Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
    1541 research outputs found

    Analisis Korosi Thermal Spray Aluminium Pada Laser Welding Material Baja ST 60

    Get PDF
    Saat ini kemajuan teknologi di bidang industri sedang berkembang, khususnya industri manufaktur. Salah satu dari banyaknya proses manufaktur adalah molding atau pencetakan. Pembuatan cetakan itu sendiri dilakukan melalui proses permesinan yang sering mengalami kecacatan dan kerusakan produk misalnya pada daerah lapisan thermal spray. Laser welding merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan lapisan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis variasi frekuensi laser welding pada peningkatan thermal spray aluminium terhadap laju korosi material Baja ST 60. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil pengujian yang diperoleh dari penelitian ini adalah laju korosi paling rendah didapat dari proses laser welding dengan frekuensi sebesar 3 Hz dengan laju korosi 0,824753 mmpy

    Pengaruh Jarak Penyemprotan Sandblasting Terhadap Ketebalan Lapisan Coating dan Laju Korosi Pada Knalpot Motor

    Get PDF
    Material knalpot seringkali terpapar pada kondisi ekstrem, seperti suhu tinggi dan lingkungan yang korosif. Oleh karena itu, permukaan material harus dipersiapkan dengan baik untuk meningkatkan daya tahan dan kinerja. Sandblasting merupakan metode pembersihan atau persiapan permukaan material menggunakan partikel abrasif yang ditembakkan dengan tekanan tinggi melalui nozzle. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana pengaruh jarak sandblasting terhadap ketebalan lapisan coating serta laju korosi pada material knalpot motor. Metode eksperimen digunakan dengan variasi jarak sandblasting adalah 50 mm, 100 cm, dan 150 mm serta tekanan yang konstan. Menurut hasil penelitian, semakin dekat jarak sandblasting, semakin tebal lapisan coating yang dihasilkan. akibat tumbukan partikel abrasif. Pada penelitian ini nilai ketebalan coating tertinggi muncul pada variasi jarak 50 mm dengan nilai ketebalan coating sebesar 29.206 ?m dan nilai terendah muncul pada variasi jarak 150 mm dengan nilai ketebalan coating sebesar 12.051 ?m. Sedangkan nilai laju korosi nilai terendah mucul pada variasi 100 mm sebesar 0,00014234 mmpy

    Pembuatan Dan Pengujian Alat Penumbuk Bahan Untuk Jamu Tradisional Menggunakan Metode Hammer Mill

    Get PDF
    Obat tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya dan sumber daya alam Indonesia yang memiliki nilai strategis dalam sektor ekonomi. Industri jamu, yang didominasi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangannya. Beberapa kendala utama yang dihadapi yaitu lambatnya proses penumbukan, karena kurangnya alat atau teknologi yang mendukung proses tersebut, serta kurangnya sumber daya manusia yang terampil dalam proses produksi. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan inovasi dalam teknologi pengolahan jamu guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat penumbuk bahan jamu dengan menggunakan metode hammer mill. Metode ini dipilih karena mampu mampu mengolah bahan tumbukan yang lebih banyak dan cepat dibandingkan metode konvensional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan berbasis desain, yang mencakup tahap perancangan, pembuatan, dan pengujian alat. Alat yang dihasilkan memiliki kapasitas pengolahan sebesar 2 kg dalam satu kali proses dengan menggunakan motor listrik berkapasitas 1 hp, sehingga dapat membantu pelaku industri jamu dalam meningkatkan produktivitas. Dengan penggunaan alat ini, proses penumbukan bahan jamu menjadi lebih cepat, efisien, serta menghasilkan olahan bahan jamu yang lebih berkualitas. Selain itu, penggunaan teknologi hammer mill juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap metode manual yang memerlukan tenaga kerja lebih banyak dan waktu yang lebih lama. Alat ini memiliki kemampuan untuk mengolah bahan kunyit, kencur, jahe hanya dalam waktu 2 menit. Selain itu, hasil yang diperoleh tetap setara dengan yang dihasilkan melalui metode manual, sehingga memastikan efisiensi tanpa menurunkan kualitas

    Sintesis dan Karakterisasi Karbon Aktif dari Batang Kelapa Sawit dengan Aktivator Natrium Hidroksida (NaOH)

    Get PDF
    Batang Kelapa Sawit (BKS) merupakan salah satu limbah perkebunan kelapa sawit. Salah satu bentuk penanggulangan terhadap limbah BKS ini ialah dengan dimanfaatkannya menjadi bahan baku karbon aktif. Penggunaan karbon aktif sebagai adsorben pada penjernihan air merupakan hal yang paling umum dilakukan. Pembuatan karbon aktif dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu tahap dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi. Tahap dehidrasi dilakukan untuk mengurangi kadar air yang terkandung didalam BKS. Tahap karbonisasi dilakukan dengan memanaskan BKS pada temperatur 350oC selama 1 jam. Pada tahap aktivasi, arang di aktifkan dengan menggunakan bahan kimia berupa Natrium Hidroksida (NaOH) konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Karbon aktif di uji kadar volatile matter, kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin serta uji SEM. Hasil pengujian karbon aktif didapatkan volatile matter konsentrasi NaOH 5% (11,68%), 10% (8,74%), dan 15% (7,94%). Pengujian karbon aktif didapatkan kadar air konsentrasi NaOH 5% (3,39%), 10% (1,19%), dan 15% (1,38%). Pengujian karbon aktif didapatkan kadar abu konsentrasi NaOH 5% (10,70%), 10% (10,56%), dan 15% (8,48%). Pengujian karbon aktif didapatkan daya serap iodin konsentrasi NaOH 5% (1.256,31 mg/g), 10% (1.248,97 mg/g), dan 15% (1.243,62 mg/g). Hasil pengujian ini menunjukan bahwa pada konsentrasi NaOH 15% menghasilkan karbon aktif yang sesuai standar SNI 06-3730-1995

    Optimasi Blending Pertamax Off Spec (On 91,7) Pada Tangki A-22 Dengan Penambahan Komponen Reformate (Studi Kasus di PT. Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan)

    Get PDF
    Proses Blending merupakan pecampuran dari beberapa produk dengan tujuan untuk mencapai spesifikasi kualitas produk yang diinginkan. Adapun tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui hasil perhitungan Blending yang optimal pada produk Pertamax yang off spec 91,7. Proses blending ini melibatkan komponen Reformate dan Pertamax (off spec 91.7) dengan simulasi percobaan sebanyak 10 kali. Perhitungan tersebut mencakup beberapa parameter yaitu Angka oktan, Density, Reid Vapour Pressure (RVP), dan Distilasi 10%, 50%, 90% volume dengan menggunakan metode rumus trial and error/coba-coba. Berdasarkan hasil perhitungan Blending produk Pertamax 91,7 yang terdapat pada tangki A-22 dengan acuan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh SK. Dirjen Migas No. 110K/MG.01/DJM/2022 dapat diambil kesimpulan bahwa setelah melakukan perhitungan sebanyak 10 kali, diperoleh hasil perhitungan Blending yang optimal pada case 7 dengan persentase Pertamax 91,7 (93%) dan Reformate (7%) menghasilkan angka oktan sebesar 92,001.

    Pengaruh E-Promotion dan E-Word Of Mouth terhadap Keputusan Pembelian melalui Kepuasan Pelanggan sebagai Variabel Intervening pada Pembelian Skincare Facetology Generasi Z

    Get PDF
    Abstract           This study aims to examine the effect of e-promotion on customer satisfaction and purchasing decisions, the effect of e-word of mouth on customer satisfaction and purchasing decisions, and the role of customer satisfaction as an intervening variable in the relationship. In addition, this study also examines the effect of e-promotion and e-word of mouth on purchasing decisions through customer satisfaction. The research subjects were Facetology skincare customers. The sample was determined using a non-probability sampling technique with the Hair formula approach, resulting in 100 respondents. Data analysis involved tests of convergent validity, discriminant validity, reliability, R-square, and hypothesis testing. The results showed that e-promotion has a positive effect on customer satisfaction and purchasing decisions. A well-designed digital promotion is able to enhance the customer experience while encouraging them to purchase the product. E-word of mouth also has a positive influence on customer satisfaction and purchase decisions, which means that reviews or recommendations from others can reinforce positive perceptions of the product. Furthermore, customer satisfaction was shown to partially mediate the effect of e-promotion on purchasing decisions, as well as the effect of e-word of mouth on purchasing decisions. This research confirms that e-promotion and e-word of mouth are important marketing strategies that not only increase customer satisfaction, but also contribute to increased purchase decisions, with customer satisfaction as a key factor in this process.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji dan menelaah: 1) Pengaruh e-promotion terhadap kepuasan pelanggan; 2) Pengaruh e-promotion terhadap keputusan pembelian; 3) Pengaruh e-word of mouth  terhadap kepuasan pelanggan; 4) Pengaruh e-word of mouth  terhadap keputusan pembelian; 5) Pengaruh kepuasan pelanggan terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan skincare Facetology; 6) Pengaruh e-promotion terhadap keputusan pembelian melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening; 7) Pengaruh e-word of mouth terhadap keputusan pembelian melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Penentuan sampel menggunkan Teknik non-probability sampling dengan rumus Hair Jr. et al., (2019) yaitu ditetapkan 100 responden. Teknik analisis data antara lain: uji validitas konvergen, uji validitas diskriminan, uji reliabilitas, uji r square dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian: 1) E-promotion berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan; 2) E-promotion berpengaruh terhadap keputusan pembelian; 3) E-word of mouth berpengaruh terhadap kepuasan pelangggan; 4) E-word of mouth berpengaruh keputusan pembelian; 5) Kepuasan pelanggan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian; 6) Kepuasan pelanggan mampu memediasi e-promotion terhadap keputusan pembelian secara parsial; 7) Kepuasan pelanggan mampu memediasi e-word of mouth terhadap keputusan pembelian secara parsial

    Pengaruh Penjualan Bersih dan Total Utang terhadap Laba Bersih: Studi Kasus pada PT. Kalbe Farma Tbk Periode 2014-2023

    Get PDF
    This study aims to determine whether there is an influence of net sales and total debt on net profit at PT. Kalbe Farma Tbk for the 2014-2023 period, both partially and simultaneously. The type of research used in this study is associative research with a quantitative approach. The data collection technique employed is documentation. The sampling technique used in this study is purposive sampling. The sample in this study is the financial report data of PT. Kalbe Farma Tbk for the 2014-2023 period. The independent variables in this study are net sales and total debt. The dependent variable is net profit. The results of this study are: (1) partially, net sales do not have a significant effect on net profit at PT. Kalbe Farma Tbk for the 2014-2023 period; (2) partially, total debt has a significant effect on net profit at PT. Kalbe Farma Tbk for the 2014-2023 period; and (3) simultaneously, net sales and total debt affect net profit by 86,2%, while the remaining 13,8% is influenced by other factors. The results of this study confirm that net sales are a key factor in determining the company’s net profit, while total debt does not have a significant individual impact. Based on these results, it is recommended that the company continue to improve its net sales and properly manage its debt to maintain a positive impact on its financial performance

    S, The PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MENGGGUNAKAN METODE SUPPYL CHAIN OPERATIONS REFERENCE PADA PERUSAHAAN THIRD PARTY LOGISTICS

    No full text
    This study aims to measure the supply chain performance of third-party logistics (3PL) companies using the SCOR (Supply Chain Operations Reference) method. SCOR is a conceptual model developed by the Supply Chain Council to measure supply chain performance with five core processes: plan, source, make, deliver, return, and enable. With increasing competition in the global industry, the efficiency of logistics performance is an important key to the sustainability of the company. This research was conducted in the Mojokerto region and focused on the warehousing sector. The results of the study are expected to help the company identify areas that require improvement, manage delivery-related risks, and improve overall operational efficiency. Data was collected through in-depth interviews and data was analyzed using a qualitative approach. This research makes a significant contribution in understanding how performance measurement using the SCOR method can be implemented in the context of third-party logistics companies in Indonesia. As such, this research provides not only theoretical insights but also relevant practical recommendations for the logistics industry.This study aims to measure the supply chain performance of third-party logistics (3PL) companies using the SCOR (Supply Chain Operations Reference) method. SCOR is a conceptual model developed by the Supply Chain Council to measure supply chain performance with five core processes: plan, source, make, deliver, return, and enable. With increasing competition in the global industry, the efficiency of logistics performance is an important key to the sustainability of the company. This research was conducted in the Mojokerto region and focused on the warehousing sector. The results of the study are expected to help the company identify areas that require improvement, manage delivery-related risks, and improve overall operational efficiency. Data was collected through in-depth interviews and data was analyzed using a qualitative approach. This research makes a significant contribution in understanding how performance measurement using the SCOR method can be implemented in the context of third-party logistics companies in Indonesia. As such, this research provides not only theoretical insights but also relevant practical recommendations for the logistics industry. Keywords: Supply Chain; SCOR; Third Party; Logistic

    Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Telekomunikasi Tahun 2020-2023

    Get PDF
    The growth of sales in the information and telecommunications sector has decelerated, which can impact a company's capital structure. A decline in company sales or revenue tends to negatively affect profitability. As revenue decreases due to slower sales growth, companies often resort to increased debt usage, ultimately altering their capital structure. This study aims to determine the influence of profitability, company size, and sales growth on the capital structure of telecommunications companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2023. Purposive sampling was employed to select 48 telecommunications companies meeting specific criteria. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis with statistical software. The results indicate that profitability has a negative and significant impact on capital structure, while company size and sales growth both have positive and significant effects on capital structure.Pertumbuhan penjualan sektor informasi dan telekomunikasi tumbuh melambat, dengan pertumbuhan penjualan yang menurun dapat mempengaruhi struktur modal. Saat penjualan atau pendapatan perusahaan berkurang, profitabilitas perusahaan akan menurun. Penurunan pendapatan yang disebabkan oleh pertumbuhan penjualan yang melambat, maka perusahaan cenderung menggunakan lebih banyak utang. Hal ini dapat mengubah struktur modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap struktur modal pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020-2023. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini sebanyak 48 data perusahaan telekomunikasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan profitabilitas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal, ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, dan pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal

    Pelatihan Manajemen dan Akuntansi Koperasi untuk Pengembangan Koperasi

    Get PDF
    Cooperatives are business entities to meet the needs and welfare of members. The existence and role of cooperatives continues to be improved. This cannot be separated from the role of cooperatives. All cooperative officials, including members, administrators and supervisors, must continue to develop an understanding of cooperative management and accounting. This understanding is carried out through training such as that carried out by KSU Al-Hidayah. The training begins with an understanding of cooperative management and financial management in the form of cooperative accounting training. Training provides a positive impact and high contribution to the professionalism of cooperative management. Cooperatives that are managed professionally will be able to realize their work programs so as to improve the welfare of members

    1,036

    full texts

    1,541

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Majapahit Journals System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇