigation. Uniquely, in the fumigation activities carried out at the Rekso Pustoko Library, there is a special tradition, namely wilujengan or selametan. The research wants to know the purpose and process of the wilujengan or slametan tradition. This research is a qualitative research. Interviews were conducted with librarians and working staff. The results of the study found that, first, wilujengan or salametan is carried out to ask for safety and smoothness in the fumigation process. Second, wilujengan or salvation is performed to ask for blessings from God Almighty. Third, wilujengan or salametan is a routine tradition in which Rekso Pustoko under the auspices of Praja Mangkunegaran still upholds Javanese cultural customs, one of which is the wilujengan or salametan tradition.Keyword: wilujengan, selametan, preservation, Rekso Pustoko Library ABSTRAKWilujengan atau selametan merupakan suatu tradisi yang sering diselenggakan oleh orang Jawa. Salah satu yang melakukan tradisi wilujengan yaitu Perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran yang terletak Solo Jawa Tengah. Adapun dalam manajemen perpustakaannya, salah satunya terdapat kegiatan preservasi yaitu fumigasi. Uniknya dalam kegiatan fumigasi yang dilakukan di Perpustakaan Rekso Pustoko terdapat satu tradisi khusus yaitu wilujengan atau selametan. Penelitian ingin mengetahui tujuan dan proses dari tradisi wilujengan atau selametan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Wawancara dilakukan ke pustakawan dan staff yang bekerja. Hasil penelitian didapatkan bahwa, pertama, wilujengan atau selametan dilakukan untuk memohon keselamatan dan kelancaran dalam proses fumigasi. Kedua, wilujengan atau selametan dilakukan guna memohon berkah dari Tuhan yang Maha Esa. Ketiga, wilujengan atau selametan merupakan tradisi rutin yang mana Rekso Pustoko di bawah naungan Praja Mangkunegaran masih menjunjung adat budaya Jawa salah satunya tradisi wilujengan atau selametan

    Strengthening of Gotong Royong Value in Society Through a Leadership

    Full text link
    Humans as creatures that cannot live alone, but need other people in various ways, such as socializing, working, community service, security, and others. Collaboration carried out together is referred to as mutual cooperation, eventually becoming a strategy in a pattern of shared life that eases the burden on a social need. Based on the background of the problem, the formulation of the problem in this study are (1) What is the leadership role of the Cikuya Village Chief in Cicalengka District, Bandung Regency (2) What is the level of community participation in Cikuya Village, Cicalengka District, Bandung (3) the value of mutual cooperation in Cikuya Village, Cicalengka District, Bandung Regency. This study uses a descriptive qualitative method approach. Based on the results of the study, it was found that (1) Leadership Role of Cikuya Village Head, Cicalengka District, Bandung Regency had the role of village development planner, village development organizers, village development implementers, village development supervisors (2) Level of community participation in Cikuya Village, Cicalengka District, Bandung opportunity for the community to participate in decision makers, community participation in program implementation, participation in taking various benefits and participating in evaluation in development projects. (3) Efforts of the Cikuya Village Head in building the values of mutual cooperation between Cikuya Village, Cicalengka Sub-District, Bandung Regency, can not be separated from the concrete actions that have been taken to the community, including as motivators, facilitators and mobilizers

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PORTAL RUMAH BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

    Full text link
    There are several things to note in the involvement, contribution and responsibility in development, Deliberation is crucial to avoid differences in the views of local government and community because deliberation process affects the spirit of mutual aid societies. Based on the above research background, author would like to obtain a more in-depth by doing research about Community Participation In Development In Mutual Aid Through Deliberation In the village of cipacing Jatinangor the District of Sumedang. The purpose and benefits of this research is to investigate and analyze community participation in development, To know and analyze the process of deliberation to establish mutual assistance, determine the factors supporting and inhibiting public participation in the development of mutual cooperation through consultation. The method used is descriptive method of research using a triangulation method of data that is Field observations, interviews and documentation. The results showed that people's participation in development in the Village of cipacing jatinangor the district of Sumedang run by three things: the involvement, contribution and responsibility. Deliberation in the village Cipacing implemented to build the spirit of mutual aid society for people to participate in development, and in implementation, there are several factors which is the inhibiting and supporting

    Internalization of Social Care Values in the Regenaration of Political Parties

    Full text link
    The political party as a legal organization in carrying out the duties and functions of Government is an organization of hope society to channel the various aspirations of various interests in different segments of life. Society of Bandung District with a wide range of complexity and diversity of the problems of segmentation, composed of various religions, tribes, customs, is a challenge for political parties to demonstrate his credibility and capability that the political parties are able to answer the challenges through a variety of programs for the benefit of constituents. The research was conducted using qualitative descriptive study method approach, with its problems of subject: 1) problems of social care society character of Bandung District and 2) integrating social care recruitment in the character of The Prosperous Justice Party. As for the final conclusions of the research that the emergence of problems of society such as social disparity, floods, waste, congestion, discipline society Bandung District is derived from the same upstream social care character problems. The Prosperous Justice Party as a party that has a mision "Serving for the people" trying to tackle these problems by doing a recruitment plan tarbiyah, hopes the creation of the society who 1) faqih; literally meaning understood, means the public understand of the role as well as its contribution. 2) alim; learned society, so in her everyday activities based on real science and he understood, as well as 3) nafi'un; that is a useful in society

    PERANCANGAN KEAMANAN INFORMASI PADA PENYELENGGARAAN SISTEM ELEKTRONIK DENGAN INDEKS KAMI DAN ISO 27001 (Studi Kasus: Sistem Litera Uninus)

    Full text link
    Badan Usaha, dan/atau masyarakat. Penyelenggara sistem elektronik berkewajiban untuk  menerapkan manajemen pengamanan informasi berdasarkan asas resiko.  Keamanan Informasi adalah terjaganya confidentiality, integrity, dan availability.Universitas Islam Nusantara (Uninus) adalah perguruan tinggi (PT) yang menerapkan teknologi informasi (TI) dalam proses pelaksanaan kewajiban  tridharma perguruan tinggi. Uninus menggunakan sistem pembelajaran online yaitu sistem Litera. Sistem Litera dapat diakses oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidijan, juga para stakeholders. Sistem Litera diakses oleh lebih dari 5000 pengguna. Sistem Litera merupakan bentuk penyelenggaraan sistem elektronik yang dimiliki oleh institusi. Dalam pelaksanaannya sistem Litera dapat mengalami resiko keamanan teknologi informasi yang tidak di harapkan, sehingga menimbulkan dampak yang tidak aman. Oleh karenanya akan di lakukan penilaian mandiri pada penyelenggaran sistem elektronik berdasarkan kategori sistem elektronik yang dimiliki.Indeks Keamanan Informasi (KAMI) adalah alat evaluasi untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi di suatu organisasi.  Evaluasi dilakukan terhadap area sistem elektronik  yang menjadi target penerapan keamanan informasi yang di definisikan oleh standar ISO 27001. Standar ISO 27001 adalah standar internasional yang di terbitkan oleh ISO, yang isinya adalah persyaratan untuk mengelola keamanan informasi di suatu perusahaan. Dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi kerahasiaan, integritas dan ketersediaan data.  Proses evaluasi dilakukan melalui sejumlah pertanyaan di area kategori sistem elektronik.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yang mendeskripsikan kejadian yang sebenarnya.  Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan nilai hasil evaluasi kategori sistem elektronik yang dapat di gunakan dalam peningkatan pengamanan informasi dimasa yang akan datang. Hasilnya adalah skor penetapan kategori sistem elektronik dengan jumlah = 39. Dan tingkat ketergantungan kategori sistem elektronik Strategis. Dimana  sistem elektronik Strategis adalah sistem elektronik yang berdampak serius terhadap kepentingan umum, pelayanan publik, kelancaran penyelenggaraan negara atau pertahanan dan keamanan negara.

    Efektivitas Penegakan Hukum Lingkungan Administratif Sebagai Upaya Memberantas Pencemaran Akibat Industrial Waste

    Full text link
    Artikel ini membahas tentang efektivitas penegakan hukum lingkungan administratif sebagai upaya dalam memberantas pencemaran akibat limbah industri. Penulis menjelaskan bahwa masalah pencemaran lingkungan akibat limbah industri telah menjadi perhatian global karena dapat mengancam kesehatan manusia dan keberlangsungan lingkungan. Namun, meskipun telah ada undang-undang dan regulasi yang mengatur tentang hal ini, masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh industri. Oleh karena itu, penegakan hukum lingkungan administratif menjadi penting untuk memastikan bahwa industri mematuhi regulasi yang telah ditetapkan dan bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan. Dalam artikel ini, penulis menyajikan beberapa rumusan permasalahan yang sring kali terjadi di masyarakat, Penulis juga membahas mengenai bagaimana cara menyeselaikan suatu sengketa, penerapan sanksi hukum terhadap pabrik dan industserta upaya tehadap korporasi akibat pencemaran yang dilakukan oleh aktivitas pabrik dan bagaimana akibat yang ditimbulkan oleh aktivitas pencemaran linkungan tersebut terhadap daerah setempat. Dalam kesimpulannya, penulis menegaskan bahwa penegakan hukum lingkungan administratif yang efektif dapat membantu memberantas pencemaran limbah industri. Namun, perlu ada upaya yang lebih besar dan konsisten dari pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan dalam upaya ini

    Studi tentang Knowledge sharing Pada Pengrajin di Home Industry Boneka Jasmine

    Full text link
    Penelitian ini membahas mengenai pelaksanaan berbagi pengetahuan di Home Industry Boneka Jasmine terkait proses produksi. Dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses knowledge sharing yang terjadi antara pelaku internal. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini dengan proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur dari Oktober 2021 hingga Januari 2022. Subjek pada penelitian ini pemilik industri rumah tangga dan 5 pengrajin. Dari hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa ditemukan kegiatan berbagi pengetahuan pada Home Industry Boneka Jasmine dengan karakteristik knowledge management yang meliputi penemuan pengetahuan yang berasal dari pengamatan serta hasil berbagi pengetahuan, penangkapan pengetahuan dengan mempelajari dan mempraktikkan pengetahuan baru, penerapan pengetahuan untuk memperbaiki proses, produk, dan meningkatkan mitigasi kesehatan pengrajin, serta berbagi pengetahuan. Kegiatan knowledge sharing telah dijalani oleh pengrajin secara informal yakni pada saat terjadinya proses produksi hingga pada sela-sela waktu kosong. Penerapan berbagi pengetahuan pada industri rumah tangga ini tidak terencana dan terstruktur, namun pengrajin tetap termotivasi untuk terus melakukannya karena didasari dengan rasa tanggung jawab untuk saling berbagi.Kata kunci: boneka, industri rumah tangga, knowledge management, knowledge sharin

    Criminal Liability of Fintech Company for Spreading Personal Data

    Full text link
    Globally, information technology has altered human behavior and way of life. The world has no borders now that information technology has advanced. Information technology has now evolved into a double-edged sword because, in addition to advancing human civilization and welfare, it also provides effective means for criminals to commit crimes, such as the dissemination of personal data by fintech (pinjol). As a result, laws that punish online lenders (pinjol) who spread personal data are now necessary. The purpose of this study is to identify criminal liability for the fintech (pinjol) conduct of disclosing personal information and to identify law enforcement. An strategy that is normatively legal is used in this study. In addition, this study employs primary law, secondary legal materials, and tertiary legal materials in a descriptive-analytical manner. The descriptive-analytical research methodology utilized in this study describes the applicable laws and rules connected to legal theories and the practice of enforcing positive legislation. According to the criminal liability view of criminal responsibility considered from the repercussions it can do harm to others, both physically and mentally, fintech (pinjol) is responsible for the act of disclosing personal data. It is reasonable that the act of disseminating personal data might be subject to the threat of penalty as defined in the ITE Constitution and the Dissemination of Personal Data Law since those who commit crimes are considered to have done so intentionally (Opzet) with a goal. Law enforcement's ability to prevent the dissemination of personal data is currently limited and challenging due to the difficulty of enforcing the legality standard. As a result, the ratification of the Dissemination of Personal Data Regulation was a breath of fresh air for law enforcement.Teknologi informasi telah mengubah perilaku dan pola hidup masyarakat secara global. Perkembangan teknologi informasi telah menyebabkan dunia menjadi tanpa batas (borderless). Teknologi informasi saat ini telah menjadi pedang bermata dua, karena selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan dalam peradaban manusia, sekaligus menjadi sarana efektif untuk para pelaku melakukan tindak pidana, seperti Penyebaran data pribadi yang dilakukan oleh perusahaan fintech (pinjol), sehingga perlunya penegakan hukum terhadap pelaku pinjaman online (pinjol) yang menyebarkan data pribadi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tanggung jawab pidana atas tindakan penyebaran data pribadi yang dilakukan oleh perusahaan fintech (pinjol) serta Untuk mengetahui penegakan hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, Penelitian ini juga dilakukan dengan cara deskriptif analitis yaitu menggunakan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif analitis, yaitu menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif. Tanggung jawab pidana atas tindakan penyebaran data pribadi yang dilakukan oleh perusahaan fintech (Pinjol) dalam pandangan pertanggungjawaban pidana dilihat dari akibat yang ditimbulkannya dapat merugikan orang lain, baik secara lahir maupun secara batin. Pelaku tindak pidana yang menyebarkan data pribadi dikategorikan sebagai Kesengajaan (Opzet) yang bersifat tujuan, sehingga patutlah tindakan penyebaran data pribadi dapat dikenakan ancaman hukuman sebagaimana diatur dalam UUD ITE maupun UU PDP. Penegakan hukumnya terhadap tindakan penyebaran data pribadi  sampai saat ini sangatlah minim serta sulit dilakukan, asas legalitas menjadi permasalahan dalam penegakan hukumnya, sehingga setelah disahkannya UU PDP menjadi angin segar bagi para penegak hukum yang karenanya penegakan hukum atas penyebaran data pribadi memiliki dasar hukum yang kuat

    The View of Positive and Islamic Law Against Uploader Copyright

    Full text link
    YouTube is a platform that is included in the protected cinematographic copyright. In this era of technology and creative industries, there are many people who commit criminal acts of video piracy on the YouTube platform and even broadcast without permission and get benefits. But for the creator, it is very detrimental. The subject matter studied in this research is about how copyright protection for YouTube uploaders in Article 40 of Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and the perspective of Islamic law on copyright protection for YouTube uploaders. This research is a normative legal research using legislative and normative Islamic approaches. The results showed that copyright protection of YouTube uploaders is regulated in Law Number 28 of 2014 concerning Copyright which is technically regulated in Article 40 paragraph (1) letter m, although not specifically mentioned in the article but there are similarities in audiovisual form. When viewed in Islamic law, the act of YouTube re-uploader is included in jarimah ta'zir whose punishment is given to Ulil Amri (government).YouTube merupakan platform yang termasuk dalam hak cipta sinematografi yang dilindungi. Di era teknologi dan industri kreatif ini, banyak sekali oknum-oknum yang melakukan tindakan kriminal pembajakan video di platform YouTube bahkan menyiarkannya tanpa izin dan mendapatkan ke­untung­an. Namun bagi pencipta, hal tersebut sangat merugikan. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana perlindungan hak cipta bagi pengunggah YouTube dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan perspektif hukum Islam terhadap perlindungan hak cipta bagi pengunggah YouTube. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan mengguna­kan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan norma­tif Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa per­lin­dung­an hak cipta terhadap pengunggah YouTube diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang secara teknis diatur dalam Pasal 40 ayat (1) huruf m, meskipun tidak disebutkan secara spesifik dalam pasal tersebut namun terdapat kesamaan dalam bentuk audiovisual. Jika ditinjau dalam hukum Islam, perbuatan pengunggah ulang YouTube termasuk dalam jarimah ta'zir yang hukumannya diserahkan kepada Ulil Amri (pemerintah)

    PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH STATISTIK

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Statistik. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan model kuasi eksperimen dengan posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa pendidikan Agama Islam IAIN Pontiank. Sampel dalam penelitian ini melibatkan mahasiswa semester IV sebanyak 39 orang pada kelas eksperimen dan 37 orang pada kelas kontrol yang diambil secara acak menggunakan cluster random sampling. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar pada mata kuliah statistik yang berbentuk essay test. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai sig = 0.0000 α = 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar pada mata kuliah statistik antara mahasiswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dibandingkan dengan mahasiswa yang diberi pembelajaran langsung. Dapat disimpulkan rata-rata hasil belajar statistik mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran langsung. Oleh karena itu, disarankan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat digunakan sebagai alternatif untuk  dosen matematika dalam meningkatkan hasil belajar statistik mahasiswa

    941

    full texts

    1,021

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇