IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
THE EFFECTIVENESS OF THINK PAIR SHARE (TPS) TECHNIQUE TO TEACH STUDENTS’ SPEAKING SKILLS AT MAN 2 SEMARANG IN THE ACADEMIC YEAR 2024/2025
Alifia, Melinda. 2025. The Effectiveness of Think Pair Share (TPS) Technique to Teach Students’ Speaking Skills at MAN 2 Semarang in the Academic Year 2024/2025. A Graduating Paper, English Education Department. Teacher Training and Education Faculty. Islamic University of Salatiga. Counselor: Dr. Mashlihatul Umami, S.Pd.I., M.A.
Keywords: Think Pair Share (TPS) Technique, Speaking, Descriptive Text
The purpose of this research was to determine the profile of students' speaking skills before and after being taught using the Think Pair Share (TPS) technique, and to assess the effectiveness of using the Think Pair Share (TPS) technique in teaching speaking skills of MAN 2 Semarang students in the academic year 2024/2025. This research applied a true-experimental design with a pre-test and post-test control group design. The participants were 55 students, divided equally into two groups: class X-6 as the experimental group, which received treatment using the TPS technique, and class X-3 as the class control group, which was taught using the lecturing method. Both groups were randomly selected through the spinner website. The data analysis techniques used were Paired Sample T-test and N-Gain. The research findings showed that the mean value of the experiment pre-test was 55.30 lower than the mean value of the post-test of 87.33. While the average value of the control pre-test was 51.57 with a post-test score of 60.86. The N-Gain value of the experiment group was 0.71 (high category), while the N-Gain of the control group was 0.18 (low category). After using the TPS technique, the students’ average score increased by (32.03%), while the control group increased by (8.72%). The experimental group T-table value of 2.056 is lower than the T-test value of 20.790, and the 2-tailed significance value is 0.000 based on statistical analysis. While the control group T-table value of 2.052 is lower than the T-test value of 6.947. This indicates that the use of the Think Pair Share (TPS) technique is an effective technique to teach speaking skills to students
Makna Fitnah Dalam Al-Qur'an Prespektif Tafsir At-Tahrir Wa At-Tanwir Karya Ibnu Asyur
Skripsi ini hasil dari penelitian kepustakaan dengan judul “Makn Fitnah dalam Al-Qur’an Prespektif Tafsir At-Tahrir Wa At-Tanwir Karya Ibnu Asyur”, dengan menggunakan metode tafsir maudhui’i (tematik) yakni mengumpulkan ayat-ayat dengan satu tema yakni fitnah . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimna penafsiran ayat fitnah dalam Al-Qur’an menurut Ibnu Asyur, analisis makna fitnah menurut Ibnu Asyur dan relevansinya di era kekinian.
Ibnu Asyur memiliki karya dalam bidang tafsir yakni kitab At-Tahrir Wa At-Tanwir. Dalam menafsirkan ayat fitnah dalam kitabnya Ibnu Asyur menggunakan banyak metode dan cukup komplit, dari segi asbabunnuzul, balaghah, nahwu dan hadits Nabi Saw.
Temuan dalam penelitan ini: kata fitnah dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 58 kali dalam 32 surah berbeda dan memiliki makna yang berbeda-beda. Dalam Bahasa Indonesia kata fitnah dimaknai sebagai tuduhan tanpa dasar untuk menjatuhkan seseorang, dalam bahasa Arab kata Fitnah memiliki makna dasar ujian dan cobaan, kemudian terdapat 4 aspek dalam pemaknaan kata fitnah. Pertama, aspek teologis dimana fitnah dimaknai sebagai keesatan, syirik, memalingkan dan mencelakakan. Kemudian aspek sosial politik dimana fitnah dimaknai sebagai kekacauan dan diserang. Ketiga aspek psikologis dimana fitnah dimaknai tipuan dan gila. Keempat aspek eskatologis dimana fitnah dimaknai sebagaibencana, siksaan dan adzab
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SALATIGA
Salsabila, Puput, Naila. 2025. Efektivitas Model Pembelajaran Probem Based Learning (PBL) Pendekatan Saintifik Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Statistika Kelas VIII SMP Negeri 6 Salatiga. Skripsi: Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Muhamad Gani Rohman, M.Pd.
Kata Kunci: Efektivitas; Problem Based Learning (PBL); LKPD; Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan saintifik berbantuan LKPD terhadap hasil belajar matematika pada materi statistika siswa kelas VIII SMP N 6 Salatiga tahun ajaran 2024/2025.
Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif yang berupa Quasi Eksperimen desain Pretest-posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B – VIII G SMP Negeri 6 Salatiga, dan menggunakan teknik pengambilan sampel Cluster Random Sampling. Dua
kelas dipilih untuk menjadi sampel yaitu kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan VIII E sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan melalui penerapan model belajar Problem Based Learning (PBL) pendekatan saintifik, sementara kelas kontrol melalui penerapan model belajar Think Pair Share (TPS). Teknik analisis yang digunakan yaitu uji normalitas, uj homogenitas, uji Paired Sample T Test, perhitungan skor N-Gain, dan uji Independent Sample T-Test.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, data yang didapatkan memiliki distribusi normal dan homogen. Selanjutnya untuk perhitungan hipotesis I yaitu dengan uji Paired Sample T Test didapatkan = 9,315 > 1,699 maka diterima dan sebesar ditolak. Untuk perhitungan N-Gain diperoleh skor N-Gain = 0,818 yang dikategorikan tinggi. Ini berarti bahwa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pendekatan saintifik berbantuan LKPD terjadi peingkatan hasil belajar. Uji Independent Sample T-Test diperoleh = 2,99 > = 1,67 maka diterima dan ditolak. Ini menggambarkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar kelas kontrol model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pendekatan saintifik berbantuan LKPD efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Salatiga
DINAMIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGUATKAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMA N 1 DAN SMA N 3 SALATIGA
Zakiah, Siti Solichatun. (2025). Dinamika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Karakter Religius Peserta Didik di SMA N 1 dan SMA N 3 Salatiga. Tesis. Salatiga. Program Pascasarjana UIN Salatiga. Dosen Pembimbing: Dr. Mukh. Nursikin, M.S.I
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menelaah dinamika pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Salatiga, (2) menelaah implikasi dinamika pembelajaran pendidikan agama islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Salatiga, (3) menelaah faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Salatiga.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naturalistik. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun untuk menguji kredibilitas data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil analisis data disajikan melalui penyampaian data deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Dinamika pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Salatiga memiliki kesamaan yaitu dinamika terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran yang dilatarbelakangi adanya pandemi covid-19, penyesuaian kurikulum baru, hingga metode pendekatan pembelajaran. (2) Implikasi dinamika pembelajaran pendidikan agama islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Salatiga adalah pembentukan dan penguatan karakter religius peserta didik yang positif, pengembangan moral dan etika, menumbuhkan pengetahuan dan keterampilan, peluang inovasi pembelajaran, penguatan pemahaman dan pengamalan nilai religius serta peran guru dan lingkungan belajar. (3) Faktor pendukung yang mempengaruhi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan karakter religius peserta didik di SMA Negeri 1 Salatiga siswa yang memiliki kesadaran sendiri, siswa memiliki tekat yang positif dalam membantu siswa lainnya, dukungan dari pimpinan sekolah, guru, dan sarana prasarana, sedangkan SMA Negeri 3 Salatiga pimpinan sekolah yang suport, adanya ekstrakuriuler SKI, dan sarana prasarana yang memadai. Selanjutnya terdapat kesamaan pada faktor penghambat yaitu faktor internal dan eksternal yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
Kata Kunci: Dinamika, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Karakter Religiu
TRANSAKSI TOKEN LISTRIK MELALUI APLIKASI BRIMO DALAM PERSPEKTIF FIQH MUAMLAH DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Chantika, Aeris Putri. 2025. Transaksi Token Listrik Melalui Aplikasi BRImo dalam Perspektif Fiqh Muamalah dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Skripsi. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Endang Sriani, M.H.
Kata Kunci: Kegagalan Transaksi, Token Listrik, BRImo, Fiqh Muamalah, Perlindungan Konsumen
Transaksi pembelian token listrik dapat dilakukan melalui berbagai platform salah satunya melalui aplikasi BRImo, namun dalam praktiknya masih terjadi kegagalan transaksi. Kegagalan transaksi dalam pembelian token listrik melalui aplikasi BRImo terjadi ketika nasabah sudah melakukan pembayaran dengan saldo dana yang telah terpotong, namun nasabah tidak mendapatkan token listrik yang telah dibeli. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kegagalan transaksi pembelian token listrik melalui aplikasi BRImo yang ditinjau dari perspektif fiqh muamalah dalam akad wakalah bil ujrah, serta dari perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) terkait hak dan kewajiban konsumen maupun pelaku usaha.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif yang bersifat yuridis sosiologis. Data primernya diperoleh melalui wawancara dengan nasabah dan pihak bank serta bukti pembayaran, sedangkan data sekunder bersumber dari website resmi Bank BRI dan aplikasi BRImo. Analisis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegagalan transaksi pembelian token listrik melalui aplikasi BRImo terjadi ketika nasabah melakukan pembayaran dan saldo telah terpotong tetapi token listrik tidak diterima. Kondisi tersebut merugikan nasabah baik secara finansial, waktu, kenyamanan, serta menurunkan tingkat kepercayaan terhadap layanan perbankan digital. Dari perspektif fiqh muamalah dalam akad wakalah bil ujrah, transaksi yang belum diganti rugi ini tidak sah karena mengandung unsur gharar yang merugikan nasabah, sehingga akad belum sempurna dan pihak bank berkewajiban menyelesaikan dengan ganti rugi secara adil. Sementara dari perspektif Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, kegagalan transaksi ini bertentangan dengan hak konsumen atas kepastian, kenyamanan, dan ganti rugi, sehingga bank dituntut untuk memperkuat sistem teknologi, meningkatkan profesionalitas pelayanan, serta menjamin perlindungan hukum bagi nasaba
PENGARUH LINGKUNGAN BROKEN HOME DAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA REMAJA SMP KOTA SALATIGA
Pratiwi, Nikmah Darma (2025). Pengaruh Lingkungan Broken Home dan Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Bullying Remaja SMP Kota Salatiga (Skripsi, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Salatiga). Pembimbing : Dr. Lilik Sriyanti, M.Si.
Kata Kunci: broken home, media sosial, bullying, remaja
Penelitian ini bertujuan untuk ; (1) mengklasifikasi variasi lingkungan broken home, variasi penggunaan media sosial dan variasi bullying pada SMP Kota Salatiga, (2) menganalisis pengaruh lingkungan broken home terhadap perilaku bullying, (3) menemukan pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying (4) menguji pengaruh lingkungan broken home dan penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying.
Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 50 siswa yang berasal dari lima sekolah, yaitu SMP Negeri 3 Salatiga, SMP Negeri 5 Salatiga, SMP Negeri 7 Salatiga, SMP Dharma Lestari, dan MTsN Salatiga. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan incidental random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga skala, yaitu skala lingkungan broken home, skala penggunaan media sosial, dan skala perilaku bullying. Ketiga instrumen tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga broken home dan penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying.
Penelitian ini menunjukkan variasi tingkat roken Home pada siswa, yaitu 18% dalam kategori buruk, 66% sedang, dan 16% baik. Pada penggunaan media sosial, 12% siswa berada dalam kategori rendah, 74% sedang, dan 14% tinggi. Sementara itu, variabel perilaku bullying menunjukkan 12% kategori rendah, 74% sedang, dan 14% tinggi. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa lingkungan Broken Home berpengaruh signifikan terhadap perilaku bullying, dengan koefisien sebesar 0,527 dan signifikansi 0,00 F tabel (3,20) dengan signifikansi 0,00, sehingga hipotesis pengaruh lingkungan broken home dan penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying diterima. Sisanya 26,4% dipengaruhi faktor lain seperti teman sebaya, lingkungan sekolah, dan lingkungan sosial
INTERPRETASI SIMBOLIK PEMBACAAN SURAT YASIN DALAM PRAKTIK RITUAL PUTER KENDI DI PONDOK PESANTREN SUNAN GIRI SALATIGA
Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam makna dibalik praktik, symbol dan kepercayaan Surat Yasin dalam ritual Puter Kendi di Pondok Pesantren Sunan Giri Salatiga. Ritual ini merupakan bentuk ikhtiar batiniah yang digunakan untuk mencari petunjuk atas peristiwa kehilangan atau pencurian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, serta teori interpretasi simbolik Clifford Geertz dan pendekatan Living Qur’an sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surat Yasin tidak hanya dipahami sebagai bacaan, tetapi sebagai simbol religius yang dipercaya membawa keberkahan dan kekuatan spiritual. Pembacaan Surat Yasin membentuk suasana batin yang khusyuk, menciptakan ketenangan dan harapan di kalangan pelaku ritual, baik imam maupun jamaah. Keyakinan terhadap ijazah serta otoritas spiritual pesantren memperkuat makna simbolik bacaan tersebut. Selain berfungsi secara spiritual, Surat Yasin juga memperkuat nilai sosial dan etika kolektif dalam penyelesaian masalah, tanpa menimbulkan konflik terbuka. Dengan demikian, Surat Yasin dalam ritual Puter Kendi berperan sebagai sarana religius yang menghubungkan dimensi spiritual, sosial, dan budaya pesantren.
Kata Kunci: Surat Yasin, Puter Kendi, Clifford Geertz, Interpratsi Simboli
TINJAUAN AKAD MUKHABARAH TERHADAP PRAKTIK KERJASAMA PERTANIAN YANG BERAKHIR DENGAN PENJUALAN OBJEK (Studi Kasus antara Mbah Y dan Pak X di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang)
Nafisah. 2025, Tinjauan Akad Mukhabarah terhadap praktik kerjasama pertanian yang berakhir dengan penjualan objek (Studi Kasus antara Mbah Y dan Pak X di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang). Skripsi. Fakultas Syari‟ah. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Endang Sriani, S.HI., M.H
Kata Kunci: Fiqh Muamalah, Kerjasama Pertanian, Penjualan.
Kerjasama pertanian yang dilakukan antara Mbah Y sebagai penggarap dan Pak X sebagai pemilik lahan di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang didasarkan pada asas kepercayaan antar kedua belah pihak, lisan dan tanpa adanya jangka waktu. Hal tersebut menimbulkan ketidakjelasan dalam mengakhiri suatu akad. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik kerjasama pertanian yang berakhir dengan penjualan objek antara mbah Y dan pak X dan bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik kerjasama pertanian yang berakhir dengan penjualan objek antara mbah Y dan pak X di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Yaitu penelitian dengn mengumpulkan data dengan wawancara dan dokumentasi mengenai praktik kerjasama pertanian yang dilakukan oleh Mbah Y dan Pak X. Penelitian ini menggunakan sumber data primer berupa wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Data sekunder yaitu data Badan Pusat Statitiska (BPS). Untuk mengecek keabsahan data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan proses triangulasi, yakni dengan membandingkan data lain. Analisis penelitian ini bersifat induktif dengan cara pengumpulan data, pengelompokan, dan analisis untuk menarik kesimpulan.
Dari hasil penelitian, praktik kerjasama pertanian yang dilakukan oleh Mbah Y sebagai penggarap dan Pak X sebagai pemilik lahan di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang awalnya dilakukan dengan kesepakatan secara lisan tanpa adanya jangka waktu pengelolaan. Namun, selama mbah Y mengelola lahan pertanian selama 5 tahun, pemilik lahan yang secara tiba-tiba menjual lahan yang dikelola oleh Mbah Y tanpa alasan dan konfirmasi. Berdasarkan analisis akad mukhabarah dari praktik kerjasama pertanian menunjukkan bahwa Mbah Y dan Pak X dalam melakukan akad rukunnya terpenuhi, akan tetapi salah satu syaratnya tidak terpenuhi yaitu tidak adanya jangka waktu pengelolaan lahan yang menyebabkan ketidakjelasan ketika akan mengakhiri kerjasama. Sehingga, berakhirnya akad kerjasama pertanian secara sepihak tersebut, menjadikan akad mukhabarah rusak (fasad).
Kata Kunci : Fiqh Muamalah, Kerjasama Pertanian, Penjualan
TINJAUAN AKAD MUKHABARAH TERHADAP PRAKTIK KERJASAMA PERTANIAN YANG BERAKHIR DENGAN PENJUALAN OBJEK (Studi Kasus antara Mbah Y dan Pak X di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang)
Kerjasama pertanian yang dilakukan antara Mbah Y sebagai penggarap dan Pak X sebagai pemilik lahan di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang didasarkan pada asas kepercayaan antar kedua belah pihak, lisan dan tanpa adanya jangka waktu. Hal tersebut menimbulkan ketidakjelasan dalam mengakhiri suatu akad. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik kerjasama pertanian yang berakhir dengan penjualan objek antara mbah Y dan pak X dan bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik kerjasama pertanian yang berakhir dengan penjualan objek antara mbah Y dan pak X di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan yuridis empiris. Yaitu penelitian dengn mengumpulkan data dengan wawancara dan dokumentasi mengenai praktik kerjasama pertanian yang dilakukan oleh Mbah Y dan Pak X. Penelitian ini menggunakan sumber data primer berupa wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Data sekunder yaitu data Badan Pusat Statitiska (BPS). Untuk mengecek keabsahan data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan proses triangulasi, yakni dengan membandingkan data lain. Analisis penelitian ini bersifat induktif dengan cara pengumpulan data, pengelompokan, dan analisis untuk menarik kesimpulan.
Dari hasil penelitian, praktik kerjasama pertanian yang dilakukan oleh
Mbah Y sebagai penggarap dan Pak X sebagai pemilik lahan di Desa Segiri Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang awalnya dilakukan dengan kesepakatan secara lisan tanpa adanya jangka waktu pengelolaan. Namun, selama mbah Y mengelola lahan pertanian selama 5 tahun, pemilik lahan yang secara tiba-tiba menjual lahan yang dikelola oleh Mbah Y tanpa alasan dan konfirmasi.
Berdasarkan analisis akad mukhabarah dari praktik kerjasama pertanian menunjukkan bahwa Mbah Y dan Pak X dalam melakukan akad rukunnya terpenuhi, akan tetapi salah satu syaratnya tidak terpenuhi yaitu tidak adanya jangka waktu pengelolaan lahan yang menyebabkan ketidakjelasan ketika akan mengakhiri kerjasama. Sehingga, berakhirnya akad kerjasama pertanian secara sepihak tersebut, menjadikan akad mukhabarah rusak (fasad). Kata Kunci: Fiqh Muamalah, Kerjasama Pertanian, Penjualan