Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta (Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Kedirgantaraan)
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
Comparison of Result Clustering Study Case Posyandu With The Scalable K Means ++ Clustering Method
Application of data grouping aims to group data unsupervised, in this study comparing the results of the grouping with the K mean clustering method, K Means ++ clustering method and the Scalable K Means ++ clustering method. Based on the test results by analyzing the iteration error value, the results of the analysis show that the K Means ++ clustering and Scalable K Means ++ clustering method will produce less error values when compared to the K Means Clustering method. The data used as the basis of analysis in this study is based on data from Posyandu Rajawali Singosari in Malang. The initial initialization value of the centroid can be determined or randomly and is very influential for the data grouping process. Calculation analysis program used scilab programming and the error results with the graph of the minimum value. Result in test data, error value test data 1 get Scalable K Means ++ clustering error minimum 0,07, test data 2 get error value minimum K Means ++ Clustering 0,15, test data 3 get error value minimum 0,005 at metode Scalable K Means Clustering, test data 4 get error value minimum 0,15 at K Means ++ Clustering
Sistem informasi multimedia untuk meningkatan UMKM pada Kota Pagar alam berbasis web
Pagar Alam in gething the data of improvement of UMKM then use manual system, process of collecting data of number UMKM, kind of UMKM so that of collecting data, reporting data non effective note taking of total UMKM and UMKM activities ar activity routinely done by goverment in getting UMKM data consist of total of UMKM, kinds of industry system developing method which used is Web Engenering method with some steps: Costumers, Comunication, Planning, Modelling, Construction and development. By desingning this system information, get information system, dinamiclay and updating hopely. Beside that this system information can be us one of alternativ media and conveying information with faster for user commonly
Pest diagnosis expert system on chili plants using Forward Chaining method in the department of agriculture in Pagar Alam City
This study aims to produce an expert system for diagnosing pests in chilies using the Forward Caining method. Chili is one of the basic needs of the community as a flavoring or flavor, but farmers often experience failure to harvest due to pest attacks on chili plants. The system development method used by Waterfall consists of four stages, namely Analysis, Design, Coding and Testing. Therefore, the researcher created an expert system for diagnosing pests in chilies using the Onlane Forward Chaining method. the benefits of this expert system for the city of Pagar Alam, especially for farmers, make it easy to find out the types of pests that attack and provide solutions to prevent pests from being planted in chilies like an exp
Analisis kekuatan tarik, bending, mikrostruktur, komposisi dan kemampuan redam suara komposit serat pelepah pisang menggunakan metode Vacuum Assisted Resin Infusion
Komposit merupakan suatu material hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih material penyusunnya dimana material penyusun komposit terdiri dari penguat (reinforcement) dan pengikat (matrix). Salah satu jenis serat adalah serat alam yang sangat mudah ditemukan dikehidupan kita sehari-hari. Pelepah pisang adalah salah satu jenis serat alam yang memiliki jaringan selular dengan pori-pori yang saling berhubungan. Proses pembuatan spesimen komposit dalam penelitian ini menggunakan metode Vaccum Assisted Resin Infusion (VARI). Selanjutnya spesimen akan diuji dengan alat uji tarik dengan standar ASTM D 3039/ 3039 M dan alat uji bending dengan standar ASTM D790-03. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik, kekuatan bending, mikrostruktur dan komposisi dari komposit serat pelepah pisang antara komposit dengan waktu pengeringan selama 1 hari dan 7 hari. Selain itu dilakukan juga uji redam suara dari spesimen komposit tersebut yang kemudian dibandingkan dengan hasil uji redam suara dari glasswoll. Hasil dari penelitian ini diperoleh kekuatan tegangan tarik yang dihasilkan oleh komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari adalah sebesar 17,90 N/mm2 sedangkan waktu pengeringan selama 1 hari adalah sebesar 16,72 N/mm2. Kekuatan bending yang dihasilkan oleh komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari adalah sebesar 31,75 N⁄mm2 sedangkan waktu pengeringan selama 1 hari adalah sebesar 20,68 N⁄mm2. Hasil mikrostruktur pada komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari terlihat serat dan resin lebih menyatu dibandingkan waktu pengeringan selama 1 hari dimana serat dan resin kurang menyatu serta masih banyak ronga udara. Jumlah oksigen pada komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 1 hari yaitu 52,00% sedangkan waktu pengeringan selama 7 hari yaitu 51,35%. Pada penelitian ini juga diperoleh hasil desibel suara tanpa adanya sekat atau ruangan kosong dengan diberi suara sebesar 103 dB sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil uji peredam suara komposit pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari mampu meredam suara sebesar 21% dengan taraf intensitas suara 89,5 dB sedangkan glasswoll memberikan peredaman suara sebesar 8,76% dengan nilai taraf intensitasnya 91,7 dB
Optimasi desain dan analisis kekuatan struktur sayap komposit dengan variasi material, thickness, arah serat dan kondisi batas menggunakan MSC Patran Nastran (studi kasus pesawat UAV CH-4)
Struktur pada pesawat terbang berfungsi untuk mentransfer beban-beban yang terjadi pada permukaan pesawat ke bidang lain yang memiliki kekuatan lebih besar sehingga komponen pesawat tidak mengalami kegagalan karena setiap komponen menerima beban yang relatif kecil. Pada perancangan struktur sayap pesawat terbang, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah masalah berat dan kekuatan struktur. Struktur yang dibuat harus memiliki kekuatan maksimal dengan berat seringan mungkin serta memenuhi faktor keamanan (safety factor). Penelitian ini melakukan desain optimasi dan analisis kekuatan stuktur sayap pesawat dengan memvariasikan jenis material, thickness dan kondisi batas. Jenis material yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah komposit carbon/epoxy T300/N5208, Alumunium dan Titanium. Material komposit dengan berbagai varisasi susunan arah serat dimana lamina disusun secara simetris dengan arah serat (90°/90°/90°/90°)s, (45°/45°/45°/45°)s, (0°/0°/0°/0°)s, (0°/0°/90°/90°)s dan (0°/45°/-45°/90°)s dan ketebalan per layer nya sebesar 0,000125 m atau 0,125 mm. Thickness dibuat seragam dari wingroot sampai dengan wingtip, kemudian thickness dibuat bervariasi dengan membagi tiga section sayap. Kondisi batas diposisikan di ujung spar dan diposisikan di bagian ujung skin sayap. Desain optimasi dan analisis kekuatan struktur Ribs, Spar dan Skin menggunakan Patran Nastran. Objek penelitian ini pada perancangan geometri sayap mengambil studi kasus pada jenis pesawat UAV CH4 Rainbow milik TNI AU. Dalam penelitian ini diperoleh stress dan weight pada ketebalan yang seragam dan posisi kondisi batas di spar untuk material komposit sebesar 75,8 MPa, 2,228 x 103 Kg. Material alumunium sebesar 59,2 MPa, 3,871 x 103 dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6,168 x 107 . Desain optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan cara memvariasikan ketebalan dan menambah posisi kondisi batas di ujung skin sayap, diperoleh stress, defleksi dan weight untuk material komposit sebesar 551 MPa , 0,675 m, 277 Kg. Material alumunium memperoleh stress dan weight sebesar 59,2 MPa, 3871 Kg dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6168 Kg. Dengan demikian, desain struktur sayap pesawat UAV CH-4 Rainbow yang paling optimal adalah komposit dengan variasi ketebalan spar dan rib (1 cm, 0,75 cm, 0,5 cm) serta skin (0,375 cm, 0,25 cm, 0,125 cm)
Sistem pendukung keputusan prioritas anggaran belanja desa dengan Metode ANP-TOPSIS
Anggaran belanja merupakan masalah yang sangat penting di dalam sebuah instansi, hal ini terkait dengan hasil yang akan diperoleh terhadap penggunaan anggaran tersebut. Selama ini perencanaan untuk pengalokasian anggaran belanja dibuat hanya berdasarkan faktor kebutuhan, tanpa ada mempertimbangan faktor-faktor penentu yang lain. Dengan permasalahan tersebut maka metode ANP-TOPSIS adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu pengambil keputusan untuk menentukan prioritas anggaran belanja desa dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung yang lain. Sehingga penggunaan dana tersebut dapat memberikan dampak yang jelas bagi masyarakat. Hasil dari peneltian ini diperoleh prioritas anggaran yaitu pada sektor sub bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga dengan nilai skor 0,942
Optimasi pembangkit daya hibrid dengan energi terbarukan (studi kasus di Desa Koak NTT)
Rasio elektrifikasi Indonesia masih belum 100%. Dua propinsi bahkan masih di bawah 70%, salah satunya Nusa Tenggara Timur, yaitu sebesar 59,85%. Salah satu desa di NTT, yaitu Desa Koak, sebanyak 457 dari 471 KK belum menikmati listrik. Di sisi lain, desa tersebut memiliki potensi energi surya dan angin yang cukup baik. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan sistem hibrid yang paling optimal untuk diterapkan di desa tersebut. Penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan software HOMER PRO. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem hibrid yang paling optimal adalah kombinasi PV dan turbin angin, dengan tambahan komponen baterai dan converter. Energi surya menyumbang produksi daya sebesar 92,3% dari total daya yang dihasilkan, dan energi angin menyumbang 7,7%. Biaya awal yang dibutuhkan untuk membangun sistem ini adalah 24586. Sistem ini ramah lingkungan karena emisinya 0
Perancangan Augmented Reality sebagai penunjang promosi produk unggulan dan pariwisata Patuk Gunungkidul Yogyakarta
Patuk merupakan pintu gerbang untuk memasuki Kabupaten Gunungkidul. Di Patuk terdapat beberapa tempat wisata dan produk makanan olahan dari bahan hasil alam dan pertanian. Beberapa potensi produk yang dapat menjadi unggulan di Kecamatan Patuk sudah berkembang di masyarakat tetapi belum banyak dikenal oleh wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul. Permasalahan yang ada di Patuk belum adanya media informasi berbasis Teknologi Informasi yang memanfaatkan Augmented Reality (AR) untuk memperkenalkan potensi produk unggulan dan pariwisata di Patuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) proses pengembangan Website www.jelajahipatuk.com dengan menggunakan Augmented Reality (AR); (2) desain model AR khususnya pada perancangan peta digital wilayah Kecamatan Patuk; (3) hasil pembuatan peta digital ini dapat dijadikan untuk pengembangan teknologi AR pada Website produk unggulan dan pariwisata Patuk Gunungkidul. Adanya perancangan sistem ini memudahkan dalam pengembangan Website promosi produk unggulan dan obyek wisata berbasis mobile yang memanfaatkan AR sehingga lebih efektif dan edukatif. Hasil perancangan berupa peta digital dapat mendukung kebutuhan pengembangan teknologi AR pada Website yang ada sebelumnya dan mengubah konsep persepsi pengguna tentang interaksi antara dunia nyata dan objek virtual 2D secara real time
Routing Protocol berbasis web pada Cisco Router 2800 series memanfaatkan Application Programming Interface (Api) dari Cisco
Routing Protocol merupakan salah satu teknologi komputer yang saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan routing dapat digunakan untuk membroadcast, mempelajari jaringan yang saling terhubung dan rute (network path) yang tersedia, serta router yang berbeda bisa saling bertukar informasi untuk mendapat rute paling efisien ke tujuan. Cisco Router merupakan perangkat router yang sudah menyediakan teknologi routing. Permasalahan yang ditemukan pada Cisco Router adalah sistem manajemen routing yang masih berbasis command line dan tidak dapat diakses dari jarak jauh. Pada penelitian ini akan membangun user interface berbasis web untuk Routing Protocol dengan tujuan memberikan kebebasan pemakaian device dan tidak harus terfokus pada satu jenis device saja. Routing berbasis Web ini dibuat dengan memanfaatkan API Cisco sebagai penghubung antara bahasa pemrograman berbasis Web dengan bahasa pada perangkat lunak Cisco Catalyst 2800 dan pemanfaatan Telnet yang berperan penting dalam memberikan akses lebih luas pada Cisco Catalyst 2800 untuk diakses di luar aplikasi terminal emulator. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa Routing Protocol berbasis Web terbukti dapat melakukan konfigurasi routing sehingga dapat digunakan untuk mengatur hubungan antar komputer sesuai dengan kebutuhan pada jaringan yang digunaka
Sensitifitas sensor Magnetoimpedansi pada sistem Multilapisan [Ni80Fe20/Cu]N hasil Elektrodeposisi Substrat Cu-Printed Circuit Board
Magnetoimpedansi (MI) telah diamati untuk sampel multilapisan [Ni80Fe20/Cu]N substrat Cu-Printed Circuit Board. Sistem multilapisan ditumbuhkan melalui proses elektrodeposisi dengan memodifikasi jumlah perulangan multilapisan sebanyak N = 2 sampai 6. Rasio MI dianalisis melalui pengujian impedansi dibawah medan magnet luar pada frekuensi 100 kHz. Jika diaplikasikan sebagai sensor magnet, nilai sensitifitas dapat dianalisa menggunakan persamaan ξ = 2[(∆Z/Z)max]/∆H. Hasil uji dan perhitungan ditemukan keselarasan antara peningkatan rasio magnetoimpedansi dengan sensitifitas sensor berbanding lurus. Rasio MI meningkat ± 1.61 kali lipat dengan penambahan jumlah multilapisan [Ni80Fe20/Cu]N dari N = 2 sampai N = 6 lapis, atau meningkat dari 3.32 % menjadi 5.36 % sebesar 2,04 %. Peningkatan tersebut kemungkinan disebabkan karena bertambahnya jumlah multilapisan pada sampel meningkatkan permeabilitas bahan magnetik sistem multilapisan itu sendiri. Penambahan jumlah multilapisan telah meningkatkan sensitifitas sensor sebesar ±1,64 kali lipat. Sensitifitas tertinggi didapat pada sampel dengan N=6 sebesar 0,61 %/Oe