Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
1541 research outputs found
Sort by
KOMUNIKASI ANTARPERSONAL KOMUNITAS TRANSPUAN DI MOJOKERTO
From time to time the issue of sexuality is never out of debate. Especially with the rise of cases about sexuality.Sexuality, in the past, was a taboo subject to be discussed or disclosed in public, one of which was a trans woman phenomenon. Transwomen haveshow an identity and try to interact with the community by forming a transwomen community in Mojokerto. Transwoman inMojokerto has its own way of showing its behavior to the community, various perceptions from the community make them closeself. The purpose of this study was to find out how the interpersonal communication of the trans woman community in Mojokerto is. Qualitative research methodsselected using a phenomenological approach. Data collection techniques used interview and observation techniques. Data analysis processusing data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. From the results of this study it can be concluded that the behavior ofTranswomen communication in Mojokerto can be seen from the way they interact with the community and their behavior. How to interact withtransgender society is more closed. Their behavior can be seen in many aspects such as how to dress, style or clothing, gestures.Dari waktu ke waktu isu seksualitas memang tidak pernah habis untuk diperdebatkan. Apalagi dengan maraknya kasus tentang seksualitas. Seksualitas, di masa lalu, adalah hal yang tabu untuk dibicarakan atau dibuka di depan umum salah satunya fenomena transpuan. Transpuan telah menunjukkan sebuah identitasnya dan mencoba berinteraksi dengan masyarakat dengan membentuk komunitas transpuan di Mojokerto. Transpuan di Mojokerto memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan perilakunya kepada masyarakat, berbagai persepsi dari masyarakat membuat mereka menutup diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi antarpersonal komunitas transpuan di Mojokerto. Metode penelitian kualitatif dipilih dengan menggunakan pendekatan fenomenologi Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Proses analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku komunikasi transpuan di Mojokerto dapat dilihat dari cara mereka saat berinteraksi dengan masyarakat dan tingkah laku mereka. Cara berinteraksi dengan masyarakat kaum transpuan lebih tertutup. Perilaku mereka dapat dilihat dalam banyak aspek seperti cara berpakaian, gaya atau busana, gerak tubuh
MEWUJUDKAN DESA SEHAT: UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT
According to the Big Indonesian Dictionary, the meaning of prosperous is peaceful, happy, and healthy. So that a prosperous society is a society that is healthy, peaceful, and happy. A prosperous life is marked by a reduction in dangerous and infectious diseases, people live in a more friendly and green environmental area. In addition, it has healthy environmental and housing facilities, and always has partners in maintaining sustainability. A prosperous society can be realized if the population is able to participate in development. So development strategies and efforts should aim to improve society.
The Healthy Village program is a movement to empower potential residents and village community groups to create a healthy family and environment. Village community empowerment is an effort to develop community independence and welfare by increasing knowledge, attitudes, skills, behavior, and utilizing resources through the establishment of policies, programs, activities, and assistance in accordance with the essence of the problem and priority needs of the village community. Realizing a "Healthy Village" requires total community participation, while health service institutions or institutions are only a motivator or guide in public health efforts. The role of rural communities in the health sector must be realized in an effort to encourage every individual, family and/or community institution including the private sector to take responsibility for the health of themselves, their families and communities.Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti sejahtera adalah tenteram, senang, dan sehat sentosa. Sehingga masyarakat yangsejahtera adalah masyarakat dengan keadaan sehat, damai, dan senang. Kehidupan sejahtera ditandai dengan berkurangnya penyakit berbahaya dan menular, masyarakat hidup dalam kawasan lingkungan yang lebih ramah dan hijau. Selain itu, memiliki fasilitas lingkungan dan perumahan yang sehat, serta senantiasa memiliki mitra dalam menjaga keberlanjutan. Masyarakat sejahtera dapat terwujud jika penduduk mampu berpartisipasi dalam pembangunan. Maka strategi dan upaya pembangunan harus bertujuan untuk meningkatkan masyarakat.Adapun program Desa Sehat merupakan sebuah gerakan pemberdayaan potensi warga dan kelompok masyarakat desa untuk menciptakan keluarga dan lingkungan yang sehat. Pemberdayaan masyarakat desa sebagai upaya untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa. Mewujudkan “Desa Sehat” perlu totalitas peran serta masyarakat, sedangkan institusi atau lembaga pelayanan kesehatan hanya sebagai motivator atau pembimbing dalam upaya-upaya kesehatan masyarakat. Peran masyarakat desa dalam bidang kesehatan harus diwujudkan dalam upaya mendorong setiap individu, keluarga dan atau lembaga masyarakat termasuk swasta mengambil tanggung jawab atas kesehatan diri, keluarga dan masyarakat
MORAL PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN BIROKRASI YANG BAIK (GOOD GAVERNANCE): Studi Kasus Di Desa Japan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto
In providing services to the public, the government is expected to be able to carry out/carry out its duties and authority effectivelywell and not abuse his position and is expected to be able to uphold the values and norms that exist in society, whichusually called Morals. Apparatus/employee discipline is a benchmark in realizing good bureaucracy (Good Gavernance), because the main functionapparatus/employees are to serve the public and also prioritize the public interest rather than their own interests. As isThe morals and code of ethics of Civil Servants can make officers/employees more efficient and responsible for the tasks and authority they are given.to him, the government administration process will also be able to run smoothly if the behavior of the apparatus follows moral values.Based on research results obtained through several informants, government morals can be seen in the implementation of the codeCivil Servant (PNS) ethics with program efforts that can create good conditions. The results of the research prove that qualityand the quantity of human resources possessed by apparatus/employees is still low and is also hampered by several other factors. As isIt is hoped that the programs being implemented will provide an increase in the quality of human resources in the future so that services are betterprovided will run well and the public will feel satisfied with the services provided.Dalam memberikan pelayanan kepada publik, pemerintah diharapkan dapat menjalankan/melaksanakan tugas dan wewenangannya secarabaik dan tidak menyalahgunakan kedudukannya serta diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma yang ada di lingkungan masyarakat, yang biasa disebut dengan Moral. Disiplin aparatur/pegawai menjadi patokan dalam terwujudnya birokrasi yang baik (Good Gavernance), karena fungsi utama aparatur/pegawai adalah mengabdi kepada publik dan juga lebih mementingkan kepentingan umum dari pada kepentingan dirinya sendiri. Dengan adanya Moral dan kode etik Pegawai Negri Sipil dapat menjadikan aparatur/pegawai lebih effisien serta tanggungjawab atas tugas dan wewenang yang diberikan padanya, proses penyelenggaraan pemerintah juga akan dapat berjalan dengan lancar apabila perilaku aparaturnya mengikuti nilai-nilai Moral.Berdasarkan hasil penelitian yang sudah diperoleh dengan melalui beberapa informan bahwa Moral pemerintahan dapat terlihat dalam pelaksanaan kode etik Pegawai Negri Sipil (PNS) dengan upaya-upaya program yang dapat menciptakan kondisi yang baik. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa kualitas dan kuantitas yang dimiliki Sumber Daya Manusia aparatur/pegawai masih rendah dan juga dihambat oleh beberapa faktor lainnya. Dengan adanya program-program yang dijalankan diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas SDM dalam jangka waktu kedepannya supaya pelayanan yang diberikan akan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat bisa merasa puas dengan pelayanan yang diberikan
Analisis Solvabilitas Terhadap Kinerja Keuangan Pada Seabank Tahun 2022-2024
This study aims to analyze the financial performance of Seabank Indonesia, the leading digital bank in Indonesia (Databooks, 2025), through solvency ratios, namely Capital Adequacy Ratio (CAR), Debt to Assets Ratio (DAR), and Debt to Equity Ratio (DER) during the period of 2022-2024. Secondary data from financial reports were processed using a quantitative descriptive approach, supported by trend analysis and comparative analysis to assess Seabank’s financial performance. The results indicate a declining trend in CAR from 39.67% to 30.80%, indicating a reduced ability to bear risks. Meanwhile, DAR and DER significantly increased in 2024, reflecting a high reliance on debt financing and an unbalanced capital structure. This condition raises financial risk and demands strategies for capital strengthening and stricter debt control. The study recommends that Seabank evaluate capital strategies, control debt growth, strengthen equity, and implement effective risk management to maintain long-term financial stability.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Seabank Indonesia sebagai bank digital terunggul di Indonesia (Databooks, 2025) melalui rasio solvabilitas, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Debt to Assets Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER) selama periode 2022-2024. Data sekunder dari laporan keuangan diolah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis kinerja keuangan yang dihadapi Seabank. Hasil penelitian menunjukkan tren penurunan CAR dari 39,67% menjadi 30,80%, menandakan berkurangnya kemampuan bank dalam menanggung risiko. Sementara itu, DAR dan DER mengalami peningkatan signifikan pada 2024, mencerminkan ketergantungan yang tinggi terhadap pembiayaan utang dan struktur modal yang tidak seimbang. Kondisi ini meningkatkan risiko finansial dan menuntut strategi penguatan modal serta pengendalian utang yang lebih ketat. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar Seabank melakukan evaluasi strategi permodalan, pengendalian utang, penguatan ekuitas, serta penerapan manajemen risiko yang efektif untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Kata Kunci: bank digital, solvabilitas, Capital Adequacy Ratio, Debt to Assets Ratio, Debt to Equity Ratio, kinerja keuangan
Analisa Pemilihan Menu Makanan Bergizi Dan Sesuai Kebutuhan Mahasiswa Kos Di Lingkup Universitas Bangka Belitung Menggunakan Weighted Sum Model
Mahasiswa yang tinggal di kos sering kali menghadapi kendala dalam mengatur pola makan yang sehat karena keterbatasan waktu, biaya, dan pengetahuan gizi. Kebanyakan mahasiswa lebih mengutamakan harga murah dan rasa enak dibandingkan nilai nutrisi, yang berdampak pada kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rekomendasi menu makanan yang bergizi sekaligus hemat bagi mahasiswa kos di lingkungan Universitas Bangka Belitung menggunakan metode Weighted Sum Model. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 20 responden mahasiswa Teknologi Informasi angkatan 2024 yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk menilai preferensi subjektif (harga, rasa, kebersihan, porsi, jarak) dan studi literatur untuk data objektif kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak). Hasil analisis menunjukkan bahwa Mie Ayam menempati peringkat pertama sebagai rekomendasi terbaik dengan nilai total tertimbang 0,953, disusul oleh Nasi Ayam Geprek dengan nilai 0,952, dan Nasi Padang sebesar 0,895. Penerapan metode matriks bobot terbukti efektif dalam membantu pengambilan keputusan pemilihan makanan yang lebih objektif dengan menyeimbangkan preferensi mahasiswa dan kebutuhan gizi ideal.
REPRESENTASI NILAI NASIONALISME DALAM KARYA FILM PENDEK “NDUDAH KIDUNGE SIMBAH”
Local films can serve as an effective means of communicating messages, especially in terms of encouraging the spirit of nationalism in the younger generation. One of them is by using short films as a medium. This research takes the object of a short film entitled "Ndudah Kidunge Simbah". The theme presented in this movie brings relevant social issues in society. The uniqueness of this film makes it an interesting object to study, because there is a communication message that the director wants to convey through this work, namely the importance of cultivating the spirit of nationalism to the younger generation The purpose of this study is to determine the representation of the value of nationalism in the short film ndudah kidunge simbah. The type of research used is descriptive qualitative research, using the content analysis method. The results showed that in several scenes of the movie Ndudah Kidunge Simbah, there is a representation of the spirit of nationalism. The message or symbol of nationalism in this film is represented by the red and white flag, national songs and the preservation of regional arts, namely kethoprak. The conclusion of this research is that Indonesian films have great potential as an effective tool to strengthen the spirit of nationalism and build awareness of national identity in the midst of cultural diversity.Karya-karya film lokal dapat berperan sebagai sarana yang efektif dalam mengkomunikasikan pesan, terutama dalam hal mendorong semangat nasionalisme terhadap generasi muda. Salah satunya dengan menggunakan media film pendek sebagai mediumnya. Penelitian ini mengambil objek pada film pendek yang berjudul "Ndudah Kidunge Simbah". Tema yang disajikan dalam film ini membawa isu-isu sosial yang relevan dalam masyarakat. Keunikan film ini menjadikannya sebuah objek yang menarik untuk diteliti, sebab terdapat pesan komunikasi yang ingin disampaikan oleh sutradara melalui karya ini, yaitu pentingnya penanaman semangat nasionalisme kepada generasi muda Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi nilai nasionalisme dalam film pendek ndudah kidunge simbah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dalam beberapa adegan (scene) film Ndudah Kidunge Simbah ini menunjukkan adanya representasi semangat nasionalisme. Pesan atau simbol nasionalisme dalam film ini direpresentasikan dengan adanya bendera merah putih, lagu-lagu nasional dan pelestarian kesenian khas daerah yaitu kethoprak. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu film Indonesia memiliki potensi besar sebagai alat yang efektif untuk memperkuat semangat nasionalisme dan membangun kesadaran akan identitas nasional di tengah keragaman budaya
Studi Eksperimental Uji Kekerasan Pada Sekrup Group Head Mesin Espresso Menggunakan Bio Inhibitor Ekstrak Beans Coffee Arabica
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekerasan sekrup group head mesin espresso yang mengalami korosi setelah direndam dalam larutan bio inhibitor berbahan dasar ekstrak kopi Arabika Temanggung fullwash. Pengujian kekerasan dilakukan sebelum dan sesudah perendaman dengan menggunakan metode uji kekerasan Vickers. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang memiliki tujuan membuat ekstrak beans coffee Arabica Temanggung Fullwash sebagai inhibitor pada sekrup, juga untuk mengetahui tingkat laju korosi dan kekerasan pada sekrup. Spesimen yang digunakan adalah sekrup berbahan baja paduan yang dimana perendaman inhibitor dilakukan selama 2 hari dan memiliki 4 macam konsentrasi yaitu 0%, 15%, 20% dan 25%. Pada hasil pengujian kekerasan terbesar terjadi pada konsentrasi 20% sebesar 518,2 HVN dan uji kekerasan terkecil pada konsentrasi 15% sebesar 490,33 HVN
Pengaruh Literasi Keuangan dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Keuangan dengan Gaya Hidup Sebagai Variabel Mediasi Pada Mahasiswa Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia
This research aims to analyze and determine the influence of financial literacy and peers on financial behavior with lifestyle as a mediating variable (Study of students at the Indonesian Institute of Business and Economics). The population of this study was 821 IBE Indonesia students class 2021- 2024, the sampling technique used purposive sampling and the sample formula was Taro Yamane with an error rate of 5%, a sample of 268 respondents was obtained. The data collection technique uses a questionnaire from Google Form and the data analysis tool uses Smart PLS 4.0. The data analysis technique uses PLS-SEM. Based on the results of this research, it can be concluded that financial literacy has a positive influence on financial behavior. Apart from that, the existence of peer variables also has a significant positive impact on financial behavior. Financial literacy and peers also contribute positively and significantly to lifestyle. Finally, lifestyle plays a role in mediating the relationship between financial literacy and financial behavior, as well as between peers and financial behavior.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui adanya pengaruh literasi keuangan dan teman sebaya terhadap perilaku keuangan dengan gaya hidup sebagai variabel mediasi (Studi pada mahasiswa Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia). Populasi penelitian ini adalah 821 mahasiswa IBE Indonesia angkatan 2021-2024, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan rumus sampel yaitu Taro Yamane dengan tingkat erorr 5%, di peroleh sampel sebanyak 268 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dari google form dan alat analisis data menggunakan Smart PLS 4.0. Teknik analisis data menggunakan PLS-SEM. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap perilaku keuangan. Selain itu, keberadaan variabel teman sebaya juga memberikan dampak positif signifikan terhadap perilaku keuangan. Literasi keuangan dan teman sebaya juga berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap gaya hidup.Terakhir, gaya hidup berperan dalam memediasi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku keuangan, serta antara teman sebaya dan perilaku keuangan
Digitalisasi Dakwah: Strategi Pelatihan Media Sosial bagi MUI Kabupaten Mojokerto untuk Pemberdayaan Dai dalam Dakwah
The digital da’wah training program is part of a community service initiative aimed at empowering da’is to utilize social media as an effective platform for Islamic preaching in the digital era. This program is designed to address challenges such as low media literacy and the spread of hoaxes by equipping da’is with practical skills to create creative, informative, and engaging content. The training materials cover strategies for using digital platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube, producing high-quality content, and techniques for enhancing audience interaction through social media features. As a result, participants are able to develop the ability to create da’wah content that is effective, relevant, and aligned with the needs of the community. This program is expected to serve as a sustainable step in promoting a moderate and peaceful Islam through innovative digital approaches
Santiaji Pancasila Sebagai Praktik Keberagaman Beragama Dan Resolusi Konflik Keagamaan
Conflicts related to the construction of houses of worship have given rise to various misunderstandings in society, such as accusations of a lack of interfaith tolerance and prohibitions on worship. To resolve this conflict, strategic steps are taken through regulative, normative, and cultural cognitive approaches. This study uses a qualitative case study approach. Data were collected based on observations, interviews, and documentation of the conflict resolution process carried out through an 11-cycle strategy that includes conflict management based on dialogue, negotiation, and mediation. An institutional approach integrated with these three main aspects has succeeded in creating social stability and encouraging reconciliation. The results show that the implementation of holistic conflict management is able to resolve problems peacefully and strengthen the values ??of tolerance in society. This study is an important reference for community-based conflict management, emphasizing the importance of synergy between regulative, normative, and cultural cognitive approaches in building a harmonious social life.Konflik terkait pembangunan rumah ibadah memunculkan berbagai kesalahpahaman di masyarakat, seperti tudingan kurangnya toleransi antaragama dan pelarangan ibadah. Untuk menyelesaikan konflik ini, mengambil langkah strategis melalui pendekatan regulatif, normatif, dan kognitif budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses penyelesaian konflik yang dilakukan melalui strategi 11 siklus yang mencakup pengelolaan konflik berbasis dialog, negosiasi, dan mediasi. Pendekatan institusional yang terintegrasi dengan tiga aspek utama ini berhasil menciptakan stabilitas sosial dan mendorong rekonsiliasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan pengelolaan konflik yang holistik mampu mengatasi persoalan secara damai dan memperkuat nilai-nilai toleransi dalam masyarakat. Penelitian ini menjadi rujukan penting bagi pengelolaan konflik berbasis komunitas, dengan menekankan pentingnya sinergi antara pendekatan regulatif, normatif, dan kognitif budaya dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis