DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
ANALISIS HASIL KONTROL KUALITAS PEMERIKSAAN HITUNG JUMLAH ERITROSIT DAN LEUKOSIT MENGGUNAKAN HAEMATOLOGY ANALYZER DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING YOGYAKARTA
Mutu pelayanan laboratorium dilihat berdasarkan tingkat kesempurnaan pelayanan
ditetapkan terhadap parameter yang diperiksa. Akurasi dan presisi sangat penting agar
hasil pemeriksaan yang dikeluarkan akurat. Akurasi menunjukkan derajat kedekatan
hasil analisis suatu hasil pengukuran terhadap nilai sebenarnya, sedangkan presisi
menunjukkan seberapa dekat perbedaan nilai pada saat dilakukan pengulangan
pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil kontrol kualitas
pemeriksaan hitung jumlah sel eritrosit dan leukosit menggunakan hematology
analyzer, menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross
Sectional. Sampel sebanyak 30 data pada bulan Januari dan 28 data bulan Februari
tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan pada masing-masing pemeriksaan memiliki
akurasi dan presisi yang tinggi, hasil dari kedua parameter masuk dalam rentang
kontrol, namun pada analisis menggunakan grafik Levey-Jennings ditemukan adanya
aturan penolakan (10x) yang merupakan sebuah kesalahan sistematik pada bulan
Januari 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adalah alat yang digunakan masih baik
untuk digunakan tetapi harus dilakukan kalibrasi yang rutin dan pengoperasian alat
yang sesuai prosedur. Disarankan untuk mempertahankan kegiatan pelaksanaan
pemantapan mutu internal baik tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik di bidang
hematologi agar selalu dilakukan dengan baik dan sesuai dengan standar prosedur
operasional
HUBUNGAN KEJADIAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA BALITA: LITERATURE REVIEW
Stunting adalah kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dari anak dengan usia
yang sama, dengan nilai Z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) berdasarkan
standar pertumbuhan mencapai kurang dari -2 standar deviasi (SD). Balita yang
mengalami stunting pada umumnya akan mengalami hambatan dalam perkembangan
kognitif yang akan mempengaruhi proses fikir balita terhadap kemampuan balita untuk
menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan kejadian stunting dengan perkembangan kognitif pada balita
berdasarkan literature review/penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Metode
penelitian menggunakan database Google Scholar dan PubMed (2016-2021), bahasa
Indonesia dan Inggris. Seleksi literature dengan kriteria inklusi naskah full text yang
seusai topik penelitian dan kriteria eksklusi artikel literature review dan berbayar.
Desain penelitian cross sectional studies. Didapatkan 5 Artikel yang memenuhi
kriteria terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan
perkembangan kognitif pada balita sebanyak 4 jurnal sedangkan 1 jurnal menyatakan
bahwa tidak terdapat hubungan antara keduanya. Balita yang mengalami stunting
cenderung memiliki perkembangan kognitif yang terhambat atau suspect sedangkan
anak yang tidak mengalami stunting cenderung memiliki perkembangan kognitif yang
normal. Stunting menjadi masalah yang sangat serius, dimana akan mempengaruhi
buruknya perkembangan kognitif balita yang menyebabkan keterlambatan dalam
proses fikir anak, apabila tidak ditangani akan berdampak lebih parah saat proses
dewasa dikemudian hari
STUDI LITERATUR PENGGUNAAN JENIS MEDIA KONTRAS DALAM PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI (HSG) DENGAN KASUS INFERTILITAS
Infertilitas didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk hamil,
ketidakmampuan mempertahankan kehamilan, ketidakmampuan untuk membawa
kehamilan kepada kelahiran hidup. Histerosalpingografi (HSG) merupakan
prosedur radiologis yang dilakukan untuk menggambarkan rongga uterus dan
saluran tuba fallopi, melibatkan pemasukan media kontras radiografi yang larut
dalam air ke saluran endoserviks di bawah kendali fluoroscopy sinar-X. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui gambaran radiograf pemeriksaan HSG
menggunakan media kontras oil-based, gambaran radiograf pemeriksaan HSG
menggunakan media kontras water soluble, keunggulan dan kekurangan media
kontras oil-based dan water soluble pada pemeriksaan Histerosalpingografi (HSG)
dengan kasus Infertilitas.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur
review yang dilakukan pada bulan Oktober 2020-Juli 2021. Sumber data utama dan
pendukung yang digunakan diambil melalui data base jurnal yang resmi. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, mencari dokumen yang
berupa jurnal dan textboox yang relevan. Analisis data menggunakan analisis
bibliografi, yaitu dengan cara mengumpulkan jurnal dan textboox yang sesuai
dengan topik yang peneliti angkat, kemudian peneliti mengambil simpulan dan
saran dari sumber yang digunakan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran radiograf pemeriksaan
HSG menggunakan media kontras oil-based dan media kontras water soluble
belum ditemukan secara mendetail mengenai kriteria radiograf yang baik dan
keunggulan utama yang lebih banyak disebutkan pada penggunaan media kontras
oil-based adalah menghasilkan tingkat keberhasilan kehamilan yang lebih baik
dalam 6 bulan, sedangkan kekurangannya yaitu persentase tingkat komplikasi yang
tinggi. Selain itu keunggulan media kontras water soluble terdiri dari tingkat
kejadian intravasasi dan komplikasi yang lebih rendah dan tidak ditemukan adanya
residu media kontras. Sementara itu dari penelitian yang bersumber dari jurnal yang
digunakan dalam karya tulis ilmiah ini tidak disebutkan mengenai kekurangan
media kontras water soluble
PENGARUH TERAPI RELAKSASI TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 LITERATURE REVIEW
Diabetes Melitus (DM) merupakan kumpulan gejala pada seseorang yang disebabkan
adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin yang
progresif oleh resistensi insulin. hiperglikemia ditandai dengan kadar gula darah
sewaktu (>200 mg/dl). Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengontrol
kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 adalah dengan terapi relaksasi otot progresif.
Relaksasi merupakan suatu upaya meredakan ketegangan emosional sehingga
individu dapat berpikir lebih rasional, sehingga kadar gula darah akan normal.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi terhadap penurunan kadar
gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan
Quasy Eksperiment dan RCT (randomized controlled trial). Literature review
menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan kriteria inklusi, naskah
free fulltext, bahasa yang digunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris, dan tahun
terbit 2015 sampai 2021. Hasil : Didapatkan kelima jurnal nasional dan
internasional yang menjelaskan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif
terhadap kadar gula darah DM, ditemukan bahwa terjadi penurunan kadar gula darah
karena responden mendapatkan terapi farmakologi, program diet DM dan terapi
relaksasi otot progresif. Terapi farmakologi pasien mendapatkan obat injeksi insulin
yang diresepkan dokter,diet dimonitor oleh gizi dan mengikuti terapi. Simpulan :
ada pengaruh terapi relaksasi terhadap kadar gula darah pasien DM tipe 2
KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN : LITERATURE REVIEW
Konsep diri merupakan inti dari pola perkembangan kepribadian seseorang yang
mempengaruhi sifat atau tingkah laku seseorang yang terbagi menjadi lima komponen
yaitu citra diri, ideal diri, harga diri, peran diri, dan identitas diri. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui konsep diri pada anak jalanan berdasarkan aspek citra diri,
ideal diri dan harga diri. Metode penelitian ini berupa Literature Review dengan
pendekatan kualitatif. Pencarian Literature Review ini dilakukan melalui data base
yaitu Google Scholar. Hasil analisis menunjukan bahwa sebagian besar anak jalanan
memiliki konsep diri positif. Hasil dari masing-masing aspek menunjukan bahwa anak
jalanan memiliki ideal diri, harga diri dan citra diri positif
HUBUNGAN ANSIETAS DENGAN KEJADIAN SLEEP PARALYSIS PADA MAHASISWA: LITERATUR REVIEW
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara ansietas
dengan kejadian sleep paralysis pada mahasiswa akhir. Metode Literature review ini
dilakukan dengan menggunakan metode menganalisis jurnal. Analisis masalah
menggunakan PEOs. Strategi pencarian literature menggunakan Google Schoolar
dan Ebsco. Seleksi literature menggunalan Systematic Literature Review (SLR).
Hasil literature review hubungan antara stress dengan kejadian sleep paralysis pada
mahasiswa, sebanyak 2 jurnal menunjukkan adanya hubungan antara stress dengan
kejadian sleep paralysis dan 1 jurnal lainnya menunjukkan tidak ada hubungan
antara kecemasan dengan kejadian sleep paralysis pada mahasiswa.
Kata Kunci : Ansietas, Kejadian Sleep Paralysis, Mahasisw
PENGARUH DARI STRETCHING EXERCISE DAN MYOFASIALRELEASE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSIONAL PADA KASUS NECK PAIN: NARRATIVE REVIEW
Latar belakang : Neck pain menjadi keluhan muskuloskeletal paling umum yang
terjadi di masyarakat, terutama pengguna gadget intensif. Neck pain menyebabkan
penderita cenderung dalam posisi statis dalam waktu lama sehingga jika tidak
ditangani akan mengakibatkan penurunan fungsional leher yang akan berdampak
pada terganggunya aktifitas sehari-hari. Salah satu cara untuk menangani neck
pain yaitu dengan pemberian stretching exercise dan myofasial release. Tujuan:
Untuk mengetahui pengaruh dari stretching exercise dan myofasial release
terhadap peningkatan fungsional pada kasus neck pain. Metode : Jenis penelitian
ini adalah narrative review dengan framework PICO. penelusuran artikel melalui
database Pubmed,EBSCO,PEDro,dan DOAJ. Seleksi artikel menggunakan
kriteria inklusi dan ekskulusi yang telah disesuaikan. Hasil: 5 artikel stretching
exercise,4 artikel menunjukkan stretching exercise efektif dan 1 artikel
menunjukkan stretching kurang efektif dalam meningkatkan fungsional leher
sedangkan 5 artikel myofascial release, 3 artikel menunjukkan myofascial release
efektif dan 2 artikel menyatakan myofascial release kurang efektif dalam
meningkatkan fungsional leher. Kesimpulan : Stretching Exercise dan Myofasial
Release Efektif dalam peningkatan fungsional leher akibat neck pain
EFEKTIFITAS MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE DAN MCKENZIE PADA USIA 20 – 50 TAHUN DENGAN KELUHAN NECK PAIN : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Neck Pain (NP) merupakan gangguan muskuloskeletal yang umum
dialami pada usia produktif. Neck Pain (NP) didefinisikan sebagai nyeri pada salah satu
atau kedua anggota badan bagian atas yang bertahan setidaknya selama 1 hari. Kondisi ini
jika tidak segera ditangani akan menimbulkan keluhan diantaranya nyeri pada leher,
penurunan Range of Motion (ROM), kelemahan pada otot leher, penigkatan forward head
posture dan pada kasus yang lebih serius dapat menyebabkan gangguan pada sistem
pernapasan. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas Myofascial Release Technique dan
McKenzie pada usia 20 - 50 tahun dengan keluhan Neck Pain. Metode : Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah narrative review. Narrative review bertujuan untuk
mengembangkan informasi pengetahuan yang telah diteliti sebelumnya, dengan
framework PICO (Population/Patient/Problem, Intervention, Comparison, Outcome).
Pencarian artikel yang relevan menggunakan database (NCBI dan Google Scholar) sesuai
dengan keywords yang telah ditentukandan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi.
Proses seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian dilakukan
penelitian kritis artikel dan penyusunan hasil ulasan narasi. Hasil Penelitian : Hasil dari
keseluruhan pencarian artikel dari ke 2 database dengan keywords setelah dilakukan
screening judul dan relevansi abstrak serta screening full text diperoleh sebayak 10 artikel
yang telah di review penulis, ke 10 artikel menyatakan bahwa ada efektifitas terhadap
pemberian Myofascial Release Technique (MRT) dan Mckenzie pada usia 20 – 50 tahun
dengan keluhan Neck Pain. Kesimpulan : Ada efektifitas terhadap pemberian Myofascial
Release Technique (MRT) dan Mckenzie pada usia 20 – 50 tahun dengan keluhan Neck
Pain. Saran : Diharapkan pada penelitian selanjutnya agar dapat menambahkan referensi
yang lebih baik mengenai efektifitas Myofascial Release Technique (MRT) dan Mckenzie
pada usia 20 – 50 tahun dengan keluhan Neck Pain untuk kesempurnaan penelitian
selanjutnya
Pengaruh Pemberian Senam Jantung Terhadap Hipertensi pada Lansia Narative Review
Hipertensi Latar belakang : Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu
masalah kesehatan disetiap negeri karena dapat menimbulkan penyakit jantung dan
stroke yang mematikan. Salah satu dari aktifitas olahraga aerobik yang umum di
masyarakat adalah olahraga senam jantung sehat. Senam Jantung Sehat adalah
olahraga yang disusun dengan selalu mengutamakan kemampuan jantung, gerakan
otot besar dan kelenturan sendi, serta upaya memasukkan oksigen sebanyak mungkin
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian senam jantung terhadap hipertensi
pada lansia. Metode penelitian : Narrative Review adalah suatu metode
mengidentifikasi, menilai, dan meringkas apa yang diterbitkan sebelumnya, untuk
menghindari duplikasi serta mencari bidang studi yang belum ditangani. Hasil
penelitian : Penulis melakukan 10 artikel dengan hasil terdapat 9 artikel yg
menyatakan ada pengaruh bahwa senam jantung terhadap penurunan tekanan darah
pada lansia. Namun demikian terdapat 1 artikel yang menunjukan hasil bahwa senam
jantung kurang berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia Durasi
intensitas latihan atau senam jantung sangat berpengaruh terhadap hipertensi. 9 artikel
menyatakan bahwa durasi 20-30 menit 3-5x pertemuan tepat di berikan pada lansia
dan 1 artikel menyatakan bahwa durasi 45 menit dalam 1x pertemuan tidak tepat pada
lansia. Simpulan : senam jantung berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada
lansia. Dimana terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah perlakuan
senam jantung sehat. Saran : Setelah dilakukan penelitian ini, diharapkan sebagai
acuan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dalam penurunan hipertensi terhadap
lansia
HUBUNGAN NILAI PESERTA DIDIK DENGAN MOTIVASI MENGAJAR PADA GURU SMP 2 PANDAK BANTUL
Latar Belakang: Kegagalan siswa dalam belajar tidak selalu disebabkan
kebodohan atau rendahnya intelegensi siswa. Banyak faktor yang mempengaruhi
diantaranya faktor sikap guru sangat berpengaruh pada kemampuan mengajar.
Guru yang bersikap positif tentunya mempunyai motivasi kerja yang baik, dan
akan mempengaruhi kemampuannya dalam menjalankan tugas mengajar serta
menciptakan peserta didik dengan prestasi yang baik pula.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan nilai peserta didik dengan
motivasi mengajar pada guru SMP N 2 Pandak Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Survei yang bersifat korelatif dengan pendekatan Cros
Sectional, menggunakan kuesioner yang diisi responden yang sudah diuji validitas
dan reabilitasnya. Metode analisa yang digunakan adalah chi square.
Hasil Penelitian: Uji korelasi chi square menghasilan nilai signifikansi (p)
koefisien korelasi antara hubungan antara nilai peserta didik dengan motivasi
mengajar pada guru sebesar 0,000 dengan p-value sebesar 0,000 < 0,05.
Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara nilai peserta didik dengan
motivasi mengajar pada guru SMP N 2 Pandak Bantul Yogyakarta.
Saran: Untuk guru, hendaknya perlu untuk meningkatkan motivasi mengajar
khususnya dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian guru harus sering
mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan pengembangan proses belajar