IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
    441 research outputs found

    KETAHANAN KELUARGA PENGIDAP BIPOLAR DISORDER DALAM TINJAUAN MASLAHAH (Studi Kasus Pada Pasangan A dan K di Selogading, Kab.Sragen)

    No full text
    Nisa, Riza Khoirun.2025 Ketahanan Keluarga Pengidap Bipolar Disorder dalam Tinjauan Maslahah (Studi Kasus Keluarga di Selogading, Kab. Sragen. Skripsi. Fakultas Syari’ah jurusan Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk. Kata kunci: Ketahanan keluarga, bipolar disorder, maslahah, maslahah mursalah, Froma Walsh. Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter dan kesejahteraan psikologis individu. Dalam konteks ini, stabilitas keluarga diuji ketika salah satu anggotanya mengalami gangguan mental, seperti bipolar disorder. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ketahanan keluarga terbentuk pada pasangan suami-istri yang salah satu pihaknya, yaitu istri, mengidap bipolar disorder tipe II. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada satu keluarga di Desa Selogading, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi medis serta diperkuat dengan teori family resilience dari Froma Walsh dan konsep maslahah dalam hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan anggota yang mengidap bipolar disorder mampu membangun ketahanan melalui tiga pilar utama sebagaimana teori Walsh: sistem keyakinan (belief system), pola organisasi (organizational patterns), dan komunikasi serta pemecahan masalah (communication and problem solving). Dalam perspektif hukum Islam, ketahanan tersebut sejalan dengan prinsip maslahah mursalah yang mengedepankan kemanfaatan dan menolak kemudaratan. Keputusan keluarga untuk tetap mempertahankan pernikahan, menjalani pengobatan medis, dan menjaga kestabilan anak merupakan bentuk nyata penerapan maqāṣid al-syarī‘ah, terutama dalam menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketahanan keluarga pengidap bipolar disorder bukan hanya aspek psikologis dan sosial, tetapi juga bernilai spiritual dan yuridis. Dengan memadukan teori Froma Walsh dan konsep maslahah mursalah, keluarga ini mampu menyeimbangkan antara ikhtiar medis dan nilai-nilai Islam. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam bersifat fleksibel dan kontekstual dalam menghadapi persoalan modern seperti kesehatan mental, selama tetap berpijak pada prinsip kemaslahatan dan perlindungan terhadap nilai-nilai dasar kehidupan keluarga Muslim

    KEWENANGAN KEPALA DESA DAWUNG DALAM PENGELOLAAN KEGIATAN SOSIAL KEMASYARAKATAN MENURUT TEORI TUJUAN HUKUM

    No full text
    ABSTRAK Masvia, Ulya. 2025. Kewenangan Kepala Desa Dawung Dalam Pengelolaan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Menurut Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch. Program Studi Hukum Tata Negara. Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dr. Muhammad Chairul Huda, M.H. Kata Kunci: Kewenangan, Kepala Desa, Kegiatan Sosial, Tujuan Hukum Penelitian ini menganalisis Kewenangan Kepala Desa Dawung dalam Mengatur Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Menurut Teori Tujuan Hukum Gustav Radbruch. Di latar belakangi dari belum adanya Peraturan Desa (Perdes) yang secara khusus mengatur kegiatan sosial di Desa Dawung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Berbagai kegiatan sosial seperti pengajian, hajatan, dan karnaval kerap menimbulkan kemacetan, parkir liar, dan pasar tumpah. Hal ini mencerminkan adanya kesenjangan antara realitas sosial dengan tujuan hukum. Teori tujuan hukum Gustav Radbruch digunakan karena relevan untuk menilai sejauh mana pelaksanaan kewenangan Kepala Desa mencerminkan nilai keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat. Kemudian dianalisis dengan menautkan fakta empiris di lapangan dan ketentuan normatif dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kewenangan Kepala Desa Dawung dalam mengatur kegiatan sosial kemasyarakatan telah berjalan secara partisipatif dan persuasif, melalui koordinasi dan musyawarah antara pemerintah desa, panitia kegiatan, dan masyarakat. Pendekatan ini efektif menjaga kerukunan dan memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi warga, meskipun belum memiliki dasar hukum tertulis dalam bentuk Perdes. Berdasarkan teori tujuan hukum Gustav Radbruch, pelaksanaan kewenangan tersebut belum sepenuhnya memenuhi nilai kepastian hukum, karena pengaturan masih bersifat informal dan bergantung pada kebijakan Kepala Desa. Namun, nilai keadilan dan kemanfaatan hukum telah terwujud melalui upaya Kepala Desa menyeimbangkan berbagai kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan Peraturan Desa tentang Ketertiban Sosial Masyarakat guna mewujudkan keseimbangan antara keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum di tingkat lokal

    EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BILANGAN BERPANGKAT KELAS VIII SMPN 5 KOTA SALATIGA

    No full text
    Salam, Yusuf. 2025. Efektivitas pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan berpangkat kelas VIII SMPN 5 Kota Salatiga. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Saiful Marom, S.Si., M.Sc. Kata Kunci: Efektivitas, Problem Based Learning, Augmented Reality, Hasil Belajar, Materi Bilangan Berpangkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Augmented Reality (AR) terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan berpangkat di kelas VIII SMPN 5 Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasy-Eksperimental menggunakan desain Pretest-Posttest Control Grup. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality (AR) dan kelas kontrol yang menggunakan Model Pembelajaran (Discovery Learning). Pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest & posttest) dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Pengolahan data statistik dioperasikan dengan bantuan aplikasi SPSS, Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test berbantuan IBM SPSS Statistic versi 25, Dan Uji N-Gain. Independent Sample T-Test untuk mengukur perbedaan Posttest hasil belajar siswa antara kedua kelompok kelas, Sedangkan N-Gain untuk melihat seberapa besar efektif nya model pembelajaran PBL dengan bantuan Augmented Reality terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menunjukkan bahwa hasil tes siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Salatiga untuk mengukur efektivitas pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan Augmented Reality terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan berpangkat. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari rata-rata nilai uji N- Gain score kelas eksperimen 0,67 dan kelas kontrol 0,42. Dan dari hasil uji independent sample t test diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dan dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan rata-rata hasil postest kelas eksperimen dengan 30 siswa mendapat 85,33 dan kelas kontrol dengan 30 siswa mendapat 72,57. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning (pbl) berbantuan augmented reality efektif terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan berpangkat kelas VIII SMPN 5 Kota Salatiga tahun pelajaran 2025/2026

    PENAFSIRAN ESOTERIS SHALAT WUSTHA DALAM TAFSIR AL-JAILANI

    No full text
    Dalam khazanah tafsir Al-Qur’an, terdapat beragam pandangan ulama mengenai makna shalat, khususnya terkait dengan istilah shalat Wustha. Kendati demikian, secara umum para ulama bersepakat bahwa shalat Wustha merujuk pada pelaksanaan shalat dalam bentuk lahiriah sesuai dengan ketentuan syari’at, sebagaimana didasarkan pada hadits Nabi. Pandangan ini berbeda dengan penafsiran yang dikemukakan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani, seorang tokoh sufi besar yang yang lebih menitikberatkan pada aspek batiniah, intuitif dan spiritual, sehingga menghasilkan makna yang berbeda dari pemahaman mayoritas ulama. Perbedaan pendekatan ini menimbulkan corak penafsiran yang khas, di mana makna shalat Wustha tidak hanya dipahami sebagai ritual formal, melainkan juga sebagai manifestasi kedekatan rohani antara hamba dan Tuhan. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengkaji pemikiran Syekh Abdul Qadir al-Jailani dengan menggali secara mendalam persepsi, motivasi, aspirasi, ambisi, serta kontribusi intelektual beliau dalam bidang tafsir. Di samping itu, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keaslian pemikiran, mengidentifikasi keunggulan dan kelemahannya, serta mengevaluasi relevansi pemikiran beliau dalam konteks kekinian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library research), yang menjadikan Tafsir Al-Jailani sebagai sumber primer. Analisis dilakukan melalui pendekatan hermeneutik, yang memfokuskan pada penelusuran akar historis dan filosofis dari pemikiran tokoh. Melalui pendekatan ini, peneliti berupaya memahami secara lebih mendalam latar belakang dan kerangka pemikiran Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Fokus utama kajian terletak pada konsep shalat Wustha sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-Jailani, khususnya dalam membedakan antara shalat dalam kerangka syari’at dan shalat dalam dimensi tarekat. Pembatasan objek penelitian pada pemikiran Syekh Abdul Qadir al-Jailani dilatarbelakangi oleh kekhasan pendekatan beliau yang memadukan antara pemikiran intelektual dan pengalaman spiritual. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat titik temu dan perbedaan antara penafsiran beliau dan para ulama lainnya. Perbedaan tersebut tampak menonjol karena penafsiran dalam Tafsir Al-Jailani lebih banyak didasarkan pada pendekatan intuitif dan dimensi batiniah dalam memahami makna ayat. Kata kunci: Shalat Wustha, Tafsir Al-Jailani, Syekh Abdul Qadir al-Jailan

    Analisis Pengaruh

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui Analisa Pengaruh financial literacy dan electronic word of mouth terhadap pengambilan keputusan menggunakan produk bank Syariah dengan minat sebagai variable moderasi pada UMKM Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan penelitian ini menggunakan jenis data primer. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 286 responden yang diperoleh dari penyebaran kuesioner masing-masing pelaku UMKM Kota Salatiga. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh financial literacy dan electronic word of mouth terhadap pengambilan keputusan menggunakan produk bank Syariah dengan minat sebagai variabel moderasi. Berdasarkan uji MRA, minat mampu memoderasi hubungan financial literacy dan minat tidak mampu memoderasi pengaruh electronic word of mouth terhadap pengambilan keputusan menggunakan produk bank Syariah. Kebaruan dalam penelitian ini adalah belum adanya penelitian mengenai analisis pengaruh financial literacy dan electronic word of mouth terhadap pengambilan keputusan menggunakan produk bank Syariah yang dimoderasi oleh minat pada UMKM Kota Salatiga. Kata kunci : financial literacy, electronic word of mouth, minat, pengambilan keputusan

    No full text

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI HOME INDUSTRY KERAJINAN TENUN IKAT UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA PARENGAN KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN

    No full text
    Safitri, Addin. 2025. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Home Industry Kerajinan Tenun Ikat Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Parengan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan. Skripsi, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dr. Win Listyaningrum Arifin, M.A., M.Pd. Kata Kunci: Pemberdayaan; Home Industry; Tenun Ikat; Kesejahteraan masyarakat Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi proses pemberdayaan masyarakat melalui home industry tenun ikat di Desa Parengan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan. (2) Untuk menggali informasi tentang hasil dari pemberdayaan masyarakat melalui home industry tenun ikat di Desa Parengan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer yakni hasil observasi lapangan dan wawancara dalam pemberdayaan masyarakat Desa Parengan melalui home industry tenun ikat oleh pemilik home industry, pengrajin tenun ikat, dan kepala Desa Parengan. dengan data sekunder didapat dari dokumen, laporan arsip, jurnal ilmiah yang linier dengan topik penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data, reduksi data, pengujian data, serta penarikan kesimpulan. Kemudian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses pemberdayaan melalui home indsutry tenun ikat yang mencakup tahap penyadaran, pemahaman, penilaian, perencanaan, aksi, dan evaluasi hanya ditemukan dalam home idustry tenun ikat Paradila. (2) Hasil dari pemberdayaan melalui home industry tenun ikat di Desa Parengan memberikan hasil nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dalam segi pengelolaan masalah sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemberian kesempatan untuk berkembang. Yang mana mempengaruhi kesejahteraan masyarakat desa ke arah yang lebih baik

    Perkembangan Menuju Desa Wisata: Ekowisata Mangrove Pantai Kertomulyo Desa Kertomulyo Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati Tahun 2010-2022

    No full text
    Penelitian ini mengkaji proses historis transformasi kawasan pesisir Desa Kertomulyo dari daerah rawan abrasi menuju Desa Wisata Berkembang "Gong Sutra" pada periode 2010–2022. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pesisir sebelum tahun 2010, upaya konservasi awal (2010–2014), dan peralihan kawasan konservasi menjadi desa ekowisata (2014–2022). Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan: Heuristik (pengumpulan sumber arsip dan wawancara), Kritik Sumber (verifikasi keaslian dan kredibilitas data), Interpretasi (analisis fakta untuk menemukan makna sejarah), dan Historiografi (penulisan hasil penelitian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi pesisir Kertomulyo sebelum tahun 2010 merupakan warisan struktural dari konversi lahan masif menjadi pertambakan sejak era kolonial, yang secara sistematis menghilangkan vegetasi penyangga alam dan memicu abrasi parah. Upaya konservasi awal (2010–2014) yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa, meskipun berhasil menanam ribuan bibit, mengalami kegagalan sistematis pada tahap perawatan karena desain program yang gagal menumbuhkan sense of ownership kolektif pada masyarakat lokal. Titik balik terjadi pada periode 2014–2022, di mana inisiatif penanaman mangrove dihidupkan kembali secara swadaya oleh kelompok pemuda yang awalnya dimotivasi untuk mengisi waktu luang (gabut). Inisiatif ini kemudian melembaga menjadi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Tresno Segoro pada tahun 2017. Transformasi ini mencapai puncaknya dengan penetapan Desa Kertomulyo sebagai Desa Wisata Berkembang "Gong Sutra" pada tahun 2022. Desa Ekowisata Gong Sutra berhasil memadukan pilar konservasi alam (Mangrove) dengan inovasi budaya (Kesenian Baruno) dan ekonomi kreatif (UMKM Mangrove), menjadikannya model transisi komunitas dari krisis ekologis menuju pariwisata berkelanjutan. Kata Kunci: Desa Wisata, Ekowisata Mangrove, Kertomulyo, Konservasi, POKDARWI

    ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 05/PHPU.WAKO-XXIII/2025 DALAM PERSPEKTIF TEORI UTILITARIANISME JOHN STUART MILL DAN SIYASAH SYAR’IYYAH

    No full text
    Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah satu pasangan calon melawan kotak kosong pertama sekali muncul dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUUXIII/2015 yang diatur lebih lanjut dalam Pasal 54C Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada). Namun mekanisme kotak kosong ini tidak diimplementasikan dalam penyelenggaraan Pilkada Banjarbaru sebab terdapat pasangan calon yang didiskualifikasi. Pilkada Banjarbaru hanya diikuti satu pasangan calon, akan tetapi KPU Banjarbaru tidak mencetak ulang surat suara dengan dalih tidak cukup waktu sehingga suara yang mencoblos pasangan calon yang telah didiskualifikasi dihitung sebagai suara tidak sah. Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah, yakni: pertama, bagaimana isi putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 05/PHPU.WAKO-XXIII/2025 terkait perselisihan hasil suara pemilihan walikota banjarbaru tahun 2024? Kedua, bagaimana Analisis PutusanMahkamah Konstitusi Nomor 05/PHPU.WAKO-XXIII/2025 dalam persepektif Utilitarianisme John Stuart Mill Dan Siyasah Syar’iyyah?. penulis menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Sumber data diperoleh dari Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah Putusan Mahkamah Konstitusi tentang pemilihan suara ulang (PSU). Sedangkan data sekunder diambil dari undang-undang terkait, artikel ilmiah dan jurnal serta penelitian-penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan bahwa penyelenggaraan Pilkada Banjarbaru satu pasangan calon tanpa adanya kotak kosong telah bertentangan dengan asas pemilihan yang demokratis sebagaimana Pasal 18 Ayat (4) UUD 1945. Dalam hal ini menyebabkan masyarakat tidak memiliki pilihan sehingga bertentangan dengan asas penyelenggaraan pemilu, yakni asas bebas. Kemudian tambahan kewajiban KPU untuk mencetak ulang surat suara akibat diskualifikasi terhitung sejak ditetapkan sebagai pasangan calon hingga 30 hari sebelum hari pemungutan suara untuk menyesuaikan model surat suara dengan pemilihan satu pasangan calon. Dalam hal diskualifikai kurang dari 29 hari sebelum hari pemungutan suara seharusnya KPU bisa melakukan penundaan pemilihan terhitung sejak tanggal penetapan pembatalan pasangan calon guna menyesuaikan logistik Pilkada terkhusus surat suara. Pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 05/PHPU.WAKO-XXIII/2025,putusan tersebut sesuai dengan prinsip dasar Utilitarianisme John Stuart Mill Dan Siyasah Syar’iyyah

    Analisis Semiotika Roman Jakobson terhadap Al Qur’an Surah Āli ‘Imrān ayat 100-108

    No full text
    ABSTRAK Skripsi ini berjudul Analisis Semiotika Roman Jakobson Terhadap Al Qur’an Surah Āli ‘Imrān Ayat 100-108. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan teori komunikasi semiotika Roman Jakobson pada Surah Āli ‘Imrān ayat 100-108 dan mengetahui pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitik. Analisis dilakukan dengan membaca dan memahami Surah Āli ‘Imrān ayat 100–108 melalui pendekatan semiotika Roman Jakobson. Kemudia ayat-ayat tersebut diklasifikasikan berdasarkan unsur-unsur komunikasi yang membentuk kode dan memunculkan makna. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dan dilengkapi dengan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Surah Āli ‘Imrān ayat 100–108 terdapat enam faktor komunikasi semiotika menurut Roman Jakobson. Selain itu, pesan yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut meliputi larangan mengikuti Ahli Kitab yang berpotensi menyesatkan, perintah untuk bertakwa kepada Allah SWT, ajakan menjaga persatuan, serta anjuran menegakkan Amar ma’ruf nahi munkar. Kata kunci: Semiotika, Roman Jakobson, QS. Āli ‘Imrān ayat 100-10

    0

    full texts

    441

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Salatiga Online Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇