Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
Not a member yet
    59215 research outputs found

    ANALISIS PENAFSIRAN Q.S. AL-HADID AYAT 22-23 PERSPEKTIF TAFSIR AT-TAḤRĪR WA AT-TANWĪR KARYA IBNU ‘ĀSYŪR DAN KONTEKSTUALISASINYA TERHADAP KONSEP SELF COMPASSION

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan psikologis pada manusia modern yang menuntut adanya pemahaman al-Qur‘an yang relevan dengan kebutuhan ketenangan jiwa. Rumusan masalah penelitian ini meliputi bagaimana penafsiran Ibnu ‗Āsyūr terhadap Q.S. Al-Hadid ayat 22–23 serta bagaimana nilai-nilai self compassion mindfulness, self-kindness, dan common humanity dapat dikontekstualisasikan melalui ayat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan analisis tematik berbasis tafsir. Sumber data utama penelitian ini adalah Tafsir At-Taḥrīr wa At-Tanwīr karya Ibnu ‗Āsyūr, didukung oleh literatur tafsir dan psikologi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu ‗Āsyūr menafsirkan Q.S. Al-Hadid ayat 22–23 sebagai penegasan bahwa seluruh peristiwa kehidupan telah ditetapkan dalam lauh mahfudz dengan tujuan membentuk keseimbangan emosional manusia, yaitu tidak berlebihan dalam kesedihan maupun kegembiraan. Nilai ini sejalan dengan konsep self compassion, di mana mindfulness tercermin dalam kesadaran menerima takdir, self kindness tampak dalam larangan menyakiti diri melalui emosi yang berlebihan, dan common humanity tergambar dalam pemahaman bahwa ujian hidup merupakan pengalaman universal manusia. Dengan demikian, Q.S. Al-Hadid ayat 22–23 mengandung nilai spiritual yang relevan dalam mendukung ketenangan batin dan kesehatan psikologis manusia masa kini. Kata Kunci: Ibnu ‗Asyur, Self compassion, mindfulness, self-kindness, common humanit

    RELEVANSI PENAFSIRAN MUHAMMAD QURAISH SHIHAB TENTANG KEMAHRAMAN ANAK TIRI TERHADAP PENERAPAN PASAL 39 AYAT 2 KOMPILASI HUKUM ISLAM

    No full text
    ABSTRAK Mashithah Ainina Al-Azkia, (2026) : Relevansi Penafsiran Muhammad Quraish Shihab Tentang Kemahraman Anak Tiri Terhadap Penerapan Pasal 39 Ayat 2 Kompilasi Hukum Islam Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep kemahraman anak tiri dalam konteks hukum Islam Indonesia, khususnya terkait Pasal 39 ayat 2 Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang mengatur larangan perkawinan antara seorang pria dengan anak tiri setelah terjadi hubungan suami istri (dukhul) antara ayah tiri dan ibu anak tiri. Namun, terdapat perbedaan pemahaman yang signifikan dari Muhammad Quraish Shihab yang juga mensyaratkan adanya asuhan atau pemeliharaan anak tiri oleh ayah tirinya agar status kemahraman itu berlaku Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah adanya perbedaan penafsiran antara KHI Pasal 39 ayat 2 yang mensyaratkan dukhul sebagai dasar kemahraman anak tiri, dengan pandangan Muhammad Quraish Shihab yang menambahkan adanya asuhan atau pemeliharaan anak tiri oleh ayah tirinya. Perbedaan ini menimbulkan ketidakjelasan dalam penerapan hukum, terutama dalam menghadapi realitas sosial keluarga modern di Indonesia, sehingga Perbedaan ini menimbulkan kebutuhan untuk mengkaji relevansi antara ketentuan KHI dan tafsir Muhammad Quraish Shihab untuk menyesuaikan hukum Islam dengan konteks sosial Indonesia. Penelitian ini berbentuk studi pustaka (library research). Objek penelitian ini adalah status kemahraman anak tiri. Sumber data yang digunakan yakni data primer, yaitu Kitab Tafsir Al-Mishbah dan kompilasi hukum islam, dan data sekunder berupa buku dan jurnal-jurnal yang relevan dengan judul atau tema penulisan skripsi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa relevansi kemahraman anak tiri dalam Pasal 39 ayat 2 KHI dengan pandangan Muhammad Quraish Shihab sangat penting dalam konteks hukum dan sosial di Indonesia. KHI memberikan kepastian hukum serta menjaga moralitas dan tatanan keluarga. Sedangkan tafsir Quraish Shihab melengkapi dengan menambahkan dimensi sosial dan kemanusiaan. Pendekatan ini membantu memperjelas status hukum anak tiri dalam kerangka yang lebih kontekstual dan sesuai dengan dinamika keluarga modern. Dengan demikian, perpaduan antara ketentuan KHI dan tafsir Muhammad Quraish Shihab menciptakan keseimbangan efektif antara kepastian hukum dan kemaslahatan sosial yang penting untuk diterapkan dalam masyarakat Indonesia

    PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DI PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS

    No full text
    MUHAMMAD REHAN : PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DI PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS,,,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dapat memperkuat kearifan lokal di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Pulau Rupat memiliki kekayaan tradisi budaya seperti ritual Mandi Safar, Tari Zapin Api, pantun tradisional, serta semangat gotong royong yang mengakar dalam kehidupan masyarakat pesisir. Seluruh warisan budaya ini merupakan cerminan hidup dari kearifan lokal yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku wisata, masyarakat lokal, serta pemangku kepentingan dari unsur pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Pulau Rupat telah melibatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek, seperti pengelolaan homestay, penyelenggaraan festival budaya, hingga produksi kuliner khas daerah. Namun, keterlibatan masyarakat masih bersifat seremonial dan belum optimal dalam pengelolaan atraksi budaya secara rutin. Selain itu, terdapat tantangan lain seperti infrastruktur yang belum memadai, kurangnya promosi digital, serta minimnya pelatihan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pengembangan pariwisata yang berlandaskan pada partisipasi aktif masyarakat dan integrasi kearifan lokal sebagai identitas utama destinasi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku usaha, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Pulau Rupat memiliki potensi besar untuk menjadi model pariwisata berkelanjutan yang memperkuat jati diri lokal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kata kunci: Pengembangan Pariwisata, Pariwisata Berbasis Masyarakat, kearifan lokal, pulau rupat

    OPTIMALISASI KADAR BIOETANOL DARI NASI BASI MENGGUNAKAN CAMPURAN AIR KELAPA TUA DENGAN METODE SIMULTANEOUS SACCHARIFICATION AND FERMENTATION (SSF)

    No full text
    Limbah nasi basi merupakan sampah organik yang kaya karbohidrat dan berpotensi dikonversi menjadi bioetanol sebagai sumber energi alternatif. Namun, fermentasi menggunakan air biasa menghasilkan kadar etanol yang rendah, sehingga diperlukan media kaya nutrisi seperti air kelapa tua untuk mengoptimalkan hasil fermentasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi kadar dan kandungan energi bioetanol dari nasi basi dengan menerapkan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) serta mengganti media air biasa dengan air kelapa tua. Proses fermentasi dilakukan pada 250 g nasi basi dengan variasi media air biasa (50 g, 150 g, dan 250 g) sebagai kontrol, serta air kelapa tua dengan variasi yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SSF dengan media air kelapa tua menghasilkan performa lebih tinggi dibandingkan air biasa. hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan air kelapa tua dengan metode SSF mampu menoptimalkan produksi bioetanol, di mana variasi 150 g optimal untuk energi kalor dan 250 g optimal untuk konsentrasi kadar

    PENGARUH SELF-EFFICACY DAN SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SANTRI PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI PONDOK PESANTREN DARUT TARBIYAH ISLAMIYAH PANYABUNGAN

    No full text
    ABSTRAK Asri Yanti Siregar (2025): Pengaruh Self-efficacy dan Self-regulated Learning Terhadap Hasil Belajar Santri Pada Mata Pelajaran Fikih di Pondok Pesantren Darut Tarbiyah Islamiyah Panyabungan Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa self-efficacy dan self-regulated learning memiliki pengaruh terhadap hasil belajar santri pada mata pelajaran Fikih. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar Fikih, pengaruh self-regulated learning terhadap hasil belajar Fikih, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap hasil belajar santri pada mata pelajaran fikih di Pondok Pesantren Darut Tarbiyah Islamiyah Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Populasi penelitian mencakup seluruh santri di pondok pesantren tersebut, sedangkan sampel penelitian berjumlah 218 santri yang dipilih secara acak melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi dan angket, kemudian dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Uji hipotesis dilakukan dengan regresi yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hipotesis pertama, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara self-efficacy terhadap hasil belajar Fikih. Nilai thitung lebih besar daripada ttabel (3,630 > 1,971) dengan tingkat signifikansi 0,000 1,971) dengan nilai signifikansi 0,000 3,88) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,239 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 23,9% terhadap hasil belajar Fikih, sedangkan sisanya sebesar 76,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kata Kunci: Self-efficacy, Self-regulated learning, Hasil belajar, Fikih, Pondok pesantre

    ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN SAPI BALI DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha peternakan sapi Bali di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2025 menggunakan metode survei melalui teknik wawancara dengan seluruh populasi peternak sapi bali yang berjumlah delapan orang. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik peternak, biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usaha. Analisis data dilakukan dengan menghitung biaya produksi, total penerimaan, serta pendapatan dan kelayakan usaha. Selain itu, analisis kelayakan usaha dilakukan dengan menggunakan nilai rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak didominasi usia produktif, tingkat pendidikan dasar, dan seluruh peternak berjenis kelamin laki-laki. Biaya produksi terbesar pada kedua tipe peternak berasal dari pembelian bakalan dan pakan, disusul biaya kesehatan dan biaya operasional. Sumber penerimaan usaha peternakan sapi Bali di Kecamatan Tembilahan berasal dari penjualan sapi sebagai penerimaan utama, sedangkan penerimaan tambahan diperoleh dari pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Total penerimaan peternak dengan kepemilikan <5 ekor adalah Rp.237.900.000 dengan pendapatan Rp.43.800.000 per periode, sedangkan penerimaan peternak dengan kepemilikan ≥5 ekor sebesar Rp.501.100.000 dengan pendapatan Rp.107.100.000 per periode. Nilai R/C peternak dengan kepemilikan <5 dan ≥5 masing-masing 1,22 dan 1,27 menunjukkan bahwa usaha peternakan sapi Bali di Kecamatan Tembilahan layak dijalankan dan menguntungkan. Kata kunci: Biaya produksi, kelayakan usaha, pendapatan, penerimaan, sapi bal

    ANALISIS PELAYANAN OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DURI KABUPATEN BENGKALIS

    No full text
    ABSTRAK ANALISIS PELAYANAN OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DURI KABUPATEN BENGKALIS Oleh : RISKI PERMATA DINI 12270522565 Rumah Sakit Umum Daerah Duri Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu instansi pelayanan kesehatan yang berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya melalui pelayanan obat bagi pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSUD Duri Kabupaten Bengkalis, serta untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dalam pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori pelayanan publik menurut Sinambela secara teoritis, tujuan pelayanan publik pada dasarnya adalah memuaskan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisa data dalam penelitian ini dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSUD Duri Kabupaten Bengkalis belum berjalan optimal. Terlihat dari beberapa indikator yaitu indikator transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak, keseimbangan, dan kewajiban. Adapun faktor penghambatnya ialah (1) Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) Farmasi (2) Keterbatasan Sarana dan Prasarana Pendukung di Instalasi Farmasi (3) Keterbatasan ketersediaan obat (4) Kurangnya Keterbukaan dan Komunikasi Informasi kepada Pasien (5) Kurangnya optimalisasi program SIMPONI Kata Kunci : Pelayanan Obat, Instalasi Farmasi, Pasien Rawat Jala

    PENGARUH INOVASI TEKNOLOGI DAN EFISIENSI BIAYA TERHADAP KINERJA PROYEK KONSTRUKSI JALAN PADA CV PAGADIH ROKAN MANDIRI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

    No full text
    ABSTRAK Hayatul Fajri : Pengaruh Inovasi Teknologi dan Efisiensi Biaya Terhadap Kinerja Proyek Konstruksi Jalan Pada CV Pagadih Rokan Mandiri Perspektif Ekonomi Syariah Penelitian ini dilatar belakangi oleh persaingan yang sangat ketat di lapangan, penerapan inovasi teknologi dan efisiensi biaya pada CV Pagadih Rokan Mandiri seringkali menemui kendala operasional yang nyata. Secara finansial, investasi awal untuk menerapkan teknologi konstruksi terkini seperti peralatan berat berbasis GPS, software manajemen proyek, atau material sering kali menjadi beban yang berat bagi perusahaan skala menengah, terlebih dengan ketatnya persaingan yang memangkas margin keuntungan. Tujuan penelitian yang akan diteliti terdiri dari: Menjelaskan pengaruh inovasi teknologi dan efisiensi biaya terhadap kinerja proyek konstruksi jalan pada CV Pagadih Rokan Mandiri secara parsial dan simultan. Menjelaskan perspektif Ekonomi Syariah tentang pengaruh inovasi teknologi dan efisiensi biaya terhadap kinerja proyek konstruksi jalan pada CV Pagadih Rokan Mandiri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi berjumlah sebanyak 34 karyawan. Sampel penelitian ini berjumlah 34 responden dan menggunakan teknik non-probability tepatnya menggunakan sampling jenuh . Skala likert digunakan sebagai alat pengukuran dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 26. Berdasarkan hasil uji t diperoleh variabel Inovasi Teknologi (X1) dengan nilai t_hitung > t_tabel (2,858 > 1,696) dan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Signifikansi sebesar 0,000 t_tabel (1,730 > 1,696) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Signifikansi sebesar 0,000 f_tabel 3,30. Artinya, secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel bebas inovasi teknologi dan efisiensi biaya terhadap variabel terikat (kinerja proyek konstruksi). Dalam Ekonomi Syariah variabel inovasi teknologi dan efisiensi biaya terhadap kinerja proyek kosntruksi jalan pada CV Pagadih Rokan Mandiri perspektif Ekonomi Syariah berada pada kriteria baik. Dengan variabel inovasi teknologi yaitu sumber ilmu pengetahuan dan manfaat besi bagi manusia. Variabel efisiensi biaya yaitu pengelolaan sumber daya yang bijak dan menghindari penyalahgunaan anggaran. Variabel kinerja proyek konstruksi yaitu tanggang jawab dalam kinerja proyek dan akuntabilitas dan transparansi. Kata Kunci : Inovasi Teknologi, Efisiensi Biaya dan Kinerja Proyek Konstruks

    FERMENTABILITAS RUMEN SILASE JERAMI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN BIOAKTIVATOR KOMERSIL PADA LAMA PEMERAMAN BERBEDA

    No full text
    FERMENTABILITAS RUMEN SILASE JERAMI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN BIOAKTIVATOR KOMERSIL PADA LAMA PEMERAMAN BERBEDA Sahal Yodan Majid (12080116380) Dibawah Bimbingan Dewi Febrina dan Muhamad Rodiallah INTISARI Jerami jagung dapat diberikan langsung kepada ternak dan dapat juga diberikan dalam bentuk olahan, seperti silase. Fermentasi jerami jagung dengan penambahan bioaktivator komersil dapat meningkatkan kandungan nutrisi dan waktu fermentasi yang relatif singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fermentabilitas rumen silase jerami jagung dengan penambahan bioaktivator komersil dengan lama pemeraman berbeda meliputi pH, konsenttrasi Volatile Fatty Acid dan NH3. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Proses pembuatan silase telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Uji fermentabilitas rumen telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Ternak Perah, Institut Pertanian Bogor (IPB). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Proses pembuatan silase jerami jagung ditambahkan bioaktivator komersil sebanyak 4% dengan perlakuan P1 (0 hari), P2 (3 hari), P3 (6 hari) dan P4 (9 hari). Parameter yang diukur adalah fermentabilitas rumen meliputi : pH rumen, Volatile Fatty Acid (VFA) total dan amonia (NH3). Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis sidik ragam, perbedaan antar perlakuan diuji lanjut dengan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan lama pemeraman sangat nyata (P<0,01%) memengaruhi pH rumen, VFA dan NH3. Kesimpulan penelitian adalah silase jerami jagung dengan penambahan bioaktivator komersil pada lama pemeraman berbeda menurunkan pH rumen, serta meningkatkan konsentrasi VFA dan NH3. Silase jerami jagung dengan lama pemeraman 6 hari memberikan hasil terbaik dengan nilai pH 6,82; konsentrasi VFA 132,07 mM dan konsentrasi NH3 12,72 mM. Kata kunci : Bioaktivator, jerami jagung, silase, pH, VFA, NH

    RELEVANSI KAWASAN GEOPARK RANAH MINANG SILOKEK SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI DI SMA KECAMATAN SIJUNJUNG

    No full text
    Keunikan fenomena Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek dapat dijadikan sebagai sumber belajar Kontekstual Geografi untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena Kawasan GRMS untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar Geografi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptik kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan lapangan, wawancara mendalam terhadap informan kunci, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan trianggulasi dengan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian yang menunjukkan Potensi Kawasan GRMS meliputi kondisi natural landscape dan cultural landscape, tersedianya situs-situs geosite seperti Air Terjun Bukit Kajai, Singkapan Granit Sangkiamo, Goa Ngalau Cigak, Komplek Karst dan Rimbo Larangan Nagari Paru yang dapat menunjang sebagai sumber belajar geografi dan Kawasan GRMS masuk dalam kategori cukup layak sebagai sumber belajar geografi dengan persentase indikator kemudahan akses Sebanyak 50%, keamanan cukup layak 52,5%, sangat layak unutuk efisien waktu 82,5%, untuk indikator biaya sangat layak 85% dan kesesuain dengan materi ajar sangat layak 91,7%. Kawasan GRMS memiliki potensi dan kelayakan layak digunakan sebagai sumber belajar geografi. Kata Kunci : Pembelajaran Geografi, Sumber Belajar, Kawasan Geopark Ranah Minang Siloke

    55,376

    full texts

    59,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇