Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
    1541 research outputs found

    IMPLEMENTASI SINERGISITAS DARI BERBAGAI STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN DESA CINANDANG DAWARBLANDONG

    Get PDF
    Village development is a process that involves various parties to improve the quality of life of the community through the development of physical, social, economic, and environmental infrastructure. Synergy is needed to achieve common goals, with collaboration producing greater effects. Although it offers benefits, there are challenges that must be faced, but in Cinandang Village, Dawarblandong District, the implementation of synergy between the village government and the community is very significant. In village development, it is important to involve all elements of society, including women's groups, youth, and the elderly. The qualitative descriptive approach is a research method often used in the social sciences and humanities, focusing on understanding social phenomena through the collection of data that is not quantitatively measurable. This method aims to describe and understand certain phenomena through the subjective views of participants using data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and document analysis. For example, in a partnership, one party may focus more on short-term profits, while the other is more concerned with long-term sustainability. In addition, ineffective communication can also hinder the achievement of synergyPengembangan desa adalah proses yang melibatkan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sinergisitas diperlukan untuk mencapai tujuan bersama, dengan kolaborasi yang menghasilkan efek lebih besar. Meskipun menawarkan manfaat, terdapat tantangan yang harus dihadapi, namun di Desa Cinandang Kecamatan Dawarblandong, implementasi sinergisitas antara pemerintah desa dan masyarakat sangat signifikan. Dalam pengembangan desa, penting untuk melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan, pemuda, dan lansia. Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang sering digunakan dalam ilmu sosial dan humaniora, dengan fokus pada pemahaman fenomena sosial melalui pengumpulan data yang tidak terukur secara kuantitatif. Metode ini bertujuan untuk menggambarkan dan memahami fenomena tertentu melalui pandangan subjektif partisipan menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Misalnya, dalam suatu kemitraan, salah satu pihak mungkin lebih fokus pada keuntungan jangka pendek, sementara yang lain lebih memperhatikan keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, komunikasi yang kurang efektif juga dapat menghambat tercapainya sinergisita

    Pemenuhan Target Permintaan Penjualan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Exponential Smoothing Dan Moving Average Di PT Vinilon Jaya Sakti

    Get PDF
    Consumer demand forecasting is a crucial aspect of company operational management to optimize production and inventory. This research aims to optimize the demand forecasting system for PVC pipe products at PT Vinilon Jaya Sakti using Exponential Smoothing and Moving Average methods. The analyzed data covers the period from January to December 2023, with a total of 1,559 production units. The study employs three different alpha (?) values: 0.1, 0.3, and 0.5 to identify optimal accuracy levels. Results show that the Exponential Smoothing method with ? = 0.3 provides optimal balance between model stability and responsiveness, with MAPE below 10%. This model effectively accommodates demand fluctuations and provides accurate forecasting for medium-term planning. The model implementation contributes significantly to optimizing the company's sales and inventory management.Peramalan permintaan konsumen merupakan aspek krusial dalam manajemen operasional perusahaan untuk mengoptimalkan produksi dan inventori. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem peramalan permintaan produk pipa PVC di PT Vinilon Jaya Sakti menggunakan metode Exponential Smoothing dan Moving Average. Data yang dianalisis mencakup periode Januari hingga Desember 2023, dengan total 1.559 unit produksi. Penelitian menggunakan tiga nilai alpha (?) berbeda: 0,1, 0,3, dan 0,5 untuk mengidentifikasi tingkat akurasi optimal. Hasil menunjukkan bahwa metode Exponential Smoothing dengan ? = 0,3 memberikan keseimbangan optimal antara stabilitas dan responsivitas model, dengan MAPE di bawah 10%. Model ini efektif dalam mengakomodasi fluktuasi permintaan dan memberikan peramalan yang akurat untuk perencanaan jangka menengah. Implementasi model berkontribusi signifikan pada optimalisasi manajemen penjualan dan inventori perusahaan

    Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performace (study kasus Kofibrik Mojokerto). : Study Kasus Kofibrik Mojokerto

    No full text
    This research aims to evaluate customer satisfaction with Kofibrik Mojokerto services and determine the attributes that need to be improved to improve service quality. Considering the intense competition in the cafe and coffee industry, it is important for companies to improve service quality in order to maintain customer satisfaction. This research involved 40 respondents, with data collected through a 5-point Likert scale questionnaire. The methods used are Service Quality (Servqual) and Importance Performance Analysis (IPA). The results show that the average service quality in the tangible dimension is 4.28 for customer perception, while customer expectations are 4.41, resulting in a gap value of -0.13. In the reliability dimension, perception is 4.24 and expectation is 4.36 with a gap of -0.12. The responsiveness dimension shows a perception of 4.29 and an expectation of 4.39 with a gap of -0.23. In the assurance dimension, perception is 4.32 and expectation is 4.40 with a gap of -0.08. The empathy dimension recorded a perception of 4.37 and an expectation of 4.42 with a gap of -0.23. Based on the Importance Performance Analysis, the main priority attributes for improvement, which are in quadrant A, include speed and accuracy in cooking and serving orders, employee accuracy in transactions, ease of calling employees, employee readiness to help customers choose menus, quick response to customer complaints, and availability of security guarantees (CCTV) for parking and luggage.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan terhadap layanan Kofibrik Mojokerto dan menentukan atribut yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan. Mengingat persaingan yang ketat di industri kafe dan kopi, penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan guna mempertahankan kepuasan pelanggan.Penelitian ini melibatkan 40 responden, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin. Metode yang digunakan adalah Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kualitas layanan pada dimensi tangible adalah 4,28 untuk persepsi pelanggan, sementara ekspektasi pelanggan adalah 4,41, menghasilkan nilai gap -0,13. Pada dimensi reliabilitas, persepsi adalah 4,24 dan ekspektasi 4,36 dengan gap -0,12. Dimensi responsivitas menunjukkan persepsi 4,29 dan ekspektasi 4,39 dengan gap -0,23. Pada dimensi jaminan, persepsi adalah 4,32 dan ekspektasi 4,40 dengan gap -0,08. Dimensi empati mencatat persepsi 4,37 dan ekspektasi 4,42 dengan gap -0,23.Berdasarkan Importance Performance Analysis, atribut prioritas utama untuk perbaikan, yang berada di kuadran A, meliputi kecepatan dan ketepatan pemasakan dan penyajian pesanan, ketelitian karyawan dalam transaksi, kemudahan memanggil karyawan, kesiapan karyawan membantu pelanggan memilih menu, respons cepat terhadap keluhan pelanggan, dan ketersediaan jaminan keamanan (CCTV) untuk parkir dan barang bawaan

    Pemberdayaan Generasi Muda Dalam Peningkatan Pariwisata Melalui Seni "Genderang Sisibah" Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Budaya Masyarakat Pakpak

    No full text
    Youth as pillars of the nation are expected by society to carry out their status and role optimally, have a nationalist spirit, and have self-resilience in the influence of globalization. Youth can channel their potential by participating in improving the regional tourism sector through the art of "Genderang Sisibah" which is a collection of perfect musical instruments. In research using qualitative research with literature review or literature study methods, the aim of this research is to find deeper meanings to the art object "Genderang Sisibah", the idea of ??applying tradition to the tourism sector by empowering the younger generation of Pakpak and strengthening efforts cultural identity, with research steps, finding information, understanding, finding meaning, drawing conclusions with development ideas that will be given. The results of the research are appropriate tourism strategies and are the key to success in promoting Sisibah Drum art so that it attracts tourist interest. Keywords: Culture, Pakpak, Young Generation, Sisibah Drum, Tourism.Pemuda sebagai pilar bangsa diharapkan masyarakat untuk menjalankan status dan perannya dengan optimal, berjiwa nasionalis, dan memiliki ketahanan diri dalam pengaruh globalisasi. Pemuda dapat menyalurkan potensi diri dengan ikut berpartisipasi pada peningkatan sektor pariwisata daerah melalui seni “Genderang Sisibah” yaitu suatu kumpulan alat musik yang sudah sempurna. Pada penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode literature review atau juga studi pustaka, tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan makna-makna lebih dalam terhadap objek seni "Genderang Sisibah", ide penerapan tradisi ke sektor pariwisata dengan melakukan pemberdayaan terhadap generasi muda Pakpak dan upaya memperkuat identitas budaya, dengan langkah-langkah penelitian, menemukan informasi, melakukan pemahaman, menemukan makna, penarikan kesimpulan dengan ide-ide perkembangan yang akan diberikan. Hasil dari penelitian berupa strategi-strategi pariwisata yang tepat dan menjadi kunci keberhasilan dalam mempromosikan seni Genderang Sisibah sehingga menarik minat wisatawan. Kata Kunci: Budaya, Pakpak, Generasi Muda, Genderang Sisibah, Pariwisata

    Kondisi Sosial dan Alam Papua Dalam Puisi "Angin-Angin Laut Irian" Karya Diah Hadaning

    No full text
      Diah Hadaning's poem "Angin-Angin Laut Irian" lists the social and natural conditions in Papua as a form of his criticism of the changes and environmental destruction that occurred. This analysis further describes the meaning implied in the poem using descriptive qualitative methods. Diah Hadaning highlighted the environmental damage that then affected the social conditions of Papuan people. In his poetry, Diah Hadaning expressed many of his concerns about the survival and traditions of Papuan society. The analysis showed that Hadaning's work was not only used as a literary work, but as a form of criticism and concern for the state of the region that had begun to lose their identity. Keywords: Social criticism, Papua.  Diah Hadaning's poem "Angin-Angin Laut Irian" lists the social and natural conditions in Papua as a form of his criticism of the changes and environmental destruction that occurred. This analysis further describes the meaning implied in the poem using descriptive qualitative methods. Diah Hadaning highlighted the environmental damage that then affected the social conditions of Papuan people. In his poetry, Diah Hadaning expressed many of his concerns about the survival and traditions of Papuan society. The analysis showed that Hadaning's work was not only used as a literary work, but as a form of criticism and concern for the state of the region that had begun to lose their identity. Keywords: Social criticism, Papua

    ANALISA PERBANDINGAN SISTEM HALF SLAB DAN PLAT KONVENSIONAL DITINJAU DARI SEGI WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK APARTEMEN GUNAWANGSA TIDAR SURABAYA

    Get PDF
    Ada  beberapa metode konstruksi struktur pelat lantai diantaranya yaitu metode konvensional dan metode half slab. Adapun pelaksanaan yang menggunakan metode konvensional terdapat beberapa kekurangan diantaranya yaitu membutuhkan waktu yang lebih lama, jumlah pekerjanya dan material yang lebih banyak serta mutu pekerjaan tidak sebaik pracetak, sedangkan pada sistem pracetak dapat mengurangi jumlah pekerja, material dan peralatan.              Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perbandingan antara sistem half slab  dengan sistem konvensional pada struktur pelat lantai proyek Gunawangsa Tidar Surabaya ditinjau dari segi biaya dan waktu. Pada tower C telah dihalfslab dan dianalisa perbandingan biaya dari kedua metode, tetapi perhitungan hanya sebatas satu lantai dan perhitungan waktu juga belum dianalisa, sehingga pada tugas akhir ini dilakukan analisa perbandingan biaya dan waktu pada struktur lantai apartemen tower C dari lantai 10 dan lantai 15 .              Data sekunder yang diperlukan untuk perbandingan kedua sistem ini yaitu RAB (Rencana Anggaran Biaya), Kurva S, Shop Drawing. Metode perencanaan waktu yang dilakukan di proyek tersebut adalah metode kurva S, sehingga pada penelitian ini akan dianalisa menggunakan metode PDM (Precedence Diagram Method). Analisa biaya pada penelitian ini menggunakan acuan SNI 7832-2012 dan HSPK Kota Surabaya Tahun 2018. Hasil analisa pelat lantai 10 didapatkan selisih dari kedua metode sebesar Rp118.802.203 dengan selisih waktu 25,77 hari. Sedangkan pada lantai 15 selisih analisa biayanya per metode  sebesar Rp116.147.636 dengan selisih waktu pengerjaan selama 25,62 hari

    Disorientasi Kekuatan Wanita pada Cerpen Lesung Pipit Karya Eka Kurniawan: Kritik Feminisme

    No full text
    In society, women often get a share in the domestic field, such as kitchen work, taking care of children, and so on. The position of placing women indicates that women have power under men. In addition, women are also often the target of objectification and subordination by men. As a medium of expression and expression, literature is often a place to criticize all phenomena that occur in society. One of the literary works that shows another strength of a woman is a short story entitled Lesung Pipit by Eka Kurniawan. In this short story, there is a disorientation of power in a woman named Lesung Pipit. In this story, Lesung Pipit is positioned as a woman who obeys the patriarchal culture reflected by her father. However, at the end of the short story it is told that Lesung Pipit took an action to defend his rights as a woman. This story is interesting to study using a feminist critique approach. This is because the short story raises the issue of women and their sexual power. Keywords: disorientasi, kekuatan, wanita, Lesung Pipit.Dalam masyarakat, perempuan kerap mendapat porsi pada bidang domestik, seperti pekerjaan dapur, mengurus anak, dan lain sebagainya. Posisi penempatan perempuan ini mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki daya di bawah laki-laki. Selain itu, perempuan juga kerap menjadi sasaran objektifikasi dan subordinasi oleh laki-laki. Sebagai salah satu media berekspresi dan mengeluarkan pandangan, sastra kerap menjadi sebuah wadah untuk mengkritik segala fenomena yang terjadi dalam masyarakat. Salah satu karya sastra yang menunjukkan kekuatan lain dari seorang perempuan adalah cerita pendek berjudul Lesung Pipit karya Eka Kurniawan. Pada cerpen ini, terjadi disorientasi kekuatan pada perempuan bernama Lesung Pipit. Dalam cerita ini, Lesung Pipit diposisikan sebagai perempuan yang menurut pada budaya patriarki yang dicerminkan oleh ayahnya. Akan tetapi, pada akhir cerpen diceritakan bahwa Lesung Pipit melakukan suatu tindakan untuk membela hak dirinya sebagai seorang perempuan. Cerita ini menarik untuk dikaji menggunakan pendekatan kritik feminis. Hal ini karena pada cerpen ini mengangkat isu mengenai perempuan dan kekuatan seksualnya.&nbsp

    PEMANFAATAN CERITA FABEL “KURA-KURA YANG PINTAR” KARYA LENI ARYANI SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN BAHASA PADA USIA DINI 4-6 TAHUN

    No full text
    Language skills consist of four components, namely speaking, writing, listening and reading. The most important thing for children is talking, because it provides enormous benefits, one of which is so that children can interact with their peers and other people around them and can add new knowledge. Storytelling is a communication medium that is favored by children, training their ability to discuss attention for a certain period of time. Children are able to express themselves through a process that makes them happy and creates a sense of satisfaction that makes them more confident. Fables are fairy tales with animals as characters. The benefits of fable stories are to train children's language skills. When telling or listening to stories, children learn to speak in a fun style and increase their vocabulary and language. Keywords: language, early childhood, story, fableKemampuan berbahasa terdiri dari empat komponen yaitu menulis, mendengar, berbicara, dan membaca. Hal yang sangat penting kemampuan berbahasa bagi anak adalah berbicara, karena memberikan banyak manfaat, salah satunya agar anak-anak dapat berinteraksi dengan teman–teman sebayanya dan orang lain dilingkungannya serta dapat menambah pengetahuan baru. Bercerita merupakan media komunikasi yang digemari anak-anak, melatih kemampuan mereka dalam memusatkan perhatian untuk beberapa waktu terhadap objek tertentu. Anak-anak mampu memberikan ekspresi melalui proses yang membuat mereka senang dan menumbuhkan rasa puas sehingga membuat mereka lebih percaya diri. Fabel merupakan media yang digunakan untuk pengembangan bahasa anak usia dini 4–6 tahun. Fabel merupakan cerita gambar dengan binatang sebagai tokoh. Adapun manfaat cerita fabel ketika bercerita atau mendengarkan cerita, anak belajar berbicara dalam gaya yang menyenangkan serta menambah kosa kata dan  bahasanya secara luas

    ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LUPUS “TANGKAPLAH DAKU KAU KUJITAK” KARYA HILMAN HARIWIJAYA, DAN NOVEL DILAN “DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990” KARYA PIDI BAIQ

    No full text
    This paper is written to provide an overview to the reader, that in the Lupus novel "Tangkaplah Daku Kau Kujitak" by Hilman Hariwijaya and Dilan 1990 novel "Dia dilanku" by Pidi Baiq which appeared in 1980-2000 there are similarities. This study uses a qualitative method to analyze the novel Lupus and Dilan. This study aims to determine the personal psychology of the main character contained in the two novels through the classification of emotions, such as the concept of guilt, buried guilt, self-punishment, shame, sadness, hatred and love. Keyword: Hilman Hariwijaya, Pidi Baiq, Lupus, Dilan, Psychology.  Tulisan ini dibuat untuk memberikan sebuah gambaran kepada pembaca, bahwa dalam novel Lupus “Tangkaplah Daku Kau Kujitak” karya Hilman Hariwijaya dan novel Dilan 1990 “Dia adalah Dilanku” karya Pidi Baiq yang muncul pada tahun 1980-2000 terdapat adanya persamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menganalisis novel Lupus dan Dilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psikologi pribadi tokoh utama yang terdapat dalam kedua novel tersebut melalui klasifikasi emosi, seperti konsep rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. &nbsp

    ANALISIS ASPEK SOSIAL DAN ASPEK MORAL DALAM NOVEL PESTA TERAKHIR KARYA ZULKIFLI L. MUCHDI

    No full text
    Novel is one of literature work that often show various of life story of the main character. This is because the novel it is one of result of emotional thinking of author, What that author feel inside or outside him/her will affect the result of what novel show. Outside emotional thinking may come from the surrounding environtment and society. So novel sometimes will show some reality like it is in real life that written in aesthetic language. Therefore novel sometimes not off from sosial aspect and moral aspect that happen in real life. Novel Pesta Terakhir tell the story of Wike that struggle helping her families by looking for money to pay the debt that cause their home to be confiscated, as the time goes by their house bought by Aunt Rose, and with this tactic will make Wike come and negotiate with her and then lure Wike into trap of human trafficking. Thus the purpose of this research is to find the sosial aspect and moral aspect in novel Pesta Terakhir work from Zulkifli L. Muchdi, this research method is using qualitative with study literature technique. Result of this research is there are social aspect economy, education, culture, politic, and society. Likewise, there are moral aspects, namely prostitution, drug use, and human trafficking. Keywords: social aspect, moral aspect, novel pesta terakhirNovel merupakan bagian dari karya sastra yang sering membahas berbagai kisah hidup tokoh utama. Hal ini dikarenakan novel sendiri merupakan hasil dari pemikiran emosional pengarang, apa yang penulis rasakan di dalam dirinya dan luarnya dapat mempengaruhi Novel. Emosional pengarang yang berasal dari luar dapat berasal dari lingkungan dan masyarakat sekitar. Maka Novel terkadang akan memunculkan suatu realita seperti yang ada dikehidupan nyata dituliskan kembali melalui bahasa yang estetika. Oleh karena itu novel terkadang tak lepas dari aspek sosial dan aspek moral yang ada di kehidupan sehari-hari. Novel Pesta Terakhir menceritakan kisah perjuangan Wike membantu keluarganya mencari uang agar rumah merea tidak disita oleh bank, seiring berjalan waktu rumah mereka dibeli oleh Tante Rose, dan dengan taktik ini akan membuat Wike bernegosiasi dengan dirinya untuk mengulur masuk Wike dalam perangkap perdagangan manusia. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mencari aspek sosial dan moral yang terdapat dalam novel  Pesta Terakhir karya Zulkifli L. Muchdi,  penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik studi pustaka. Hasil dari penelitian ini terdapat aspek sosial ekonomi, pendidikan, budaya, politik, dan kemasyarakatan. Begitu pula terdapat aspek moral yaitu pelacuran, penggunaan narkoba, dan perdagangan manusia

    1,036

    full texts

    1,541

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Majapahit Journals System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇