Ejournal Universitas Islam Indragiri
Not a member yet
    1308 research outputs found

    Perilaku Komunikasi Wanita Tani Pada Pelaksanaan Pertanian Perkotaan di Kota Pekanbaru

    Get PDF
    Perkembangan urbanisasi yang pesat di banyak wilayah, termasuk di Kota Pekanbaru, pertanian perkotaan semakin menjadi topik penting. Keberadaan kelompok wanita tani memegang peran yang penting dalam mendukung program pertanian perkotaan di Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis aktivitas pertanian digunakan oleh KWT di BPP Kulim Kota Pekanbaru, serta menganalisis perilaku komunikasi wanita tani dalam meningkatkan pertanian perkotaan di BPP Kulim Kota Pekanbaru. Responden dalam penelitian ini terdiri dari pengurus kelompok wanita tani dan anggota diambil secara acak. Sehingga responden dalam penelitian ini berjumlah 39 orang. Penelitian ini menggunakan metode survei dan penilaian dengan skala interval menggunakan metode Likert's Summated Rating (LSR). Hasil penelitian menunjukkan jenis pertanian perkotaan yang digunakan oleh KWT di BPP Kulim, yaitu tipe A dan tipe C. Pada indikator pengetahuan, wanita tani mengetahui tiga lembaga komunikasi, yaitu penyuluh pertanian, kelompok wanita tani, dan gabungan kelompok tani, sehingga wanita tani mampu mengetahui sumber informasi sesuai dengan yang dibutuhkan dan berasal dari sumber yang akurat dan terpercaya. Pada indikator sikap, bahwasanya wanita tani mau menerima, memahami, mengaplikasi, dan memodifikasi informasi yang didapatkan. Sedangkan pada indikator keterampilan, wanita tani mampu mengimplementasikan informasi yang telah diterima. ABSTRACT Amidst the rapid development of urbanization in many areas, including the city of Pekanbaru, urban agriculture is increasingly becoming an important topic. The existence of womens farming groups plays an important role in supporting urban farming programs in Pekanbaru. This study aims to identify the types of agricultural activities used by farmers KWT at BPP Kulim, Pekanbaru City, and analyze the communication behavior of female farmers in improving urban agriculture  Pekanbaru City. Respondents in this study consisted of farm women group administrators and members were randomly drawn. So that the respondents in this study amounted to 39 people. This study uses a survey method and assessment with an interval scale using the Likerts Summated Rating (LSR) method. The result of the study showed the types of urban agriculture used by KWT at BPP Kulim, namely type A and type C. in the knowledge indicator, women farmers know 3 communication institutions, namely agricultural extension workers, women farmers groups, and farmer group associations, so that women farmers can identify sources of information according to what is needed and comes from accurate and reliable source. On the attitude indicator, female farmers are willing to accept, understand, apply, and modify the information they receive. meanwhile, in terms of skills indicators, female farmers can implement the information they have received

    PENGARUH EFISIENSI PAJAK DALAM PEMBENTUKAN STRUKTUR MODAL: STUDI KASUS PADA SEKTOR PERBANKAN

    Get PDF
    Tax efficiency is an important issue in financial industry, as it has potential to influence funding decisions through debt ratios. This study aims to analyze the effect of tax efficiency on capital structure in banking companies in Indonesia. This study uses secondary data from annual financial statements of banks listed on Indonesia Stock Exchange for 2020-2023 period by selecting sample of 23 companies that has eligibility criteria. The multiple linear regression method was applied to analyze relationship between tax efficiency ratio, Debt to Equity and Debt to Total Assets ratios, with profitability and company size as control variables. The results show that tax efficiency ratio has a significant positive influence on Debt to Asset and has a negative effect on Debt to Equity. This conclusion is important to understand the importance of effective tax management and formulate financing strategies by considering tax efficiency as a key factor in decision-making related to capital structureTax efficiency is an important issue in financial industry, as it has potential to influence funding decisions through debt ratios. This study aims to analyze the effect of tax efficiency on capital structure in banking companies in Indonesia. This study uses secondary data from annual financial statements of banks listed on Indonesia Stock Exchange for 2020-2023 period by selecting sample of 23 companies that has eligibility criteria. The multiple linear regression method was applied to analyze relationship between tax efficiency ratio, Debt to Equity and Debt to Total Assets ratios, with profitability and company size as control variables. The results show that tax efficiency ratio has a significant positive influence on Debt to Asset and has a negative effect on Debt to Equity. This conclusion is important to understand the importance of effective tax management and formulate financing strategies by considering tax efficiency as a key factor in decision-making related to capital structur

    PENERAPAN MULTI-ATTRIBUTE UTILITY THEORY DALAM PEMILIHAN FASILITAS KAMPUS BERDASARKAN PREFERENSI MAHASISWA

    Get PDF
    Fasilitas kampus, seperti perpustakaan, laboratorium, pusat olahraga, fasilitas ibadah, dan fasilitas kesehatan, memainkan peran penting dalam mendukung kehidupan akademik dan non-akademik mahasiswa. Namun, tantangan yang dihadapi adalah menentukan fasilitas mana yang harus diprioritaskan untuk pengembangan, mengingat preferensi mahasiswa yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah memberikan prioritas rekomendasi fasilitas kampus yang perlu diperbaiki atau dikembangkan sehingga pihak kampus dapat menetapkan prioritas pengembangan fasilitas kampus. Penelitian ini menggunakan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dengan pembobotan kriteria menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC). Data yang dikumpulkan dari 52 responden melalui kuesioner diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung parkir adalah prioritas utama untuk perbaikan, karena mendapatkan nilai 0.000 dalam perhitungan MAUT, diikuti oleh layanan kesehatan, student center, masjid, dan perpustakaan

    PENGUATAN FUNGSI LEMBAGA PERMASYARAKATAN DALAM PELAKSANAAN PENGAMANAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS IIA TEMBILAHAN

    Get PDF
    Pengamanan merupakan fungsi dari sistem lembaga pemasyarakatan yang dilaksanakan berdasarkan klasifikasi yang mencakup 3 kegiatan yaitu pencegahan, penindakan, dan pemulihan sebagaimana yang sudah diatur dalam Undang-undang. Rumusan masalah dalam penulisan yaitu bagaimana penguatan fungsi lembaga pemasyarakatan dalam pelaksanaan pengamanan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan dan apa saja yang menjadi hambatan petugas pemasyarakatan dalam pelaksanaan pengamanan tersebut. Jenis penelitian ini tergolong kedalam penelitian hukum empiris atau sosiologis dan bersifat deskriptif analitis. Data dan sumber data yang dipergunakan adalah data primer yang diperoleh oleh peneliti melalui responden dan populasi. Data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal, internet dan data tersier berupa kamus hukum dan kamus Bahasa Indonesia. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan teknik analisa data adalah analisis kualitatif dan mengambil kesimpulan dengan cara deduktif. Penguatan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Pelaksanaan Pengamanan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan sudah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku di Lembaga Pemasyarakatan itu sendiri dan sudah sangat sesuai dengan yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Adapun hambatan petugas pemasyarakatan dalam Penguatan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Pelaksanaan Pengamanan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan antara lain adalah kurangnya jumlah personil petugas pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, kurangnya pos menara penjagaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan dan jumlah WBP yang melebihi kapasitas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan

    MEKANISME PENEGAKAN HUKUM PIDANA DALAM PENYELESAIAN KASUS LOVE SCAMMING

    Get PDF
    Indonesia sebagai negara dengan penduduk yang cukup padat seringkali menjadi sasaran empuk kejahatan seperti ove scam di masa pandemi Covid-19. Salah satu lembaga independen di Indonesia, disebut dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengunggah unggahan resmi, terkait meningkatnya kejahatan yang dilakukan secara online, mereka menyatakan bahwa penipuan berdimensi cinta adalah kejahatan yang sering terjadi, dan memberikan kerugian besar pada tahun 2020. Hingga tahun 2021 kerugian telah mencapai miliaran rupiah dan sebagian besar korbannya adalah perempuan. Perempuan yang menjadi korban umumnya setengah baya dan lajang, banyak korban love scam yang belum mendapatkan keadilan dan kejelasan dari kasus yang diajukan kepada pihak kepolisian. Tulisan ini membahas tentang penegakan hukum terhadap kejahatan love scam, dan mengkaji secara mendalam pola love scam sebagai kejahatan transnasional. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan normatif-empiris dan menggunakan teknik deskriptif analitis. Peneliti akan menggunakan UNTOC 2000 sebagai salah satu produk hukum yang akan dianalisa dengan suatu permasalahan hukum. Responden dalam penelitian ini adalah korban kejahatan dengan jenis love scam yang berdomisili di Indonesia. Berdasarkan penelitian, diketahui perihal penegakan hukum terhadap tindak pidana dengan jenis love scam terbilang lemah, karena pihak kepolisian sering berdalih kurangnya bukti dan sulit untuk melakukan pembuktian menyebabkan penegakan hukum terhambat dan tidak dapat dilanjutkan. Perlindungan terhadap korban juga belum terlaksana dengan baik, karena korban love scam sering kali mengalami reviktimisasi. Love scam dapat diketegorikan sebagai kejahatan transnasional selama dapat untuk memenuhi unsur-unsur Pasal 3 Ayat 2 UNTOC

    PERKAWINAN JANDA TANPA AKTA CERA DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM DI JORONG DALAM KOTO KENAGARIAN TAEH BARUAH KECAMATAN PAYAKUMBUH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

    Get PDF
    Fenomena perkawinan janda tanpa akta cerai banyak terjadi di Jorong Dalam Koto Kenagarian Taeh Baruah, dimana seorang perempuan yang sebelumnya menikah secara sah di KUA bercerai di luar pengadilan, kemudian menikah lagi tanpa pendaftaran resmi sesuai UUP dan KHI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan dan akibat hukum dari perkawinan tersebut serta faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah penelitian sosiologis dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak terkait di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan janda tanpa akta cerai di Jorong Dalam Koto tidak memiliki keabsahan hukum karena melanggar UUP Pasal 2 (2) dan KHI Pasal 5 (1), dan proses perceraian sebelumnya yang tidak melalui pengadilan bertentangan dengan UUP Pasal 39 (1) dan KHI Pasal 115. Selain itu, perkawinan ini dapat merugikan hak istri dan anak yang lahir. Faktor penyebabnya yaitu perceraian di luar pengadilan, rendahnya pemahaman masyarakat tentang hukum perkawinan, pengaruh lingkungan, dan kurangnya sosialisasi dari instansi terkait seperti KUA. Berdasarkan temuan tersebut, penulis memberikan saran kepada masyarakat untuk mematuhi hukum positif dalam melakukan perkawinan dan perceraian, tidak hanya mengandalkan aturan agama. Selain itu, KUA dan pihak berwenang perlu meningkatkan sosialisasi untuk mengurangi praktik perkawinan tidak terdaftar dan perceraian di luar hukum

    STRATEGI PEMASARAN ONLINE KERUPUK AMPLANG DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PADA MASA ENDEMI DI DESA PEKAN KAMIS

    Get PDF
    Amplang yang beredar pada umumnya berwarna putih, bertekstur tebal dan renyah. Hingga kini, belum begitu banyak produsen yang memberikan pewarna pada produk Amplang Melalui penelitian ini, peneliti ingin memberikan pewarna pada Amplang Pemberian pewarna dapat menggunakan pewarna alami dan pewarna sintetis. Namun, pewarna sintesis kurang baik untuk kesehatan, sehingga dalam penelitian ini peneliti menggunakan pewarna alami adalah Bagaimana Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19, dan Bagaimana faktor penghambat dan faktor pendukung Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19. Pokok-pokok pemecahan masalah dalam penelitian ini adalah Kebijakan, Masyarakat lebih memahami tentang Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19. Strategi, Memberikan edukasi atau alternatif kepada masyarakat dalam memberikan pemahaman tentang Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19. Upaya, Berharap agar alternatif tentang Strategi yang bisa di tempuh dalam pembuatan Amplang Sebagai Solusi Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu. Hasil dalam penelitian ini Dalam hal Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19 Dalam hal Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19 pembuatan Amplang memang berbahan dasar dari kelapa tetapi juga menggunakan tempat yang memang dapat di sediakan dalam membuat Amplang Faktor pendukung dalam Strategi Pemasaran Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19 adalah adanya dukungan dari semua pihak yang menjadikan penerapan strategi pembuatan Amplang ini dapat di laksanakan dengan baik dan faktor penghambat Strategi Pembuatan Amplang Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Pasca Pandemi Covid-19 adalah tidak adanya kepengurusan tersendiri yang mengurus promosi untuk pengusaha Amplang dan juga tidak adanya alat bantu yang memadai sehingga pembuatan Amplang kurang dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat memang masih kurang berminat dalam pengolahan Amplang menjadi makanan olahan di daerah tersebut

    PEMANFAATAN POTENSI LAHAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI KEMANDIRIAN BERWIRAUSAHA KACANG PANJANG DI YAYASAN PANTI PONDOK BHAKTI LANSIA KELURAHAN PEKAN ARBA

    Get PDF
    Panti bhakti lansia terletak di kelurahan pekan arba Gg. Palila memiliki lahan kosong yang tidak dimanfaatkan oleh warga panti disana, akibatnya hanya menjadi lahan tandus yang tidak terpakai yang dipenuhi oleh rumput liar, dedaunan serta akar serabut. Pada dasarnya panti bhakti lansia memiliki 11 asuh nenek. Secara  umum  kegiatan  pengabdian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  pengetahuan  dan  memberikan  kebermanfaatan, salah satu wujud dari pengabdian ialah di selenggarakan penghijauan salah satunya memanfatkan potensi bisnis sayuran kacang panjang dalam mendukung peningkatan ekonomi khususnya di panti bhakti lansia kelurahan Pekan Arba, sedangkan   tujuan   khususnya   adalah:(1) Menumbuh kembangkan  minat  dan  memotivasi masyarakat   dalam  meningkatkan komoditas  sayuran   kacang  panjang serta dapat dikonsumsi oleh warga panti bhakti lansia (2)  Menunjukkan  kepada warga panti bhakti lansia mengenai  aspek dan manfaat sayuran kacang panjang (3) mahasiswa KKN  dapat mengetahui produk apa saja yang bisa di buat dari sayuran kacang panjang sehingga mengetahui tentang pemasaran dan mengenal aspek sosial ekonomi  (peningkatan  pendapatan  berkelanjutan)  dari  sistem  usaha tani   sayuran  kacang panjang dan  (4)  Menjalin  hubungan  antara  perguruan  tinggi,  khususnya  Universitas Islam Indargiri   dengan masyarakat. Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik  antara,  perguruan  tinggi,  UNISI dengan  masyarakat  Khususnya area Yayasan Panti Bakhti Lansia Kelurahan Pekan Arba

    PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, DANA BAGI HASIL, DAN TOTAL BELANJA DAERAH TERHADAP INDEKS KESULITAN SOSIAL DI KOTA PEKANBARU

    Get PDF
    This study aims to analyze the effect of population, Revenue Sharing Fund (DBH), and total regional expenditure on the Social Difficulty Index (IKS) in Pekanbaru City during 2015–2023. Using an explanatory quantitative approach and multiple linear regression, the results show that partially, the population and total regional expenditure have a significant negative effect on the IKS, while DBH has a negative but insignificant effect. Simultaneously, these three variables explain 91% of the variation in IKS. These findings confirm that effective regional expenditure expansion and population growth accompanied by strong economic growth can reduce social difficulties, whereas optimization of DBH utilization still requires improvement.This study aims to analyze the effect of population, Revenue Sharing Fund (DBH), and total regional expenditure on the Social Difficulty Index (IKS) in Pekanbaru City during 2015–2023. Using an explanatory quantitative approach and multiple linear regression, the results show that partially, the population and total regional expenditure have a significant negative effect on the IKS, while DBH has a negative but insignificant effect. Simultaneously, these three variables explain 91% of the variation in IKS. These findings confirm that effective regional expenditure expansion and population growth accompanied by strong economic growth can reduce social difficulties, whereas optimization of DBH utilization still requires improvement

    STUDI LITERATUR MENGENAI PERAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN

    Get PDF
    This study aims to examine the role of capital structure in enhancing firm value through a literature review of various national and international research findings from 2013 to 2023. Capital structure refers to the composition of debt and equity used by companies to finance their operations. Firm value reflects investors' perceptions of a company's performance and future prospects. This study discusses key financial theories, including Modigliani-Miller, Trade-Off Theory, Pecking Order Theory, and Agency Theory, to explain the relationship between capital structure and firm value. The review reveals that most studies found a significant influence of capital structure on firm value, although some results show inconsistencies due to factors such as industry type, market conditions, and managerial policies. These findings highlight the importance of optimal capital structure management to sustainably increase firm value

    1,177

    full texts

    1,308

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal Universitas Islam Indragiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇