DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN CITRA TUBUH DITINJAU DARI INTENSITAS MENGAKSES INSTAGRAM PADA REMAJA MADYA BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Latar belakang: Maraknya pengguna media sosial terutaam instagram di kalangan
masyarakat modern khususnya kalangan remaja menjadikan instagram adalah media
sosial yang populer sekarang. Kepopuleran instagram ini di jadikan peluang untuk
media iklan dan promosi yang menimbulkan kemunculan selebgram (selebritis
instagram). Maraknya jumlah selebgram yang menampilkan figure tubuh ideal atau
sering disebut body goals yang identic pada instensi memiliki bentuk tubuh ideal.
Fenomena kemunculan selebgram yang popular dengan tubuh langsing, indah dan enak
dipandang membuat para pengguna instagram, terutama para perempuan mengalami
ketidakpuasan terhadap tubuh mereka (body dissatisfaction) yaitu kecemasan terhadap
berat badan dan gangguan makan Ghaznavi & Taylor (2015). Pada sebuah penelitian
yang dilakukan oleh Brown dan Tiggemann (2016) menyatakan bahwa
membandingkan bentuk tubuh diri sendiri dengan foto atau gambar selebgram yang
memiliki tubuh ideal dan menarik dapat merusak citra tubuh (body image) individu
tersebut. Jenis kelamin adalah faktor paling penting dalam perkembangan body image
seseorang. Remaja perempuan lebih cenderung mengutamakan penampilan fisik
mereka sendiri, mereka berpikir tentang aspek dari fisik , penampilan, keadaan menarik
dan cantik. Berdasarkan penelitian sebelumnya ditemukan hasil bahwa remaja
perempuan cenderung terlalu melebih-lebihkan ukuran tubuhnya dibandingkan remaja
laki-laki.
Tujuan: untuk mengetahui mengenai perbedaan body image yang ditinjau dari
intesitas mengakses instagram pada remaja madya berjenis kelamin laki-laki dan
perempuan.
Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
komparatif. Subjek penelitian ini adalah remaja madya berjenis kelmain laki-laki dan
perempuan yang berada pada rentang usia 15-18 tahun dan aktif bermain media sosial
instagram. Jumlah subjek sebanyak 100 orang yang terbagi menjadi 50 orang remaja
laki-laki dan 50 orang remaja perempuan. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan
purposive sampling. Pengambilan data dengan pengisian skala. Analisis data
menggunakan teknik independent sample T-tes.
Hasil penelitian: hasil penelitian menunjukan bahwa subjek memiliki tingkat
intensitas mengakses instagram yang tinggi dengan presentase 85 % (85 orang) dan
tingkat citra tubuh yang tinggi dengan presentase 82% (82 orang). Hasil analisis
independent sample T-tes didapatkan nilai yang tidak signifikan Sig. (2-tailed) sebesar
xviii
0,752 > 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji Independent
Samples Test dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak
ada perbedaan rata-rata skor citra tubuh para remaja laki-laki dan perempuan.
Simpulan: dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tingkat intensitas mengakses
instagram mempengaruhi tingkat citra tubuh, lalu dapat disimpulkan tidak terdapat
perbedaan citra tubuh pada remaja madya berjenis kelamin laki-laki maupun
perempuan yang di tinjau dari intensitas mengakses instagram, hal ini dapat disebabkan
oleh berbagai faktor yang mempengaruhi citra tubuh, berhubung dalam penelitian ini
yang di libatkan oleh peneliti hanya faktor jenis kelamin, usia dan intensitas mengakses
instagram saja maka ada koefisien komparasinya sebesar 0,317 yang tidak bermakna,
maka ada beberapa persen faktor penyebab ketidak bermaknaan yang tidak peneliti
libatkan dalam penelitian ini, yaitu dianataranya keluarga dan hubungan interpersonal
PENGARUH NEGARA ASAL DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP CITRA MEREK DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN PONSEL PINTAR MEREK VIVO DI YOGYAKARTA
Latar belakang: berbagai macam merek ponsel pintar yang saat ini beredar di
Indonesia mayoritas berasal dari merek luar negeri seperti Amerika, China, Jepang dan
Korea serta dengan varian harga yang beragam. Perbedaan negara asal ponsel pintar,
dan variasi harga yang ditawarkan memberikan citra bagi merek ponsel pintar,
sehingga dianggap mempengaruhi keputusan pembelian. Tujuan: penelitian ini
memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh negara asal dan persepsi harga terhadap
citra merek, dan selanjutnya menganalisis pengaruh citra merek terhadap keputusan
pembelian. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang
digunakan sebanyak 150 responden dilakukan dengan teknik pengumpulan data survei
menggunakan kuesioner. Analisis jalur digunakan sebagai alat analisis data. Hasil
penelitian: hasil pengujian menggunakan analisis jalur dengan pendekatan uji t
menunjukkan ketiga hipotesis diterima, yaitu negara asal berpengaruh signifikan
terhadap citra merek dengan nilai koefisien 0,393 dan signifikansi 0,000, persepsi
harga berpengaruh signifikan terhadap citra merek dengan nilai koefisien 0,487 dan
signifikansi 0,000, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian dengan nilai koefisien 0,660 dan signifikansi 0,000
PENGARUH PERAWATAN PALIATIF TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER: LITERATURE REVIEW
Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya didunia. Pasien kanker akan
mengalami masalah fisik, psikologi, dan spiritual yang mempengaruhi kualitas
hidupnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yaitu
menerapkan perawatan paliatif. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh perawatan
paliatif terhadap kualitas hidup pasien kanker. Metode menggunakan database Google
Schoolar dan PubMed, keriteria inklusi, naskah free fulltext, menggunakan Bahasa
Indonesia dan Bahasa Inggris, 2016 sampai 2021. Hasil: 6 jurnal mengungkapkan
bahwa perawatan paliatif sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup. Sedangkan 1
jurnal berfokus pada perbandingan perubahan kualitas hidup pasien rawat inap
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN DAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TINEA PEDIS
Tinea Pedis atau yang lebih dikenal dengan kutu air adalah penyakit akibat infeksi
jamur dermatofita yang mengenai kulit pada jari-jari kaki, telapak kaki, dan
bagian lateral kaki.Penyebab penyakit ini adalah seluruh genus dermatofita
terutama Trichophyton rubrum, dan Trichophyton, mentagrophytes. Tujuan dari
penelitian ini Mengetahui gambaran dan faktor risiko kejadian Tinea Pedis
terhadap aktivitas fisik yang banyak mengeluarkan keringat kemudian mengetahui
gambaran dan faktor risiko kejadian Tinea Pedis terhadap kebersihan/hygiene
perseorangan dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode literature
review atau studi review literatur dengan sifat penelitian deskriptif. Berdasarkan
pencarian yang telah dilakukan diperoleh sejumlah 99 jurnal. Setelah melalui
proses seleksi, jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi terdapat 10
jurnal, 6 jurnal diantaranya membahas terkait faktor kebersihan individu/ personal
hygiene dan 4 jurnal membahas terkait pengaruh lama bekerja dan pemakaian
sepatu terhadap kejadian Tinea Pedis. Kesimpulan yang dapat diambil
berdasarkan hasil dan pembahasan diatas bahwa, Tinea Pedis banyak temukan
pada orang yang dalam kehidupan sehari-hari menggunakan sepatu tertutup
disertai perawatan kaki yang buruk.. Saran bagi masyarakat lebih memperhatikan
kebersihan diri atau personal hygiene dalam melakukan aktivitas dikehidupan
sehari-hari dan bagi peneliti selanjutnya bisa menjadikan penelitian ini sebagai
bahan referensi atau bahan dasar pembuatan skripsi kemudian bisa mengubah
maupun menambah variabel dalam penelitian in
LITERATURE REVIEW: TINGKAT EFEKTIVITAS PENGGUNAAN RAPID TEST ANTIBODI METODE IMMUNOCROMATOGRAPHY SEBAGAI SKRINING AWAL PASIEN COVID-19
Covid-19 merupakan suatu penyakit infeksi akibat Severe Acute Respiratory Syndrome
Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit ini awalnya dilaporkan pada akhir desember 2019
sebagai pneumonia tanpa penyebab yang diketahui di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik
Rakyat Tiongkok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas
penggunaan rapid test antibodi metode immunocromatography sebagai skrining awal pasien
covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review menggunakan 2 database
yaitu Goggle Scholar dan PubMed. Jurnal publikasi tahun 2011-2021 yang melakukan
penelitian tentang sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan rapid test antibodi covid-19
menggunakan metode immunocromatography. Hasil penelitian dari penelusuran literature
diperoleh 10 jurnal yang terdapat nilai sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan
immunocromatography. Data dari 10 jurnal tersebut direview dan didapatkan rata-rata nilai
sensitivitas dan spesifisitas ICT adalah 91% dan 97,5%. Metode immunocromatography
memiliki nilai sensitivitas dan spesifisitas yang baik untuk skrining covid-19
Literature review : gambaran paparan kadmium (CD) terhadap kadar kreatinin pada varian umur dan masa kerja
Kadmium merupakan salah satu elemen metalik yang paling beracun untuk organisme hidup dan akumulasinya di lingkungan menjadi perhatian seluruh dunia. Kadmium mempunyai bentuk senyawa yang bersifat persisten terhadapat lingkungan dengan waktu paruh sekitar 30- 40 tahun lamanya, sehingga dapat diketahui bahwa paparan kadmium baik kronis atau akut amat membahayakan kesehatan manusia khususnya membahayakan organ ginjal, dimana adalah salah satu target utama dari kadmium. Peningkatan kadar kreatinin disebabkan karena kadmium yang masuk tubuh akan berikatan dengan protein metalotionin. Kadmium akan terakumulasi di hati sebesar 30% dan di ginjal sebesar 30%. Pada paparan kronis kadmium dapat memicu akumulasi kadmium di dalam ginjal manusia sejumlah 50% dari dosis yang masuk, sehingga kadmium ini dapat membentuk partikel yang akan masuk melalui jalur inhalasi dan kemudian dapat mengendap dalam paru. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran paparan kadmium (Cd) terhadap kadar kreatinin pada varian umur dan masa kerja. Jenis penelitian ini adalah literature review yang menggunakan literatur berupa artikel jurnal, penulusuran literatur menggunakan database google scholar dan PubMed. Hasil analisis jurnal yang terpilih untuk digunakan dalam hasil data penelitian ini terdiri dari 10 jurnal dibawah 10 tahun dari tahun 2010 sampai tahun 2022. Berdasarkan hasil data stui lieratur kadar kadmium pada pekerja dengan umur beresiko (>40 tahun) sebesar (25,82 μg/L) dan kadar kreatinin tertinggi sebesar (94,4 mg/dl). Sedangkan pada pekerja dengan masa kerja beresiko (≥10 tahun) kadar kadmium tertinggi sebesar (34,63 μg/L) dan kadar kreatinin tertinggi sebesar (>1,2 mg/dl). Kesimpulan yang didapat bahwa kadar kadmium dan kadar kreatinin meningkat pada usia >40 Tahun yang merupakan umur yang beresiko dan terjadi peningkatan kadar kadmium dan kadar kreatinin pada masa kerja ≥ 10 Tahun yang merupakan masa kerja beresiko
Literature review: gambaran hasil pemeriksaan leukosit, hematokrit, igg dan igm pada pasien demam berdarah dengue
Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang
disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes. DBD menjadi
masalah kesehatan di Indonesia dengan gejala yang ditimbulkan berupa demam
dan terjadinya penurunan leukosit, pada pasien DBD juga terjadi kebocoran
plasma sehingga dapat meningkatkan kadar hematokrit. Selain itu pemeriksaan
serologi IgG dan IgM dapat mendeteksi infeksi virus dengue. Tujuan Penelitian:
mengetahui gambaran hasil pemeriksaan leukosit, hematokrit, IgG dan IgM pada
pasien demam berdarah dengue. Metode Penelitian: Teknik analisis data pada
penelitian ini menggunakan analisis (Content analysis) yang dilakukan pada dua
database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Jurnal penelitian yang digunakan
dapat menjelaskan gambaran hasil pemeriksaan leukosit, hematokrit, IgG dan IgM
pada pasien demam berdarah dengue. Hasil Penelitian: Hasil penelusuran jurnal
pasien yang terkena DBD mengalami penurunan leukosit (leukopenia) dan
peningkatan kadar hematokrit. Pada pemeriksaan serologi yang paling banyak
ditemukan adalah IgG (+) dan IgM (-). Hal ini menunjukkan bahwa proporsi
infeksi sekunder lebih banyak dibandingkan dengan infeksi primer. Simpulan:
penyakit DBD pada pasien mempengaruhi hasil pemeriksaan leukosit, hematokrit,
IgG dan IgM. Saran: perlu dilakukan penelitian lebih lanjut secara kuantitatif
untuk pemeriksaan laboratorium pada penyakit demam berdarah dengu
Pengaruh Sistem Pembayaran Asuransi Kesehatan Bpjs Terhadap Akuntansi Pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima
Pembahasan tentang pengaruh penerapan pembayaran asuransi kesehatan BPJS
terhadap pendapatan akuntansi pada rumah sakit menjadi penelitian yang terus
dikembangkan agar kinerja keuangan dan pendapatan khususnya di instansi rumah
sakit. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan agar pengembangan pengaruh
pendapatan akuntansi rumah sakit yang timbul dari pembayaran asuransi kesehatan
BPJS dapat diperluas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan
pembayaran asuransi kesehatan BPJS terhadap pendapatan akuntansi rumah sakit.
Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima yang berada
di Jl. Datuk Dibanta, Jatiwangi, Asakota, Bima, Nusa Tenggara Barat dengan jenis
penelitian kualitatif model pendekatan triangulasi. Teknik penentuan sampel adalah
menggunakan wawancara kepada pihak manajer keuangan, bagian menginput pasien
BPJS, bagian keuangan. Data yang digunakan diperoleh melalui hasil wawancara,
pengujian kualitas data yang digunakan adalah validitas. Dalam pengecekan data,
peneliti menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi.
Triangulasi merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan
sesuatu yang lain. Tekhnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode
desktiptif kualitatif, yaitu mengidentifikasi dan memberikan gambaran tentang
pengaruh sistem pembayaran asuransi kesehatan BPJS terhadap akuntansi pendapatan
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembayaran asuransi
kesehatan BPJS memberikan pengaruh terhadap pendapatan akuntansi rumah sakit
umum daerah Kota Bima yang mengakibatkan beban operasional keuangan terhambat
diakibatkan keterlambatan pembayaran klaim BPJS ke pihak rumah sakit
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Industri Kesehatan Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2019
Corporate Social Responsibility (CSR) adalah tanggungjawab sosial dan
lingkungan sebagai komitmen perusahaan untuk berperan serta dalam pembangunan
ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang
bermanfaat bagi peusahaan itu sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat pada
umumnya. Kurangnya kepedulian perusahaan pada lingkungan dan masyarakat akan
menimbulkan dampak negatif. Pada umumnya, Corporate Social Responsibility
(CSR) yang dilakukan perusahaan akan berpengaruh pada peningkatan profitabilitas.
Walaupun akan menambah biaya, namun pasti akan timbul suatu citra perusahaan di
mata masyarakat yang secara tidak langsung akan menarik masyarakat untuk
menggunakan produk perusahaan tersebut, sehingga dapat meningkatkan
profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan
Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dalam
penelitian ini kinerja keuangan diproyeksikan dangan Return On Asset (ROA), Return
On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Variabel independen yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Corporate Social Responsibility (CSR) dangan 91
indikator pengungkapan berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI). Sampel
penelitian ini adalah perusahaan sektor industri kesehatan yang listing di Bursa efek
Indonesia (BEI) tahun 2016-2019. Data dikumpulkan dengan metode studi
kepustakaan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, dan
diperoleh 15 perusahaan dalam setiap periodenya. Penelitian ini menggunakan analisis
regresi multivariat untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan
perusahaan yang diproyeksikan dengan Return On Asset (ROA), Return On Equity
(ROE), dan Net Profit Margin (NPM)