Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    Penulisan Naskah Drama Indonesia Modern Berbasis Nilai Kultural Mengolah Bumi sebagai Jalan Rohani

    Get PDF
    The government is actively working to make this country self-sufficient in food. Every effort is being made, including the intensification and extensification of agriculture, to increase the availability and accessibility of agricultural inputs (fertilizers, seeds, and pesticides). Then there is the strengthening of agricultural infrastructure (dams/irrigation), improvement of the farm distribution chain, strengthening of food reserves and food barns, strengthening of business and protection of farming enterprises, and strengthening of aquaculture. However, there is a fundamental issue that also needs to be taken seriously, namely the issue of mentality. The nation's mentality must be built on a cultural foundation that views cultivating the earth as a spiritual path. Cultivating the earth and farming are noble occupations that are akin to worship, as they provide food for all creatures in essence. A cultural approach to building a food security system can be achieved by producing dramatic texts that tell stories about the glory and beauty of the agrarian world and its surrounding environment. Writing drama scripts based on the cultural values of cultivating the earth is a series of creative writing activities. The obstacles encountered in creative writing workshops still revolve around motivation and developing imagination so that literary works do not come across as scientific works. Through drama texts, it is hoped that teachers can provide enlightenment and foster creative thinking in the community, promoting the preservation and development of cultural values that cultivate the earth. Unfortunately, the younger generation is neglecting the farming profession, while our country is rich in natural resources. The world is fertile, and anything planted will grow well, so we should be ashamed if we have to import food. The drama texts produced by teachers can foster a spirit of loving and intelligently cultivating the earth.Abstrak Pemerintah sedang bergiat menjadikan negara ini berswasembada pangan. Segala Upaya dilakukan, seperti intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, peningkatan ketersediaan dan akses sarana pertanian (pupuk, bibit dan pestisida). Kemudian penguatan infrastruktur pertanian (bendungan/irigasi), perbaikan rantai distribusi pertanian, penguatan cadangan pangan dan lumbung pangan, penguatan bisnis dan perlindungan usaha pertanian serta penguatan perikanan budi daya. Akan tetapi, ada hal mendasar yang perlu juga diperhatikan serius, yakni persoalan mentalitas. Mental bangsa harus dibangun dengan pondasi kebudayaan bahwa mengolah bumi adalah jalan rohani.  Mengolah bumi, Bertani adalah pekerjaan mulia bernilai ibadah, sebab hakikatnya memberi makan pada semua makhluk. Pendekatan budaya dalam membangun sistem ketahanan pangan dapat ditempuh dengan memproduksi teks drama yang bercerita tentang kemuliaan dan keindahan dunia agraris dan hal-hal yang melingkupinya. Penulisan naskah drama berbasis nilai kultural mengolah bumi ini merupakan rangkaian kegiatan penulisan kreatif. Kendala-kendala yang terjadi dalam workshop menulis kreatif masih berkutat pada motivasi dan mengembangkan imajinasi sehingga karya sastra tidak berkesan sebagai karya ilmiah. Melalui teks drama diharapkan guru dapat memberikan pencerahan dan pemikiran kreatif pada masyarakat dalam memandang, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai kultural mengolah bumi. Sayang sekali bila generasi muda abai pada profesi tani, sedangkan negara kita dalam candra dalang adalah gemah ripah loh jinawi. Bumi yang subur, yang ditanami apa pun akan tumbuh dengan baik, yang mestinya malu kalau kita sampai impor pangan. Teks drama yang dihasilkan guru dapat membangun spirit mencintai dan mengolah bumi dengan cerdas dan bijak. Kata kunci: naskah drama, cerita rakyat, menulis kreatif, dan kebudayaan

    PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN CANVA BAGI PENDIDIK PAUD

    Get PDF
    Keterampilan guru dalam menggunakan teknologi merupakan salah satu yang kompetensi yang perlu dimiliki dalam era modern saat ini. Pendidikan saat ini menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Masih terbatasnya kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan media yang menarik dan sesuai kebutuhan anak usia dini merupakan salah satu masalah yang perlu untuk diatasi bersama. Melalui pelatihan pembuatan media dengan menggunakan canva diharapkan dapat membantu guru dalam pembuatan media digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 91% peserta merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini dan berharap kegiatan ini bisa dilakukan ditahun berikutnya. &nbsp

    Development of Number Board Media for Early Childhood Pre-Mathematics Introduction

    Get PDF
    Early numeracy skills are essential for supporting cognitive development in early childhood education. Observations at TK Yapis Ash Siddiq in Central Papua indicated that many children aged 5–6 years continued to have difficulty recognising and understanding numbers. Therefore, this study aimed to describe the conditions of numeracy learning among children at TK Yapis Ash Siddiq, develop a number board learning medium suited to early childhood characteristics, assess its feasibility, and test its effectiveness in improving numeracy skills. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation. A purposive sampling technique was used to select 12 children aged 5-6 years. A one-group pretest-posttest design was used to measure media effectiveness. Validation results from material and media experts yielded feasibility scores of 90% and 95%, categorised as highly feasible. The average numeracy score increased from 1.6 (on a 4-point scale) to 3.1 (on a 4-point scale), with an N-Gain of 0.64 (medium–high category). Observations also showed that children were highly enthusiastic and actively participated during learning. These results indicate that the number board is both feasible and effective as a learning tool for enhancing early numeracy skills in early childhood education

    PENERAPAN PROGRAM MEMBACA NYARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DI SDN 140 SELUMA

    Get PDF
    Kemampuan literasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran anak sekolah dasar. Namun, rendahnya minat baca dan pemahaman isi bacaan bagi anak-anak menjadi masalah utama disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kegiatan membaca nyaring dengan metode observasi langsung dan wawancara dengan siswa-siswi kelas 3 sampai kelas 5 di SDN 140 Seluma yang dilakukan selama seminggu. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik membaca nyaring yang digunakan yaitu membaca buku dengan memperhatikan intonasi kata dalam menceritakaan isi buku, serta melafalkan huruf vocal maupun konsonan dengan ekspresi menyesuaikan isi buku bacaan yang sedang dibacakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa membaca nyaring sangat berdampak untuk meningkatkan kemampuan literasi dari  peningkatan minat baca, memahami isi buku bacaan, memperluas kosa kata dan perkembangan keberanian siswa-siswi serta siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran literasi. Membaca nyaring mampu menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah dasar terutama untuk interaksi aktif antar pembaca dan pendengar. Kata Kunci: Kemampuan Literasi, Membaca Nyaring, Minat Baca, Teknik Membaca Nyaring, Peningkatan Literasi, Pemahaman Bacaan&nbsp

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT SAWAH LEBAR BARU MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TANGAN DARI SAMPAH PLASTIK

    Get PDF
    Sampah merupakan masalah serius yang tak pernah selesai karena diproduksi selama manusia ada. Perilaku kurang bertanggung jawab dalam membuang sampah dan kurangnya kemampuan mengelola sampah menjadi faktor utama. Produksi sampah di Indonesia dan Kota Bengkulu mencapai angka yang tinggi sehingga dapat mengancam kelangsungan makhluk hidup jika tidak dapat dikelola dengan baik. Sampah plastik sebagai penyumbang limbah terbesar yang sulit terurai. Meskipun demikian, potensi manfaat ekonomi dari sampah plastik masih belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat. Salah satunya masyarakat di Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu yang belum memanfaatkan sampah plastik untuk menghasilkan nilai ekonomi. Sejauh ini, sampah plastik hanya dibiarkan menumpuk di jalanan. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang potensi manfaat dari sampah plastik. Padahal, sampah plastik memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika diolah menjadi produk kerajinan tangan. Tujuan  kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini  adalah  memberikan  pemahaman terhadap pemanfaatan potensi ekonomi dari sampah plastik dan meningkatkan  keterampilan masyarakat dalam membuat kerajinan tangan dari sampah plastik.  Metode  pengabdiannya yaitu penyampaian materi dan pelatihan. Hasil pengabdian diukur dengan menggunakan pre-test dan post-test sebesar 78% yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dari materi yang diberikan dan peningkatan keterampilan masyarakat sawah lebar baru melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari sampah plastik

    Literasi Keuangan pada Anggota Karang Taruna Talang Permai Pematang Gubernur

    Get PDF
    The community service program aims to equip Talang Permai members with the basic skills to budget, save, invest wisely, manage debt healthily, and plan their financial future independently, thereby contributing to improving the quality of their personal and environmental finances in Bengkulu City. The program involves a lecture-based approach, discussions, and workshops, designed to build financial literacy and entrepreneurial skills. The results of the program indicate an increase in participants' understanding of financial management concepts, as reflected in the results of pre- and post-test evaluations. It is recommended that regular mentoring and the involvement of relevant parties, such as academics or local financial institutions, be carried out to expand the material to include simple investment management

    Identifikasi Cedera Olahraga Pada Atlet Pencak Silat Dewasa Kategori Tanding Kota Bengkulu Berdasarkan Peraturan IPSI Munas Tahun 2022

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cedera dan penyebab terjadinya cedera Atlet Pencak Silat Kota Bengkulu. Masalah yang terjadi pada Atlet Pencak Silat Kota Bengkulu adalah belum dilakukan penelitian secara khusus mengenai jenis cedera dan penyebab yang paling sering dialami. Jenis penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah 100 Atlet Pencak Silat Kota Bengkulu yang kemudian diambil sampelnya sebanyak 80 atlet. Data pada penelitian diperoleh menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa jenis cedera yang paling banyak dialami oleh atlet pencak silat Kota Bengkulu adalah cedera ringan dengan persentase mencapai 50,99%. Dalam hal ini, cedera memar sebagai salah satu jenis cedera ringan menjadi jenis cedera yang paling sering dialami oleh atlet pencak silat Kota Bengkulu dengan persentase sebanyak 63,47%. Lebih lanjut, penyebab cedera internal violence menjadi faktor yang paling sering menyebabkan cedera pada atlet pencak silat Kota Bengkulu persentase sebanyak 46,94%.   Kata Kunci : Atlet, Jenis Cedera, Pencak Silat, Penyebab Cedera.   Abstract This study aims to determine the types of injuries and causes of injuries in Pencak Silat Athletes in Bengkulu City. The problem that occurs in Pencak Silat Athletes in Bengkulu City is that there has been no specific research on the types of injuries and causes that are most often experienced. The type of research applied in this study is descriptive research with a quantitative approach. The population in the study was 100 Pencak Silat Athletes in Bengkulu City, which were then sampled as many as 80 athletes. Data in the study were obtained using a questionnaire. Based on the results of data analysis, it was found that the type of injury most often experienced by Pencak Silat athletes in Bengkulu City was minor injuries with a percentage reaching 50.99%. In this case, bruises as one type of minor injury are the most common type of injury experienced by Pencak Silat athletes in Bengkulu City with a percentage of 63.47%. Furthermore, the cause of internal violence injuries is the most common factor causing injuries in Pencak Silat athletes in Bengkulu City with a percentage of 46.94%.   Keywords: Athletes, Causes of Injuries, Pencak Silat, Types of Injuries

    Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Digital QR (Quick Response) Code Bagi Guru-Guru di SMAN 8 Bengkulu

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini berjudul “Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Digital QR (Quick Response) Code Bagi Guru-Guru Di SMA 8 Bengkulu” Kota Bengkulu. Pengabdian ini bersifat bimbingan dan pengarahan serta pelatihan bagi guru - guru yang mengajar semua mata pelajaran di SMA 8 kota Bengkulu yang beralamat di Pematang Gubernur kecamatan Muara Bangkahulu kota Bengkulu. Ada 20 orang guru dan 2 orang wakil kepala sekolah yang mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah yang diwakili oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum lalu dilanjutkan dengan presentasi tentang apa itu kode bar (QR Code) dan cara mengunduh aplikasi QR Code serta cara membuat QR Code. Pelatihan ini berlangsung sekitar 2 jam di Laboratorium komputer SMA 8 Kota Bengkulu. Di acara ini terjadi juga diskusi antara penyaji dan guru. Mereka pada umumnya antusias mengikuti pelatihan ini. Hal ini terlihat dari setiap peserta langsung mencoba dan membuat QR code untuk materi mereka. Ada beberapa guru langsung mengirim tugas dari ruang pelatihan tersebut ke grup whatsapp kelasnya. Mereka sangat berterima kasih dengan ilmu baru ini dan sangat mudah diterapkan. Video kegiatan pelatihan penggunaan media pembelajaran Digital QR Code bagi guru – guru di SMA 8 kota Bengkulu juga sudah diunggah di youtube

    Development of a Numeracy Literacy Test Instrument with a Bengkulu Cultural Context Based on Android Ispring Suite and AI

    Get PDF
    This study aims to develop a valid and reliable numeracy literacy test instrument with the local cultural context of Bengkulu based on an Android application using iSpring Suite integrated with artificial intelligence (AI). This research was a development research (Research and Development) using the Cennamo and Kalk model which consists of five stages: defining, planning, demonstration, development, and evaluation. The research population was eighth-grade students in junior high schools (SMP) in Bengkulu, totaling 90 students. The research sample was determined using purposive sampling technique of 60 students. The numeracy literacy test instrument was developed based on numeracy literacy indicators from PISA and adapted to the local cultural context of Bengkulu such as tin mining, plantation production, and local wisdom of Bengkulu. Instrument validity was tested through expert judgment and empirical validity using factor analysis, while reliability was measured using Cronbach Alpha. The results showed that the numeracy literacy test instrument developed had achieved a valid category (content validity index = 0.89; construct validity = 0.85) and high reliability (α = 0.928) with 28 valid items from 35 initial items. The Android application based on iSpring Suite with AI integration is able to provide automatic and adaptive feedback to users. This instrument can be used as a contextual and technology-based numeracy literacy assessment and learning tool to improve numeracy abilities of junior high school students in Bengkulu

    PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN HANDOUT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem based Learning (PBL) berbantuan Handout  terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMPN 15 Kota Bengkulu dalam materi pencemaran lingkungan.. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan berbagai pertimbangan maka dipilih kelas VII D dengan jumlah siswa sebanyak 24 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Design tipe One-Group Pretest-Postest Design. Pengumpulan data hasil belajar siswa dilakukan dengan memberikan lembar soal berupa Pretest (tes awal) dan Postest (tes akhir) di setiap pertemuan. Uji hipotesis  dilakukan  menggunakan uji –t. Jika dari hasil  uji –t tersebut  terdapat perbedaan yang signifikan maka ditarik kesimpulan terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbantuan handout terhadap hasil belajar siswa,  dan sebaliknya jika tidak terdapat perbedaan  yang signifikan maka tidak terdapat pengaruh. Hasil uji t diperoleh signifikasi hitung sebesar 0,00 > α = 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan setelah siswa mengikuti pembelajaran Problem based Learning menggunakan handout. Berdasarkan hasil perhitungan N-gain score rerata sebesar 0,512 dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil perhitungan effect size  diperoleh nilai sebesar 0,27 dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan model problem based learning menggunakan Handout Ilmu Pengetahuan Alam terhadap hasil belajar materi pencemaran lingkungan, dengan besar pengaruh pada kategori sedang. Kata kunci: Problem Based Learning, Handout, Pencemaran Lingkungan, Hasil Belajar ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Problem-based Learning (PBL) model assisted by Handout on the learning outcomes of seventh grade students at Junior High School 15 Bengkulu City in environmental pollution material. The research sample was taken using purposive sampling technique with various considerations, class VII D was chosen with a total of 24 students consisting of 11 male students and 13 female students. This type of research is Pre-Experimental Design type One-Group Pretest-Postest Design. Data collection on student learning outcomes was carried out by giving question sheets in the form of Pretest (initial test) and Postest (final test) at each meeting. Hypothesis testing was carried out using the t-test. If from the results of the t-test there is a significant difference, it is concluded that there is an effect of applying the Problem Based Learning model assisted by handouts on student learning outcomes, and vice versa if there is no significant difference, there is no effect. The t-test results obtained a significance count of 0.00> α = 0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted which states that there is a significant difference in learning outcomes between before and after students take part in Problem-based Learning learning assisted by handouts. Based on the results of the calculation of the average N-gain score of 0.512 in the medium category. Based on the results of the calculation of effect size obtained a value of 0.27 in the medium category. It can be concluded that there is an effect of applying the problem-based learning model using the Natural Science Handout on the learning outcomes of environmental pollution material, with a large effect in the moderate category. Keywords: Problem Based Learning, Handout, Environmental Pollution, Learning Outcome

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇