Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PEMANFAATAN BANK MINI TERHADAP MINAT MENABUNG SISWA JURUSAN AKUNTANSI
ABSTRAK Nurlia (2025) : Pengaruh Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Bank Mini Terhadap Minat Menabung Siswa SMKN 7 Pekanbaru Ju-rusan Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh literasi keuangan dan pemanfaatan bank mini terhadap minat menabung siswa SMKN 7 Pekanbaru Jurusan Akuntansi, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian siswa Jurusan Akuntansi SMKN 7 Pekanbaru. Objek penelitian meliputi literasi keuangan, pem-anfaatan bank mini, dan minat menabung. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Jurusan Akuntansi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability random sampling berdasarkan rumus Isaac dan Michael, sehingga diperoleh sampel sebanyak 125 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap minat menabung sebesar 21,8%, dan pemanfaatan bank mini berpengaruh sebesar 37,7%. Secara simultan, literasi keuangan dan pemanfaatan bank mini berpengaruh terhadap minat menabung sebesar 39,4%, sedangkan 60,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pemanfaatan Bank Mini, Minat Menabung
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND SISWA SMP
ABSTRAK Rizky Ananda Putri (2025): Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau Dari Habits Of Mind Siswa SMP Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah model discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa, ditinjau dari aspek habits of mind. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu eksperimen, dengan desain penelitian berupa factorial experimental design. Penelitian diselenggarakan di SMP Negeri 5 Bathin Solapan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga kelas VII.A ditetapkan sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas VII.D sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data mencangkup tes, angket, dan observasi. Instrumen yang digunakan meliputi soal tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket habits of mind, serta lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji ANOVA dua arah, dapat disimpulkan 1) Terdapat ketidaksamaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar dengan model discovery learning dan mereka yang mendapatkan pembelajaran konvensional. 2) Kemampuan berpikir kritis matematis berbeda pada siswa dengan tingkat habits of mind tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak ditemukan interaksi antara model pembelajarandan habits of mind terhadap kemampuan berpikir kritis matematis.Berdasarkan hal tersebut, menurut keseluruhan diambil suatu kesimpulan bahwa model discovery learning memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari habits of mind siswa di SMP Negeri 5 Bathin Solapan. Kata kunci : Berpikir Kritis, Discovery Learning, Habits of Min
PENGEMBANGAN FILM PENDEK ANIMASI BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) PADA MATERI KIMIA HIJAU (GREEN CHEMISTRY)
Pengembangan film pendek animasi berbasis socio-scientific issues (SSI) pada materi kimia hijau ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang berhubungan dengan isu sosial yang ada di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pelajaran berupa film pendek animasi, mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran berupa film pendek animasi berbasis SSI pada materi kimia hijau. Metode penelitian yang digunakan DDR yaitu (analysis, design, development, and evaluation). Penelitian ini menghasilkan 1 soft file film pendek animasi dengan durasi 13 menit 122 detik dan ukuran file 75,01 mb. Media film pendek animasi berbasis SSI pada materi kima hijau ini telah melewati tahap uji validasi dari ahli materi dan ahli media dan para ahli memiliki kelayakan yang sangat baik dengan secara berurutan 88% dan 92%. Berdasarkan hasil uji praktikalitas oleh guru kimia diperoleh 94% dengan predikat sangat praktis, dikarenakan mampu memberikan kepraktisan dalam menunjang pembelajaran. Data hasil angket respon peserta didik diperoleh 90% dengan predikat sangat menarik. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan film pendek animasi berbasis SSI pada materi kimia hijau memiliki kelayakan yang sangat baik dan kepraktisan yang sangat tinggi sehingga dapat digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran kimia pada materi kimia hijau. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Film Pendek Animasi, Socio-Scientific Issues, Kimia Hija
ANALISIS PERAN PID TERHADAP KINERJA SLIDING MODE CONTROLLER (SMC) PADA SISTEM AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR (AVR)
Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan tegangan terminal generator sinkron, terutama saat terjadi perubahan beban dan gangguan eksternal. Pengendali konvensional seperti PID banyak digunakan, namun kurang efektif dalam menghadapi ketidakpastian parameter dan dinamika plant yang kompleks. Metode Sliding Mode Control (SMC) dikenal memiliki sifat robust, akan tetapi SMC static tidak mampu menangani sistem orde tinggi seperti AVR orde tiga dan secara teoritis cenderung menimbulkan fenomena chattering yang menyebabkan respons sistem kurang halus. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan pendekatan Hybrid SMC–PID yang mengombinasikan ketangguhan SMC dengan kemampuan PID sebagai kompensator dalam mereduksi chattering dan memperhalus dinamika transien sistem. Metodologi penelitian meliputi pemodelan matematis AVR orde tiga, perancangan pengendali SMC, serta integrasi PID sebagai pengendali pendamping. Simulasi dilakukan pada berbagai skenario pengujian, meliputi perubahan referensi, gangguan noise, gangguan step disturbance, dan perubahan beban. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pengendali Hybrid SMC–PID mampu meningkatkan kinerja regulasi tegangan dengan nilai overshoot rendah sekitar 0,48%, waktu tunak berkisar antara 15–17 detik, serta steady-state error di bawah 0,2 V pada kondisi perubahan beban, yang secara signifikan lebih kecil dibandingkan pengendali SMC statis. Selain itu, pada pengujian gangguan noise pada sinyal keluaran, sistem tetap stabil dengan fluktuasi tegangan yang terkendali di sekitar setpoint. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan Hybrid SMC–PID efektif dalam mengatasi keterbatasan SMC statis pada sistem AVR orde tiga serta meningkatkan kestabilan, kehalusan respons, dan robustness sistem secara keseluruhan
FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PADA PT. PERMODALAN EKONOMI RAKYAT (PER) CABANG UJUNG BATU PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
ABSTRAK Ahmad Qodri, (2025): Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Pada Pt. Permodalan Ekonomi Rakyat (Per) Cabang Ujung Batu Perspektif Ekonomi Syariah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi, kurangnya konsentrasi, dan kedisiplinan karyawan PT PER dslam menjalankan kinerjanya, ditambah lagi ketika pimpinan tidak mengawasi langsung di kantor, sehingga faktor kepemimpinan, kedisiplinan, dan motivasi dipandang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan, dan motivasi terhadap kinerja karyawan, serta mendeskripsikan kinerja karyawan PT. PER dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif untuk menelaah faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan PT. Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) Cabang Ujung Batu berdasarkan perspektif ekonomi syariah. Penelitian lapangan ini melibatkan satu orang pimpinan sebagai informan utama dan lima orang karyawan sebagai informan pendukung, dengan fokus kajian pada aspek kepemimpinan, kedisiplinan, dan motivasi kerja. Data diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian terkait faktor-faktor kinerja karyawan PT PER Ujung Batu Rokan Hulu dipengaruhi oleh Faktor kepemimpinan, kedisplinan dan motivasi. Dari faktor kepemimpinan, kepemimpinan di PT PER menunjukkan kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif dan konsisten, hal ini memberikan peran untuk menciptakan budaya kerja yang kondusif sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan. Dari faktor kedisiplinan, karyawan di PT PER sudah taat terhadap Standar Operasional Kinerja (SOP) diwujudkan dengan memanfaatkan waktu secara efektif, serta menyelesaikan tugas tepat waktu. Hal ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan PT PER. Dari faktor motivasi, motivasi kerja dimulai dari diri sendiri. Selain itu juga motivasi dari perusahaan melalui sistem penghargaan, pencapaian target kerja dan kesempatan pengembangan diri. Hal ini mampu mendorong peningkatan semangat dan produktivitas karyawan. Dalam perspektif ekonomi syariah, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan PT PER dari aspek kepemimpinan sudah sesuai dengan perspektif ekonomi syariah melalui aspek kualitas kepemimpinan seperti yang diterapkan oleh Rasulullah SAW. Dari aspek kedisplinan, kedisiplinan di PT PER sudah sesuai dengan perspektif ekonomi syariah dalam aspek menaati aturan kerja seperti dalam surah Al-asr ayat 3. Dari aspek motivasi, motivasi kerja karyawan berdasarkan kriteria dalam perspektif syariah belum sesuai, karena di PT PER, terdapat karyawan yang sudah mencapai target kinerjanya, namun tidak diberikan penghargaan oleh Pimpinan, hal ini dapat menjadi berkurangnya motivasi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya. Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Kepemimpinan, Kedisiplinan, Motivasi Kerj
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR REFLEKTIF SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan berfikir reflektif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan desain yang digunakan adalah nonequivalent posttest-only control group design . Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 6 Pekanbaru, dengan menggunakan teknik Purposive Sampling maka diperoleh kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data yaitu soal tes kemampuan berfikir reflektif, lembar observasi, dan dokumen penting. Teknik analisis data menggunakan uji t . Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa: terdapat pengaruh kemampuan berfikir reflektif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Maka model pembelajaran Creative Problem Solving dapat digunakan untuk mempengaruhi kemampuan berfikir reflrktif siswa Kata kunci : Creative Problem Solving, Kemampuan Berfikir Reflekti
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda pengerjaan tugas sekolah yang sering dialami oleh siswa dan dapat berdampak negatif. Salah satu faktor internal yang diduga berperan dalam munculnya prokrastinasi akademik adalah efikasi diri, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMAN 1 XIII Koto Kampar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 200 siswa yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Berdasarkan analisis hipotesis dengan korelasi product moment dari pearson diperoleh nilai korelasi (R) sebesar 0,378 dengan signifikansi 0,000. Dengan demikian penelitian ini diterima, yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik. Uji koefisien determinasi diperoleh nilai adjust R Squared sebesar 0,143, menunjukkan bahwa efikasi diri memberikan kontribusi sebesar 14,3% terhadap prokrastinasi akademik, sedangkan 85,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian in
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU MUATAN LOKAL BUDAYA MELAYU RIAU DALAM PERSPEKTIF NILAI -NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 MANDAU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kompetensi kepribadian guru sebagai instrumen utama dalam mentransformasikan nilai kearifan lokal yang religius kepada siswa SMK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kompetensi kepribadian guru BMR, menganalisis kesesuaiannya dengan perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi kepribadian guru BMR di SMK Negeri 2 Mandau terwujud dalam sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah yang terintegrasi dalam perilaku "Tahu Diri" dan menjaga "Marwah". (2) Terdapat kesesuaian mutlak antara nilai budaya Melayu dengan PAI berdasarkan prinsip Adat bersendikan Syarak. (3) Faktor pendukung utama adalah kedalaman spritualitas pribadi guru dan ekosistem sekolah yang agamis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepribadian guru merupakan uswatun hasanah yang krusial dalam pembentukan karakter remaja SMK
PENGARUH MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) DAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan abad ke-21 yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dan Group Investigation (GI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di UPT SDN 001 Petapahan. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas IV yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelas eksperimen menggunakan model CORE dan kelas kontrol menggunakan GI. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, serta uji t-independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CORE dan Group Investigation sama-sama memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan model CORE dan siswa yang belajar menggunakan model Group Investigation. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua model pembelajaran tersebut memiliki efektivitas yang relatif sama dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, meskipun diterapkan melalui pendekatan pembelajaran yang berbeda. Dengan demikian, model CORE dan Group Investigation dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS
DESAIN PENGENDALI LINEAR QUADRATIC REGULATOR (LQR) UNTUK PENGENDALIAN TEGANGAN PADA SISTEM AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR (AVR)
Sistem Automatic Voltage Regulator (AVR) berfungsi menjaga kestabilan tegangan terminal generator sinkron agar tetap konstan meskipun terjadi perubahan beban atau gangguan eksternal. Pengendali konvensional seperti PID sering digunakan, namun memiliki keterbatasan dalam menghadapi perubahan parameter sistem dan gangguan besar. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penerapan pengendali Linear Quadratic Regulator (LQR) yang mampu menghasilkan respon sistem optimal dan stabil. Perancangan dilakukan melalui pendekatan heuristik dalam menentukan matriks pembobot Q dan R untuk memperoleh kombinasi bobot yang memberikan steady-state error minimum dan respon sistem yang cepat tanpa overshoot berlebih. Hasil simulasi dan analisa menunjukkan bahwa pengendali LQR dapat meningkatkan kestabilan dan kecepatan respon sistem AVR. Kata kunci: AVR, LQR, Pengendalian Optimal