Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
1541 research outputs found
Sort by
Pengaruh Viral Markketing, Influencer, User Generated Content terhadap Purchase Intention Produk Skincare Skintific pada Media Sosial Tiktok di Mojokerto
This study aims to analyze the effect of viral marketing, influencers, user generated content on the purchase intention of skintific skincare products on tiktok social media in Mojokerto. This study applies a non-probability sampling method with a purposive sampling approach. The research population consists of active TikTok users who know skincare skintific products and are at least 17 years old, with a total sample of 96 respondents obtained from an online questionnaire via Google Form. The collected data were analyzed using multiple linear regression with the support of SPSS 22 software. The results of this study indicate that viral marketing, influencers, and user generated content have a positive and significant influence on the purchase intention of skintific products in Mojokerto.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viral marketing, influencer, user generated content terhadap purchase intention produk skincare skintific pada media sosial tiktok di Mojokerto. Penelitian ini menerapkan metode non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Populasi penelitian terdiri dari pengguna aktif TikTok yang mengetahui produk skincare skintific serta berusia minimal 17 tahun, dengan total sampel sebanyak 96 responden yang diperoleh dari kuesioner online melalui Google Form. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan dukungan software SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa viral marketing, influencer, dan user generated content memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention produk skintific di Mojokerto
Pengaruh Digital Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian melalui Minat Beli sebagai Intervening
This research examines the influence of digital marketing and brand image on purchasing decisions through purchase interest as an intervening variable. The research focused on consumers of CMB skincare products at the Keyvalla Jombang Salon. The aim is to analyze the influence of digital marketing and brand image on purchasing interest and purchasing decisions. Using a quantitative approach, this research was conducted by distributing questionnaires to 200 respondents who had purchased CMB skin care products more than once. Data were analyzed using PLS-SEM to assess the relationship between variables. The findings reveal that digital marketing and brand image significantly influence purchasing interest and purchasing decisions. Apart from that, digital marketing and brand image have a direct impact on purchasing decisions and purchase intention which plays a mediating role. The results show that effective digital marketing and a strong brand image are critical to increasing consumer purchasing behavior in the skin care industry.Penelitian ini menguji pengaruh digital marketing dan brand iamge terhadap keputusan pembelian melalui minat beli sebagai variabel intervening. Penelitian difokuskan pada konsumen produk skincare CMB di Salon Keyvalla Jombang. Tujuannya adalah untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan brand image terhadap minat beli serta keputusan pembelian. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden yang telah membeli produk perawatan kulit CMB lebih dari satu kali. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM untuk menilai hubungan antar variabel. Temuannya mengungkapkan bahwa digital marketing dan brand image secara signifikan mempengaruhi minat beli dan keputusan pembelian. Selain itu, digital marketing dan brand image berdampak langsung pada keputusan pembelian dan minat beli yang berperan sebagai mediasi. Hasilnya menunjukkan bahwa digital marketing yang efektif dan brand image yang kuat sangat penting untuk meningkatkan perilaku pembelian konsumen di industri perawatan kulit
Intervensi Reputasi Perusahaan Pada Keputusan Pembelian: Konsekwensi Dari Influencer Instagram Dan Islamic Branding
This study aims to analyze the influence of Instagram influencers and Islamic branding on company reputation and consumer purchase decisions. In the digital age, companies increasingly rely on influencers to build reputation and influence consumer purchase decisions, while value-based branding, especially rooted in religious principles, is becoming more popular, particularly among Muslim consumers. This research uses a survey method with a quantitative approach, where data is collected through a questionnaire distributed to 92 Rabbani product consumers. Data analysis is performed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine the relationships between variables. The results show that Instagram influencers have a significant impact on company reputation, which in turn affects consumer purchase decisions. Islamic branding also proves to enhance company reputation, especially among Muslim consumers, which ultimately drives purchase decisions. Additionally, company reputation acts as a mediator in the relationship between Instagram influencers and purchase decisions, as well as between Islamic branding and purchase decisions. These findings indicate that companies can leverage influencers and Islamic branding to build a strong reputation and increase sales. The implications of this research highlight the importance of companies selecting the right influencers and incorporating religious values into their branding to attract consumers.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer Instagram dan Islamic branding terhadap reputasi perusahaan dan keputusan pembelian konsumen. Dalam era digital, perusahaan semakin bergantung pada influencer untuk membangun reputasi dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, sementara branding berbasis nilai-nilai agama juga semakin populer, terutama di kalangan konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 92 konsumen produk Rabbani. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer Instagram memiliki pengaruh signifikan terhadap reputasi perusahaan, yang pada gilirannya berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. Islamic branding juga terbukti meningkatkan reputasi perusahaan, terutama di kalangan konsumen Muslim, yang akhirnya mendorong keputusan pembelian. Selain itu, reputasi perusahaan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara influencer Instagram dan keputusan pembelian, serta Islamic branding dan keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dapat memanfaatkan influencer dan Islamic branding untuk membangun reputasi yang kuat dan meningkatkan penjualan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan dalam memilih influencer yang tepat dan menerapkan nilai-nilai agama dalam branding mereka untuk menarik konsume
PEMILIHAN RAW MATERIALS FLUTING MEDIUM DAN KEBIJAKAN INVENTORY PADA PERUSAHAAN INDURSTRI MANUFAKTUR
The Pulp and Paper industry faces challenges related to environmental
issues and resource efficiency as well as competition in obtaining resources. This
study aims to analyze the criteria for selecting quality raw materials so that the
purchasing process can be efficient and effective which is then continued with the
determination of inventory policies. The use of the AHP method aims to determine
which priorities are important in the selection of raw materials, while the EOQ
method functions to determine inventory and purchasing policies. This study
provides recommendations on the ranking of criteria for selecting fluting medium
paper raw materials, as well as purchasing policies. The results obtained with the
first ranking of Strength 26.6%, price 23.1%, fiber 22.8, moisture 14.6% with a
high category of 7.9% and low 11.3%, waste/mixture 12.9%. While the results
obtained from the use of EOQ, the amount of purchases with EOQ is 17,498 tons
with a purchase frequency of 12 times in (1 year), the total cost of raw material
inventory with EOQ is Rp. 8,958,926. With the Safety stock that must be prepared
by the company as much as 6.59 Tons and Re Order Point of 6,636 Tons.Industri Pulp and Paper menghadapi tantangan terkait dengan isu lingkungan dan efisiensi sumber daya serta persaingan dalam mendapatkan sumber daya. Peneltian ini bertujuan untuk analysis kriteria pememilihan bahan baku yang berkualitas agar saat proses pembelianya dapat efisien dan efektif yang kemudian dilanjutkan dengan penentuan dalam kebijakan inventory. Penggunaan metode AHP ini bertujuan untuk menentukan prioritas mana penting dalam pemelihan bahan baku, sedangkan dalam metode EOQ berfungsi untuk menentukan kebijakan inventory dan pembelianya. Penelitian ini memberikan rekomendasi tentang pemeringkatan kriteria tentang pemilihan bahan baku fluting medium paper, serta kebijakan tentang pembelianya. Didapatkan hasil dengan peringkat pertama Strenght 26,6%, harga sebesar 23,1%, serat sebesar 22,8, moisture sebesar 14,6% dengan kategori tinggi sebesar 7,9% dan rendah sebesar 11,3%, limbah/campuran sebesar 12,9%. Sedangkan hasil yang diperoleh dari penggunaan EOQ, Jumlah pembelian dengan EOQ sebesar 17.498 Ton dengan frekuensi pembelian 12 kali dalam (1 tahun), total biaya persediaan bahan baku dengan EOQ sebesar Rp. 8.958.926. Dengan Safety stock yang harus disiapkan oleh perusahaan sebanyak 6.59 Ton dan Re Order Point sebesar 6.636 T
MENGUATKAN UKHUWAH DI ERA SOCIETY 5.0: INOVASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS TEKNOLOGI
The Society 5.0 era is characterized by the integration of advanced technologies such as artificial intelligence (AI), the Internet of Things (IoT), and big data into daily life to improve human quality of life. In education, this transformation presents both challenges and opportunities to combine technological advancements with humanistic values, particularly in multicultural societies like Indonesia. This article aims to explore how ukhuwah values Islamiyah, insaniyah, and wathaniyah can be strengthened through technology-based multicultural education in the Society 5.0 era. This research employs a library research method, analyzing scholarly literature and reliable sources on technology, multicultural education, and ukhuwah values. The findings indicate that technologies such as Virtual Reality (VR), online learning platforms, and social media can create interactive and collaborative cross-cultural learning experiences. These technologies not only foster tolerance and solidarity but also help students understand and appreciate cultural diversity. However, challenges such as the digital divide, low digital literacy, and cultural homogenization risks must be addressed through comprehensive strategies. These include developing multicultural curricula, providing teacher training, and improving digital literacy. This article provides new insights for educators, policymakers, and academics in creating inclusive, relevant, and ethical education in the Society 5.0 era.Era Society 5.0 ditandai dengan integrasi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan big data ke dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dalam dunia pendidikan, transformasi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang untuk menggabungkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai humanis, terutama dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, insaniyah, dan wathaniyah dapat diperkuat melalui pendidikan multikultural berbasis teknologi di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dengan menganalisis literatur ilmiah dan sumber-sumber terpercaya tentang teknologi, pendidikan multikultural, dan nilai-nilai ukhuwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti Virtual Reality (VR), platform pembelajaran online, dan media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar lintas budaya yang interaktif dan kolaboratif. Teknologi ini tidak hanya menumbuhkan toleransi dan solidaritas, tetapi juga membantu siswa memahami dan menghargai keragaman budaya. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, literasi digital yang rendah, dan risiko homogenisasi budaya harus diatasi melalui strategi yang komprehensif. Hal ini termasuk mengembangkan kurikulum multikultural, memberikan pelatihan guru, dan meningkatkan literasi digital. Artikel ini memberikan wawasan baru bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan akademisi dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, relevan, dan beretika di era Society 5.
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Perkebunan
The success of a company is reflected in its company value. Increasing market value of company performance due to high stock prices will make the market believe in the company's performance and its prospects in the future. Increasing company profits, maximizing shareholder value are interrelated business goals to achieve goals and to improve shareholder welfare. Price Book Value (PBV) is a measure of value creation to explain stock investment decisions. The purpose of this study is to determine the effect of liquidity, profitability and company size on the value of plantation sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research period is 3 years, namely 2021-2023. The sampling technique uses purposive sampling technique based on the established criteria obtained 7 companies. The data analysis technique used descriptive statistical analysis, classical assumption tests and multiple linear regression analysis processed using SPSS 25 software. Overall, the results of the classical assumption test in this study indicate that it has been fulfilled, among others 1) The residuals of the regression model are normally distributed. 2) The regression model is free from multicollinearity. 3) There is no heteroscedasticity. The research show that 1) Liquidity has no significant effect on company value 2) Profitability has no significant effect on company value 3) Company size has a significant effect on company value 4) Liquidity, Profitability and Company Size simultaneously have a significant effect on company value.Keberhasilan suatu perusahaan tercermin dari nilai perusahaannya. Peningkatan nilai pasar terhadap kinerja perusahaan karena tingginya harga saham akan membuat pasar percaya pada kinerja perusahaan dan prospeknya dimasa yang akan datang. Meningkatkan keuntungan perusahaan, memaksimalkan nilai pemegang saham adalah tujuan bisnis yang saling terkait untuk mencapai tujuan dan untuk meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Price Book Value (PBV) merupakan ukuran penciptaan nilai untuk menjelaskan keputusan investasi saham. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode waktu penelitian adalah 3 tahun yaitu 2021-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang ditetapkan diperoleh 7 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan software SPSS 25. Secara keseluruhan hasil uji asumsi klasik pada penelitian ini menunjukkan telah memenuhi, antara lain: 1) Residual model regresi berdistribusi normal. 2) Model regresi bebas dari multikolineritas. 3) Tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. 2) Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. 3) Ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. 4) Likuiditas, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan
PERAN BALAI LATIHAN KERJA DALAM MEMBERIKAN KETERAMPILAN KERJA
The Vocational Training Center (BLK), as a Technical Implementation Unit (UPT), also has a dual function. First, it serves as a Training Implementation Unit for job seekers and second, as a Training Pilot Unit for other training institutions. The Mojokerto Vocational Training Center (UPT) is a training facility designed to produce competent workers with a disciplined, independent, and resilient mentality. Mojokerto's Competency-Based Training (PBK) develops a productive workforce. This study is a qualitative study using data collection methods including interviews, observation, and documentation. The purpose of this study is to describe the role of the Mojokerto BLK in providing work skills. During the process of providing work skills, the Mojokerto BLK employs various methods. Based on the observed phenomenon, the researcher is interested in analyzing the conflict using organizational effectiveness theory. The results reveal that the Mojokerto BLK has carried out its role as an implementer of job training for the unemployed community effectively and has been well-received by the community. The existence of the Vocational Training Center (BLK) in Mojokerto helps the government advance and foster the civilization of the nation and state, largely determined by reducing unemployment. The government's role is to create clear regulations for companies to invest and operate in Indonesia. Clear and firm regulations will create a fresh investment climate, attracting investors and encouraging them to invest. Clear regulations help companies avoid misappropriating policies regarding workers. Furthermore, workers need to understand company regulations and ensure they comply with applicable regulations. If these three components—the government, companies, and workers—synergize on mutually agreed-upon rules and policies, this will become a foundation for the future progress of the nation and state.Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) juga memiliki fungsi ganda. Pertama sebagai Unit Pelaksana Pelatihan bagi pencari kerja dan kedua sebagai Unit Percontohan Pelatihan bagi lembaga pelatihan lain. UPT Balai Latihan Kerja Mojokerto merupakan tempat latihan untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidangnya serta memiliki sikap mental disiplin, mandiri, ulet. Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Mojokerto membentuk calon tenaga kerja produktif.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pegumpulan data yaitu wawancara, obeservasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran BLK Mojokerto dalam memberikan Keterampilan Bekerja. Selama proses memberikan keterampilan bekerja BLK Mojokerto banyak metode yang diberikan. Bedasarkan fenomena yang terjadi peneliti tertarik untuk menganalis konflik dengan menggunakan teori efektivitas organisasi .Hasil penelitian mengungkapkan bahwasannya BLK Mojokerto menjalankan perannya sebagai pelaksana pemberian pelatihan kerja kepada masyarakat pengangguran telah berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh masyarakat. Adanya BLK di Mojokerto membatu pemerintah dalam memajukan, menumbuhkan peradaban bangsa dan Negara sangat ditentukan dengan mengurangi angka pengangguran. Peran pemerintah membuat regulasi yang jelas bagi perusahan untuk berinvestasi dan beroprasi di Indonesia. Regulasi yang jelas dan tegas akan menciptakan iklim investasi yang segar bagi para investor untuk tertarik dan berani ada dan menanamkan modalnya. Aturan yang jelas membantu perusahaan untuk tidak salah menerapkan kebijakan dalam nenangani para pekerja. Disisi lain, para pekerja perlu memahami aturan perusahaan yang tidak bertentangan dengan peraturan. Apabila ketiga komponen ini yakni pemerintah, perusahan, dan pekerja telah bersinergi dalam aturan dan kebijakan yang telah disepakati bersama maka ini menjadi modal untuk terciptanya kemajuan Negara dan bangsa kedepa
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN
One of the important things that must be considered in the development or integration of Islamic values in Islamic education management is the curriculum. The purpose of writing this paper is to analyze the verses of the Qur'an related to curriculum management in Islamic educational institutions. Through the literature study method, this study analyzes Surah Ali Imran verses 190-191, which can be used as a guideline in developing a curriculum integrated with Islamic values. The scope of the curriculum analyzed in this study is related to the objectives and content of the curriculum. There are three main characteristics that must be integrated in relation to the objectives of the Islamic education curriculum, namely the character of dhikr (spirituality), the character of fikr (critical thinking), and amal pious (beneficial actions). The development of curriculum content based on the three characters that are the objectives of the curriculum includes Islamic knowledge, general knowledge, community service projects, and physical development. The results of the analysis show that the objective of Islamic education curriculum management is to form individuals who are not only knowledgeable but also have good morals and are able to make positive contributions to society.Salah satu hal penting yang harus mendapat perhatian dalam pengembangan ataupun pengintegrasian nilai-nilai Islam pada manajemen pendidikan Islam adalah urusan kurikulum. Tujuan penulisan makalah ini adalah menganalisis ayat al-Quran yang berkaitan dengan manajemen kurikulum pada lembaga pendidikan Islam. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis Surat Ali Imran ayat 190-191 yang dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam. Lingkup kurikulum yang dianalisis dalam penelitian ini berkaitan dengan tujuan dan konten kurikulum. Terdapat tiga karakteristik utama yang harus diintegrasikan berkaitan dengan tujuan kurikulum pendidikn Islam, yaitu karakter dzikr (spiritualitas), karakter fikr (pemikiran kritis), dan amal saleh (tindakan bermanfaat). Pengembangan konten kurikulum berdasarkan tiga karakter yang menjadi tujuan kurikulum tersebut mencakup ilmu keislaman, ilmu umum, projek pengabdian kepada masyarakat, dan pembinaan jasmani. Hasil analisis menunjukkan bahwa tujuan manajemen kurikulum pendidikan Islam adalah membentuk individu yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat
Edukasi Pembelajaran dalam Pengolahan Sampah dan Latihan Menabung bagi Siswa Sekolah Dasar di Dusun Nambongan
Community service activities are activities that aim to help the community in various aspects without expecting anything in return. The target of the community service activities that the author carried out has a focus on increasing knowledge and training skills. The author carried out community service activities after seeing the problems and conditions of the service location environment. The service location environment has a large number of children and there are no programs targeting children. In addition, the current condition of children is less understanding of waste management and the importance of saving. At the service location, children tend to ignore waste and saving because the majority already use cellphones in their daily activities. Seeing these problems, the author carried out community service activities with the title of training in making piggy banks from used materials and socializing waste management. Participants in the activity were enthusiastic in participating in the activities as evidenced by the active participation of participants in discussion activities and the results of work and creativity that emerged from the participants
PENINGKATAN CITRA MELALUI PROGRAM POLISI SAHABAT PETANI DALAM PEMBERITAAN MEDIA ONLINE
In recent years, there have been indications of public doubt regarding the role and function of the Police as law enforcers after many cases involving internal police that have attracted public or community attention, starting from the case of Inspector General of Police Ferdi Sambo who shot his subordinates, the drug case involving former East Java Police Chief Inspector General of Police Teddy Minahasa, and several other cases. This study aims to analyze the critical discourse of news about the "Police Friend of Farmers" program in online media. The method used is a descriptive qualitative approach with Norman Fairclough's critical discourse analysis model. This approach aims to understand the reality or existing phenomena. This study utilizes Fairclough's critical discourse analysis which includes three-dimensional analysis: textual analysis, discourse practice analysis, and sociocultural practice analysis. The results of the analysis show that news about the "Police Friend of Farmers" program shows a certain agenda from the police, which is aimed at changing public perception about the Police. The news highlighted the role of the police in creating the innovation of PSB organic fertilizer as a solution to the scarcity of fertilizer, but also showed a slight deficiency in the absence of a comment column in the news, in online media so that it is not possible to know the positive or negative responses received.
Dalam beberapa tahun terakhir, adanya indikasi keraguan masyarakat mengenai peran dan fungsi Polri sebagai penegak hukum setelah banyaknya kasus yang melibatkan internal polri yang menjadi perhatian publik atau masyarakat, mulai dari kasus Irjenpol Ferdi Sambo yang menembak anak buahnya, kasus narkoba yang melibat mantan Kapolda Jawa Timur Irjenpol Teddy Minahasa, dan beberapa kasus lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kritis pemberitaan mengenai program “Polisi Sahabat Petani” dimedia online. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami realitas atau fenomena yang ada.Penelitian ini memanfaatkan analisis wacana kritis Fairclough yang mencakup analisis tiga dimensi: analisis tekstual, analisis praktik wacana, dan analisis praktik sosiokultural. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai program “Polisi Sahabat Petani” menunjukkan adanya agenda tertentu dari pihak kepolisian, yang dimana itu untuk bertujuan mengubah persepsi publik tentang Polri. Berita tersebut menyoroti peran polisi dalam menciptakan inovasi pupuk organik PSB sebagai solusi untuk kelangkaan pupuk, tetapi juga memperlihatkan adanya sedikit kekurangan tidak adanya kolom komentar dalam pemberitaan,dimedia online sehingga tidak bisa mengetahui respon positif atau negatif yang didapat