DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER SERVIKS: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Kanker serviks merupakan masalah kesehatan reproduksi utama bagi perempuan. Pasien kanker serviks umumnya merasakan pada periode krisis, disebabkan masalah fisik dan non fisik yang ditimbulkan karena kanker serviks. Kualitas hidup yang tinggi akan menjadi penting untuk meningkatkan persepsi positif tentang kehidupan. Pemenuhan kebutuhan spiritual merupakan mekanisme koping yang berkontribusi terhadap pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dengan kualitas hidup pasien kanker serviks melalui penelusuran literatur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode literatur review. Bahan analisis terdiri dari empat jurnal dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang dapat diakses secara full text. Hasil: Ada hubungan antara spiritualitas dengan kualitas hidup pasien kanker serviks. Selain itu kesejahteraan spiritual juga berhubungan dengan penurunan depresi dan kecemasan pada pasien kanker ginekologi termasuk didalamnya kanker serviks. Pada pasien yang non religius (tidak beragama formal) tidak mengetahui bagaimana mengatasi ketakutan dan kesusahan. Simpulan dan Saran: Pemenuhan kebutuhan spiritual sangat penting bagi pasien kanker karena akan meningkatkan kualitas hidup pasien. Disarankan adanya penelitian lebih lanjut yang mempelajari jenis pelayanan spiritual yang dibutuhkan pasien terutama pasien kanker

    PERBEDAAN ADVERSITY QUOTIENT PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA

    Get PDF
    Adversity quotient adalah kecerdasan seseorang dalam menghadapi tantangan-tantangan atau kesulitan dalam hidup. Adversity quotient memiliki empat aspek yaitu, control (kendali), origin and ownership (asal-usul dan pengakuan), reach (jangkauan) dan endurance (daya tahan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan adversity quotient pada mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode komparasi. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif berusia 19-25 tahun, 30 mahasiswa yang bekerja dan 30 mahasiswa tidak bekerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah non probability sampling. Metode pengumpulan data dengan skala adversity quotient. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji T Independent dengan bantuan SPSS 16 for windows. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai signifikansi 0,717 yang berarti data tidak signifikan karena lebih besar dari 0,05. Dari hasil perhitungan ini maka dapat diketahui bahwa hipotesis ditolak karena nilai probabilitas lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan Adversity Quotient pada mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja

    HUBUNGAN ANTARA CITRA RAGA DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU DIET PADA WANITA

    Get PDF
    Kecenderungan perilaku diet ialah suatu aktivitas mengatur pola makanan, minum dan aktifitas fisik dengan tujuan untuk menurunkan berat badan. Kepedulian terhadap body image atau citra raga yang ideal mengarah kepada usaha obsesif untuk mengendalikan berat badan. Pada umumnya wanita melakukan diet dengan berolahraga, mengkonsumsi obat pelangsing dan lain-lain untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan kecenderungan perilaku diet pada wanita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita yang berusia mulai dari 18-25 tahun, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Analisis data yang digunakan adalah dengan metode pruduct moment. Hasil penelitian adalah kecenderungan perilaku diet sebanyak 15(35%) masuk dalam kategori cukup tinggi, pada citra raga terdapat 23 (45%) masuk dalam kategori tinggi. Korelasi dari kedua variabel yaitu memperoleh 0.046 < 0,05 artinya terdapat korelasi yang signifikan, serta diperoleh koefisien korelasi sebesar -0, 283, dengan arah hubungan bersifat negatif yang diasumsikan, dimana semakin negatif citra raga maka kecenderungan perilaku diet yang dilakukan akan semakin tinggi, begitupun juga sebaliknya

    LITERATUR REVIEW:PREVALENSI TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA FESES DENGAN METODE KATO KATZ

    Get PDF
    Soil Transmitted Helminths merupakan penyebab penyakit kecacingan yang sering dialami oleh masyarakat, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai pemeriksaan kecacingan metode kato katz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kecacingan yang terjadi dan jenis cacing yang paling tinggi prevalensinya di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu literatur review dengan menggunakan 33 jurnal yang dipublikasikan 10 tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil olah data dari beberapa jurnal didapatkan bahwa prevalensi tertinggi Ascaris lumbricoides (33,3%), Trichuris trichiura (28,9%), dan Hookworm (17,4%) terjadi di NTB dan NTT. Prevalensi Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura yang didapatkan cukup tinggi, sedangkan terendah pada jenis cacing Hookworm. Perbedaan prevalensi ini disebabkan epidemiologi, jenis tanah dan suhu optimum yang beragam. Saran untuk penelitian selanjutnya dilakukan penelitian mengenai prevalensi telur Soil Transmitted Helminths dengan variasi suhu penyimpanan feses dan prevalensi telur Soil Transmitted Helminths menggunakan metode lainnya

    HUBUNGAN PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A PADA BALITA DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA : LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    ISPA menempati urutan pertama penyakit yang diderita pada kelompok bayi dan balita di Indonesia. Secara umum ada 3 faktor terjadinya ISPA yaitu, faktor lingkungan, faktor individu anak, serta faktor perilaku. Faktor individu anak meliputi umur anak, berat badan lahir, status gizi, vitamin A, dan status imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian kapsul vitamin A pada balita dengan kejadian penyakit ISPA berdasarkan penelusuran literature. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional dan literature review atau studi pustaka. Bahan analisa terdiri dari lima jurnal dalam bahasa indonesia yang dapat diakses full-text. Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat perbedaan secara spesifik antara balita yang mendapatkan vitamin A dengan yang tidak mendapatkan kapsul Vitamin A yakni bayi yang tidak mendapatkan kapsul Vitamin A cenderung lebih beresiko terkena penyakit ISPA dibandingkan bayi yang mendapatkan kapsul Vitamin A. Hasil dari lima artikel yang sudah dianalisis terdapat hubungan antara pemberian kapsul vitamin A dengan kejadian penyakit ISPA. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan bahan kajian awal bagi peneliti selanjutnya

    HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar belakang: Secara garis besar Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik yang lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dilakukan dua kali pengukuran dengan jeda waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Beberapa penelitian menemukan hubungan beberapa faktor risiko penyebab dengan kejadian hipertensi pada lansia yaitu aktivitas fisik yang rendah meningkatkan risiko hipertensi pada lansia, asupan lemak dan natrium yang tinggi, merokok, kurang olahraga dan kualitas tidur lansia yang rendah. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Pertumbuhan penduduk lansia di Indonesia tumbuh dengan cepat,bahkan tercepat di banding kelompok usia lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Narrative Review dengan menggunakan framework (PEOs). P (Population), E (Exposure), O (Outcome), S (Study Design) dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian artikel menggunakan tiga database (Google Scholar, Pubmed, ScienceDirect). Hasil: Hasil pencarian tiga database terdapat 699 artikel. Hasil review 10 artikel menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi, 2 artikel menunjukkan hubungan namun tidak signifikan, dan 1 artikel tidak menjelaskan hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi karena artikel tersebut hanya bersifat deskriptif tanpa menjelaskan hubungan. Kesimpulan: Kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia memiliki hubungan yang signifikan dimana kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi dan meningkatkan lama waktu seseorang menderita hipertensi

    PENGARUH ECCENTRIC EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA TENNIS ELBOW: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Manusia dalam kesehariannya tidak lepas dari kegiatan yang melibatkan tangan, baik itu dalam beraktivitas maupun bekerja. Tangan merupakan anggota gerak tubuh yang sangat penting dalam aktivitas kehidupan sehari- hari manusia karena fungsinya sangat kompleks. Sehingga banyak yang mengalami gangguan muskuloskeletal di daerah lengan atau siku akibat aktivitas yang menggunakan tangan secara berlebihan. Salah satu masalah muskuloskeletal yang dapat terjadi adalah Tennis Elbow. Tennis elbow (lateral epicondylitis) adalah perasaan nyeri pada siku bagian luar terkait ekstensi pergelangan tangan yang berlebihan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian Eccentric Exercise terhadap penurunan nyeri pada penderita Tennis Elbow. Kemudian bertujuan juga untuk mengetahui karakteristik responden dan dosis. Metode : Narrative Review dengan pencarian dari 3 database yaitu Google Scholar, NCBI, dan ScienceDirect rentang tahun 2010-2020. Hasil : Dari 3 database yaitu Google Scholar, NCBI, dan ScienceDirect didapatkan jumlah 3.200 artikel dan untuk yang direview sebanyak 10 artikel. Dari 10 artikel menunjukkan hasil signifikan yaitu bahwa Eccentric Exercise terbukti efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien Tennis Elbow. Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini adalah bahwa sebanyak 400 pasien Tennis Elbow menunjukkan hasil penurunan nyeri dengan menggunakan pengukuran VAS. Program latihan yang diberikan oleh fisioterapi sebanyak 15 repetisi selama 3 set dengan interval istirahat masing-masing set yaitu 1 menit, latihan yang diberikan ditingkatkan mulai dati eccentric, concentric, isometric

    HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN RESILIENSI PADA PENYINTAS COVID-19 DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 menyerang seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Salah satu daerah yang termasuk kedalam zona merah adalah D. I. Yogyakarta. Covid-19 memberikan banyak dampak bukan hanya pada fisik namun juga pada kesehantan mental para penyintasnya. Penelitian yang telah dilaksanakan menyatakan bahwa para penyintas mengalami kecemasan, trauma bahkan bisa menyebabkan depresi. Salah satu cara untuk dapat membuat penyintas tetap mampu bangkit adalah dengan adanya resiliensi. Menurut para ahli bahwa salah satu aspek yang dapat membangun resiliensi adalah religiusitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan resiliensi pada penyintas Covid-19 di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan data penelitian menggunakan 2 skala yaitu skala religiusitas dan skala resiliensi CD-RISC 25. Responden penelitian ini terdiri dari 121 subjek dari seluruh kabupaten dan kota di D. I. Yogyakarta. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan resiliensi pada penyintas Covid-19 dengan kooefisien korelasi sebesar 0,621 yang artinya semakin tinggi religiusitas maka resliensi pada penyintas Covid-19 di Yogyakarta akan semakin tinggi. Serta sumbangan efektifitas yang diberikan variable religiusitas terhadap resiliensi sebesar 38,5% ditunjukan dengan koefisien determinan r2 0,38

    ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA RADIOGRAFER BERDASARKAN BEBAN KERJA (STUDI LITERATUR)

    Get PDF
    Radiografer adalah tenaga kesehatan yang berwenang melakukan kegiatan radiografi dan imejing di unit pelayanan kesehatan. Pada jurnal Arinal Hanifan, H. Nur Utama, dan Sowapa Zavihatika disebutkan bahwa terdapat ketidaksesuaian jumlah tenaga radiografer sehingga menimbulkan permasalahan seperti beban kerja yang tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan analisa kebutuhan tenaga radiografer, salah satunya dengan metode WISN. Tujuan penelitian untuk mengetahui radiografer beserta tugas dan kewajibannya dan mengetahui analisa kebutuhan tenaga radiografer berdasarkan beban kerja. Jenis penelitian ini adalah literatur review dengan jenis sistematik review. Waktu penelitian pada bulan Oktober 2020 – juli 2021. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi mencari dan menggali data dari literatur yang terdiri dari sumber data utama 3 buah dan sumber data pendukung 11 buah. Kemudian data dianalisis untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab rumusan masalah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa radiografer adalah tenaga kesehatan yang melakukan kegiatan Pelayanan Radiologi di unit pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Islam Bogor memerlukan 8 orang, dari Rumah Sakit Islam Klaten memerlukan 4 orang, dan Rumah Sakit RSU Budi membutuhkan 2 orang. Metode perhitungan kebutuhan tenaga kerja radiografer berdasarkan beban kerja (WISN) sehingga pelayanan kesehatan dapat optimal

    HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN PERILAKU BULLYING PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS V DI SD MUHAMMADIYAH NGENTAK KALIBAWANG KULONPROGO YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Kasus bullying di sekolah menduduki peringkat teratas pengaduan masyarakat ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku bullying, salah satunya harga diri. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan harga diri dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah kelas V di SD Muhammadiyah Ngentak Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 42 siswa kelas V sekolah kelas V di SD Muhammadiyah Ngentak Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan uji kendall tau. Hasil Penelitian: Harga diri anak usia sekolah sebagian besar tinggi sebanyak 20 anak (42,6%). Perilaku bullying pada anak usia sekolah sebagian besar rendah sebanyak 23 anak (48,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah kelas V SD Muhammadiyah Ngentak Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta (p=0,000) dan (=-0,577). Simpulan: Ada hubungan harga diri dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah kelas V SD Muhammadiyah Ngentak Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta dengan keeratan hubungan sedang

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇