IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN PT MAXIM ATAS ORDERAN FIKTIF DALAM PERSPEKTF MASLHAH MURSALAH (studi kasus driver maxim di kota salatiga)
Kata Kunci: Pertanggungjawaban, Orderan Fiktif, Maxim, Maslahah Mursalah
Perkembangan teknologi memunculkan layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Maxim yang memberikan berbagai kemudahan, namun juga menimbulkan persoalan baru seperti fenomena orderan fiktif. Praktik ini mengakibatkan kerugian materiil bagi para mitra pengemudi yang telah mengeluarkan biaya operasional namun tidak mendapatkan penghasilan. Ketiadaan mekanisme pertanggungjawaban yang jelas dari pihak perusahaan menimbulkan ketimpangan relasi dan berpotensi menyebabkan kemudaratan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan utama: (1) Bagaimana bentuk pertanggungjawaban PT Maxim terhadap masalah orderan fiktif yang dialami oleh pengemudi di Kota Salatiga? (2) Bagaimana analisis pertanggungjawaban tersebut ditinjau dari perspektif maslahah mursalah?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris, yaitu dengan membandingkan antara hukum yang berlaku dengan kenyataan yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu wawancara mendalam dengan 5 narasumber pengemudi Maxim dan 1 pihak perusahaan, observasi langsung terhadap gejala-gejala yang diteliti, serta dokumentasi berupa arsip dan bukti terkait. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan pertanggungjawaban PT Maxim hanya bersifat administratif tanpa kompensasi finansial. Analisis maslahah mursalah menyimpulkan kebijakan ini tidak sejalan dengan tujuan hukum Islam karena mengabaikan kemaslahatan primer (dharuriyyah) berupa perlindungan harta (hifz al-mal) dan melanggar prinsip al-ghunmu bil-ghurmi. Dengan melimpahkan seluruh risiko kerugian pada mitra, kebijakan PT Maxim saat ini masih belum mewujudkan kemaslahatan yang sesuai dengan ketentuan syariat
Jual Beli Daging Ayam Potong Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam (Studi Kasus di Pasar Baru Kabupaten Tuban)
ABSTRAK
Dika, Almirah Nurmala. 2025, Jual Beli Daging Ayam Potong Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam (Studi Kasus di Pasar Baru Kabupaten Tuban). Skripsi Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing : Endang Sriani, S.H.I., M.H
Kata Kunci : Jual Beli, Daging Ayam Potong, Hukum Positif, Hukum Islam
Praktik jual beli daging ayam potong merupakan masalah yang terjadi pada kegiatan jual beli di Pasar Baru Kabupaten Tuban. Permasalahan muncul ketika oknum pedagang daging ayam menjual daging ayam dengan cara menyuntikkan air kedalam tubuh ayam yang sudah berbentuk karkas guna menambah berat daging ayam serta menjual harga daging ayam suntikkan dengan harga yang lebih rendah dari harga pasaran daging ayam yang sudah ditetapkan. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana praktik jual beli daging ayam suntikan yang terjadi di Pasar Baru Kabupaten Tuban dan bagaimana tinjauan hukum positif dan hukum Islam terhadap praktik jual beli daging ayam suntikan yang terjadi di Pasar Baru Kabupaten Tuban.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan sumber data primer yang didapat melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta sumber data sekunder yang didapat dari website pemerintah Kabupaten Tuban. Teknik pengumpulan data ini dengan observasi secara langsung di Pasar Baru Kabupaten Tuban, wawancara dengan oknum pedagang daging ayam suntikan, serta dokumentasi berupa proses penyuntikkan daging ayam. Untuk memastikan validitas informasi yang diperoleh, penelitian ini menerapkan metode triangulasi, yaitu dengan memverifikasi data melalui perbandingan dengan sumber data lainnya. Proses analisis data kualitatif dilakukan melalui tahapan reduksi data untuk memilah informasi yang relevan, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan akhir.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa praktik jual beli daging ayam suntikan yang terjadi di pasar Baru Tuban dilakukan dengan cara menyuntikkan air kedalam tubuh ayam yang sudah berbentuk karkas dengan tujuan menambah bobot ayam. Serta harga daging ayam suntikan yang lebih rendah dari harga pasar yaitu Rp 31.000,00 sedangkan harga pasar daging ayam yaitu 33.000,00. Menurut hukum positif, jual beli daging ayam suntikan melanggar asas-asas yang dianut dalam Hukum Perlindungan Konsumen pasal 2 yakni asas manfaat, asas keadilan, asas keseimbangan, asas keamanan dan keselamatan konsumen, serta asas kepastian hukum. Menurut Hukum Islam, praktik jual beli daging ayam suntikan hukumnya dilarang karena mengandung unsur dzalim atau menipu. Pelaku menyampaikan informasi yang salah atau tidak transparan sehingga hal tersebut dilarang dalam Islam dan melanggar hukum Islam karena bertentangan dengan prinsip-prinsip jual beli dalam hukum Islam
تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام لطلاب الصف الحادي عشر بمدرسة تحفيظ القرآن السركتي الثانوية سلاتيجا للعام الدراسي 2024/2025
محمد سوهردي. 2025. تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام لطلاب الصف الحادي عشر بمدرسة تحفيظ القرآن السركتي سلاتيجا للعام الدراسي 2024/2025. الباحث، سلاتيجا: برنامج دراسة تعليم اللغة العربية، كلية التربية وتدريب المعلمين، الجامعة الإسلامية الحكومية سلاتيجا. المشرة: رينا أسيه هانداياني، الماجستير.
الكلمة الرئيسية: التعليم القائم على المشاريع، مهارة الكلام.
يهدف هذا البحث هي لمعرفة: 1) تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام. و 2) العوامل الداعمة والمعيقة تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام بين طلاب الصف الحادي عشر بمدرسة تحفيظ القرآن السركتي سلاتيجا للعام الدراسي 2024/2025.
هذا النوع من البحث هو بحث وصفي نوعي. تم استخدام تقنيات جمع البيانات التالية: المقابلات والملاحظة والتوثيق. مصادر البيانات لهذه الدراسة هي مدرسو اللغة العربية وطلاب الصف الحادي عشر في مدرسة تحفيظ القرآن السركتي سلاتيجا. في تحليل البيانات، استخدم الباحث ثلاث مراحل، وهي: اختزال البيانات وعرض البيانات واستخلاص النتائج. تم التحقق من صحة البيانات باستخدام التثليث المرجعي والتثليث التقني.
نتائج هذا البحث فيما يلي: 1) تم تنفيذه تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام لطلاب الصف الحادي عشر. وتتمثل خطوات تطبيقه في تحديد الأسئلة الأساسية، ووضع خطة للمشروع، وتحديد الجدول الزمني، ومراقبة تقدم الطلاب، ومراقبة تقدم المشروع، وتقييم النتائج، وتقييم الخبرات. و 2) العوامل الداعمة والمعيقة في تنفيذ تطبيق نموذج التعليم القائم على المشاريع في تعليم مهارة الكلام هي أن العوامل الداعمة هي حماس الطلاب العالي، والتوجيه الفعال، ومشاركة الطلاب النشطة في أنشطة التعليم، وبيئة المدرسة. أما العوامل المعيقة فهي أن ليس كل المعلمين لديهم فهم عميق لمراحل تنفيذ نموذج التعلم القائم على المشاريع، ومحدودية تكنولوجيا الإنترنت
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENARIK MINAT PELANGGAN PADA TOKO KRYSTAL KOSMETIK SALATIGA
ABSTRAK
Tri Handayani, Indah. (2025) Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Menarik Minat Pelanggan Pada Toko Krystal Kosmetik Salatiga. Skripsi Fakultas Dakwah. Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam. Universitas Islam Negeri Salatiga (UIN) Salatiga. Pembimbing : Ahmad Rois Syujak, M. Kom
Kata Kunci : Brand, Komunikasi pemasaran, Media sosial, Toko Krystal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh toko krystal kosmetik salatiga dalam upaya menarik minat pelanggan; 2) Menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat strategi; 3) Mengidentifkasi dampak strategi komunikasi pemasaran
terhadap minat beli konsumen.
Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deksriptif dengan
Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini melibatkan pihak internal toko (owner, supervisor, dan kasir) serta pelanggan sebagai Informan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Strategi komunikasi pemasaran krystal kosmetik dilakukan melalui kombinasi promosi online juga offline. 2) Faktor pendukung keberhasilan strategi mencakup branding yang kuat, narasi produk yang lengkap, harga terjangkau, lokasi strategis, manajemen stok terjaga. 3) Faktor penghambat biasanya meliputi tingginya persaingan dengan harga produk toko lain dengan toko sendiri, adanya review negative yang berpotensi menurunkan citra toko
NILAI AJARAN HADIS PADA TRADISI PUNGGAHAN DESA WIRU, KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
Tradisi punggahan ialah sebuah tradisi yang masih dilaksanakan sampai sekarang di Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Tradisi punggahan ini selalu dilaksanakan saat bulan sya'ban tanggal 25 dan 27. Masyarakat desa Wiru meyakini bahwa meskipun tradisi punggahan adalah warisan turun temurun para leluhur, akan tetapi dalam tradisi ini memiliki banyak nilai ajaran agama dan sosial. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis merumuskan sebagai berikut: 1) Bagaimana prosesi tradisi punggahan Desa Wiru, Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang?; 2) Bagaimana pemahaman Masyarakat Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang terhadap tradisi punggahan?; 3) Apa saja nilai ajaran hadis dan transmisi hadis pada tradisi punggahan Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang?
Penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang memakai pendekatan living hadis dan fenomenologi. Sumber data primer diperoleh dari perangkat desa, tokoh agama, sesepuh desa, dan tokoh masyarakat umum Desa Wiru, untuk perolehan sumber data sekunder diperoleh dari skripsi, buku, jurnal, atau lain sebagainya yang mendukung. Skripsi ini pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification), serta triangulasi data (menggabungkan beberapa data dan sumber yang telah ada untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas suatu penelitian).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya dalam tradisi punggahan Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yaitu terdapat (1) prosesi pelaksanaan tradisi punggahan pertama dilaksanakan dengan pembuatan makanan apeman yaitu kue apem, kue pasung, ketan, dan pisang. Kemudian sedekah makanan apeman ke beberapa tetangga dan sanak saudara. Dan terakhir, melakukan ambengan apeman dengan doa, dzikir, juga makan ambeng Bersama; (2) pemahaman masyarakat terhadap nilai ajaran hadis pada tradisi punggahan memiliki empat nilai yaitu; pertama bersedekah yang masyarakat implementasikan dalam bentuk sedekah makanan apeman ke beberapa tetangga dan sanak saudara; kedua silaturahmi, yang masyarakat implementasikan dalam bentuk berkumpul bersama masyarakat di Masjid, saling salaman, dan menanyakan kabar; ketiga berdzikir, yang masyarakat implementasikan dalam bentuk dzikir bersama saat melaksanakan ambengan apeman di Masjid Bersama Masyarakat; keempat berdoa, yang masyarakat implementasikan dalam bentuk doa bersama di Masjid dengan masyarakat berdoa untuk keselamatan dan kesejahteraan mereka dan tujuan utamanya untuk mendoakan leluhur yang telah meninggal; (3) nilai ajaran hadis pada tradisi punggahan Desa Wiru terdapat empat hadis yaitu nilai ajaran hadis tentang bersedekah riwayat Sunan Abu Dawud nomor 1693 yang berkualitas hasan, nilai ajaran hadis tentang silaturahmi riwayat Sunan An Nasa'i nomor 2491 yang berkualitas shahih, nilai ajaran hadis tentang berdzikir riwayat Sunan Tirmidzi nomor 3275 yang berkualitas hasan, nilai ajaran hadis tentang berdoa riwayat Shahih Bukhari nomor 893 yang berkualitas shahih, dan seluruh hadis ditransmisikan melalui kajian rutin mingguan dan juga lewat dakwah individu
STUDI KOMPARATIF PEMIKIRAN M. UMER CHAPRA DAN MONZER KAHF TENTANG KONSEP OBLIGASI SYARIAH SEBAGAI INSTRUMEN PEMBIAYAAN NEGARA
Di Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Obligasi Syariah telah memainkan peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Akan tetapi terdapat perbedaan pendapat dari pemikir ekonomi Islam diantaranya M. Umer Chapra dan Monzer Kahf. Oleh karena itu, penting untuk memahami pandangan dari kedua tokoh ekonomi ini guna memberikan perspektif yang komprehensif. Bagaimana pemikiran M. Umer Chapra dan Monzer Kahf tentang konsep obligasi syariah sebagai instrumen pembiayaan negara? Bagaimana persaamaan dan perbedaan pemikiran M. Umer Chapra dan Monzer Kahf dalam mendukung obligasi syariah sebagai instrumen pembiayaan negara?
Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian doktrinal. Penelitian ini menggunakan pendekatan konsep dan komparatif. Penulis dalam prosedur pengumpulan data dengan mengumpulkan data baik primer maupun sekunder dan menganalisis serta menyusun data dalam bentuk susunan paragraf dengan benar. Penulis dalam menganalisis data dengan cara kualitatif, menggunakan instrumen komparatif. Penelitian ini didasarkan pada berbagai literatur, termasuk karya-karya utama para pemikir terkait buku, jurnal akademik, artikel ilmiah, serta publikasi lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Metode komparatif dalam penelitian ini dapat menentukan persamaan dan perbedaan pemikiran M. Umer Chapra dan Monzer Kahf tentang konsep Obligasi Syariah sebagai instrumen pembiayaan negara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa M. Umer Chapra lebih banyak memberi arah filosofis dan tujuan besar dari adanya Obligasi Syariah, yaitu untuk mewujudkan keadilan sosial. Ia menekankan peran negara agar penerbitan Obligasi Syariah benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, misalnya pembangunan infrastruktur, sekolah, atau rumah sakit. Sementara itu, Kahf lebih fokus pada aturan teknis dan kepastian hukum. Ia menekankan pentingnya kejelasan akad, transparansi aset, dan pengawasan lembaga syariah. Dengan demikian bahwa Chapra memberikan gambaran besar tentang bagaimana Obligasi Syariah bisa menjadi alat pembangunan yang adil, sedangkan Kahf memberi panduan detail agar praktik Obligasi Syariah benar-benar halal dan sesuai syariah. Sinergi keduanya penting untuk menjadikan Obligasi Syariah sebagai instrumen pembiayaan negara yang halal, adil, dan bermanfaat bagi masyarakat luas
تطبيق نموذج تعلم بمنهج البنائي لترقية إتقان المفردات العربية لدى طلاب الصف العاشر في المدرسة الثانوية محمدية بلوس سلاتيجا العام الدراسي ٢٠٢٤/٢٠٢٥ Penerapan Model Pembelajaran Skrip Kooperatif dengan Pendekatan Konstruktivisme dalam meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab pada Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Plus Salatiga Tahun Ajaran 2024/2025
يهدف هذا البحث لمعرفة تطبيق نموذج تعلم بمنهج البنائي لترقية إتقان المفردات العربية لدى طلاب الصف العاشر في المدرسة الثانوية محمدية بلوس سلاتيجا العام الدراسي ٢٠٢٤/٢٠٢٥.
ولتحقيق ذلك استخدم الباحث طريقة الملاحظة، والاختبار، والتوثيق لجميع البيانات. وفي تحليل البيانات، هو البحث الإجرائي الصفي. تتكون خطة البحث الإجرائي الصفي من أربع مراحل، تخطيط، تطبيق، الملاحظة، انعكاس، وأُجري هذا البحث على دورتين.
ونتائج هذا البحث تدل على تطبيق نموذج تعلم بمنهج البنائي لترقية إتقان المفردات العربية لدى طلاب الصف العاشر في المدرسة الثانوية محمدية بلوس سلاتيجا. هذه الطريقة يمكن أن ترقية إتقان المفردات العربية ومن الدلائل التي تدل على ذلك قبل الدورة والدورة الأولى والدورة الثانية. ويمكن ملاحظة الارتفاع من خلال نتائج إعادة حساب متوسط قيمة الطلاب في كل دورة، والتي ارتفعت من متوسط قيمة ما قبل الدورة 58.5 إلى 73.4 في الدورة الأولى وإلى 77.2 في الدورة الثانية. يمكن ملاحظة هذا التحسن في نسبة الإكمال من مرحلة ما قبل الدورة إلى الدورتين الأولى والثانية. ظروف ما قبل الدورة: حقق 14 طالبًا من أصل 30 طالبًا الحد الأدنى من الكفاءة وهو 75 (46.6%)، ولم يحققه 16 طالبًا أو كان لا يزال أقل منه (53.3%). بعد الدورة الأولى، حقق 21 طالبًا من أصل 30 طالبًا الحد الأدنى من الكفاءة وهو 75 (70%)، وظل 6 طلاب أقل منه (30%). ثم أجرى الباحثون الدورة الثانية، ومن بين 30 طالبًا، حقق 26 طالبًا الحد الأدنى من الكفاءة وهو 75 (86.6%)، ولم يحققه 4 طلاب أو كان لا يزال أقل منه (13.3%)
Strategi Mewujudkan Keluarga Harmonis Perspektif Maqashid Syari'ah(Studi Perkawinan Poligami di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang)
Poligami sebagai bentuk pernikahan yang diakui dalam Islam seringkali menimbulkan perdebatan, terutama dalam kaitannya dengan keharmonisan keluarga. Eksplorasi terhadap dinamika keluarga harmonis dalam praktik poligami melalui perspektif Maqashid Syari’ah menawarkan sudut pandang analitis yang khas dalam memahami dampak hukum Islam terhadap struktur keluarga dan nilai-nilai sosial. Sebagai kerangka filosofis hukum Islam, Maqashid Syari’ah menekankan pentingnya perlindungan terhadap lima aspek pokok kehidupan yakni, menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-ʿaql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Dalam konteks ini, penerapan prinsip-prinsip Maqashid Syari’ah pada praktik poligami menjadi penting, tidak hanya sebagai wacana normatif, tetapi juga sebagai strategi konkret untuk menciptakan keluarga yang harmonis. Maka dari itu peneliti menganalisis (1) strategi dalam mewujudkan keluarga harmonis pasangan poligami di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. (2) Strategi mewujudkan keluarga harmonis pasangan poligami berdasarkan perspektif Maqashid Syari’ah.
Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpiulan serta validitas data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil temuan menunjukkan bahwa, strategi mewujudkan keluarga harmonis dalam poligami di Kecamatan Getasan ditentukan oleh konsistensi penerapan empat aspek utama: komunikasi efektif, pendidikan berbasis nilai, keterlibatan dalam kegiatan keluarga, dan resolusi konflik konstruktif. Keluarga pertama dan kedua relatif berhasil karena menerapkan strategi integratif, sedangkan keluarga ketiga menghadapi hambatan akibat pola komunikasi parsial, pendidikan eksklusif, serta keterlibatan dan resolusi konflik yang terbatas. Dari perspektif Maqashid Syari’ah, strategi tersebut berkaitan dengan lima dimensi syariat yakni, menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Komunikasi terbuka menjaga kestabilan emosional, pendidikan religius meneguhkan iman dan akhlak, keterlibatan kolektif memperkuat ukhuwah, dan resolusi konflik adil memastikan keutuhan generasi. Dengan demikian, penerapan strategi integratif berbasis maqashid menjadi kunci terciptanya keluarga poligami yang harmonis, adil, dan sesuai tujuan syariat
TEACHERS’ PROBLEMS AND STRATEGIES IN DEVELOPING THE ENGLISH MATERIALS BASED ON “KURIKULUM MERDEKA”
Fillah, G.S.2025. “Teachers’ Problems And Strategies In Developing The English Materials Based On “Kurikulum Merdeka” (A Case Study At Smk N 1 Tuntang In The Academic Year 2024/2025).” A Graduating Paper. English Education Department. Teacher Training and Education Faculty. State Institute for Islamic Studies Salatiga. Counselor: Rr. Dewi Wahyu Mustikasari, S.S.,M.Pd., Ph.D.
The implementation of Kurikulum Merdeka marks a significant shift in Indonesia’s education system, especially in how English materials are developed and delivered. This study investigates the problems faced and strategies employed by English teachers at SMK N 1 Tuntang in developing materials for grades 10 and 11 based on the Independent Curriculum. Using a qualitative case study approach, the research explores how three teachers—one male and two females—adapt to the new curriculum framework, where students are placed at the center of learning, and teachers function as facilitators. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed using triangulation and descriptive qualitative techniques.
The findings reveal several challenges teachers encounter in this transitional period. One of the main problems is the lack of clear guidance and standardized teaching materials aligned with the Kurikulum Merdeka, which forces teachers to develop their own modules. Additionally, teachers struggle with the shift from the traditional format of KI, KD, and lesson plans to the new components such as Learning Outcomes (CP), Learning Objective Flow (ATP), and teaching modules. Teachers also face difficulties in aligning learning materials with students’ diverse competencies, especially given the vocational nature of SMK students, whose English proficiency levels vary significantly. Time constraints and limited professional development opportunities further complicate the process of adapting to the new curriculum demands.
Despite these challenges, the teachers adopt various strategies to effectively implement the curriculum. They tailor materials based on student needs and classroom conditions, emphasizing real-world relevance and vocational contexts. Strategies include the incorporation of critical thinking tasks, collaborative activities, project-based learning, and the use of digital resources to enhance engagement. Moreover, teachers prioritize fostering communication, creativity, and adaptability in their lessons to meet the competencies targeted by Kurikulum Merdeka. These efforts indicate a proactive response to curriculum reform, although continued support and training are necessary for successful and sustainable implementation.
Keywords: Teachers Strategies, Teachers Problems, Learning English Materials, Kurikulum Merdeka
Dinamika Sosial Keagamaan Masyarakat Mangkuyudan Kota Surakarta (Tahun 1930-2006)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika sosial keagamaan masyarakat Mangkuyudan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta pada kisaran waktu tahun 1930-2006. Mangkuyudan merupakan sebuah daerah yang terletak di daerah pusat Kota Surakarta yang dikenal sebagai pusat perkembangan pendidikan Islam di kota tersebut, dilihat dari jumlah pondok pesantren dan masjid yang ada di daerah tersebut. Kota Surakarta, dengan sejarahnya yang panjang, dikenal dengan pluralisme yang tinggi diantara masyarakatnya baik dari segi agama, budaya, maupun ras. Mangkuyudan di tengah lanskap masyarakat tersebut tergolong daerah dengan tingkat muslim yang cukup banyak dengan masyarakatnya yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan cukup harmonis dan toleran tanpa membeda-bedakan antar sesama masyarakat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif dan didukung oleh sumber primer dan sekunder berupa wawancara, dokumentasi, serta literatur terkait. Tahapan penelitian ini terdiri dari tahap heuristik (pengumpulan data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sepanjang abad ke-20 di Surakarta terjadi berbagai gejolak politik mulai dari era kolonial hingga era Reformasi yang pada akhirnya membentuk kondisi sosial keagamaan Surakarta yang kental dengan tradisi Jawa dan lahirnya lembaga-lembaga Islam besar seperti Mamba’ul Ulum, SI, Muhammadiyah, dan lain-lain. Keragaman etnis dan sejarah pluralisme Surakarta menciptakan masyarakat yang heterogen, sehingga perubahan politik turut mempengaruhi ketegangan atau harmonisasi antara kelompok keagamaan yang ada. Periode 1930-1966 ditandai dengan penguatan identitas keagamaan di tengah krisis ekonomi serta pergolakan politik, termasuk dampak peristiwa 1965 yang mendorong masyarakat semakin aktif dalam kegiatan keagamaan. Pada masa Orde Baru (1967–1998), meskipun ruang politik Islam dibatasi, aktivitas keagamaan tetap berkembang melalui pesantren, masjid, dan majelis taklim yang menjaga tradisi keislaman masyarakat.Memasuki era Reformasi (1998–2006), kebebasan berorganisasi melahirkan komunitas-komunitas baru seperti Jami’ah Mahabbah (Jamuri) dan Jama’ah Muji Rosul (Jamuro) yang menegaskan semangat dakwah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Secara keseluruhan, masyarakat Mangkuyudan berhasil mempertahankan kehidupan religius yang harmonis, toleran, dan dinamis di tengah perubahan sosial dan politik yang berlangsung selama 1930–2006.
Kata Kunci: Dinamika Sosial Keagamaan, Mangkuyudan, Kota Surakart