Ejournal Universitas Islam Indragiri
Not a member yet
    1308 research outputs found

    EVALUASI USABILITY APLIKASI DESAIN GRAFIS MENGGUNAKAN QUESTIONNAIRES NIELSEN'S ATTRIBUTES OF USABILITY (NAU)

    Get PDF
    Canva adalah suatu platform desain grafis online yang digunakan pengguna untuk membuat berbagai jenis konten visual, seperti desain grafis, presentasi, dan poster. Dengan Canva, pengguna dapat dengan mudah membuat konten media sosial, video, kartu, brosur, kolase foto, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usability aplikasi Canva. Evaluasi Usability adalah proses untuk menilai seberapa mudah digunakan, efektif, dan memuaskan suatu produk atau layanan oleh pengguna. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dan area yang dapat ditingkatkan agar produk atau layanan tersebut lebih mudah digunakan, efisien, dan menyenangkan bagi penggunanya. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Questionnaires Nielsen’s Attributes Of Usability (NAU). Metode NAU ini melibatkan pengguna dalam mengisi kuesioner yang mencakup beberapa atribut usability yaitu Learnability (Kemudahan Pembelajaran), Efficiency (Efisiensi), Memorability (Kemampuan Mengingat), Errors (Kesalahan), Satisfaction (Kepuasan). Keywords : Evaluasi Usability; Questionnaires Nielsen’s Attributes Of Usability; Canv

    PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI DAN PENGATURAN POLA KONSUMSI PANGAN DI KELURAHAN AGROWISATA KECAMATAN RUMBAI BARAT KOTA PEKANBARU: PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI DAN PENGATURAN POLA KONSUMSI PANGAN DI KELURAHAN AGROWISATA KECAMATAN RUMBAI BARAT KOTA PEKANBARU

    No full text
    Permasalahan gizi yang cukup mengemuka akhir akhir ini adalah stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Kesehatan. Permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu dari anak stunting adalah: (1) Kurangnya pengetahuan gizi (2) Kurangnya ketrampilan dalam pengaturan konsumsi pangan dalam keluarga. Hasil Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di kelurahan Agrowisata tentang Pencegahan Dan Penanganan Stunting  Melalui Peningkatan Pengetahuan Gizi Dan Pengaturan Pola Konsumsi Pangan Di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat  Kota Pekanbaru dapat disimpulkan  sbb: (1) Pengetahuan mitra tentang stunting, pencegahan dan penanganannya meningkat sebesar 52,78% atau pada kriteria kurang, (2) Seluruh peserta menilai kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat. Berdasarkan hasil kegiatan, maka guna pencegahan dan penanganan stunting, disarankan kegiatan pengabdian seperti ini perlu diperluas pada wilayah Rukun Warga dengan mengundang lebih banyak peserta terutama pasangan usia subur serta pasangan pengantin baru

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI DI PARIT HIJRAH KELURAHAN TEMBILAHAN BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Luas Lahan, Tingkat Pendidikan dan Usia Petani terhadap Pendapatan Petani . Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendapatan yang diperoleh petani pak kuheri dari hasil usaha taninya yaitu mentimun, gambas, kacang dan cabe salah satu petani parit Hijrah memperoleh pendapatan kurang lebih sebesar Rp 152.000.000,

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPANSI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI PROVINSI RIAU

    Get PDF
    Minat masyarakat dalam mengusahakan perkebunan kelapa sawit dipengaruhi oleh harga kelapa sawit itu sendiri. Harga yang tinggi dianggap menguntungkan pekebun, sehingga pekebun melakukan pembangunan kebun-kebun baru untuk meningkatkan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspansi perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau dan mengetahui nilai elastisitasnya. Data penelitian merupakan data sekunder berupa time series dengan jangka waktu tahun 2000-2020. Analisis data terdiri dari spesifikasi model, estimasi model, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan perhitungan elastisitas. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan analisis regresi berganda harga TBS, karet dan CPO Malaysia tahun sebelumnya signifikan terhadap pertumbuhan luas perkebunan kelapa sawit rakyat, dengan nilai elastisitas harga TBS (0,0031%), harga karet (-0,0028), dan harga CPO (0,0014%). Pertumbuhan luas perkebunan kelapa sawit oleh perkebunan besar swasta secara signifikan dipengaruhi oleh harga TBS dan CPO Malaysia tahun sebelumnya, dengan nilai elastisitas harga TBS (0,0030%) dan harga CPO Malaysia (0,0028%). Kontribusi harga TBS, karet dan CPO Malaysia tahun sebelumnya terhadap perkebunan rakyat signifikan sebesar 88,6% dan pada perkebunan besar swasta signifikan sebesar 59,6%. Harga karet relatif lebih berpengaruh terhadap perkebunan rakyat daripada perkebunan swasta, sedangkan harga CPO Malaysia lebih berpengaruh terhadap perkebunan swasta daripada perkebunan rakyat. Community interest in cultivating oil palm plantations is influenced by the price of the oil palm itself. High prices are considered to be profitable for the smallholders, so the smallholders build new plantations to increase their income. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the expansion of oil palm plantations in Riau Province and determine their elasticity. The research data is secondary data in the form of a time series with a period of 2000-2020. Data analysis consists of model specification, model estimation, classic assumption test, hypothesis test, and elasticity calculation. The results of the study were obtained based on multiple regression analysis of the previous year's FFB, rubber and Malaysian CPO prices significantly to the growth of smallholder oil palm plantations, with price elasticity values ​​of FFB (0.0031%), rubber prices (-0.0028), and CPO prices ( 0.0014%). The growth in the area of ​​oil palm plantations by large private estates was significantly influenced by the prices of Malaysian FFB and CPO in the previous year, with price elasticity values ​​for FFB (0.0030%) and Malaysian CPO prices (0.0028%). The contribution of Malaysian FFB, rubber and CPO prices in the previous year to smallholder plantations was significant at 88.6% and to large private plantations it was significant at 59.6%. The price of rubber relatively has more influence on smallholder plantations than private plantations, while the price of Malaysian CPO has more influence on private plantations than smallholders

    SIKAP DAN PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN KERIPIK CABE IKA DI KOTA DUMAI

    Get PDF
    Kota Dumai merupakan salah satu daerah sentra produksi keripik cabe. Banyak terdapat keripik cabe yang dijual di Kota Dumai. Beredarnya berbagai produk keripik cabe yang ditawarkan membuat konsumen memiliki banyak pilihan dalam membeli. Salah satu keripik cabe yang disukai masyarakat adalah keripik cabe IKA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap dan perilaku konsumen dalam pembelian keripik cabe IKA di Kota Dumai. Penelitian dilaksanakan di Kota Dumai dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria konsumen yang berbelanja minimal 1x dan usia sampel ≥ 25 tahun. Jumlah sampel adalah 96 sampel. Data dianalisis dengan model sikap, model norma subjektif dan model perilaku menggunakan theory of reasoned action. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan sikap konsumen terhadap atribut keripik cabe IKA bernilai 12,07. Artinya konsumen memiliki sikap baik dan merasa puas dengan atribut yang ada pada keripik cabe IKA. Perilaku konsumen dalam pembelian keripik cabe IKA di Kota Dumai bernilai 500,151. Artinya perilaku konsumen dalam melakukan pembelian keripik cabe IKA adalah baik. Dumai City is one of the chili chip production centers. There are many chili chips sold in Dumai City. The circulation of various chili chip products offered makes consumers have many choices in buying. One of the chili chips that people like is the IKA chili chips . This study aims to analyze the attitudes and behavior of consumers in purchasing chili IKA chips in the city of Dumai. The research was carried out in the city of Dumai using the method purposive sampling with the criteria of consumers who shop at least once and sample age ≥ 25 years. The number of samples is 96 samples . The data were analyzed using the attitude model, the subjective norm model and the behavioral model using the theory of reasoned action . The results showed that the overall attitude of consumers towards the attributes of chili IKA chips worth 12.07. This means that consumers have a good attitude and are satisfied with the attributes of the IKA chili chips. Consumer behavior in purchasing IKA chili chips in Dumai City is worth 500.151. This means that consumer behavior in purchasing IKA chili chips is good

    The EFFORTS OF THE INDONESIAN GOVERNMENT TO REALIZE INDONESIA AS THE WORLD'S MARITIME AXIS: UPAYA PEMERINTAH INDONESIA MEWUJUDKAN INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA

    No full text
    Besarnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, menjadikan Presiden Joko Widodo menyiapkan dan meluncurkan agenda pembangunan baru Indonesia, yang bertitik-tolak dari kebijakan Poros Maritim (maritime axis) Dunia. Visi Poros Maritim Dunia merupakan salah satu upaya pengejawantahan geostrategis Indonesia yang berangkat dari upaya pemanfaatan aset-aset kelautan Indonesia baik secara ekonomis dan strategis. Kebijakan ini mengungkapkan penekanan Indonesia pada pembangunan sektor kelautan di berbagai aspek dalam masa pemerintahannya, untuk itu perlu dilihat bagaimana kebijakan-kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mencapai visi tersebut. Adapun permasalahan dalam artikel ini adalah bagaimanakah upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia? Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan dan kebijakan-kebijakan pemerintah, serta perjanjian-perjanjian internasional. Adapun upaya Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Indonesia sebaga poros maritim dunia adalah dengan membuat Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 dan menjadikan Visi Indonesia sebagai poros maritim dunia menjadi misi utama. Selanjutnya dengan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia, dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia Tahun 2021-2025. Selain itu Pemerintah Indonesia melakukan kerjasama baik yang bersifat bilateral, regional, dan multilateral, karena visi Indonesia bagian dari visi global yang dicanangkan negara-negara didunia. &nbsp

    THE DEVELOPMENT OF ENTERPRISE ARCHITECTURE BUSINESS CRM AT PT. CAPELLA DINAMIK NUSANTARA WITH EAP METHODOLOGY

    Get PDF
    One of the purposes of implementing the enterprise architecture is to create an alignment between business and information technology for organizational needs, the application of enterprise architecture is inseparable from how does an organization plan and designs the enterprise architecture. In designing enterprise architecture a complete and easy methodology is required. Enterprise Architecture Planning or often abbreviated as EAP is a method used to build information architecture. EAP is a method of data quality planning approach that is oriented to business needs and how the implementation of the architecture is carried out in such a way as to support the business cycle and the achievement of the contents of information systems and organizations

    ANALISIS USABILITY APLIKASI BRIMO DENGAN MENGGUNAKAN METODE KUESIONER DAN MODEL DELONE & MCLEAN

    Get PDF
    The usage of internet and mobile banking in Indonesia has experienced significant growth and provided positive impacts for users. One popular mobile banking application is BRImo from Bank BRI. The increase in application usage is driven by the COVID-19 pandemic and the extensive development of digital banking services. The objective of this research is to evaluate customer satisfaction levels with the BRImo application and analyze the usability factors that influence satisfaction. The NAU (Nielsen Attributes of Usability) questionnaire method and the DeLone and McLean model are employed to achieve these objectives. A g-form questionnaire consisting of 20 statement items is distributed to collect data. Additionally, 7 hypotheses are formulated to test the relationships among the factors influencing customer satisfaction. After the calculation, the researcher found that the BRImo application has a usability level of 76.57%. This result indicates that the application has a fairly good level of usability. In addition, based on the analysis, all hypotheses in this study were accepted, marked by a very strong correlation between the variables. This indicates that the factors investigated have a significant impact on the usability level of the application.Penggunaan internet dan mobile banking di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dan memberikan dampak positif bagi pengguna. Salah satu aplikasi mobile banking yang populer adalah BRImo dari Bank BRI. Pertumbuhan penggunaan aplikasi ini dipicu oleh pandemi COVID-19 dan pengembangan produk layanan digital perbankan yang luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan nasabah terhadap aplikasi BRImo serta menganalisis faktor-faktor usabilitas yang mempengaruhi kepuasan tersebut. Metode kuesioner NAU (Nielsen Attributes of Usability) dan model DeLone dan McLean digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Kuesioner g-form dengan 20 item pernyataan disebarkan kepada responden untuk mengumpulkan data. Selain itu, 7 hipotesis dibuat untuk menguji hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan nasabah. Setelah melakukan serangkaian perhitungan, peneliti menemukan bahwa aplikasi BRImo memiliki tingkat usability sebesar 76.57%. Hasil ini menandakan bahwa aplikasi tersebut memiliki tingkat ketergunaan yang cukup baik. Selain itu, berdasarkan analisis, seluruh hipotesis dalam penelitian ini diterima, ditandai dengan hubungan korelasi antar variabel yang sangat kuat. Ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang diteliti memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat ketergunaan aplikasi tersebut

    KARAKTERISTIK DAN PERAN PENYULUH TERHADAP DIGITALISASI PEMASARAN KARET MENURUT PERSEPSI PEKEBUN DALAM MENDUKUNG LEMBAGA APKARKUSI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa karakteristik dan peran penyuluh yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi dalam membantu lembaga Asosiasi Pekebun Karet Kuantan Singingi (APKARKUSI) dalam memasarkan hasil panen karet pekebun yang tergabung kedalam lembaga Apkarkusi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan survei melalui wawancara untuk mengetahui karakteristik penyuluh perkebunan karet  dan peran penyuluh menurut persepsi pekebun. Metode pengambilan data dan informasi menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung kepada pekebun karet dan penyuluh perkebunan di Kabupaten Kuantan Singingi. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diambil dari data Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2022 dan data perkebuna Kabupaten Kuantan Singingi, data sekunder diambil berdasarkan hasil dilapangan. Analisis data menggunakan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong kurang baik, akubat kurangnya sumberdaya penyuluh dan peran yang diberikan kepada pekebun karet juga belum dilakukan secara maksimal. This research aims to find out what the characteristics and role of extension workers in Kuantan Singingi Regency are in assisting the Kuantan Singingi Rubber Growers Association (APKARKUSI) in marketing the rubber harvest of planters who are members of the Apkarkusi institution. The research method used is a survey approach through interviews to determine the characteristics of rubber plantation instructors and the role of instructors according to the planters' perceptions. The data and information collection method uses interview techniques and direct observation of rubber planters and plantation extension workers in Kuantan Singingi Regency. The data used are primary data and secondary data, primary data is taken from data from the Central Statistics Agency for Kuantan Singingi Regency in 2022 and plantation data for Kuantan Singingi Regency, secondary data is taken based on field results. Data analysis uses Likert scale analysis. The research results show that the role of extension workers in Kuantan Singingi Regency is still relatively poor, due to the lack of extension resources and the role given to rubber planters has not been carried out optimally. &nbsp

    ANALISIS KALIUM (K) SEBAGAI DASAR REKOMENDASI PUPUK KCL UNTUK OPTIMALISASI LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DALAM BUDIDAYA TANAMAN PANGAN DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH

    Get PDF
    Kebun kelapa sawit biasanya mencakup lahan yang luas, di sela-sela pohon sawit dapat dioptimalkan dengan disisipi tanaman lain seperti tanaman pangan yang disebut pola tumpang sari. Lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi umum bereaksi masam. Tanah tersebut bermasalah dengan kekurangan hara kalium jika ditanami dengan tanaman  pangan seperti  kedelai, ubikayu dan kacang tanah. Agar lahan sela antar tanaman kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi terutama pada Kecamatan Kuantan Tengah dapat dimanfaatkan terutama untuk menanam tanaman pangan maka perlu diketahui kandungan hara kalium dan rekomendasi pupuk KCL untuk tanah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survai, dengan pengambilan sampel tanah secara purposive dan setiap titik pengambilan dilakukan pemboran tanah sedalam 20 cm dengan bor belgia, kemudian sampel tanah dikompositkan untuk di analisis pH dan K-dd di Laboratorium. Hasil analisis tanah dibandingkan dengan Tabel kriteria sifat Kimia tanah oleh Pusta Penelitian Tanah Bogor 1983. Berdasarkan penelitian yang telah  dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa lahan sela antar tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten kuantan Singingi memiliki kriteria sifat kimia dengan pH 4,65 – 5,12 (kriteria masam) dan kandungan K-dd 0,01-0,02 (kriteria sangat rendah). Rekomendasi pemupukan KCl untuk lahan sela antar tanaman kelapa sawitdi Kecamatan kuantan tengah kabupaten Kuantan Singingi yaitu untuk ubi kayu sekitar 220,8 – 236,4 kg KCl/Ha, kedelai membutuhkan 202,8- 2018,4 kg KCl/Ha dan  kacang tanah adalah  76,8-92,4 kg KCl/H

    1,177

    full texts

    1,308

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Islam Indragiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇