Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
ETOS KERJA DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN TOXIC PRODUCTIVITY
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Etos Kerja Dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Toxic Productivity.” Fenomena Toxic Productivity telah menjadi permasalahan serius di era modern, istilah ini menggambarkan gaya hidup yang menempatkan kerja keras tanpa henti sebagai bentuk ideal dan mengukur keberhasilan berdasarkan tingkat produktivitas ekstrem hingga mengabaikan kesehatan fisik, mental, dan keseimbangan hidup. Al-Qur‟an menawarkan prinsip kerja yang seimbang melalui ayat-ayat yang berkaitan dengan etos kerja Qur‟ani. Rumusan masalah penelitian ini mencakup dua hal: (1) bagaimana penafsiran ayat-ayat etos kerja dalam Al-Qur‟an menurut mufassir, dan (2) bagaimana relevansi dari penafsiran ayat-ayat etos kerja dalam Al-Qur‟an terhadap Toxic Productivity. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan analisis tafsir tematik (maudhu‟i). Data primer diperoleh dari Al-Qur‟an dan kitab tafsir seperti, Tafsir Fi Zhilalil Qur‟an karya Sayyid Quthb, Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili dan Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Penelitian ini difokuskan pada ayat-ayat yang memuat kata kunci „Amal dan Ibtigha‟ yang berkaitan dengan etos kerja yaitu QS. Az-Zumar [39]: 39, QS. Al-Jumu‟ah [62]: 10, QS. Al-Qashash [28]: 73, dan QS. At-Takatsur [102]: 1-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etos kerja yang terkandung dalam Al-Qur‟an mengajarkan prinsip keseimbangan antara kerja, ibadah, dan istirahat, sehingga relevan dalam mengatasi kerja yang berlebihan (Toxic Productivity). Analisis secara global pada ayat-ayat etos kerja yang dipilih menunjukkan bahwa dalam Al-Qur‟an Allah Swt memerintahkan kepada hambanya-Nya untuk mencari penghidupan yakni dengan cara bekerja, akan tetapi adapula pembatasan untuk tidak berlebih-lebihan dalam melakukannya. Dengan demikian, Al-Qur‟an melarang umatnya untuk bersikap Toxic Productivity, karena itu merupakan perbuatan yang berlebihan, sedangkan sesuatu yang berlebihan itu dilarang. Hal ini juga membuktikan bahwa Al-Qur‟an sebagai pedoman hidup manusia yang dapat dijadikan sebagai solusi permasalahan manusia di semua zaman, dibantu dengan adanya tafsir-tafsir yang terus berkembang setiap zamannya. Kata Kunci: Toxic Productivity, Etos Kerja Qur‟ani, Tafsir Tematik, Mufassir
ENGLISH TEACHERS’ LANGUAGE ASSESSMENT LITERACY: INVESTIGATING NOVICE ENGLISH TEACHER IN IMPLEMENTING KURIKULUM MERDEKA
This research aimed at investigating novice English language teacher assessment literacy in implementing Merdeka Curriculum at State Vocational High School 3 Pekanbaru. Qualitative approach was used in this research with case study design. Interview and documentation were used to collect data. Two novice English language teachers with approximately five years of teaching experience selected through purposive sampling were the participants. The research findings indicated that novice English language teachers were aware of the importance of a variety of assessment methods, such as written tests, quizzes, and performance assessments. However, their understanding of assessment principles such as validity, reliability, assessment rubrics, and diagnostic-formative-summative assessment was still limited. Teachers also understood the need to integrate assessment with learning objectives, teaching modules, and the curriculum, although its implementation was still administrative. The use of assessment results for learning decision-making and communication of learning outcomes to various parties was also suboptimal. Furthermore, teachers demonstrated basic awareness of ethical aspects of assessment, such as confidentiality and the responsible use of grade data. These findings indicated that novice English language teacher assessment literacy in implementing Merdeka Curriculum was in practical literacy stage
PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. HARAP PANJANG DURI KECAMATAN BATHIN SOLAPAN
ABSTRAK PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. HARAP PANJANG DURI KECAMATAN BATHIN SOLAPAN ANGGA YUDHITIA NIM. 12070112565 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen konflik dan etos kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Harap Panjang Duri Kecamatan Bathin Solapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manajemen konflik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,654 > 0,05; (2) Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan 0,036 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial etos kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam mempengaruhi kinerja karyawan dibandingkan dengan manajemen konflik. Namun demikian, secara simultan manajemen konflik dan etos kerja belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, peningkatan kinerja karyawan di PT. Harap Panjang Duri Kecamatan Bathin Solapan lebih efektif dilakukan melalui penguatan etos kerja karyawan, disertai dengan perbaikan pengelolaan konflik agar tidak berdampak negatif terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: Manajemen Konflik, Etos Kerja, Kinerja Karyawa
STRATEGI PEMASARAN JASA FILLING PT. RIAU MANDALA PUTRA DURI RIAU
Strategi pemasaran jasa filling pada PT. Riau Mandala Putra menghadapi tantangan besar berupa persaingan dari 100 lebih kompetitor dan kenaikan biaya operasional alat berat sebesar 12%. Tujuan utamanya adalah merumuskan langkah taktis untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di industri konstruksi Riau. Melalui metode deskriptif kualitatif, ditemukan bahwa optimalisasi pemasaran digital dan efisiensi biaya merupakan solusi krusial. Simpulannya, penguatan kemitraan strategis dan adaptasi teknologi menjadi kunci utama dalam menjaga loyalitas pelanggan serta memperluas pangsa pasar. Kata Kunci : Jasa Filling, Konstruksi, Strategi Pemasaran
EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU
ABSTRAK EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU OLEH : SALSABILA SEPTIANI 12170521943 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja pegawai pada Kantor Camat Seberida Kabupaten Indragiri Hulu serta mengidentifikasi faktorfaktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri dari camat, sekretaris camat, pegawai, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Kerangka teori menggunakan kriteria efektivitas Steers yang mencakup produktivitas, kemampuan adaptasi, kepuasan kerja, dan pencarian sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja pegawai belum optimal. Meskipun pencapaian target kerja dan kemampuan adaptasi pegawai cukup baik, efisiensi waktu pelayanan dan disiplin kerja masih memerlukan perbaikan signifikan. Proses pelayanan sering melebihi waktu standar yang ditetapkan dalam SOP, dan data absensi menunjukkan tingginya angka ketidakhadiran tanpa keterangan, khususnya pada tahun 2024 dengan 60 kasus. Keterbatasan sarana dan prasarana juga menghambat efisiensi operasional. Faktor penghambat utama yang teridentifikasi adalah ketidakkonsistenan penerapan disiplin kerja dan keterbatasan infrastruktur pendukung pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan perbaikan menyeluruh dalam penegakan disiplin, pengembangan kompetensi pegawai, dan peningkatan infrastruktur untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik di Kantor Camat Seberida. Kata Kunci : efektivitas, kinerja pegawai, pelayanan publik, disiplin kerja, kantor cama
PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS, RELIGIUSITAS, REVIEW PRODUK, DAN PRICE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HNI HPAI DI PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Health Consciousness, Religiusitas, Review Produk, dan Price terhadap keputusan pembelian produk HNI HPAI di Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen muslim produk HNI HPAI di Kota Pekanbaru dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Health Consciousness secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,131 > 1,985 t tabel. Religiusitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 4,798 > 1,985 t tabel. Review Produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 5,345 > 1,985 t tabel dan Price secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,572 > 1,985 t tabel. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,505 menunjukkan bahwa keempat variabel independen mampu menjelaskan 50,5% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa health consciousness, religiusitas, review produk, dan price menjadi faktor penting yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk herbal halal HNI HPAI di Pekanbaru. Kata Kunci: Health Consciousness, Religiusitas, Review Produk, Price, Keputusan Pembelian
THE EFFECT OF THE STUDENTS’ PERCEPTION IN USING GRAMMARLY APPLICATION AND WRITING MOTIVATION TOWARD STUDENTS’ WRITING ABILITY ON VOCATIONAL HIGH SCHOOL 1 RIMBA MELINTANG ROKAN HILIR
This study aims to analyze the effect of the students’ perception using Grammarly application and writing motivation toward students’ writing ability on vocational High School 1 Rimba Melintang Rokan Hilir. This type of research is quantitative. The sample used was 125 students. Data collection techniques with questionnaires. Data analysis techniques with regression and multiple regression. The results of the study Grammarly application has a significant effect on student writing ability at SMKN 1 Rimba Melintang. This is based on the results of the t-test, the calculated t value is 2.274 with a sig. value of 0.011. This value is greater when compared to the t-table value at df = 125-3, which is 122 with a significance value of 5% of 1.980. Writing motivation partially does not have a significant effect on student writing ability at SMKN 1 Rimba Melintang. This is based on data analysis obtained with a t-count value of 0.544 with a sig. value of 0.588. This value is smaller when compared to the t-table value at df = 125-3 which is 122 with a significant value of 5% worth 1,980. Simultaneously or together, grammar application and writing motivation have a significant effect on student writing ability at SMKN 1 Rimba Melintang. This is based on the results of the F test which shows the calculated F in the ANOVA table, the calculated F value in the ANOVA table is 4.969 and at a significance level of 0.032 Keywords: Grammarly application, writing motivation, writing ability, SMKN 1 Rimba Melintan
PENGARUH IMPLEMENTASI METODE ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE SISWA KELAS IV UPT SDN 028 RIMBO PANJANG KABUPATEN KAMPAR
Citra Mastika (2025): Pengaruh Implementasi Metode Role playing Terhadap Keterampilan Berbicara Ditinjau dari Self confidence Siswa Kelas IV UPT SDN 028 Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran role playing dan self confidence terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV UPT SDN 028 Rimbo Panjang, serta untuk mengetahui pengaruh interaksi keduanya dan perbedaan keterampilan berbicara siswa berdasarkan tingkat self confidence pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2×2. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas IV yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data keterampilan berbicara diperoleh melalui tes unjuk kerja, sedangkan data self confidence dikumpulkan menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA dua jalur pada taraf signifikansi 0.05 setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa dengan nilai F hitung = 4.251 dan Sig. = 0.045 < 0.05. Self confidence juga berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa dengan nilai F hitung = 37.931 dan Sig. = 0.000 < 0.05. Selain itu, terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara metode role playing dan self confidence terhadap keterampilan berbicara siswa dengan nilai F hitung = 6.974 dan Sig. = 0.011 < 0.05. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen, siswa dengan self confidence tinggi memiliki rata-rata keterampilan berbicara sebesar 84.00, sedangkan siswa dengan self confidence rendah sebesar 65.00. Pada kelas kontrol, siswa dengan self confidence tinggi memiliki rata-rata keterampilan berbicara sebesar 73.33, sedangkan siswa dengan self confidence rendah sebesar 66.54. Temuan ini menunjukkan bahwa self confidence tetap memberikan kontribusi terhadap keterampilan berbicara siswa, baik pada pembelajaran menggunakan metode role playing maupun metode ceramah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode role playing dan self confidence berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa secara parsial, interaktif, serta berdasarkan perbedaan tingkat self confidence. Oleh karena itu, metode role playing disertai penguatan self confidence direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Role playing, Self confidence, Keterampilan Berbicar
KONTEKSTUALISASI FRASA ḤIMLU BA‘ĪR DAN ZA‘ĪM DALAM Q.S YUSUF AYAT 72 PERSPEKTIF EKONOMI DIGITAL
Penelitian ini mengkaji penafsiran QS. Yusuf ayat 72 dan relevansinya dalam konteks ekonomi digital, khususnya praktik sistem komisi dalam affiliate marketing, mengingat ayat tersebut kerap dijadikan dasar normatif kebolehan akad ju‘ālah tanpa disertai kajian tafsir yang komprehensif terhadap makna frasa ḥimlu ba‘īr dan za‘īm. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tahlili dan metode studi kepustakaan, dengan sumber data primer berupa Tafsir al-Qurṭubī sebagai representasi tafsir klasik bercorak ahkām dan Tafsir alMunīr karya Wahbah az-Zuḥailī sebagai tafsir kontemporer, serta didukung literatur fikih muamalah dan kajian ekonomi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Yusuf ayat 72 mengandung legitimasi syar‘i terhadap praktik pemberian imbalan atas keberhasilan suatu pekerjaan yang dikenal sebagai akad ju‘ālah, di mana imbalan hanya diberikan apabila hasil yang disyaratkan tercapai. Dalam konteks ekonomi digital, mekanisme komisi dalam affiliate marketing memiliki kesesuaian konseptual dengan akad ju‘ālah karena berbasis pay for result, dengan adanya sistem penjaminan dan transparansi transaksi. Dengan demikian, QS. Yusuf ayat 72 tetap relevan sebagai landasan normatif dalam praktik ekonomi digital kontemporer selama dijalankan sesuai prinsip keadilan, transparansi, amanah, serta terhindar dari unsur gharar, riba, dan maysir, sehingga QS. Yusuf ayat 72 tetap relevan sebagai landasan normatif dalam praktik ekonomi digital kontemporer. Kata Kunci: QS. Yusuf ayat 72, ḥimlu ba‘īr, za‘īm, Ekonomi Digital, Affiliate Marketin
PENGARUH PENERAPAN METODE SOSIODRMA BERBASIS MEDIA ROULETTE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN MATERI AKHLAK PADA PEMBELAJARAN PAI SISWA SMA N 1 MANDAU
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan penggunaan metode sosiodrma berbasis media roulette terhadap pemahaman materi akhlak pada siswa, serta membandingkan keduanya dengan menggunaan metode dan media konvensional. Jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan desain pret-est dan post-test control group design dengan uji SPSS versi 24. Populasi kelas XII dengan sampel penelitian terdiri dari XII.5 dan XII.10 di SMA Negeri 1 Mandau yang dipilih secara random sampling, masing-masing sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan metode sosiodrama berbasis media roulette dan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Teknik analisis data ditunjukkan dengan taraf signifikansi yang bernilai lebih dari 0,005 atau p>0,005 bahwa seluruh data berdistribusi normal. Hasil uji ANOVA menunjukan nilai pretest sebesar 0,123 > 0,05 bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan, hasil posttest menunjukkan nilai sebesar 0,000 (0,05), berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok setelah pembelajaran. Nilai rata-rata kelas eksperimen 93,90 jauh lebih tinggi dibandingkan kelas control 71,35, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05). Uji t, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 menegaskan bahwa terdapat perbedaan pemahaman yang sangat signifikan setelah perlakuan, dengan kelas eksperimen dengan peningkatan pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji regresi, motivasi belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman materi akhlak. Ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman materi akhlak siswa tidak semata-mata dipengaruhi oleh motivasi belajar, melainkan lebih dominan dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung, penghayatan peran, serta proses refleksi nilai yang terjadi selama kegiatan sosiodrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan pemahaman terhadap materi akhlak dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa dengan menggunakan metode sosiodrama berbasis media roulette dibandingkan metode konvensional. Dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, ekspresif, megalami proses internalisasi nilai-nilai akhlak yang lebih mendalam