Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    Estimasi Koreksi Relativistik pada Efisiensi Mesin Carnot dalam Kerangka Non-Inersia

    Get PDF
    This paper investigates relativistic corrections to the efficiency of Carnot engines in non-inertial frames, focusing on massive objects such as neutron stars and black holes.  The results of this study show that, in non-inertial frames, the local temperature and the efficiency of Carnot engines are influenced by rotation and linear acceleration. Using a relativistic approach, it is found that the efficiency correction depends on the acceleration and angular velocity parameters. Simulation results indicate that relativistic corrections become significant under extreme conditions, such as rapidly rotating neutron stars of about 10-4 to 10-3 or in strong gravitational fields around black holes of about O (1). This paper does not examine in detail the mass distribution, magnetic field effects on rotating neutron stars, or quantum effects on black holes. Instead, it focuses on estimating the Tolman temperature correction for non-inertial frames

    Analisis Persepsi Kemudahan dan Manfaat e-Faktur terhadap Kepatuhan PPN di Kota Bengkulu

    Get PDF
    Transformasi digital di bidang perpajakan mendorong Direktorat Jenderal Pajak untuk menerapkan sistem e-Faktur sebagai sarana administrasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP). Namun, implementasi e-Faktur tidak selalu berjalan optimal karena dipengaruhi oleh persepsi wajib pajak terhadap kemudahan dan manfaat sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan persepsi manfaat e-Faktur terhadap kepatuhan PPN di Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada wajib pajak PKP di Kota Bengkulu. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan e-Faktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPN, serta persepsi manfaat e-Faktur juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan PPN. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kemudahan dan manfaat yang dirasakan wajib pajak dalam penggunaan e-Faktur, maka semakin meningkat pula kepatuhan dalam pelaporan dan pembayaran PPN. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi otoritas pajak dalam meningkatkan kualitas layanan digital perpajakan melalui perbaikan sistem, peningkatan sosialisasi, dan pendampingan teknis bagi wajib pajak di Kota Bengkulu

    Implementasi Kelas Kimia Tanpa Limbah: Penerapan Eksperimen Kimia Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Pemahaman Sains Siswa SD di Majalengka

    Get PDF
    Science education at the primary school level plays a crucial role in forming students' initial scientific understanding. However, chemistry learning is often constrained by limited facilities and concerns about the environmental impact of experiment waste. This community service program aims to address these issues through the implementation of a Zero-Waste Chemistry Class by applying safe, simple, and non-hazardous Green Chemistry-based experiments. The target of this activity was students of SD IT Tazkia Insani in Majalengka Regency. The methods included preparing simple experiment kits and guides (Making Milk Glue), socialization, mentoring, and evaluation using test instruments based on three OECD (2023) science literacy indicators. The program results show that the application of eco-friendly experiments was highly effective in enhancing overall science understanding, with 57.14% of students achieving the Very Good category and 42.86% achieving the Good category. Furthermore, the activity successfully fostered an understanding of eco-friendly chemistry awareness among students, with the Good category dominating (42.86%). This program is expected to be an innovative, meaningful, and sustainable science learning model, aligning with Sustainable Development Goals (SDGs) points 4 (Quality Education) and 12 (Responsible Consumption and Production). Keywords: Zero-Waste Chemistry; Eco-Friendly Experiments; Green Chemistry; Primary School Students; Science Understanding.Pendidikan sains di tingkat sekolah dasar (SD) memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman ilmiah awal siswa. Namun, pembelajaran kimia sering terkendala oleh keterbatasan fasilitas dan kekhawatiran akan dampak lingkungan dari limbah eksperimen. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi masalah tersebut melalui implementasi Kelas Kimia Tanpa Limbah dengan penerapan eksperimen kimia berbasis Green Chemistry yang aman, mudah, dan tidak menghasilkan limbah berbahaya. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswa SD IT Tazkia Insani di Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan meliputi penyusunan kit dan panduan eksperimen sederhana (Pembuatan Lem Susu), sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan instrumen tes berdasarkan tiga indikator pemahaman sains OECD (2023). Hasil program menunjukkan bahwa penerapan eksperimen ramah lingkungan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman sains secara keseluruhan, dengan 57,14% siswa mencapai kategori Sangat Baik dan 42,86% mencapai kategori Baik. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan pemahaman kesadaran kimia ramah lingkungan pada siswa, dengan dominasi pada kategori Baik (42,86%). Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran sains yang inovatif, bermakna, dan berkelanjutan, selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kata kunci: Kimia Tanpa Limbah; Eksperimen Ramah Lingkungan; Green Chemistry; Siswa SD; Pemahaman Sains

    NR SOSIALISASI METODE ALTERNATIF MENGUADRATKAN BILANGAN BULAT YANG MUDAH DAN MENYENANGKAN: -

    No full text
    Mathematics needs to be taught to students to equip them with logical, analytical, systematic, critical, and creative thinking skills. Elementary school teachers rarely implement fun learning strategies in mathematics. For example, in the topic of squaring integers for large numbers. Generally, students are told to memorize the squaring of numbers 1 to 10, but for hundreds or even thousands, it starts to make students bored and difficult to calculate. This is compounded by the learning strategies given by teachers using conventional methods or stacking methods. This condition is also experienced by students of Elementary School 88 Bengkulu Tengah. An initial survey conducted by interviewing several teachers there found information that the majority of students are weak in mathematics, and they are also less motivated to learn. Therefore, it is deemed necessary to conduct Socialization of Alternative Methods for Squaring Integers that are Easy and Fun for Teachers of Elementary School 88 Bengkulu Tengah. The results of the activity showed that the knowledge of Elementary School 88 Bengkulu Tengah teachers about alternative methods in squaring integers increased after being given socialization and seminars during training activities. This is reinforced by the results of the teacher motivation questionnaire for participating in this training, which is classified as good, as many as 100% of the participants gave a positive response to this activity. The ability and skills of teachers at SD N 88 Bengkulu Tengah in applying the integer squaring method as an easy and fun alternative method for solving problems are very good, namely 100% of teachers have been able to apply it to various solutions to number squaring problems.   Keywords: Alternative Method, Squaring Integers.Matematika perlu diberikan kepada siswa untuk membekali mereka agar memiliki kemampuan berfikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Sangat jarang guru-guru SD menerapkan strategi pembelajaran asyik dan menyenangkan pada mata pelajaran matematika. Misalnya pada materi pengkuadratan bilangan bulat untuk bilangan yang cukup besar. Umumnya siswa disuruh menghafal pengkuadratan bilangan 1 sampai 10, selanjutnya untuk bilangan ratusan bahkan ribuan sudah mulai membuat siswa jenuh dan kesulitan menghitungnya. Hal ini ditambah dengan strategi pembelajaran yang diberikan guru menggunakan metode biasa atau metode bersusun. Kondisi tersebut juga dialami oleh siswa-siswa SD N 88 Bengkulu Tengah. Survey awal dengan melakukan wawancara kepada  beberapa guru di sana didapat informasi bahwa mayoritas siswa lemah pada mata pelajaran matematika, mereka juga kurang termotivasi untuk belajar. maka dirasa perlu dilakukan Sosialisasi Metode Alternatif Menguadratkan Bilangan Bulat yang Mudah dan Menyenangkan bagi Guru-guru SD N 88 Bengkulu Tengah. Hasil Kegiatan menunjukkan pengetahuan guru-guru SD N 88 Bengkulu Tengah tentang metode alternatif dalam menguadratkan bilangan bulat menjadi meningkat setelah diberikan sosialisasi dan seminar pada kegiatan pelatihan. Hal ini diperkuat oleh hasil angket motivasi guru mengikuti pelatihan ini tergolong baik atau sebanyak 100% peserta kegiatan memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Kemampuan dan keterampilan guru-guru SD N 88 Bengkulu Tengah dalam menerapkan metode penguadratan bilangan bulat sebagai metode alternatif yang mudah dan menyenangkan pada penyelesaian soal-soal sangat baik, yaitu 100% guru sudah mampu menerapkan pada berbagai penyelesaian kasus soal-soal pengkuadratan bilangan.   Kata kunci: Metode Alternatif, Perkalian Bilangan Bulat

    Innovative Waste Management and Community Education at AKB Restaurant: A Sustainable Approach to Liquid Organic Fertilizer Production: Innovative Waste Management and Community Education at AKB Restaurant: A Sustainable Approach to Liquid Organic Fertilizer Production

    No full text
    This community engagement initiative aimed to address organic waste management issues at the Angkringan Kampung Belimbing (AKB) restaurant by introducing innovations in liquid organic fertilizer (LOF) production and environmental education. The approach included initial observation, awareness sessions, hands-on LOF training using kitchen waste and Effective Microorganisms 4 (EM4), and evaluation through application on water spinach and shallot plants. Results indicated an increase in community understanding of circular economy principles and sustainable waste management. The LOF produced proved effective in enhancing plant growth and opened opportunities for eco-friendly local entrepreneurship. This program demonstrates that combining educational and practical strategies can significantly strengthen community awareness and capacity in independently managing organic waste in a sustainable manner

    PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI BERBASIS PENDEKATAN REDUCE DAN ZERO WASTE DI DESA PADANG PELAWI

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga di Desa Padang Pelawi melalui pelatihan pembuatan sabun mandi rumahan berbasis pendekatan reduce dan zero waste. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 20 orang ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pemanfaatan limbah organik sebesar 85%, kemampuan membuat sabun mandi mencapai 90%, dan terbentuknya satu kelompok usaha mandiri. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan melalui penerapan prinsip zero waste dan menciptakan peluang usaha mikro yang berkelanjutan. Dampak ekonomi terlihat dari peningkatan pendapatan keluarga rata-rata 30% dalam kurun waktu 6 bulan. Simpulan kegiatan ini adalah pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pelatihan berbasis lingkungan terbukti efektif meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tingkat desa

    PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM MEWUJUDKAN INCLUSION CORNER DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    Abstract The role of college libraries continues to evolve to become more inclusive, aiming to provide equitable access to resources for all students, including those with disabilities. AI offers great potential in this regard, enabling the creation of an "Inclusion Corner" in college libraries. This study discusses the application of AI technology to enhance accessibility and inclusivity in college libraries, using a descriptive qualitative design with a literature review method. The initial step of this research involves collecting secondary data from journal articles, books, reports, and other relevant sources. The results of this review indicate that AI can improve library accessibility through personalized services, sign language translation, and other accessibility support. Integrating AI technology can preserve and digitize library collections, making them more accessible to a broader audience, supporting the goal of building an Inclusion Corner in college libraries to provide equal access to digital information for all students. The British Library and the University of Liverpool Library are examples of successful AI implementation, using AI to organize digital collections and provide personalized reading recommendations. The main challenges in implementing AI include data privacy, staff training, the digital divide, budget constraints, user trust, and technological infrastructure. Integrating AI technology not only enhances accessibility but also personalizes the learning experience for students with disabilities. However, challenges such as the need for ongoing staff training and ensuring ethical AI use were identified. Future research should focus on developing more advanced AI applications and addressing the technical and ethical issues related to their use. With the right strategies and strong policies, college libraries can leverage AI to build effective Inclusion Corners, provide equal access to information, and support diversity and inclusion within the academic community. Keywords: Artificial Intelligence, Inclusion Corner, College LibraryAbstrak Peran perpustakaan di perguruan tinggi terus berkembang untuk menjadi lebih inklusif, dengan tujuan menyediakan akses yang adil terhadap sumber daya bagi semua mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Artificial Intelligence (AI) menawarkan potensi besar dalam hal ini, memungkinkan terciptanya "Inclution Corner" di perpustakaan perguruan tinggi. Kajian ini membahas tentang penerapan teknologi AI untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas di perpustakaan perguruan tinggi. Menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode tinjauan literatur. Langkah awal penelitian ini adalah mengumpulkan data sekunder dari artikel jurnal, buku, laporan, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan aksesibilitas perpustakaan melalui layanan personalisasi, penerjemahan bahasa isyarat, dan dukungan aksesibilitas lainnya. Integrasi teknologi AI dapat mempreservasi dan mendigitalisasi koleksi perpustakaan, membuatnya lebih mudah diakses oleh audiens yang lebih luas, yang mendukung tujuan membangun Inclusion Corner di perpustakaan perguruan tinggi untuk menyediakan akses yang setara ke informasi digital bagi semua mahasiswa. British Library dan Perpustakaan Universitas Liverpool merupakan contoh penerapan AI yang berhasil menggunakan AI untuk mengatur koleksi digital dan memberikan rekomendasi bacaan yang dipersonalisasi. Tantangan utama dalam implementasi AI mencakup privasi data, pelatihan staf, kesenjangan digital, keterbatasan anggaran, kepercayaan pengguna, dan infrastruktur teknologi. Integrasi teknologi AI tidak hanya meningkatkan aksesibilitas tetapi juga mempersonalisasi pengalaman belajar bagi mahasiswa disabilitas. Namun, tantangan seperti kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan bagi staf perpustakaan dan memastikan penggunaan AI yang etis teridentifikasi. Penelitian di masa depan harus berfokus pada pengembangan aplikasi AI yang lebih canggih dan menangani masalah teknis serta etis yang terkait dengan penggunaannya. Dengan strategi yang tepat dan kebijakan yang kuat, perpustakaan perguruan tinggi dapat memanfaatkan AI untuk membangun Inclusion Corner yang efektif, menyediakan akses informasi yang setara, dan mendukung keberagaman serta inklusi dalam komunitas akademik. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Inclusion Corner, Perpustakaan Perguruan Tingg

    PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN BAHAN AJAR BAGI GURU SDN 109 BENGKULU UTARA

    Get PDF
    Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang bahan ajar dan pemanfaatan aplikasi canva dalam membuat bahan ajar pembelajaran di Sekolah dasar. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah tahap persiapan, penyampaian materi dan Tanya jawab, pembuatan bahan ajar dan evaluasi dengan tjuan untuk mengukur keberhasilan pengabdian. Adapun hasil yang dapat pada pengabdian ini adalah dengan hasil sebagai yakni: (1) pemahaman guru tentang bahan ajar pretest 70,55 dan posttest 87,25; (2) Hasil pemahaman guru tentang pembuatan bahan ajar dengan memanfaatkan aplikasi canva pretest 75,25 dan posttest 92,50; dan (3) Hasil keterampilan guru dalam pembuatan bahan ajar menggunakan aplikasi canva pretest 70,00 dan posttest 93,75. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pemahaman guru tentang bahan ajar, hasil pemahaman guru tentang pembuatan bahan ajar berbasis canva dan meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan bahan ajar berbasis canva

    Analisis Kegiatan Operasional dan Strategi Marketing pada Bank BRI Unit Gading Cempaka

    Get PDF
    This community service activity aims to analyze operational activities and marketing strategies implemented at Bank BRI Gading Cempaka Unit based on a one-month field practice. The approach used was descriptive qualitative with data collection methods through observation, interviews, and documentation. The results show that the Teller, Customer Service, and Marketing divisions have a significant role in providing financial services and reaching the community. The 4P-based marketing strategy (Product, Price, Place, and Promotion) was implemented effectively, especially in promoting BRImo, Simpedes, and KUR products. In addition, direct interaction with customers and field surveys by marketing officers strengthened trust and expanded service access. Digital literacy is a challenge, especially for elderly customers, so face-to-face education is still very much needed. This activity provides a strategic overview for improving banking services and marketing in local work units.This study aims to analyze the operational activities and marketing strategies at Bank BRI Unit Gading Cempaka based on a one-month student internship. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. Findings reveal that the Teller, Customer Service, and Marketing divisions each play a key role in supporting banking services and outreach. The 4P marketing strategy—Product, Price, Place, and Promotion—was found to be effectively implemented, especially in promoting products like BRImo, Simpedes, and KUR. Furthermore, direct interaction with customers and field surveys by marketing personnel strengthened trust and broadened access. Digital literacy remains a challenge among older customers, highlighting the importance of face-to-face education. This study offers insights for improving customer service and outreach strategies in local banking contexts. &nbsp

    STRATEGI DIGITAL BRANDING DAN PROMOSI UMKM MELALUI INSTAGRAM DAN WEBSITE DI DESA TABA MULAN

    Get PDF
    This Community Service Program (KKN) carries the theme of digital promotion through the strategic use of two main digital media: Instagram and the Village Website. Instagram is used as a dynamic visual promotion medium for local MSME products, while the village website serves as an information center as well as a village branding tool. The main objectives are to expand the marketing reach of MSME products, improve community digital literacy, and build the professional image of Taba Mulan Village, Kepahiang Regency. The results show that the integration of social media and the village website not only increases local product exposure but also strengthens the village's identity and credibility in the digital space. Keywords: Digital Branding, MSME Promotion, Instagram, Village Website, Digital Literacy, Community Service ProgramProgram Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini mengusung tema digitalisasi promosi melalui strategi pemanfaatan dua media digital utama: Instagram dan Website. Instagram digunakan sebagai sarana promosi visual dinamis untuk produk UMKM lokal, sementara website desa difungsikan sebagai pusat informasi sekaligus alat branding desa. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta membangun citra profesional Desa Taba Mulan, Kabupaten Kepahiang. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa integrasi media sosial dan web desa tidak hanya meningkatkan eksposur produk lokal, tetapi juga memperkuat identitas dan kredibilitas desa di ruang digital. Kata Kunci: Digital Branding, Promosi UMKM, Instagram, Website Desa, Literasi Digital, KK

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇