Ejournal Universitas Islam Indragiri
Not a member yet
1308 research outputs found
Sort by
PENGARUH BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DI KECAMATAN WULA WAIJELU KABUPATEN SUMBA TIMUR
The availability of nutrients in the soil is also very important whether the soil conditions are low, medium or high. It is important to know the chemical properties of the soil, because they can be used as a basis for determining the type and dose of fertilizer. This research was conducted to determine the effect of land use on the chemical properties of soil in the Wula Waijelu subdistrict, East Sumba Regency. This research was conducted from December 2023 to January 2024. The methods used in this research were survey methods and laboratory analysis. Determining the sampling location was carried out using the purposive sampling method (done deliberately by looking at land use at the research location). The parameters observed were P-total, K-total, base saturation (KB), cation exchange capacity (CEC), pH, C-organic. The results of the research show that land use (rice fields, plantations/gardens, moors/farms and shrubs) does not have a real influence on soil chemical properties such as total P, total K, KB, CEC, pH and C-organic in Wulla Waijelu sub-district, Regency East Sumba. The shrub land use type gave the highest values for P-total (39.44 ppm), K-total (0.73 me/100 g), base saturation (KB) (75.04%). Cation exchange capacity (CEC) with the highest value in field land use, pH in neutral and alkaline conditions while C-organic with the highest value in paddy field us
PENGELOLAAN KAWASAN PERTANIAN SEBAGAI AGROWISATA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Artikel ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur penelitian di bidang agrowisata. Dalam penelitian ini, dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur terstruktur, kelompok penelitian yang sudah ada dan yang baru muncul telah diidentifikasi untuk analisis epistemologis. Analisis tersebut membantu dalam mengidentifikasi topik penelitian utama, keterkaitan, dan pola kolaborasi di bidang agrowisata dan bidang penelitian lain yang melibatkan konsep serupa. Pemetaan grafis bidang penelitian agrowisata dilakukan dengan menggunakan VOSviwer. Berdasarkan hasil pencarian artikel memperoleh 500 hasil penelusuran karya ilmiah dan kemudian di export dalam format RIS dan diolah dengan mengunakan VOSviwer, dalam jangka waktu 2017 sampai 2022. Pemetaan grafis ini menggambarkan kontribusi penulis dan negara, kolaborasi mereka, dan pola publikasi selama periode tersebut. Makalah ini memberikan wawasan tentang tema-tema penelitian utama yang dipelajari dan juga mengidentifikasi bidang-bidang umum yang menjadi minat penelitian saat ini dan potensi arah untuk penelitian di masa depan. Pengelolaan kawasan pertanian sebagai agrowisata perlu dikembangkan karena selain menjadi media edukasi bagi pengunjung tentang pertanian juga dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.
This article conducts a systematic review of the research literature in the field of agritourism. In this study, using a structured literature review methodology, existing and emerging research groups have been identified for epistemological analysis. The analysis helps in identifying key research topics, linkages, and collaboration patterns in the field of agritourism and other research fields involving similar concepts. Graphic mapping of the agrotourism research field was carried out using VOSviwer. Based on the article search results, 500 scientific work search results were obtained and then exported in RIS format and processed using VOSviwer, in the period 2017 to 2022. This graphic mapping illustrates the contribution of authors and countries, collaborations them, and publication patterns over the period. This paper provides insight into the main research themes studied and also identifies general areas of current research interest and potential directions for future research.
 
ANALISIS PEMASARAN UMKM SAHABAT FRIED CHICKEN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE SOAR DAN QSPM
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang sangat penting dalam perputaran roda perekonomian di Indonesia. Peningkatan jumlah UMKM ini menjadi alas an salah satu pentingnya strategi pemasaran oleh pelaku UMKM agar tetap bertahan dalam menjalankan usaha dikarenakan ketatnya persaingan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi stretegi pengembangan usaha di UMKM Sahabat Freid Chicken menggunakan metoda SOAR (Strength, Opportunities, Aspiration, and Result) dan QSPM (Qualitative Strategic Planning Matrix ). Pada metode SOAR ini melakukan identifikasi dan menganalisa suatu kekuatan dan peluang sehingga dapat menghasilkan aspirasi, tujuan, strategi dan komitmen agar mendapatkan hasil yang diingankan perusahaan. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan strategi mana yang diprioritas untuk terlebih dahulu dilakukan menggunakan metode QSPM . Hasil penelitian ini mendapatkan 7 strategi alternatif berdasarkan analisis mtariks SOAR yang telah dilakukan, dan pada metode QSPM yang dilakukan terdapat strategi alternatif Melaksanakan dan mengoptimalkan Memanfaatkan lokasi strategis dan memperluas penjualan dengan aplikasi food delivery untuk meningkatkan eksistensi dan pertahan produk dipasaran dengan nilai skor Tasnya 7,513
ANALISIS PEMELIHARAAN MESIN POMPA PULP MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE
Implementing a maintenance system in production has a strategic role in maintaining machine performance and preventing bottlenecks. This research focuses on pulp pump machine maintenance problems in paper mills, which cause time delays and decreased performance. The Pulp Pump Machine consists of three machines, including the 924 U 404 Pulp Machine Pump Unit, the 825 M 576 Pulp Machine Pump Unit, and the 825 M 550 Pulp Machine Pump Unit. Lack of intensive maintenance results in component damage such as leaking mechanical seals, oil seals that often leak, loose bearings, and impeller wear. As a result, the machine does not operate optimally, produces defective products, and is detrimental to the company. This research aims to identify critical components and recommend actions using the Reliability Centered Maintenance (RCM) approach. Pump Unit 924 U 404 Pulp Machine showed the largest contribution to damage, reaching a total of 33 incidents (50%). Pulp pump machine components include bearings, mechanical seals, wear rings, shafts, vanes and impellers. From the FMEA calculations, the highest ranking results were obtained, namely the Shaft component with an RPN value of 240, then Bearings with an RPN value of 200, Vane with an RPN value of 192. From the LTA (Logic Tree Analysis) analysis there are 3 critical components, namely shaft, bearing, and vane. The selected distribution uses a normal distribution with the recommended action selected, namely Time Directed (TD).Penerapan sistem pemeliharaan atau maintenance dalam produksi memiliki peranan strategis dalam menjaga kinerja mesin dan mencegah kemacetan. Penelitian ini fokus pada permasalahan perawatan mesin pompa pulp pada pabrik kertas, yang menyebabkan keterlambatan waktu dan penurunan kinerja. Mesin Pompa Pulp terdiri dari tiga mesin, mencakup Pompa Unit 924 U 404 Mesin Pulp, Pompa Unit 825 M 576 Mesin Pulp, dan Pompa Unit 825 M 550 Mesin Pulp. Kurangnya perawatan intensif mengakibatkan kerusakan komponen seperti mechanical seal yang bocor, oli seal yang sering bocor, bearing longgar, dan ausnya impeler. Dampaknya, mesin tidak beroperasi optimal, menghasilkan produk cacat, dan merugikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen kritis dan merekomendasikan tindakan dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). Pompa Unit 924 U 404 Mesin Pulp memperlihatkan kontribusi kerusakan terbesar, mencapai total 33 insiden (50%). Komponen mesin Pompa Pulp mencakup bearing, mechanical seal, wear ring, shaft, vane, dan impeller. Dari perhitungan FMEA diperoleh hasil rangking tertinggi yaitu pada komponen Shaft dengan nilai RPN yaitu 240, kemudian Bearing dengan nilai RPN yaitu 200, Vane dengan nilai RPN yaitu sebesar 192. Dari analisis LTA (Logic Tree Analysis) terdapat 3 komponen kritis yaitu shaft, bearing, dan vane. Distribusi yang terpilih yaitu dengan menggunakan distribusi normal dengan rekomendasi tindakan yang terpilih yaitu Time Directed (TD)
EVALUASI KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN PERBAIKAN SISTEM KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PLIBEL CHECKLIST DAN WORK IMPROVEMENT FOR SAVE HOME (WISH) (STUDI KASUS: PANDAI BESI KEBUN NENAS)
Proses produksi Pandai Besi Kebun Nenas dilakukan secara manual mulai dari kegiatan pembelahan hingga pada kegiatan penyepuhan. Hal ini mengakibatkan salah satu pekerjaan yang sering mengalami keluhan muskuloskeletal adalah usaha pandai besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keluhan muskuloskeletal pada Pandai Besi Kebun Nenas menggunakan metode PLIBEL Checklist, dimana selanjutnya dilakukan perbaikan sistem kerja dengan menggunakan metode WISH. Pada pendekatan menggunakan PLIBEL Checklist dihasilkan bahwa stasiun dan kegiatan yang paling tinggi penyebab keluhan muskuloskeletal adalah pada stasiun penajaman dengan skor leher, bahu, dan panggung bagian atas dengan persentase 42,31%, siku lengan bawah dan tangan dengan persentase 63,64%, kaki dengan persentase 75%, punggung bagian bawah dengan persentase 52,38%. untuk faktor risiko yang berhubungan dengan lingkungan atau organisasi dengan persentase sebesar 77,78%. Selanjutnya dilakukan pendekatan dengan menggunakan metode WISH dan didapatkan hasil aspek prioritas tertinggi adalah pada stasiun kerja, sehingga dilakukan perancangan meja kerja untuk stasiun penajaman. Penelitian ini menunjukan bahwa setelah dilakukannya perbaikan sistem kerja dihasilkan bahwa terjadi penurunan keluhan muskuloskeletal. Pada bagian leher, bahu, dan punggung bagian atas turun sebesar 19,24%. Pada bagian siku, lengan bawah, dan tangan turun sebesar 27,28%. Pada bagian kaki turun sebesar 37,5%. Pada bagian lutut dan pinggul turun sebesar 37,5%. Pada bagian punggung bagian bawah turun sebesar 33,34%. Sedangkan pada risiko yang berhubungan dengan lingkungan atau organisasi turun sebesar 11,11%
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN BENTENG MELALUI PENGEMBANGAN TEKNIK BUDIDAYA PEMBUATAN BENIH CABAI MERAH DARI BUAHNYA SECARA LANGSUNG
Jurnal ini mengeksplorasi pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Benteng melalui pengembangan teknik budidaya langsung untuk pembuatan benih cabai merah dari buahnya. Studi ini berfokus pada memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga setempat untuk membudidayakan benih cabai berkualitas tinggi, mendorong swasembada dan keberlanjutan ekonomi. Melalui pelatihan dan pendidikan, masyarakat memperoleh kemampuan untuk meningkatkan praktik pertanian mereka dan menghasilkan pendapatan melalui produksi benih
Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Halal Community Study pada Pelaku Usaha Daerah Kabupaten Pekalongan
Jurnal ini dibuat berdasarkan adanya latar belakang dalam rangka percepatan dan peningkatan penanaman modal untuk berusaha, pemerintah memandang perlu menerapkan pelayanan Perizinan Berusaha terintegrasi secara elektronik.
Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Ditegaskan dalam PP ini, jenis Perizinan Berusaha terdiri atas:
Izin Usaha; dan b. Izin Komersial atau Operasional. Sementara pemohon Perizinan Berusaha terdiri atas: a. Pelaku Usaha perseorangan; dan b. Pelaku Usaha non perseorangan.
Menurut PP ini, NIB merupakan identitas berusaha dan digunakan oleh Pelaku Usaha untuk mendapatkan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional, termasuk untuk pemenuhan persyaratan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional.
Ditegaskan pula dalam PP ini, Izin Usaha wajib dimiliki oleh Pelaku Usaha yang telah mendapatkan NIB, dan Lembaga OSS menerbitkan Izin Usaha berdasarkan Komitken kepada: a. Pelaku Usaha yang tidak memerlukan prasarana untuk menjalankan usaha dan/atau kegiatan; dan b. Pelaku Usaha yang memerlukan prasarana untuk menjalankan usaha dan/atau kegiatannya.
Pelaku Usaha yang telah mendapatkan Izin Usaha sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, dapat melakukan kegiatan: a. pengadaan tanah; b. perubahan luas lahan; c. pembangunan bangunan gedung dan pengoperasiannya; d. pengadaan peralatan atau sarana; e. pengadaan sumber daya manusia; f. penyelesaian sertifikasi atau kelaikan; g. pelayanan uji coba produksi; dan/atau h. pelaksanaan produksi
 
ANALISIS USAHA IKAN PATIN ASAP DENGAN MENGGUNAKAN METODE RUMAH ASAP DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Ikan patin merupakan salah satu bahan pangan yang cepat rusak dan membusuk. Untuk dapat memperpanjang masa simpannya maka perlu dilakukan penanganan segera antara lain dengan proses pengawetan. Terdapat beberapa cara untuk mengawetkan ikan patin, diantaranya adalah pengawetan dengan menggunakan metode pengasapan, dimana asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu bakar akan dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar produksi, biaya produksi, besarnya pendapatan serta nilai efisiensi dari usaha ikan patin asap di Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan kalkulator dan Excel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata penggunaan bahan baku ikan patin segar adalah sebanyak 22,5 kg dan setelah dilakukan pengolahan dengan metode pengasapan akan menghasilkan ikan patin asap sebanyak 12,9 kg. Rata-rata Biaya Produksi yang dikeluarkan dalam proses pengolahan ikan patin asap ini adalah sebesar Rp. 647.108/proses produksi, sementara rata-rata pendapatan kotor yang diperoleh adalah sebesar Rp 1.038.000/proses produksi dan rata-rata Pendapatan Bersih adalah sebesar Rp 390.891/proses produksi, dengan rata-rata nilai Efisensi sebesar 1,59. Dengan demikian maka usaha ikan patin asap dengan menggunakan metode rumah asap di desa Kampung baru ini layak untuk dikembangkan.
Catfish is a food ingredient that quickly spoils and rots. To extend its shelf life, it needs to be handled immediately, including a preservation process. There are several ways to preserve catfish, including preservation using the smoking method, where the smoke produced from burning firewood can inhibit the growth of spoilage microorganisms. The aim of this research is to find out how much production, production costs, income and efficiency value of the smoked catfish business in Kampung Baru Village, Gunung Toar District, Kuantan Singingi Regency. The data analysis method used is qualitative analysis and quantitative analysis using a calculator and Excel. Based on the research results, it was found that the average raw material used for fresh catfish was 22.5 kg and after processing using the smoking method it would produce 12.9 kg of smoked catfish. The average production costs incurred in the process of processing smoked catfish are IDR. 647,108/production process, while the average gross income obtained was IDR 1,038,000/production process and the average Net Income was IDR 390,891/production process, with an average Efficiency value of 1.59. Thus, the smoked catfish business using the smokehouse method in Kampung Baru village is feasible to develop
PENGARUH FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI UPT PUSKESMAS SUNGAI PIRING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The purpose of this study was to determine whether there is an effect of work facilities on the performance of UPT Puskesmas Sungai Piring employees of Indragiri Hilir Regency. The population of this study were Medical and Non-Medical Employees of UPT Puskesmas Sungai Piring as many as 83 people. The sampling technique uses the Saturated Sampling technique (census). Based on the research conducted, work facilities affect employee performance, so companies or agencies must pay attention to the facility needs of employees to achieve maximum performance
Analisis Prediksi Kebangkrutan dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score Berdasarkan Model Terbaik pada PT. Unilever Indonesia Tbk Periode 2018-2022
This research aims to determine the condition of the company by analyzing bankruptcy prediction using the Altman Z-Score method based on the best model for PT. Unilever Indonesia Tbk for the period 2018-2022. The object of this research is one of the manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange, namely PT. Unilever Indonesia Tbk. The sample in this research consists of the financial statement data of PT. Unilever Indonesia Tbk, specifically the balance sheet and income statement for the period of 2020 to 2022. This study employs a quantitative research method with a descriptive approach. The types of data used are both quantitative and qualitative, while the data source utilized by the researcher is secondary data in the form of financial statements from the last five years. The data collection technique used is a documentation study. The variables in this study are Working Capital to Total Assets (X1), Retained Earnings to Total Assets (X2), Earnings Before Interest and Taxes to Total Assets (X3), Market Value of Equity to Book Value of Total Debt (X4), and Sales to Total Assets (X5). The results of the study indicate that PT. Unilever Indonesia Tbk from 2018 to 2022 is in a healthy condition, and the company is not at risk of bankruptcy