IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
    441 research outputs found

    Makna Simbol Dalam Tari Petik Teh Dusun Pagilaran Kabupaten Batang

    No full text
    Skripsi ini hasil dari penelitian lapangan dengan judul “Makna Simbol Dalam Tari Petik Teh Dusun Pagilaran Kabupaten Batang”, dengan menggunakan metode deskriptif analisis yakni pengumpulan data diperoleh melalui awancara dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbolis dalam budaya, Bagaimana prosesi pertunjukkan Tari Petik Teh di Pagilaran, Kabupaten Batang, dan Apa makna simbol yang terkandung dalam Tari Petik Teh di Pagilaran, Kabupaten Batang. Dalam penelitian ini menggunakan teori Semiotika Roland Barthes yang digunakan untuk menganalisis makna simbol dalam Tari Petik Teh Dusun Pagilaran Kabupaten Batang, teori tersebut diimplementasikan dalam penelitian ini untuk mengungkap makna simbol dalam gerakan tari tersebut. Temuan penelitian ini, ditemukan bahwasanya Tari Petik Teh Pagilaran bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan cerminan kehidupan masyarakat yang sehari-hari bergelut dengan perkebunan teh. Setiap gerakannya lahir dari aktivitas nyata pemetik teh, mulai dari berangkat bersama menuju kebun, memetik pucuk daun dengan hati-hati, hingga mengangkut hasil panen. Di balik kesederhanaannya, gerakan-gerakan tersebut menyimpan simbol-simbol yang sarat makna. Keranjang bambu yang digendong menjadi lambang kerja keras dan ketekunan, kebaya dan celana mencerminkan identitas budaya perempuan Jawa yang anggun namun praktis, sedangkan musik gamelan yang mengiringi tarian menghadirkan suasana harmoni, doa, dan kebersamaan. Melalui simbol-simbol itu, Tari Petik Teh menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, keselarasan manusia dengan alam, serta rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. Kata kunci: Makna Simbol, Tari Petik Teh, Nilai-nila

    Manajemen Pelayanan Prima Dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah Umrah di Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang

    No full text
    Mustaghfiroh, Syifa‟ Ummatul. 2025. Manajemen Pelayanan Prima Dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah Umrah di Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang. Tahun 2025. Skripsi, Salatiga: Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Rovi‟in, M.Ag. Kata Kunci: Manajemen Pelayanan Prima, Kepuasan, dan Umrah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) bagaimana manajemen pelayanan prima yang dilakukan oleh Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang dalam meningkatkan kepuasan jamaah umrah, 2) bagaimana standar operasional prosedur pelayanan prima yang ada di Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang memiliki sifat deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian didapatkan melalui data primer yakni dengan melakukan wawancara kepada pihak pimpinan, karyawan biro, serta jamaah atau alumni, diambil dari profil Wali Wisata Kabupaten Semarang. Kemudian, dalam pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) manajemen pelayanan prima yang dilakukan oleh Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang adalah dengan menerapkan teori pelayanan 6A yang meliputi Attitude, Attention, Action, Ability, Appearance, Accountability. 2) Dalam penerapan standar operasional prosedur pelayanan prima Biro Wali Wisata Kabupaten Semarang menggunakan pelayanan full service yang dilakukan dengan cara home service atau jemput bola dengan mendatangi ke rumah jamaah. Serta menerapkan 5S1R yaitu; Sapa, Salam, Senyum, Sopan, Santun, dan Ramah

    PENGARUH SELF ESTEEM DAN POLA ASUH OTORITER TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI LAPAS KELAS II A KOTA TANGERANG

    No full text
    Reza, Mahendra M. 2025. Pengaruh Self-Esteem dan Pola Asuh Otoriter Terhadap Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang. Tahun 2025. Skripsi, Salatiga: Program Studi Psikologi Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Reza Ahmadiansah, M.Si. Kata Kunci : self-esteem, pola asuh otoriter, dan penyalahgunaan narkoba Penelitian dilakukan berdasarkan beberapa tujuan, yaitu Untuk mengetahui (1) pengaruh self-esteem terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang, (2) Pengaruh pola asuh otoriter terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang, (3) Pengaruh self-esteem dan pola asuh otoriter terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu narapidana Lapas Kelas II A Kota Tangerang sebanyak 90 narapidana. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan program SPSS Statistics 25. Proses analisis dalam penelitian ini mencakup uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan analisis uji hipotesis (1) dengan nilai signifikan 0,000 (p < 0,05), sehingga (Ho ditolak) dan (Ha diterima). Nilai R Square sebesar 0,202 mengindikasikan bahwa self-esteem memberikan pengaruh sebesar 20,2% terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang. (2) Uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p < 0,05), dengan nilai R Square sebesar 0,081, yang berarti pola asuh otoriter memberikan pengaruh sebesar 8,1% terhadap penyalahgnaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang. (3) Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p < 0,05), menandakan bahwa secara simultan self-esteem dan pola asuh otoriter berpengaruh signifikan terhadap penyalahgunaan narkoba, dengan nilai R Square sebesar 0,373. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi self-esteem dan pola asuh otoriter memberikan kontribusi sebesar 37,3% terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja di Lapas Kelas II A Kota Tangerang

    Sejarah Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga Tahun 1998-2015

    No full text
    ABSTRAK Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian historis dengan judul Sejarah Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga (1998-2015). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Salatiga, mendeskripsikan sejarah lahirnya Ansor di Salatiga, serta untuk mengetahui bagaimana langkah Ansor dalam memulai fase barunya membangun eksistensi, dan perumusan identitas organisasi di tahun 2000-2015. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis, dengan tahapan yang meliputi heuristik (pengumpulan data), kritik (verifikasi), interpretasi, dan historiografi. Penulisan ini menggunakan Kerangka Konseptual Gerakan Sosial keagaman untuk menganalisis bagaimana perkembangan GP Ansor di Salatiga. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kelahiran GP Ansor di Salatiga (awal pergerakan baru tahun 1998) adalah proses unik di mana embrio Barisan Ansor Serbaguna (Banser) telah aktif lebih dulu, bahkan terlibat dalam isu Reformasi 1998, sebelum organisasi induknya terbentuk secara formal. Periode awal (2000–2010) dicirikan oleh perjuangan melawan warisan Orde Baru, kecurigaan aparat, dan stigma organisasi "pinggiran," dengan strategi fokus pada perekrutan putra-putra kiai untuk legitimasi kultural dan pembangunan citra publik melalui media. Fase 2011–2015 adalah periode akselerasi radikal yang ditandai oleh Revolusi Kultural (Anti-Seremoni), Akselerasi Kuantitatif dan Disiplin Struktural (kaderisasi rutin seperti Diklatsar Banser dan PKD), dan Pemberdayaan Strategis (selalu tampil di kegiatan ormas, LSM, dan pemerintah) untuk menegaskan ruang politik yang setara. Transformasi ini berhasil memposisikan Ansor sebagai kekuatan mobilisasi dan aktor ideologis yang signifikan di Salatiga. Kata kunci: GP Ansor, Salatiga, Pasca-Reformasi

    Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Kinerja Maqashid Syariah dengan Reputasi sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus pada Perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index 30 Tahun 2019-2024)

    No full text
    Azizah, Ana Lafi (2025). PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA MAQASHIID SYARIAH DENGAN REPUTASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di JII 30 Tahun 2019-2024). Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi S1-Akuntansi Syariah UIN Salatiga. Pembimbing: Yusvita Nena Arinta, M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Kinerja Maqashid Syariah Dengan Reputasi Sebagai Variabel Moderasi.”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2019–2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 8 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA) dengan bantuan software EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel tata kelola perusahaan tidak berpengaruh terhadap variabel Y, ariabel pengungkapan tanggung jawab perusahaan berpengaruh positif terhadap variabel Y dan Reputasi perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh hubungan antara tata kelolas perusahaan dengan kinerja maqashid syariah dan Reputasi perusahaan mampu memoderasi pengaruh hubungan antara tanggung jawab perusahaan dengan kinerja maqashid syariah Kata kunci: Tata Kelola, Tanggung Jawab Sosial, Maqashid Syariah

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PROMOSI DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MINAT MENABUNG PADA BANK SYARIAH DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA UMKM KOTA SALATIGA)

    No full text
    Amalia, Fika. 2025. Pengaruh Literasi Keuangan, Promosi, dan Lingkungan Sosial terhadap Minat Menabung pada Bank Syariah dengan Kepercayaan sebagai Variabel Intervening (Studi pada UMKM Kota Salatiga). Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi S-1 Perbankan Syariah UIN Salatiga. Pembimbing Desi Trisnawati, S.E, M.M. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Keuangan, Promosi, dan Lingkungan Sosial Terhadap Minat Menabung pada Bank Syariah Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening (Studi pada UMKM Kota Salatiga). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM di Kota Salatiga yang berjumlah 26.601 unit usaha. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 379 pelaku UMKM dengan skala mikro di Kota Salatiga. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Data yang diperoleh diolah menggunakan alat analisis IBM SPSS. Uji analisis yang digunakan adalah uji instrumen, uji statistik, uji asumsi klasik dan uji path analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa literasi keuangan dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung, sedangkan lingkungan sosial tidak berpengaruh signifikan. Literasi keuangan dan promosi juga terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan, sementara lingkungan sosial tidak berpengaruh signifikan. Selanjutnya, kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap minat menabung. Analisis mediasi membuktikan bahwa kepercayaan mampu memediasi pengaruh literasi keuangan dan promosi terhadap minat menabung, namun tidak mampu memediasi pengaruh lingkungan sosial terhadap minat menabung. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Promosi, Lingkungan Sosial, Minat Menabung, Kepercayaa

    Studi Komparatif Exchange Traded Fund Syariah dan Reksadana Syariah Sebagai Instrumen Investasi: Kajian Profitabilitas dan Keamanan Dana

    No full text
    Sitti Nurhayati (2025) Studi Komparatif Exchanged Traded Fund Syariah dan Reksadana Syariah Sebagai Instrumen Investasi: Kajian Profitabilitas dan Keamanan Dana. Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing Dr. Farkhani, S.H., S.HI., M.H. Kata Kunci: ETF syariah, Reksadana syariah, Profitabilitas, Keamanan dana Rendahnya literasi keuangan syariah masyarakat yang berdampak pada minimnya partisipasi dalam pasar modal syariah, khususnya dalam memilih instrumen investasi yang aman dan menguntungkan. Exchange Traded Fund (ETF) Syariah dan Reksadana Syariah merupakan dua instrumen investasi halal yang semakin diminati, namun keduanya memiliki karakterisitik, tingkat profitabilitas, dan keamanan dana yang berbeda. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme kerja kedua instrumen tersebut dalam mengelola dana investor serta menganalisis perbandingan profitabilitas dan keamanan dana antara ETF syariah dan reksadana syariah menurut perspektif Hukum Ekonomi Syariah Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan komparatif, yaitu membandingkan peraturan, fatwa, teori dan dokumen resmi yang mengatur ETF syariah dan reksadana syariah. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer (Undang-Undang, POJK, dan fatwa DSN-MUI) serta bahan hukum sekunder berupa literatur akademik, jurnal dan lain-lain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research), sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk menilai kesesuaian kedua instrumen dengan prinsip Maqasid Al-syariah, khususunya perlindungan harta (Hifz Al-mal) dan keadilan (Al-Adl). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara mekanisme kerja, ETF syariah dan reksadana syariah sama-sama berlandaskan akad wakalah bil ujrah. Namun berbeda dalam sistem transaksi dan likuiditas. ETF syariah diperdagangkan secara real time di bursa dengan harga pasar yang transparan, sedangkan reksadana syariah bertransaksi berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) harian melalui Manajer Investasi. Dari sisi profitabilitas, ETF syariah unggul dalam efisiensi dan fleksibelitas, sedangkan reksadana syariah lebih stabil dan aman karena dikelola secara aktif dengan pengawasan ketat oleh Dewan Pengawas Syariah dan OJK. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua instrument samasama sesuai dengan prinsip syariah, namun pilihan terbaik bagi investor bergantung pada profil risiko dan orientasi investasinya. ETF syariah bagi investor aktif, dan reksadana syariah bagi investor yang mengutamakan stabilitas dan keamanan dana

    FORMULASI PASAL 23 UU. NO. 1 TAHUN 1974 DALAM PEMBATALAN PERKAWINAN PERSPEKTIF KAIDAH FIQH PERUBAHAN HUKUM

    No full text
    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan merupakan landasan hukum utama yang mengatur institusi perkawinan di Indonesia. Namun, Pasal 23 yang mengatur pihak-pihak yang berwenang mengajukan pembatalan perkawinan masih menyisakan kelemahan sehingga menimbulkan keterbatasan akses keadilan dan perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan bentuk library research pendekatan normatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur akademik yang relevan. Selain itu, penelitian juga bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif untuk menguraikan fakta hukum dan norma yang berlaku. Kerangka teori yang digunakan adalah teori kaidah ushul fiqh Tasharruful imam ‘ala ra’iyyah manuthun bil maslahah, yang menekankan kebijakan pemimpin harus berorientasi pada kemaslahatan publik. Kedua teori ini dijadikan instrumen analisis untuk menilai efektivitas Pasal 23 dan merumuskan model pembaharuan hukum yang lebih adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 23 UU No. 1 Tahun 1974 perlu diformulasi dengan memperluas cakupan pihak yang berhak mengajukan pembatalan, sehingga tidak hanya terbatas pada pasangan, keluarga, dan pejabat tertentu, tetapi juga melibatkan aktor publik seperti Kantor Urusan Agama, lembaga perlindungan anak dan perempuan, serta aparat penegak hukum. Formulasi ini diharapkan mampu mengurangi multitafsir, meningkatkan kepastian hukum untuk mewujudkan keadilan substantif dan perlindungan kelompok rentan. Dengan demikian, hukum perkawinan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern, sejalan dengan tujuan syariat Islam, konstitusi, dan prinsip-prinsip keadilan sosial

    EFEKTIVITAS MODEL SOCIO SCIENTIFIC ISSUE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA POKOK BAHASAN GEMPA BUMI KELAS VII SMP DHARMA LESTARI TAHUN PELAJARAN 2024/2025

    No full text
    Lusiana, 2025. Efektivitas Model Socio Scientific Issue terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pokok Bahasan Gempa Bumi Kelas VII SMP Dharma Lestari Tahun Pelajaran 2024/2025. Skripsi. Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Salatiga. Dosen Pembimbing Dr. Erna Risfaula Kusumawati, M. Si. Kata Kunci: Model Socio Scientific Issue, Hasil Belajar Kognitif, Media LKPD Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui hasil belajar kognitif dengan menggunakan model Socio Scientific Issue pada siswa kelas VII SMP Dharma Lestari (2) mengetahui efektivitas terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Dharma Lestari. Riset ini, dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji seberapa efektif penggunaan model Socio Scientific Issue dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Dharma Lestari. Jenis penelitian ini adalah model kuantitatif dengan metode True Experimental dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Dharma Lestari, dan sampel dipilih memakai teknik Cluster Random Sampling, dengan kelas VII C sebagai kelompok eksperimen dan VII D sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi soal tes, lembar observasi (baik keterlaksanaan pembelajaran maupun aktivitas siswa), serta dokumentasi. Data dianalisis memakai uji Independent Sample T-Test melalui bantuan perangkat lunak SPSS versi 25.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest siswa padapokok bahasan gempa bumi di kelas eksperimen mencapai 86,14, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya 69,55. Dari hasil uji-t, diterima angka signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) tidak disetujui dan hipotesis alternatif (Ha) disetujui. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model Socio Scientific Issue secara signifikan efektif dalam mengembangkan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Dharma Lestari pada tahun ajaran 2024/2025. Efektivitas model ini juga diperkuat oleh perbandingan nilai minimal dan maksimal, di mana kelas eksperimen mencapai nilai minimum 65 dan maksimum 100, sementara kelas kontrol memiliki nilai tertinggi 90 dan terendah 45. Rata-rata skor juga mencerminkan keberhasilan pembelajaran, dengan partisipasi aktif siswa, keterlaksanaan sintaks model pembelajaran yang baik, serta respons yang sangat positif dari siswa terhadap kegiatan pembelajaran

    KEDUDUKAN DAN KEWENANGAN OMBUDSMAN INDONESIA ( Studi Komparasi ORI, Ombudsman Thailand dan Ombudsman Timor Leste

    No full text
    ABSTRAK Faiz, Muhamad Itqon. 2025. KEDUDUKAN DAN KEWENANGAN OMBUDSMAN INDONESIA (Studi Komparasi ORI, Ombudsman Thailand, dan Ombudsman Timor Leste). Skripsi, Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syar’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Dr. Farkhani, S.H., S. H., I., M.H Kata Kunci: Kedudukan, Kewenangan, Ombudsman Sebagai salah satu dari hak warga negara, pelayanan publik haruslah dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab untuk terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik sebagaimana tujuan dari negara. Dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik, pemangku kebijakan yakni pejabat publik semestinya memegang teguh prinsip umum pemerintahan yang baik dan terbebas dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme, serta maladministrasi. Namun pada kenyataannya justru berbanding terbalik dengan cita yang diharapkan, karena banyak sekali tindakan maladministrasi yang dilakukan oleh pejabat publik. Oleh karenanya, dibutuhkan pengawasan baik internal maupun eksternal sebagai sarana pendukungnya. Namun, Ombudsman yang merupakan lembaga pengawas eksternal terhadap pejabat publik, telah dibatasi kewenangannya hanya sebatas pemberi rekomendasi terhadap tindakan maladministrasi, yang berakibat pada maraknya tindakan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Oleh karenanya, penulis hendak meninjau bagaimana konstruksi kedudukan dan kewenangan Ombudsman untuk kemudian di rekonstruksi guna pembaharuan hukum dengan membandingkan dengan Ombudsman Thailand dan Timor Leste. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan komparatif, yakni menelisik perundangundangan yang mengatur tentang pelayanan publik dan Ombudsman dengan sistem perbandingan. Hasil penelitian ini menemukan perbedaan signifikan dalam kedudukan dan kewenangan Ombudsman di ketiga negara. Ombudsman Indonesia (ORI), yang didasarkan pada undang-undang, memiliki kewenangan yang luas namun rekomendasi yang dikeluarkan seringkali tidak mengikat secara hukum, menimbulkan tantangan dalam implementasinya. Sebaliknya, Ombudsman Thailand dan Ombudsman Timor Leste (PDHJ) memiliki kedudukan konstitusional. Ini memberi mereka fondasi yang lebih kuat untuk independensi. Kewenangan Ombudsman Thailand dianggap memiliki bobot politis yang lebih besar, sementara PDHJ di Timor Leste memiliki lingkup kerja yang lebih luas, termasuk hak asasi manusia dan keadilan

    0

    full texts

    441

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Salatiga Online Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇