Jurnal Online Universitas Islam Nusantara
Not a member yet
    1021 research outputs found

    Perpustakaan Digital Sebagai Sarana Media Promosi Bagi Masyarakat

    Full text link
    The purpose of this research is to analyze the digital library as a promotional mediumfor the community, by describing the development of information in the library is growing rapidly and because of that the public’s need for a library should be growing. This article wascompiled using a literature study approach. Literature studies obtain sources from journals,books, internet, and libraries. Literature studies get sources from journals, books, internet,and literature. In this research, the author will collect sources relevant to the research topic,sources that support this research based on several journals and other reference sources.Information technology has become a necessity for libraries in Indonesia, especially to dealwith the demands of the knowledge-based needs of the Indonesian people for information inthe future. Some of the things that underlie the idea of the need to digitize libraries are thedevelopment of information technology in computers increasingly opening new opportunitiesfor the development of library information technology that is cheap and easy to implementby Indonesian libraries. The role of digital libraries can be transformed not only as aninformation center but also as a forum for development in society to improve welfare

    Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Masa Pandemi COVID-19 pada Anak di Yayasan USK “Untukmu Si Kecil” Kabupaten Jember

    Full text link
    Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Di Indonesia sendiri, kasus ini pertama kali diumumkan secara resmi pada 2 Maret 2020. Hingga saat ini, COVID-19 belum juga mereda sehingga salah satu cara untuk meminimalkan resiko keparahan akibat COVID-19 adalah melalui edukasi. Salah satu bentuk edukasi untuk pencegahan dari COVID-19 yang dapat dilakukan oleh masyarakat dengan mudah adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS ini seyogyanya dimulai dari usia dini. Pada kenyataannya, banyak anak usia sekolah yang kurang memahami pentingnya hidup sehat, contoh yang paling sederhana adalah membiasakan menggunakan hand sanitizer, serta penggunaan masker saat ke luar rumah. Oleh sebab itu sosialisasi ini dilakukan dengan bertarget apad anak-anak sekolah di salah satu Yayasan pendidikan di Kabupaten Jember yaitu  USK “Untukmu Si Kecil” Rumah Belajar dan Rumah Bermain yang terletak di Jl. Sumatra VI/35C Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Tujuan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan anak-anak SD terhadap bahaya COVID-19 serta bagaimana cara pencegahan yang dapat di lakukan dalam kegiatan sehari-hari. Untuk mempermudah pemahaman mengenai bahaya COVID-19 dan pencegahannya, maka dilakukan edukasi. Kegiatan pengabdian ini akan dilakukan dalam 3 metode, yaitu: (1) Edukasi dan praktek PHBS pada anak-anak USK Untukmu Si Kecil melalui buku bergambar, serta (2) Pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA). Setelah sosialisasi ini anak-anak di Yayasan USK telah menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai PHBS

    Pelatihan Kompetensi dan Bimbingan Digital Marketing untuk Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Anggota PKK Desa Gunasari Kabupaten Sumedang

    Full text link
    The writing of this community service journal is the result of activities carried out to be able to provide socialization of the importance of having competence and understanding digital marketing for increasing entrepreneurial capacity and also the challenges of the industrial revolution 4.0 era. This community service activity was carried out in Gunasari Village, South Sumedang District, Sumedang Regency. This training and guidance was given to PKK members in Gunasari Village. This activity is carried out as an effort to improve digital marketing competencies and capabilities in the hope of increasing entrepreneurial capacity. So that this achievement is expected to form independence and strengthen the family and community econom

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI PERBANDINGAN

    Full text link
    This research is an alternative to overcome the low critical thinking skills, namely the development of evaluation tools to measure student’s critical thinking skills. This research and development begins with determining the research objectives, namely developing a critical thinking ability test and knowing the validity, reliability, discriminating power, and level of difficulty of the test. Critical thinking ability evaluation instrument on comparative material for class VII Junior High School include in Research and Development (RD). The RD model used is the Thiagarajan 3D model, which includes 3 stages namely: define, design, and develop. The instrument in this study were critical thinking skills test and validation sheets. The subject of this research is class VII 31 Junior High School Bandung, totaling 15 people. The assesment instrument developed is in the form of descriptive questions.  The data from the validation of the instrument’s feasibility by the expert is declared valid. The results of the analysis of the validity of the items based on the results of the analysis of the validity of items using the Product Moment correlation technique can be seen that the level of validity of the evaluation instrumen is declared high, while the reability value of 0,72 with a high interpretation. Analysis of the difficulty level of the instrumen obtained an average scor of 0,22-0,54 in medium-difficult category. The discriminatory power of the instrumen shows a sufficient category with an average value of 0,31-0,78

    MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK TUNARUNGU KELAS DASAR IV/B PADA PEMBELAJARAN IPA DI SLB NEGERI CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan motivasi belajar dengan penggunaan media gambar dalam pembelajaran pada peserta didik tunarungu kelas dasar IV/Bdi SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung. Sumber data penelitian Tindakan kelas ini berasal dari peserta didik tunarungu kelas dasar IV/B di SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung sebagai subjek penelitian. Data penelitian berupa motivasi belajar diperoleh dengan tes setelah dalam proses pembelajaran menggunakan media gambar pada mata pelajaran IPA bagi peserta didik tunarungu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan angket. Model penelitian Kemmis dan MC Tonggort yang merupakan model spiral. Model ini terdiri atas 4 komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar IPA dengan menggunakan media gambar dengan melihat pada nilai tes pada siklus I yaitu terdapat nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 75, dengan nilai rata-rata 67, sedangkan pada nilai tes pada siklus II terdapat peningkatan yaitu nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 80, dengan nilai rata-rata72. Dari penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik tunarungu kelas dasar IV/B di SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media gambar. Dengan demikian secara teoritis terbukti hipotesis yang menyatakan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik tunarungu kelas dasar IV/B pada mata pelajaran IPA di SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung dapat diterima/ teruji kebenarannya bahwa dengan penggunaan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik tunarungu Kelas dasar IV/B pada mata pelajaran IPA di SLB Negeri Cileunyi Kabupaten Bandung

    PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN MENCUCI PERALATAN MAKAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN JENJANG SMA LB

    Full text link
    Memerlukan Program Pembelajaran mencuci peralatan makan yang digunakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yakalimu  Wanayasa memerlukan penambahan di beberapa aspek. Hal ini perlu dilakukan karena disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, dalam hal ini di Rumah Makan Saung Panuju sebagai tempat Anak Tunagrahita melalukan pembelajaran melalui magang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk Pengembangan Propgram Pembelajaran mencuci piring melalui magang di Rumah Makan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi, diskusi terpumpun, dan validasi. Subjek penelitian terdiri dari 1 (satu) orang Guru Keterampilan  dan 3 (tiga) orang anak tunagrahita kelas XI. Hasil penelitian diperoleh pengembangan program yang dilandasi atas kebutuhan di lapangan di mana program sebelumnya pembelajaran mencuci peralatan makan hanya dilakukan di Sekolah, dalam Program pembelajaran hasil pengembangan pembelajaran keterampilan mencuci peralatan makan di lakukan di Rumah Makan saung Panuju. Tujuannya agar anak tunagrahita dapat secara langsung mempelajari situasi yang nyata manfaatnya Ketika nanti bekerja di tempat tersebut anak tunagrahita sudah terbiasa. Rekomendasi bagi Sekolah adanya Kerjasama dengan pihak pemilik usaha agar lulusan Sekolah tersebut dapat memilki peluang pekerjaan setelah lulus

    ANALISIS YURIDIS PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA (ABK) PADA BADAN LAYANAN UMUM

    Full text link
    Anggaran adalah alat akuntabilitas, manajemen, dan kebijakan ekonomi yang berfungsi untuk mewt judkan pertumbuhan dan stabilitas perekonomian serta pemerataan pendapatan dalam rangka mencapai tu juan bernegara.Penganggaran berbasis kinerja merupakan penyempurnaan penganggaran dengan cara mengembangkan indikator kinerja dan sistem pengukuran kinerja.Penganggaran berbasis kinerja merupakan metode penganggaran bagi manajemen untuk mengaitkan setiap pendanaan yang dituangkan dalam kegiatan-kegiatan dengan keluaran dan hasil yang diharapkan, termasuk efisiensi dalam pencapaian hasil dari keluaran tersebut untuk memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari penggunaan sumber daya yang terbatas.BLU dapat dibentuk dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada inasyarakat yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa barang dan/atau jasa.BLU memiliki aset yang tidak terpisah dari aset negara serta dikelola,dimanfaatkan untuk menyelenggarakan kegiatan berdasarkan basis kinerja yang disesuaikan dengan rencana strategis BLU

    KEGIATAN STORYTELLING DALAM PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK DI PERPUSTAKAAN KOBER AL-QOLAM

    Full text link
    This study aims to determine the application of storytelling activities in improving the language skills of children aged 5 to 6 years at the Kober Al-Qolam Library Bandung which is seen from the listening aspect, speaking aspect, writing aspect and reading aspect. This research is a qualitative descriptive study involving teachers and principals. Data were collected through interviews, observation and document analysis. Data analysis through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the application of storytelling activities was able to improve language skills in Kober Al-Qolam. This can be seen in several aspects, namely in the listening aspect, which occurs when the teacher is able to attract children's attention when telling stories. In the speaking aspect, it occurs when the teacher provides a stimulus in the form of questions to the child and the child can answer the teacher's question. As for the writing aspect and the reading aspect, it occurs when the teacher gives orders to the child to write the character in the story, for example when asked to write the name of the character "Kancil". At preschool age children they are still in the early writing and reading stages, so they are not yet able to write complex sentences, but by giving orders to write the word "Deer" can improve early writing skills for children, after children recognize letters children can be taught to spell words so that it is able to improve reading skills in children. The obstacles in the implementation of this storytelling activity, namely the limitations of teaching aids, less varied and poorly maintained media, the lack of the latest reading books that can be used in storytelling, the limited mastery of storytelling methods by storytellers, and children in Kober Al-Qolam classified as children. at an early age (5-6 years), so that learning needs the role of parents to be maximized. Keywords: storytelling, language skills, early childhood educationABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan storytelling dalam peningkatan kemampuan berbahasa anak usia 5 hingga 6 tahun di Perpustakaan Kober Al-Qolam Bandung yang dilihat dari aspek menyimak, aspek berbicara, aspek menulis dan aspek membaca. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan kegiatan storytelling mampu meningkatkan keterampilan berbahasa di Kober Al-Qolam. Hal ini dapat dilihat pada beberapa aspek, yaitu pada aspek menyimak yaitu terjadi pada saat guru mampu menarik perhatian anak saat bercerita. Pada aspek berbicara yaitu terjadi pada saat guru memberikan stimulus berupa pertanyaan kepada anak dan anak dapat menjawab pertanyaan guru. Adapun pada aspek menulis dan aspek membaca, yaitu terjadi pada saat guru memberikan perintah kepada anak untuk menulis tokoh dalam cerita, contohnya ketika diminta menuliskan nama tokoh “Kancil”. Pada anak usia Paud mereka masih dalam tahap menulis dan membaca awal, sehingga belum mampu menulis kalimat yang kompleks, namun dengan memberikan perintah untuk menulis kata “Kancil” mampu meningkatkan keterampilan menulis permulaan bagi anak, setelah anak mengenal huruf anak bisa diajarkan untuk mengeja kata sehingga itu mampu meningkatkan keterampilan membaca pada anak. Adapun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan storytelling ini, yaitu keterbatasan alat peraga, media yang kurang variatif dan kurang terawat, kurangnya buku bacaan terbaru yang bisa digunakan materi dalam bercerita, keterbatasan penguasaan metode bercerita oleh storyteller, dan anak yang berada di Kober Al-Qolam tergolong anak usia dini (5-6 tahun), sehingga pembelajarannya perlu adanya peran orang tua agar maksimal

    KEGIATAN BERMAIN PERAN SEBAGAI TERAPI EDUKATIF BAGI ANAK USIA DINI UNTUK MENGATASI PERILAKU ADIKSI GAME ONLINE

    Full text link
    ABSTRAKBermain peran merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak. Bermain peran (role playing) merupakan pekerjaan masa kanak-kanak dan cermin pertumbuhan anak. Tujuan bermain peran adalah membantu mengembangkan kepribadian anak usia dini, yakni dalam aspek intelektual, aspek keterampilan, aspek emosional, dan aspek sosial. Akan tetapi, mengingat dengan maraknya fenomena sosial yang terjadi di era digital ini, bermain peran pada kalangan anak usia dini sudah mulai rentan dilakukan karena anak sudah mulai terpengaruh oleh permainan yang dilakukan pada sebuah gawai yang disebut dengan game online hingga pada akhirnya mereka mengalami adiksi pada game online tersebut.Oleh karena itu, untuk mengurangi kecanduan game online terutama pada anak sejak usia dini hendaknya orang tua dapat berperan sebagai fungsi keteladanan bagi anak-anaknya. Peran tersebut dibuktikan dengan memilih permainan edukatif sebagai bentuk terapi yang bersifat memberi nilai-nilai edukasi pada anak, salah satunya yaitu kegiatan bermain peran. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi sejauh mana dampak perilaku adiksi terhadap game online di kalangan anak usia dini. Selain itu juga untuk mengetahui seberapa besar dampak kegiatan bermain peran sebagai terapi edukatif anak usia dini dalam mengatasi perilaku adiksi terhadap game online.Kata Kunci: Bermain Peran,Terapi Edukatif, Anak Usia Dini, Game Online ABSTRACTRole playing is a very useful learning experience for children. Role playing game is the work of childhood and mirrors the growth of children. The purpose of role playing is to help develop early childhood personality, namely the intellectual aspect, the aspect of skill, emotional aspects and social aspects. However, given the rise of social phenomena that occur in this digital era, role playing in the early childhood has begun prone to do because of the influence children have started to become addicted to games on the gadget or the so-called game online.Therefore, to reduce the addictionto online games, particularly in children from an early age there should be the role of parents as a function of a role model for their children. One role is evidenced by choosing educational video games as a form of therapy which gives the values of educating children, one of which events of role playing. The purpose of this study was to identify the extent to which the behavior of the impact of online game addiction among young children. It is also to find out how big the impact of arole playing of early childhood education therapy in overcoming behavioral addiction to online games.Keywords: Role Playing, Therapy Education, Early Childhood, Game Onlin

    MITOS DALAM FILM STAR WARS PERSPEKTIF JOHN C. MCDOWELL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif John C. McDowell tentang pemahaman dunia dan bagaimana pandangan ini dapat digunakan untuk memahami mitos dalam film Star Wars. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan analisis teks dari tulisan-tulisan McDowell yang relevan dengan topik penelitian. Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa pandangan McDowell tentang tuntutan rasionalitas, pengaruh bahasa dan konsep, serta pentingnya konteks dapat memberikan pemahaman yang berguna dalam memahami bagaimana mitos dalam film Star Wars dapat membentuk pemahaman kita tentang dunia. Dalam pandangan McDowell, pemahaman kita tentang dunia selalu dipengaruhi oleh pengalaman kita sebagai individu yang hidup di dunia ini, dan oleh karena itu pemahaman tentang mitos dalam film Star Wars dapat berbeda-beda bagi individu yang berbeda-beda. Dengan demikian, pandangan McDowell dapat membantu kita memahami bahwa setiap individu memiliki pemahaman yang unik dan kontekstual tentang dunia yang dipengaruhi oleh pengalaman hidup mereka masing-masing.Kata Kunci: Pemahaman Dunia, Mitos, Star War

    941

    full texts

    1,021

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Islam Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇