Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN METODE GALLERY WALK TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 36 PEKANBARU
ABSTRAK Sri Wahyu Ningsih Pane (2025): Pengaruh Penerapan Metode Gallery walk terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 36 Pekanbaru Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Penerapan Metode Gallery walk terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 36 Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan bentuk Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII yang mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 36 Pekanbaru yang berjumlah 116 orang, Pengambilan sampel penelitian ini dengan menggunakan Purposive Sampling. Sampel penelitian ini siswa kelas VIII.A berjumlah 24 orang sebagai kelas eksperimen dan VIII B berjumlah 25 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan test „‟t‟‟ (Independent Sample t-Test). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Penerapan Metode Gallery walk terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 36 Pekanbaru, diperoleh t hitung > t tabel ( 2,979 > 2,000 ) dan nilai Sig. 2 – tailed 0,005 < 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci : Metode Gallery walk, Keaktifan Belajar Sisw
PERAN LITERASI KESEHATAN SEKSUAL DAN RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA LAKI-LAKI
Perilaku seksual berisiko pada remaja laki-laki merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis dan sosial, termasuk literasi kesehatan seksual dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi kesehatan seksual dan religiusitas terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja laki-laki. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 400 remaja laki-laki yang berusia 14-18 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala perilaku seksual berisiko, Health Literacy Scale (HLS), serta The Centrality of Religiosity Scale (CSR). Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui peran dari literasi kesehatan seksual dan religiusitas terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kesehatan seksual dan religiusitas secara simultan berperan signifikan terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja laki-laki. Lebih lanjut, literasi kesehatan seksual dan religiusitas secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 36,9% terhadap perilaku seksual berisiko, sementara 63,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Secara parsial, literasi kesehatan seksual memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku seksual berisiko, sedangkan religiusitas memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap perilaku seksual berisiko. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguatan literasi kesehatan seksual yang disertai dengan internalisasi nilai religius sebagai upaya pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja laki-laki. Kata kunci: Perilaku Seksual Berisiko, Literasi Kesehatan Seksual, Religiusitas, Remaja Laki-lak
AN ANALYSIS OF DESCRIPTIVE TEXT IN ENGLISH TEXTBOOK “ENGLISH FOR NUSANTARA” FOR THE GRADE VII
This study aims to analyze the language features of descriptive texts and to examine their conformity with the characteristics of the descriptive genre from the perspective of Systemic Functional Linguistics (SFL) in the grade VII English textbook English for Nusantara. This research employed a qualitative approach with a content analysis design. The object of the study was the grade VII English textbook English for Nusantara, with the data source consisting of twenty six descriptive texts found in Chapters 1 to 5. Data were collected through documentation using an SFL based descriptive text analysis sheet as the research instrument. The data were analyzed systematically through the stages of identification, classification, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that all descriptive texts consistently realize the core language features of the descriptive genre, including the use of specific and concrete participants, the dominant use of the simple present tense, frequent descriptive adjectives, and the predominance ofrelational andmaterial processesto represent attributes,states, and routine activities. Furthermore, expanded nominal groups and circumstantial elements of time, place, manner, and frequency are systematically employed to elaborate information and maintain textual coherence. These linguistic realizations demonstrate a strong alignment with genre based theoretical frameworks and effectively realize ideational, interpersonal, and textual metafunctions. Therefore, thisstudy concludesthat English for Nusantara provideslinguistically appropriate, theoretically grounded, and pedagogically effective models of descriptive texts for grade VII students
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMAN 7 MANDAU
ABSTRAK Tengku Ulfa Saida (2025) : Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 7 Mandau Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah atas masih dihadapkan pada permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Siswa cenderung menerima materi secara apa adanya tanpa menganalisis, mengevaluasi, dan mengaitkan konsep pembelajaran dengan permasalahan nyata. Selain itu, motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran PAI juga belum berkembang secara optimal, yang ditunjukkan oleh kurangnya dorongan internal untuk memahami materi secara mendalam. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas pemahaman dan hasil belajar siswa, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 7 Mandau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Experiment) dan desain posttest-only control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Inquiry dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis, angket motivasi belajar siswa dan observasi utuk mengamati proses pembelajaran dengan model Inquiry. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji Independent Samples t-Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi uji Independent Samples t-Test lebih kecil dari 0,05 (Sig. < 0,05). Selain itu, hasil uji Independent Samples t-Test pada variabel motivasi belajar juga menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (Sig. < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMAN 7 Mandau. Kata kunci: model pembelajaran Inquiry, kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar, Pendidikan Agama Islam, Independent Samples t-Test
PENGARUH PEMAHAMAN NASABAH TERHADAP KEPUTUSAN DALAM MEMILIH FASILITAS PEMBIAYAAN MOBIL DENGAN MEDIASI KESADARAN DI PT BFI FINANCE SYARIAH CABANG PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman nasabah terhadap keputusan dalam memilih fasilitas pembiayaan mobil dengan kesadaran sebagai variabel mediasi pada PT BFI Finance Syariah Cabang Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi masyarakat Pekanbaru yang mayoritas beragama Islam, namun grafik pembiayaan mobil selama lima tahun terakhir menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah PT BFI Finance Syariah Cabang Pekanbaru yang menggunakan produk pembiayaan mobil berjumlah 960 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi pustaka, kuesioner, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.0.8.7 yang meliputi uji validitas dan reliabilitas, koefisien determinasi (R²), effect size, cross validated redundancy, path coefficient, dan goodness of fit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nasabah berpengaruh positif terhadap keputusan dalam memilih fasilitas pembiayaan mobil, pemahaman nasabah berpengaruh positif terhadap kesadaran, kesadaran berpengaruh positif terhadap keputusan, serta kesadaran mampu memediasi pengaruh pemahaman nasabah terhadap keputusan dalam memiih fasilitas pembiayaan mobil di PT BFI Finance Syariah Cabang Pekanbaru. Kata Kunci: Pemahaman, Keputusan, dan Kesadara
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI MAN 2 KOTA PEKANBARU
ABSTRAK Rizka Damayanti, 2025 : Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia di MAN 2 Kota Pekanbaru Manajemen sumber daya manusia dipandang sebagai faktor strategis dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus kajian pada fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan/penggerakan (actuating), pengendalian / pengawasan (controlling), dan pengambilan keputusan (decision making). Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Kota Pekanbaru dengan subjek penelitian kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen sumber daya manusia di MAN 2 Kota Pekanbaru telah dilaksanakan dengan mengacu pada fungsi-fungsi manajemen POACD. Pada aspek perencanaan, madrasah telah melakukan perencanaan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan, tetapi belum sepenuhnya berbasis analisis kebutuhan jangka panjang. Pada aspek pengorganisasian, pembagian tugas dan struktur kerja telah terbentuk, namun belum seluruhnya disesuaikan dengan kompetensi dan keahlian SDM. Pada aspek pelaksanaan, kepala madrasah telah melakukan pembinaan, motivasi, dan pelatihan, namun program pengembangan profesional berkelanjutan masih terbatas. Pada aspek pengendalian, supervisi dan evaluasi kinerja telah dilakukan, tetapi belum dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan. Sementara itu, pengambilan keputusan dalam pengelolaan SDM telah dilakukan melalui musyawarah, namun partisipasi seluruh unsur madrasah belum maksimal. Adapun kendala utama dalam implementasi MSDM di MAN 2 Kota Pekanbaru meliputi keterbatasan program pelatihan berkelanjutan, belum optimalnya sistem evaluasi kinerja yang objektif, serta keterbatasan dukungan manajerial dan pengembangan SDM. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi manajemen sumber daya manusia di MAN 2 Kota Pekanbaru perlu diperkuat melalui perencanaan strategis, peningkatan kompetensi SDM, pengawasan yang berkelanjutan, serta pengambilan keputusan yang lebih partisipatif guna mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Kata kunci: Implementasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Madrasah Aliya
IMPLEMENTASI APLIKASI SMART CARD DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI PEMBAYARAN DAN MONITORING ABSENSI SISWA PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH IBNU ASYUR (STUDI KASUS SMKS DARUL HIKMAH)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Card dalam meningkatkan transparansi pembayaran dan monitoring absensi siswa serta meninjaunya dari perspektif maqashid syariah Ibnu Asyur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan lembaga pendidikan Islam terhadap sistem administrasi yang transparan, akuntabel, dan mampu melibatkan peran aktif orang tua dalam proses pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak sekolah serta orang tua siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Smart Card efektif dalam meningkatkan transparansi transaksi pembayaran siswa melalui pencatatan digital yang sistematis, real time, dan mudah diakses oleh orang tua. Selain itu, aplikasi Smart Card juga efektif dalam membantu orang tua memonitor kehadiran atau absensi siswa secara langsung, sehingga meningkatkan kedisiplinan siswa dan memperkuat pengawasan pendidikan. Ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah menurut Ibnu Asyur, implementasi aplikasi Smart Card sejalan dengan tujuan syariah, baik pada tingkat Maqashid al-‘ammah maupun Maqashid al-khassah. Sistem ini mendukung pemenuhan kebutuhan daruriyyah dalam menjaga harta (hifdz al-mal), hajiyyah melalui kemudahan akses informasi, serta tahsiniyyah dalam penyempurnaan tata kelola pendidikan yang profesional dan beretika.Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi Smart Card tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga relevan secara normatif dalam mendukung terwujudnya kemaslahatan pendidikan berbasis nilai-nilai syariah. Novelty penelitian ini terletak pada tiga aspek utama, yaitu analisis transparansi transaksi pembayaran, sistem monitoring absensi siswa berbasis digital, dan pengkajian implementasi aplikasi Smart Card berdasarkan perspektif Maqashid Syariah Ibnu Asyur. Kata kunci: Smart Card, Transparansi, monitoring Siswa, Maqashid Syariah, Ibnu Asyur
EXPLORING THE LANGUAGE OF INSTRUCTION USED BY THE ENGLISH TEACHER AT IN TEACHING ENGLISH AT JUNIOR HIGH SCHOOL 34 IN PEKANBARU
This study aims to explore the language of instruction used by the English teacher in teaching English at Junior High School 34 in Pekanbaru, focusing on the use of Indonesia Languagein the classroom. The research seeks to investigate how the use of Indonesia Languagealongside English in language instruction impacts students' English language development and what factors influence English teachers' decisions to switch between the two languages during English lessons. The research employed classroom observation and in-depth interviews with the teacher and students to gather data. The results show that the teacher applied four main aspects in using language during teaching: language instruction methods, classroom environment, teacher–student interaction, and code-switching practices. The findings revealed that Indonesia Languagewas often used to clarify explanations, manage classroom interaction, and support student understanding, while English was used for language exposure and practice. The study concludes that combining both languages effectively helps create a supportive learning atmosphere and improves students’ comprehension and participation in English learning
HUKUM MENGONSUMSI MAKANAN ATAU MINUMAN YANG DICAMPUR SEDIKIT KHAMAR DAN SUDAH HILANG EFEK MEMABUKKANNYA (Studi Komparatif Imam Ibnu Taimiyyah (W.728 H) dan Imam Az-Zarkasyi (W. 894 H)
ABSTRAK Intan Maulana (2026): Hukum Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang dicampur Sedikit Khamar dan Sudah Hilang Efek Memabukkannya, (Studi Komparatif Imam Ibnu Taimiyah dan Imam Az-Zarkasyi) Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai jenis minuman beralkohol atau khamar yang umumnya digunakan sebagai bumbu dalam masakan. Seperti kuliner Barat maupun Oriental dari negara seperti Cina, Jepang, dan Korea. Contohnya, nasi goreng, mie, cap cay, dan lain-lain. Namun, dalam Islam khamar merupakan sesuatu yang diharamkan dan sudah tertulis dalam Al-Quran. Tujuan dari kajian ini untuk menganalisis dan membandingkan pandangan Imam Ibnu Taimiyyah dan Imam Az-Zarkasyi mengenai hukum mengonsumsi makanan atau minuman yang dicampur sedikit khamar dan sudah hilang efek memabukkannya, serta mengetahui dalil-dalil yang digunakan oleh kedua ulama tersebut dalam menetapkan hukum mengonsumsi makanan atau minuman yang dicampur sedikit khamr dan sudah hilang efek memabukkannya. Penelitian ini menggunakan kategori penelitian kepustakaan (Library Research). Dalam penelitian ini penulis menggunakan data kualitatif. Penulis juga menggunkan pendekatan deskriptif-komparatif. Data yang digunakan adalah data primer, sekunder, maupun tersier. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan metode pustaka (Library Research) yaitu studi kepustakaan yang tidak membutuhkan adanya lokasi. Adapun teknik analisis data yaitu penulis menggunkan komparatif (perbandingan). Hasil penelitian menunjukkan pertama, pendapat dari Imam Ibnu Taimiyah adalah tidak memperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang dicampur sedikit khamar dan sudah hilang efek memabukkannya, dan tetep terkena hukuman had atau cambuk apabila tidak sengaja meminumnya, didasarkan pada perkataan Aisyah, "Jika aku meringankan bagi kamu dalam masalah ini, sungguh aku meragukan bahwa kamu akan menjadikannya seperti ini". Kedua, pendapat dari Imam Az-Zarkasyi juga tidak memperbolehkan konsumsi makanan atau minuman yang dicampur sedikit khamar dan sudah hilang efek memabukannya didasarkan pada dalil umum pengharaman khamr. Namun, apabila seseorang tidak mengetahui adanya campuran khamar tersebut, maka ia tidak dikenakan had atau hukuman cambuk. Ketiga, di antara dua pandangan tersebut pada dasarnya sejalan dalam menilai bahwa khamr yang telah hilang efek memabukkannya, yang membedakannya ada pada tetap dihukumi had atau tidak. Kata Kunci: makanan, minuman, khamr, Ibnu Taimiyyah, Az-Zarkasy
PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI TENAGA KERJA PADA PT. BESMINDO MATERI SEWATAMA, KOTA DURI, RIAU
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui proses rekrutmen dan seleksi pada PT. Besmindo Materi Sewatama Kota Duri. Sumber data primer yaitu dari wawancara langsung dan data sekunder dari dokumen serta data arsip perusahaan. Metode analisis yangdigunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penulisan menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan seleksi tenaga kerja pada PT. Besmindo Materi Sewatama dilakukan beberapa tahap, yaitu perencanaan kebutuhan tenaga kerja, pengumuman lowongan kerja, seleksi administrasi, tes bidang, dan wawancara. Penelitian ini juga menemukan bahwa PT. Besmindo Materi Sewatama menggunakan metode rekrutmen yang efektif dan efisien dalam mencari calon tenaga kerja yang berkualitas