40171 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN JUMLAH BAKTERI Streptococcus mutans ATCC 25175 DENGAN INDEKS DMF-T BERDASARKAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG
Karies merupakan suatu penyakit multifaktorial yang dipengaruhi oleh saliva dan gigi sebagai host, mikrooganisme, substrat dan waktu. Anak stunting mengalami atropi kelenjar saliva yang menyebabkan penurunan laju alir saliva, fungsi buffer, komponen imunitas dan antimikroba, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya karies. Penelitian pada anak- anak berumur 6-12 tahun di wilayah kerja puskesmas Andalas Kota Padang ini bertujuan mengetahui hubungan jumlah bakteri dengan indeks DMF-T berdasarkan kejadian stunting.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Sampel dipilih secara stratified random sampling, sebanyak 30 orang anak stunting dan 30 orang anak normal.
Berdasarkan hasil penelitian jumlah bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175 lebih tinggi pada anak stunting dibandingkan anak normal, tetapi pada uji statistik tidak bermakna p=
0,659 (p>0,05). Indeks DMF-T lebih tinggi pada anak stunting dibandingkan anak normal. Analisis uji statistik menunjukkan hasil p=0,004 (p<0,005) yaitu terdapat hubungan indeks
DMF-T dengan kejadian stunting.
Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan jumlah bakteri Streptococcus mutans ATCC
25175 dengan indeks DMF-T berdasarkan kejadian stuntin